<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080</id><updated>2012-02-15T21:07:50.138+07:00</updated><category term='Berita duka cita'/><category term='Cerita'/><category term='PR'/><category term='Catatan Perjalanan'/><category term='Kuliner'/><category term='Aksi Sosial'/><category term='Surat'/><category term='Event'/><title type='text'>Rey Tries to Write</title><subtitle type='html'>Saya pernah menuduh bahwa saya suka menulis. Itu karena setiap saya menulis, kayaknya kok ada aja yang mo ditulis. Lalu terciptalah blog ini. Lucunya, bukan karena saya suka menulis, tapi karena pelampiasan, pelipur lara. Namun tanpa saya sadari, selama ini saya sudah menulis catatan perjalanan hidup saya, sayang banget kalo sampe punah, untuk itulah Insya Allah saya akan terus menulis. Sekian dan selamat membaca... :)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>89</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-2803061356130965712</id><published>2010-07-24T18:15:00.003+07:00</published><updated>2010-09-28T20:50:56.643+07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Dengan EURAIL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/TFecNpY3xvI/AAAAAAAAAwI/75Kx3o1_S1c/s1600/kereta.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/TFecNpY3xvI/AAAAAAAAAwI/75Kx3o1_S1c/s400/kereta.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501037228118755058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah yang terjadi setahun yang lalu, yang sangat sayang untuk dibuang. Inilah jejak2 kenangan pertama kalinya saya menjejakkan kaki di Eropa. Dan dengan kekuatan yang tak seperti Gatot Kaca, saya berusaha memeras sel-sel kecil kelabu saya untuk mengingat kembali perjalanan singkat saya di Eropa. &lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya 2 minggu adalah waktu yang singkat untuk berkunjung ke sebuah negara, tapi dasar saya terlalu bernapsu untuk jalan2, rasanya ndak betah kalo tidak menjelajah, terlebih lagi negara yg saya kunjungi ini adalah Swiss, yang bertetangga dengan Jerman, bisa jadi ini kesempatan sekali seumur hidup untuk menjejakkan kaki di Jerman. Godaan yang sulit saya tepis, “duuhh kali ini tinggal selangkah lagi, masa’ gak mampir sih?” Dan sepupu yang saya tumpangi sendiri juga mendukung aksi saya, untuk jgn ragu2 menjelajah, mumpung sudah sampe Eropa. Lampu hijau seakan menyala semakin terang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo mengingat kondisi keuangan (soalnya untuk perjalanan tambahan ini, saya harus bayar sendiri), lampu hijau itu berubah menjadi kuning, hahaha. Tapi aahh… sudah jauh2 datang ke Eropa, masa’ ndak main kemana2? Ya sudah, saya nekad, itinerary saya susun, berkali2 browsing tiket murah antar Eropa, tapi toh akhirnya saya memilih naik kereta, EURAIL. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebenernya, kalo mau bepergian antar negara Eropa lebih hemat naik pesawat, karena banyak budget airlines yang jatohnya bisa jauh lebih murah daripada naik kereta, dan hemat waktu juga tho? Tappiii… kalo tinggalnya gak di kota besar, yang gak ada bandaranya, mesti diperhitungkan ongkos ke bandaranya juga. Seperti saya, berhubung saya tinggal di rumah sepupu di Domat/Ems yang tergolong desa, kalo mo naik pesawat harus naik kereta dulu ke Zurich, ongkos kereta PP Domat/Ems - Zurich itu CHF 78, kalo di-kurs-in hampir Rp. 700 ribu, mahal yaa?? Padahal itu cuma 1 1/2 jam perjalanan. Belom lagi kalo mesti naik taxi misalnya, dari bandara ke stasiun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, setelah mempertimbangkan dengan seksama, maka detik-detik terakhir saya memutuskan naik kereta saja. Saya beli tiket EURAIL, untuk 3 negara, untuk 5 kali pemakaian, kenanya EUR 330, hiks... mahal memang, tapi rasanya worthed, mengingat harga tiket di Eropa (di Swiss khususnya) muahal banget, ya seperti saya bilang tadi. Daannn kalo turis (pokoknya kalo dari luar Eropa lah) sepertinya beli tiket EURAIL-nya mesti dari negara asalnya, kayaknya kalo langsung beli disananya gak bisa, lagipula jatohnya lebih mahal (kayaknya...). O iya, harga EUR 330 itu karena saya perginya sendiri, kalo untuk 2 orang, harganya lbh murah, apalagi kalo bertiga dst. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 kali pemakaian itu maksudnya, jumlah hari yang dipakai untuk naek kereta, dan tidak harus berturut2 5 hari, terserah saja, yang penting dalam kurun waktu 2 bulan (batas expired period-nya) maksimal boleh dipake 5 kali. Jadiii... bagi orang2 yang gak mau rugi dan berpikiran licik kayak saya, sempat terbersit pikiran untuk membarokahkan tiket dengan keliling Swiss ato seenggaknya ke beberapa kota di Swiss dalam 1 hari. Tapi pada prakteknya, ngapain juga yaa... udah datang jauh2 dari Asia Tenggara cuman maen kereta2an seharian dari ujung ke ujung, rugi juga... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bepergian dengan EURAIL ini mudah sekali, nyaman, enak, dan gak perlu takut tersesat. Selama anda merencanakan jadwal anda dengan baik, membaca petunjuk penggunaan EURAIL dengan baik, Insya Allah gak akan tersesat. Apalagi bagi orang2 yang biasa naik bis kemana saja di Jakarta dan antar kota seperti saya, Insya Allah akan baik2 saja. Pokoknya kalo di Jakarta kemana2 selamet, Insya Allah bisa survive di Eropa, karena disana itu kan semuanya teratur dan mudah, hampir di setiap stasiun ada kantor Eurail yang bisa ditanya2, kalo di Swiss nama kantornya SBB, kalo di Jerman DB, dan kalo di Austria OeBB, seperti nama keretanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang harus dilakukan ketika menginjakkan kaki di bandara selain mengambil bagasi adalah mencari kantor Eurail-nya. Seperti waktu itu misalnya, sesampainya di Zurich, saya langsung ke kantor SBB yang ada di bandara juga, enak kan... gak perlu nyari jauh2. Sampai di kantor SBB, langsung tunjukkan Eurail Pass kita, minta divalidasi, sekalian minta Fahrplan ato jadwal perjalanan yang akan dituju. Seperti saya waktu itu langsung minta Fahrplan dari Chur (Swiss) ke Pforzheim (Jerman) untuk tanggal 3 Juni dan untuk kereta pagi. Nanti akan muncul jadwalnya; berangkat jam berapa, nomor keretanya apa, naik dari jalur berapa, harus transit dimana, tibanya jam berapa, dan jangan khawatir... menjalankannya mudah kok. Yang penting adalah, kita udah punya rencana mau kemana, kapan mau pergi, mau brangkat pagi ato malam, dari mana, sisanya... Insya Allah akan mudah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta yang saya tumpangi menuju Pforzheim ternyata tidak secanggih bayangan saya, bukan kereta sekelas TGV apalagi Shinkansen, kereta biasa... tapi kondisi kereta masih bagus, dapat beroperasi dengan baik dan bersih. Untuk 1st class-nya mirip2 kereta argo, cuma yg ini jelas lebih bagus, dengan formasi tempat duduk 2 - 1. Sedangkan untuk 2nd class tempat duduknya lebih keras dengan sandaran tegak dan jaraknya antar bangku lebih sempit. Waktu saya naik 1st class, sepupu saya heran dan bertanya (dengan nada sedikit mengancam, hehe) "ngapain kamu beli tiket 1st class?" Jadi begini yaa... kalo beli Eurail dari sini itu, yang boleh beli tiket 2nd class hanya remaja dan dewasa sampai usia 25 tahun, dan berhubung usia saya ketika itu 25 tahun lebih sedikiiitt, terpaksalah saya beli 1st class. Aturan yang sedikit aneh memang, bagi saya. Kalo saya punya pilihan, jelas saya pilih 2nd class dong... dengan pertimbangan harga tentunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu tempuh Chur (Swiss) - Pforzheim (Jerman) sebenarnya hanya kurang lebih 5 jam, tapi berhubung saya harus transit di Karlsruhe dan harus menunggu keretanya selama +/- 1 jam, maka otomatis perjalanan tertunda pula. Karlsruhe ini ceritanya kota yang lumayan besar lah, dan tempatnya transit, karena dilalui oleh 2 jalur utama Basel - Mannheim, dan Neustadt - Stuttgart. Dan baru di Karlsruhe ini saya liat kereta yang bagus2, favorit saya adalah yang double decker, berwarna merah. Saya sempat takjub melihat ada sepeda bisa masuk kereta, ternyata ada gerbong tersendiri buat yang bawa sepeda. Asik yaa... kalo gitu bisa sepedaan kemana2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, setelah tinggal di Pforzheim selama sekian hari, saya melanjutkan perjalanan menuju Wien, Austria. Dan berhubung jarak tempuhnya lumayan jauh (+/- 9 jam), dan dengan pertimbangan membarokahkan waktu, maka saya memutuskan untuk naik kereta malam. Nahh... waktu saya minta Fahrplan ke kantor DB (Deutsche Bahn) di Pforzheim, saya dimintai uang tambahan EUR 5. Jadi peraturannya, kalo kita ingin book dengan nomor kursi (selama ini tu saya naik kreta gak pake nomer kursi, jadi asal duduk saja), akan dikenakan biaya tambahan EUR 5 itu, nahh tapi karena ini perjalanan malam, maka penumpang harus memiliki nomer kursi, jadilah saya harus bayar EUR 5 *sigh...*. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang asik, kalo naik kereta malam ada pilihannya, mau di Schlaf-/Liegenwagen (kompartemen yg bisa buat tiduran) ato Sitzplatz (kompartemen tempat duduk biasa). Jujur saya pingin banget merasakan Schlafwagen yg bisa buat tiduran, cuma saya tau saya tukang tidur, takutnya kebablasan dan terbawa sampai ke Budapest, Hungaria (keretanya jurusan Pforzheim - Budapest). Akhirnya dengan berat hati saya pilih Sitzplazt :( dan ternyata di Sitzplatz pun saya hampir terbawa ke Budapest, karena pas sampe Wien Westbahnhof saya masih ngantuk (karena semalaman susah tidur) dan tidak ada pengumuman itu sudah sampe mana, hehe... O iya, seperti saya tulis di atas, kereta ini juruan Pforzheim - Budapest yang melewati Wien, berarti saya tinggal duduk manis didalam kereta karena tidak harus transit. Dan tau gak keretanya apa??!! Orient Express...! It was like a dream come true. Saya pertama kali tau Orient Express dari novel Agatha Christie, dan gak nyangka sekian tahun kemudian saya justru naik kereta ini, walopun tentu saja tanpa pembunuhan didalamnya... :) Sempat 'patah hati' juga sih pas tau keretanya Orient Express dan saya tidak di Schlafwagen, hiks... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Wien Westbahnhof, saya langsung ke kantor OeBB untuk minta Fahrplan pulang ke Domat/EMS (Swiss). Lalu perjalanan berlanjut kembali ke sebuah desa di sebelah utara Wien, yang letaknya lebih dekat dengan Bratislava daripada ke Wien sendiri. Angern an den March adalah tujuan saya. Dari Wien Westbahnhof saya harus sambung dengan U-Bahn sampai Floridsdorf, lalu sambung lagi dengan S-Bahn ke Gaenserndorf. Sayangnya tiket Eurail ini tidak berlaku untuk U-Bahn dan S-Bahn, terpaksalah saya harus beli tiketnya di Automat, mesin otomatis seperti ATM untuk beli karcis. Cara menggunakan mesinnya mudah kok, petunjuknya jelas, yang penting pede aja... :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya di Pforzheim, saya tidak juga tidak bisa lama2 berada di Wien, karena masih banyak janji2 dengan yang lainnya, masih banyak tempat yang harus dikunjungi (cailahh gaya bener...). Sebelum pulang saya menyempatkan mampir ke markasnya UN di Wien, sayang kan udah jauh2 ke Wien gak mampir UN. Tapi gara2 mampir ke UN ini nih pulangnya jadi rada ribet dan pake acara olahraga jantung segala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal pulang dari Wien ke Domat/EMS cuma ada 3x, dan karena mampir UN dulu, saya hanya bisa naik yang jam 13:40, dan untuk jadwal itu saya harus ganti kereta 4x, di Eropa pula, dengan waktu perjalanan -\+ 9 jam, hebattt...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Wien Westbahnhof saya harus turun di Feldkirch, dari situ sambung yang ke Buchs SG, dari Buchs SG sambung yang ke Sargans, dari Sargans sambung lagi ke Chur, dan terakhir dari Chur sambung lagi ke tujuan akhir : Domat/EMS. Capek gak sih bacanya? Yang bikin deg2an, disana kan kereta selalu ontime ya, walopun tibanya tu suka sedikit telat, paling lama 5 menit lah... Nah dari Fahrplan yang saya dapet, kereta akan tiba di Feldkirch pukul 20:40, dan kereta dari Feldkirch Ke Buchs SG akan brangkat pukul 20:48, cuma beda 8 menit...! Kalo keretanya telat 5 menit aja, tinggal 3 menit kan sisa waktunya untuk ganti kereta, blm lagi harus cari dijalur berapa tu kreta yang ke Buchs SG itu tho? Iihh sempet deg2an bgt, sampe ada acara koper jatoh segala, tapi alhamdulillah ternyata yang turun di Feldkirch banyak yg naek ke Buchs SG juga, dan alhamdulillah walopun terbirit2 dan ngos2an, berhasil juga naek tu kreta tepat pada waktunya. Soalnya kalo sampe ketinggalan, aduhhh... nunggunya bisa 3 jam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya pas pulang itu capek banget, makanya saya bercita2 untuk tidur dikereta saat perjalanan pulang, tapi apa daya cita2 itu harus kandas karena keadaan, karena takut turunnya kebablasan, jadi malah tegang, gak bisa tidur. Lagipula disana itu gak lazim org naek kreta trus tidur, yang ada malah pada baca ato buka laptop ato berbicara dengan kawan seperjalanan, pokoknya sibuk sendiri. Saya juga sibuk sendiri, disaat yang lain sibuk membaca, saya membuka bekal nasi telur ceplok dan abon, dan makan dengan kalap, laperrrr...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tiba di Domat/EMS jam 11-an malam, dan langsung 'tewas' ditempat tidur, esok harinya masih ada acara lain, ke Tessin (Ticino) daerah Selatan Swiss yang bahasanya udah beda, Italy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bepergian dengan EURAIL tu menyenangkan sekali, selain bisa merasakan naik berbagai macam kereta yang tidak bisa kita temui di Indonesia, kita bisa menikmati pemandangan sepanjang perjalanan, dan bisa merasakan sensasi gonta-ganti kereta, dan banyak lah pengalamannya. Dan yang pasti, jangan takut bepergian dengan kendaraan umum di negara lain, apalagi di Eropa, soalnya petunjuknya jelas banget, InsyA gak kesasar deh. Pokoknya kalo pernah nyasar2 ato jagoan naek bis di rimba Jakarta, InsyA bisa lahh... survive di negara orang... o iya asal jangan ketiduran kalo naek kereta, kalo kebablasan bisa nyampe negara laen tuh... :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;O iya hampir lupa, kalo emang punya rencana utk tinggal gak lama di suatu negara, kayak saya gini nih, cuman 1 - 2 hari, lebih baik ketika sampai di stasiun tujuan, langsung cari kantor maskapai kereta api setempat (kok maskapai ya? itu kan pesawat. Ya pokoknya gitu lah...), dan minta jadwal kepulangan. Ini bisa menghemat waktu, jadwal jalan2 bisa terorganisir dengan baik, dan pulangnya bisa langsung capcus...!&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Baiklah... semoga informasinya bermanfaat... :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-2803061356130965712?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/2803061356130965712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=2803061356130965712&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2803061356130965712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2803061356130965712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2010/07/perjalanan-dengan-eurail.html' title='Perjalanan Dengan EURAIL'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/TFecNpY3xvI/AAAAAAAAAwI/75Kx3o1_S1c/s72-c/kereta.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-5004442209772295461</id><published>2010-07-15T20:42:00.003+07:00</published><updated>2010-07-20T20:48:14.935+07:00</updated><title type='text'>15 Juli 2009 : Balada "PSK" (Pegawai S******* Korporesyen)</title><content type='html'>&lt;p&gt;Prolog&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kisah ini berdasarkan kisah nyata, yang saya tulis tepat 1 tahun yang lalu, dan dari awal memang diniatkan untuk dipublikasikan di blog. Tapi apa daya, habis nulis saya pun sibuk, lalu lupa sehingga terbengkalai dan baru setaun kemudian bongkar2 dan menemukan tulisan ini kembali. O iya, nama2 didalam cerita ini adalah samaran, tapi kejadiannya sungguh nyata walopun aneh.  Selamat membaca, semoga terhibur... :)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;=====================================================================&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenernya ini hal yang biasa terjadi selama bertahun2 kerja dengan tokijo. Kali ini kembali terjadi insiden, tp ahh kayaknya mo gue rangkum aja deh dari insiden2 sebelumnya, selain bisa jadi kenang2an buat kita, kalo gue baca2 lagi kocak juga, hehehe... Lagipula jarang yg kayak kita gini, tiap kerja isinya chaos mulu :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So dear friends, please enjoy... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Alkisah jarum jam sudah menunjukkan pukul sembilan kurang, sementara Nuryati, Hartati, Maryamah dan Tulkiyem (nama samaran semua) belum menampakkan batang hidungnya. Section kosong, Nuryati dan Hartati tidak ada, Maryamah dan Tulkiyem datang terlambat dan menemukan juragan mendadak pundung. Lalu tetangga sebelah kirim imel :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uni   : he...he... juragan sibuk angkat telpon&lt;br /&gt;Tulkiyem : pantess... tadi aku bilang slamat pagi rada mutung dia...&lt;br /&gt;Uni  : kasih sun dong...... :))&lt;br /&gt;Tulkiyem : pake sandal?? :D&lt;br /&gt;Maryamah : lempar sandal ajh yem... biar tau rasa dia... :-pp&lt;br /&gt;Uni  : jgn yg merk crocs ya sayang...&lt;br /&gt;Tulkiyem : oh jgn dong... lagipula crocs enteng, mending pake bakiak musholla... &lt;br /&gt;Maryamah : ternyata dia sms gue hehehe... nanyain “lo ambil cuti ya hari ini?” hehehe... gag gue bales dehh secara g sdh ada disini duduk maniz n innocent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira2 begitulah percakapan via imel part I. Lalu setelah itu datang ”surat cinta” dari juragan kepada kami ber-4. Nuryati dan Hartati ternyata hari itu ngambil cuti dadakan. Maryamah sempet panas mbaca surat tersebut, tapi Tulkiyem masih adem ayem, mgkn krn lbh perhatian sama matanya yg ndak beres, kerjaan yg jalan ditempat dan semangat yg perlahan tapi pasti mundur secara teratur, tp setelah baca kata2 terakhir ”This kind of situation cannot be tolerable”, rada eneg juga dia. Akhirnya setelah berembug muka dengan Maryamah, mereka berdua sepakat membalas via japri. Lalu setelah itu datanglah balasan ”surat cinta” dari juragan, yg intinya supaya memberitahu dia kalo telat lbh dari 10 menit, tp ujung2nya ada kata2 ”..... will show the lack of moral in XXX...”. Kali ini mereka sepakat ndak mbales.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya, saat Hartati dan Nuryati kembali ke ladang, dia mendapati jejak surat2an Maryamah dan Tulkiyem, serta ”surat cinta” juragan. Pembicaraan pun berlanjut. Ternyata Hartati dan Nuryati tu cuti dadakan, pantesss... juragan pundung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maryamah : kemaren seruuuu... dan kayaknya masih berlanjut sampe hari ini yuukkk... diperhatikan yah ciri2 wanita mau PMS yah gitu tuhh... uring2an :D&lt;br /&gt;Nuryati  : waksss bisa bahaya nih duduk disini. Iiihhh dia mau menampakkan taringnya yang sudah mau punah saking busuknya, krn 2 taun lagi kan dia sudah chaoooooowww... kasian deh loo... hihihihi. Emang serunya pa aja Mar? Jangan sampe nih ketinggalan berita :D&lt;br /&gt;Tulkiyem : pake bawa2 lack of morality segala lho kemaren… segitunya… lebay lo gan…!&lt;br /&gt;Nuryati  : Begitu? Busyeeettt dah… kita tambahin aja sekarang nih, biar perang lagi hahahaha&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Maryamah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; : iyah tuh..sayang punya gue ke delate gag penting bangettt!!! gitu deh bun semua dibanting, semua dicemberutin kita keluar ruangan ajah diperhatiin tetangga nyadar semua liat muka jeleknya ditekuk 10. kpaan sih dia pulang betehhhh... terus yah, kan APOLO mb emprit ada yg salah input, aku jg salah gag meriksa terus dicoretnya segede gaban terus nama mb emprit di kasih panah terus dikasih note please remind her (yg namanya dipanah hahaha) to use correct a/c number. Oalllaahhh lebayyy biasanya jg pake note kecil or ngomong lsg ma eike&lt;br /&gt;Hartati  : huahuahuahuuaaa… yem, "lack of morality" itu ngomong lsg or imel special pk telor ke kamu doank.. td gw penasirun, bc imelnya dng suby ke late coming tp gak ada kata itu tuh.. aduhhh.. ntar miting d, ajak2 gw loh... ntar minta mb tuti jaga wartel sementara kita miting.. oce yah..&lt;br /&gt;Maryamah : itu emailnya udh template mbak dikirim ke tulkiyem n akyu juga pastinya, coba ajah mba hartati bales email dia, pasti dibalesnya sama ;-DDD &lt;br /&gt;Tulkiyem : pas dia bilang lack of morality gitu, gue jadi mikir, kayaknya gue cuman telat doang deh... gak sampe jual diri ato ngerayu jepun sapaaahhh gitu yg jelas gak mungkin banget gue lakukan kan... Eh gue jadi kepikiran, jangan2 ini kamuflase dia, setelah bilang "you get A, but it's not final yet" nahhh setelah insiden ini sapa tau dia jadi punya alesan...  &lt;br /&gt;Maryamah : gak ada alesan ajah dibikin2, apalagi ada kasus keik kemaren yemmm.... politik dia ajah tuhh&lt;br /&gt;Nuryati  : Trus sekarang dia hepi gitu karena kita duduk manis ditempat walaupun ngomongin dia ... :P  &lt;br /&gt;Hartati  : dia ngerasa kita omogin dia soalnya pd buka open mail smua en ketiwi-tiwi sendiri :-D au ach.. &lt;br /&gt;Kira2 demikianlah pembicaraan yang bisa direkam dari keempat orang yang kecewa berat dengan sang juragan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kali saja sebenernya meraka bermasalah dengan juragan, sebelum2nya pernah... malah sempat ada acara persidangan segala. Nuryati, Hartati, Maryamah dan Tulkiyem vs juragan. Namun persidangan tidak membuat keadaan menjadi lebih baik, hari-hari berikutnya tetap terjadi chaos, saling curiga dan pundung2an, tapi setidaknya masing2 pihak sudah mengungkapkan isi hatinya masing2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sodara2... tidak lama setelah insiden lack of morality itu, secara mengejutkan sang juragan harus kembali ke haribaan negara yang bersedia menampungnya. Dan kini Nuryati, Hartati, Maryamah serta Tulkiyem hidup bahagia dengan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;”kulkas 3 pintu”&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-5004442209772295461?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/5004442209772295461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=5004442209772295461&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5004442209772295461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5004442209772295461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2010/07/15-juli-2009-balada-psk-pegawai-s.html' title='15 Juli 2009 : Balada &quot;PSK&quot; (Pegawai S******* Korporesyen)'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6577003247415425765</id><published>2010-02-04T11:21:00.007+07:00</published><updated>2010-02-09T15:51:27.786+07:00</updated><title type='text'>Hari Yang Aneh</title><content type='html'>Ceritanya, aku kan dah lama banget ya gak jalan2, dalam arti kata menjejakkan kaki di kota lain sambil naik turun angkot. Nahh akhir Januari kemarin kebetulan ada seorang kawan yang menikah di Lamongan, sebuah kesempatan yang begitu menggiurkan bagi tukang jalan macem aku gini, walopun awalnya sempet ragu, tp ah daripada stress, mendingan pergi lah... menghadiri undangan sambil jalan2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat kata pepatah : sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui, sekali jalan ke Lamongan, mendamparkan dirilah ke Jombang sekalian :)&lt;br /&gt;Dan entah karena doa yang selalu aku panjatkan setiap nge-trip, ato emang sudah nasib, selalu aja deh aku menjalani perjalanan yg ajaib, dan karena keajaiban ini pula lah aku memutuskan untuk kembali ngapdet, karena sepertinya kisah ini patut dilestarikan, biarlah kelak anak cucu-ku membaca kisah perjalanan ibu dan nenek mereka (tsaahhh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah urusan di Lamongan selesai, singkat kata, aku langsung ke Jombang. Pulangnya, dari Jombang gue mesti ke Surabaya dulu bo'... secara gue naek pesawat dari situ gitu loh... (bahasanya sok eksis bgt yee...). Nahh... disinilah kisah yg seru itu dimulai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari Jombang, aku mesti naek bis ke Surabaya, dan ternyata pas udah naek baru &lt;em&gt;'ngeh' &lt;/em&gt;kalo itu bis udah penuh, maka berdirilah eike di bis antar kota itu tho?! Tapi gak masalah lahh... soalnya badan udah berasa gemuk banget, di Jombang dikasih makan terus, sementara aktivitas sedikit :( Maka, berdirilah aku dengan ikhlas, dengan harapan berat badan bakalan turun dikiiit (padahal mah gak ngaruh deh... hiks). Tapi lama2 berdiri pegel juga bo'... alhamdulillah pas sampe Mojokerto dapet duduk. Sbnrnya kalo cuman berdiri doang dibis mah kagak ada apa2nya ye bo'... toh tiap hari naek busway juga berdiri. Silahkan baca terus aja yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahh rencananya, sblm tinggal landas, aku mo ketemuan sebentar sama kawan lama yang bagiku termasuk tenar banget lah, yang sejajar dengan selebritis yang tak pernah masuk dapur rekaman, tapi masuk dapur beneran (lho?). Ok, mari kita sebut saja manusia itu &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;sang selebritis&lt;/span&gt; ya. Rencananya kami ketemuan di terminal Joyoboyo. Awalnya aku pikir, bis luar kota bakalan mampir situ, eehhh gak taunya nggak... aku mesti nyambung bis dalem kota dari Bungur Asih ke Joyoboyo, tp itu gak masalah... toh dapet bis AC pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata pertemuan dengan sang seleb berjalan mulus, singkat, padat dan kekenyangan, maklum lah... karena kalap(aran), aku pesen baso dan gado2, tp tanpa lontong ato nasi lho... hihihi (gimana gak gemuk coba??!!). Setelah itu, dimulailah keajaiban kedua terjadi. Aku kan mesti melanjutkan perjalanan lagi tho ke bandara, nahhh ceritanya, sang seleb berbaik hati sekali mo nganterin aku sampe Aloha yg katanya deket bandara, dan dari situ aku bisa sambung taxi, biar tarifnya murah gitchu... Maka naiklah aku dimotor kesayangannya itu tho, dalam cuaca yang saat itu mendung mengundang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru bbrp menit berjalan, sang seleb menepikan motornya, lalu mengeluarkan jas hujan &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"kayaknya mo hujan Rey"&lt;/span&gt;. Owww sodara2, ternyata benarrr... ujan bo'.... dan semakin jauh sang motor melaju, semakin deras pula curah hujannya, dan itu tidak menyurutkan tekad sang seleb untuk membawaku entah kemana. Yahhh pokoknya makin lama makin deres banget, sampe akhirnya kami brenti krn ujannya udah terlalu deres, kalo mo nekad nerabas juga konyol banget deh kayaknya. Sang seleb basah, gue lebih kuyup lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tu kami brenti +/- 10 menit perjalanan lagi menuju bandara, nekad juga tu seleb, masa' mo nganter ke bandara pake motor???!! Di sebuah halte kami berdiri gak jelas, mo cari taxi dalam radius segitu juga sudah susah tho? Mo nunggu ujan redaan dikit dan melanjutkan perjalanan pake motor kok kayaknya kejam banget ya, ntar kalo aku memecahkan rekor ke bandara pake motor dalam keadaan ujan gimana? kan gak enak... ntar jadi mendadak beken. Lagipula kesian lah dengan sang seleb yang tampak kuyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah sekian menit ngiyup gak jelas, dan setelah bbrp kali berusaha menghentikan taxi ato sekedar menebak2 taxi ini kosong ato isi, tiba2 ada taxi melipir, aku langsung pamit trus ngacir masuk taxi tanpa tanya2 dulu, &lt;span style="color:#66cccc;"&gt;"ke bandara pak...! Maap basah semua nih pak"&lt;/span&gt;. Tapi kok ada yang aneh yaa? ini taxi mana argonya? sampe aku celingak celinguk nyari argo, tapi gak nemu, &lt;em&gt;"wah piye ki?"&lt;/em&gt; langsung aja supirnya ta' tanya, &lt;span style="color:#66cccc;"&gt;"pak, ini taxinya pake argo apa borongan?"&lt;/span&gt;, aku sudah siap kemungkinan terburuk, kalo ternyata dia berniat &lt;em&gt;'ngepruk'&lt;/em&gt;, aku lebih memilih mudun dengan cara terhormat. Ehh sama si bapak taxi dijawab &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;"ini sebenernya taxi bandara mbak, tarifnya per-zona, kalo naek dari tempat tadi itu biasanya Rp. 35.000, tapi karena sbnrnya saya gak boleh ngambil penumpang ke bandara, yaa terserah aja bayarnya berapa"&lt;/span&gt;. Alhamdulillah...!! kata2nya bagai embun menetes di siang bolong (mana ada ya?). Hmmm... jangan2 itu tukang taxi jelmaan 1/2 malaikat yg diutus untuk mengantarkanku ke bandara, ceilehh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah... pokoknya aku selamat sampe bandara dengan basah kuyup. Celana basah banget, lengan baju sebelah kiri dan punggung basah, wahh pokoknya diantara para calon penumpang yg mo naek pesawat, kondisiku sing paling melas dan ancur. Kalo yang laennya cakep2, aku sendiri yg kayak abis kecebur kalen, hahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bebersih di toilet dan tanpa berganti baju (heheehe...), aku langsung cek in, beli sedikit oleh2, langsung boarding, dan selama diruang tunggu itu aku gak mo duduk, soalnya basah, dan biar pakaianku rada kering, aku jalan muter2 ruang tunggu situ, persis kayak kitiran, diliatin orang2 juga sebodo amat, yang penting kering (padahal gak gitu ngaruh juga sih...). Hhhmmm... kayaknya gak penting ya bagian ini diceritain, tp karena udah terlanjur ya sutra lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, berdiri di bis antar kota sudah, diantar naek motor dengan basah kuyup ke bandara juga sudah. Sudah cukup kali ya penderitaan sampe disini, ternyata oh ternyata, masih ada sodara... sodara...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat yg kutumpangi kebetulan tidak penuh, aku malah duduk sendiri, dekat cendela pula, sebuah tempat favorit yg kok ya alhamdulillah sering dikasih tempat favorit ini. Tapi keceriaanku tidak berlangsung lama, pesawat terbang dalam kondisi cuaca buruk, beberapa kali terguncang naik turun. Awalnya sih masih bisa menikmati, tapi lama2 goncangannya mengocok isi perut juga, sampe rasanya baso sama gado2 tadi siang mo keluar lagi. Lama2 tangan terasa dingin sekali, bibir tak lagi bisa tersenyum, rasa mual semakin menjadi2, mungkin wajah juga sudah pucat pasi, sayang gak ada kaca, jadi gak bisa dipastikan pucet ato nggak (halahhh...). Sampai menjelang mendarat, pesawat terus berguncang, makin lama frekwensinya makin sering, suasana pun menjadi heniiiinggg sekali. Ketika pilot memberi pengumuman bahwa sebentar lagi kami akan mendarat, dan ketika berkumandang &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;"all crew please take landing position"&lt;/span&gt;, aku malah merasa jangan2 sebentar lagi mo meninggal, lha wong pesawat berguncang keras terus, lagipula pemandangan dibawah masih laut dgn kabut tebal, kok sudah diumumin take landing position?! biasanya kan pengumuman kayak gitu berkumandang kalo dah keliatan daratan, yg bener2 bentar lagi mo mendarat...!!? lha ini mo landing dimana coba?! landing di laut??!!  Ya Allah... ada2 aja yaa... pas didarat, kena hujan deras, giliran diudara, berasa mo meninggal. Dzikir langsung berganti syahadat, ta' pikir itulah hari terakhirku, oh malang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi alhamdulillah, aku masih diberi kesempatan hidup, walopun masih menahan rasa mual. Dengan langkah gontai (siap2, bahasanya makin lebay nih...), aku melangkahkan kakiku menuju tempat pengambilan bagasi. Dan ternyata oh ternyata... masih ada bagian penutup keajaiban hari ini. Itu tasnya pada kemana ya coba??! +/- 30 menit aku nunggu, baru deh semua bagasi dikeluarkan, mgkn pas kami brangkat bagasinya masih ketinggalan di Surabaya kali yee, dan mereka disusulin belakangan, hahaha... baru kali ini nih nunggu bagasi ampe lama bener begitu, alhamdulillah aku gak semaput gara2 kelamaan nunggu dengan rasa mual. Duh Gusti... kok yo onok2 ae sih? hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kondisi mereda (ujan kali reda...) dan sebelum melanjutkan perjalanan pulang, aku isi bensin dulu, nge-teh sambil makan roti berlapis daging (halahhh...), soalnya manggul ransel 1 sama nyandang tas 1 aja sampe gemeteran. Baru deh setelah itu lanjut lagi naek Damri, dan didalam Damri baru mikir, kayaknya kejadian sehari itu heboh banget yaa... &lt;span style="color:#00cccc;"&gt;"apa salahku yaa? ada dosa apa? apa ini karma karena habis bertipu muslihat dengan seseorang? hehe... apa karena doa-ku yg minta setiap perjalananku unforgettable...?? ah ya, emang kan setiap nge-trip pasti ada aja hal2 ajaib terjadi, jadi gak heran lah... hehe"&lt;/span&gt;. Lalu aku pun tertidur.... :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;Aneh gak siiihh... aku pake kata tunjuk &lt;em&gt;'aku'&lt;/em&gt; dan bukan &lt;em&gt;'gue'&lt;/em&gt;? Pas nulis aja sempet rada kagok nih, pengennya diganti pake 'gue', cuman gak papa lah, taun 2010 harus lebih sopan, kan seperti kata pepatah di angkot &lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;"anda sopan, kami pun segan"&lt;/span&gt; aiihh...&lt;br /&gt;Eniwei, setelah apa yg aku alami, gak berasa sial sihh... soalnya kalo diinget2, gue kalo pergi2 kan sering banget mengalami kejadian aneh tho? dulu aja pernah tu adegan ditutup dengan mobil yg njemput gue tiba2 terbakar, hehehehe...&lt;br /&gt;Aahhh senangnya kembali nulis lagi... (apa sih? gak nyambung...) :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6577003247415425765?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6577003247415425765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6577003247415425765&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6577003247415425765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6577003247415425765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2010/02/hari-yang-aneh.html' title='Hari Yang Aneh'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6721615400978538035</id><published>2009-09-08T16:37:00.002+07:00</published><updated>2009-09-08T16:53:36.520+07:00</updated><title type='text'>Antara Gue dan Orang Gila</title><content type='html'>Kata orang2, memiliki kemampuan untuk melihat mahluk halus (jin maksudnya) itu bakat. Kalo gue mah beruntung, kayaknya emang gak bakat dikasih liat dan ketemu ama yang begituan. Tapi gue baru nyadar nih, sepertinya gue memiliki bakat lain yang rada aneh juga. Kok kayaknya gue lumayan sering ya ketemu orang gila, diajak ngobrol sama orang gila segala?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo gue runut2, dari TK aja gue udah dipertemukan dengan orang gila, malah sampe dikejar segala. Waktu itu kejadiannya di sekolah, sehabis pulang sekolah dan nunggu kakak2 yang di SD pulang. Semua berawal dari orang2 iseng yg ngangguin orang gila sampe tu orang gila pundung, lalu ngamuk dan mengejar orang2 yang ada disekitar situ. Nah gue yang gak tau apa2, yang lagi jalan2 bedua ama sohib gue menuju mobil jemputan tiba2 dikejar sama orang gila. Kalo ada istilah lari tunggang langgang, nahhh... gue ngerasainnya pas dikejar2 orang gila itu tuh. Emang deh tega banget tu orang gila, niat banget ngejar anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan terbirit2 gue masuk mobil jemputan yang kosong melompong, semua pintu dan cendelanya gue kunci, trus gue ama sohib gue ngumpet dikolong jok mobil biar gak ketauan, soalnya tu orang gila masih aja ngetok2 cendela mobil sambil ngintip2, hhiiiiiiii. Saat itu gue sempet mikir &lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;”apa ini karma gue karena suka nggembesin ban mobil orang2 yaa? Sehingga gue dikejar2 orang gila kayak gini?”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (bayangin, masih TK aja udah suka nggembesin ban mobil, tapi lama2 tumbuh menjadi manusia yang baik, hahahha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hikmah yang bisa diambil setelah peristiwa itu adalah, semasa gue sekolah, setiap tes cabang olahraga lari atletik, gue selalu berusaha lari paling kencang, bahkan gue beberapa kali berhasil memegang rekor pelari tercepat dikalangan siswi seangkatan. Bukan apa2... soalnya track larinya adalah jalan yang sama saat gue dikejar orang gila dulu, jadi setiap lari disitu ingetnya lari dikejar orang gila, hahahahha :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, gue banyak bertemu dengan orang gila, salah satu yang masih gue inget, kira2 3 taun yang lalu, pas gue ambil kursus Brevet di UI, pulangnya kan malem tu, jam 9, gue mesti naek mikrolet ke Senen. Malem itu gue bareng Simon (temen kursus sekelas) naek mikrolet bareng, biasalah kami ngobrol2 bahas soal2 dikelas. Eehh kok tiba2 dari sebelah kiri gue ada suara2 yg nyaut, trus dia ngomong2 sendiri, &lt;em&gt;”waduuhh jangan2 orang gila nih...”&lt;/em&gt; (catatan: gue tu duduknya ditengah2, antar Simon dan orang gila, apes banget kan??) gue langsung dieeemmm aja, eh si Simon sebelah gue masih keukeuh aja ngajakin ngobrol mulu, akhirnya yang nimpalin orang gila, hahaha.... makin lama suaranya makin kenceng pula. Gue sebenernya takut, tapi biasalah gue... berusaha keliatan cool sambil lama2 nggeser ke Simon. Trus ya, tu mikrolet gak ada toleransinya sama sekali, dia bawanya pelan-pelaaaann banget, &lt;em&gt;”abis sunat bang?”&lt;/em&gt; mana trus tiba2 berbelok, isi bensin dulu... yasalaammm... Yak sodara-sodara... itulah adegan isi bensin paling lama yang pernah gue rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ketiga sekitar 2 minggu lalu, gue ada acara di Tebet. Pas nunggu mikrolet dikolong, eehhh tiba2 ada orang gila pake mampir nyapa gue segala lagi... Sosoknya setengah baya gitu, pake helm, bawa bendera merah putih, pake boots, bajunya kayak mo perang (emang abis 17 Agustus sihh...), trus nanya gue, awalnya kalo gak salah nanya angkot, trus nanya &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;em&gt;”buka puasa dimana nih?”&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;(sungguh gak cocok antara penampilan dgn pertanyaan) Herannya, gue jawab juga. Dan entah karena skrg gue sudah lebih tua ato sudah lebih terlatih ketemu org gila, jadinya gue rada nyantai, trus dgn tenang gue lempar batu sembunyi tangan menginstruksikan ke orang gila dengan menunjuk gerobak disebelah gue, biar dia kesana, kekekekkk... berhasil dong... dia menyingkir, dan mikrolet yg gue tunggu2 dateng juga, langsung gue ngaciirrr... sambil deg2an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sesudah itu, kejadian lagi ketemu orang gila. Selasa malem lalu kebetulan gue ada acara bisnis (tsaahhh...) yang mengharuskan gue pulang malem, eehhh kok ya sampe 3/4 jalan, mendadak hujan turun, deres banget pula. Seharusnya jam 10 gue udah bisa sampe rumah, tapi berhubung ujannya kayaknya gak mo kompromi banget, jam 10 pun gue masih di Pulo Gadung, nunggu ujan reda. Lama2 gue gak tahan juga nih kalo no action apa2. Pelan2 gue nyoba jalan melipir2 pake payung sambil berharap hujan akan reda. Akhirnya gue memutuskan parkir didepan warung nasi padang yang sudah tutup tapi pintunya tetap terbuka (lho??) yaa... karena ndak ada pintunya, los begitu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi asik2nya nunggu, tiba2 ada yang menawarkan &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;”ojeg kak?”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; gue jawab dong &lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;”oh nggak bang, nunggu ujan reda”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, trus nanya pulang kemana, darimana, dan gue tanggepin (baik banget ya gue?), trus mulai ngomong gak jelas tp gue iya-in aja. Tapi kok kayaknya dibelakang bapak itu ada yang kasak kusuk ya? Seraut wajah ternyata sedari tadi memberikan kode2 dengan mimik wajah yang menarik perhatian &lt;em&gt;”diemin aja, orang gila”&lt;/em&gt; yailahhh... orang gila lagi. Akhirnya orang gila gue cuekin, cuman gue tetep tenang ditempat seolah tidak terjadi apa2. Akhirnya orang gila pun menyingkir cari teman ngobrol yang lain, dan dia pun dijutekin, yah nasibmu lah pak jadi orang gila segala...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama gue pun menyingkir, bukan karena orang gila, tapi karena dari tadi berdiri tu gak&lt;em&gt; 'ngeh'&lt;/em&gt; kalo ternyata gue berdiri deket pantatnya bis malam yang mengeluarkan karbon monoksida. Gue kembali berjalan dikeremangan malam dengan menahan lapar dan menahan napas dari karbon monoksida. Hujan belum juga reda, perjuangan menuju rumah masih terus berlanjut. Sungguh malam yang aneh, dan tidak semua orang mengalaminya.&lt;br /&gt;Terminal Pulo Gadung, 1 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebenernya ini pun postingan yg aneh, hehehe :D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6721615400978538035?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6721615400978538035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6721615400978538035&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6721615400978538035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6721615400978538035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/09/antara-gue-dan-orang-gila.html' title='Antara Gue dan Orang Gila'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-1780164289314613052</id><published>2009-09-02T19:31:00.003+07:00</published><updated>2009-09-03T14:08:42.235+07:00</updated><title type='text'>Antara Ahmadinejad dan Debu</title><content type='html'>Saya adalah salah satu fans presiden Iran ini. Simple saja, saya menyukai kesederhanaan, dan hal itu ada pada beliau, kedua karena (menurut saya lho yaa...) beliau punya sikap yang menurut saya bikin bangga lah kalo punya presiden kayak gitu (deuhhh kayak kenal aja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya Ahmadinejad, saya juga salah satu fans Debu, itu lho... grup musik yang membawakan lagu2 Islami, yang semua personilnya mualaf dari Amerika, yang ganteng2 itu lho... (jelas kan kenapa saya ngefans, hehe). Nah lalu, apa hubungannya antara presiden Ahmadinejad dengan Debu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan lalu adik saya berbuka puasa disebuah mall dekat rumah, dan ternyata Debu manggung disitu. Setelah membawakan beberapa buah lagu, dan sebelum Debu memainkan lagu berikutnya, salah satu personil Debu memberikan prolog, bahwa lagu berikutnya akan dibawakan dalam bahasa Parsi, karena terinspirasi dari kunjungan mereka ke Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ceritanya, Debu ini pernah manggung di salah satu stasiun TV di Iran, ternyata sambutannya meriah sekali. Selama manggung itu, dalam 1 menit ada (InsyA) 4.000 penelpon yang menanyakan Debu. Karena si Debu ini laris manis, maka stasiun TV di Iran menjanjikan akan mengundang Debu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kembali ke Jakarta, Debu pun sangat berharap untuk diundang kembali manggung di Iran. Namun tunggu punya tunggu, undangan tersebut tidak kunjung datang. Sebulan... dua bulan... berlalu tanpa kabar, hingga di bulan ketiga Debu memutuskan untuk menghubungi pihak Iran dan langsung menghubungi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata di sana. Ternyata, pihak Iran membatalkan untuk mengundang Debu, dengan alasan Debu masih memegang pasport Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debu pun pasrah dan menerima kenyataan, mereka pikir, mungkin belum rejeki dari Allah. Tapi ternyata... tanpa dinyana dan diduga, 2 minggu setelah itu presiden Ahmadinejad sendiri menelpon Debu, meminta maaf atas pembatalan tersebut &lt;span style="font-size:130%;color:#33ccff;"&gt;”tidak seharusnya seorang tamu diperlakukan demikian, dari mana pun mereka berasal”&lt;/span&gt;, lalu beliau sendiri yang mengundang Debu ke Iran, dan menjamu mereka di rumah beliau. Bahkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisatanya pun akhirnya minta maaf atas kekeliruan yang telah diperbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duuhhh saya yang mendengar cerita itu langsung terharu banget, sampe pengen nangis. Bayang pun, seorang presiden menelpon sebuah grup musik dan minta maap atas kesalahan yang dilakukan bawahannya. Sebenernya bisa aja kan Ahmadinejad menyuruh Mebudpar-nya yg menelpon untuk minta maap, tapi ini beliau sendiri yang menelpon, bahkan sampai mengundang. Hal2 kecil seperti ini yang saya suka dari Ahmadinejad. Saya jadi mikir, kalo sama tamunya saja beliau memperlakukan dengan demikian baik, bagaimana dengan warganya sendiri ya? Kalo terjadi sesuatu pada warganya, mungkin beliau akan mengambil sikap tegas kali yaa??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaahhh... saya jadi teringat kasus TKW/TKI yang pulang ke tanah air dalam peti mati. Kalo masih mujur, pulang membawa kasus dalam kondisi beberapa bagian tubuh yang tak lagi sempurna seperti dulu, ato mungkin ada yang sudah kondisinya naas, gaji beberapa bulan pun tak dibayar, dan hal2 seperti itu berulang terus, seolah tidak ada yang melindungi mereka. Aahhh saya jadi teringat David Hartanto, pemuda berprestasi yang &lt;em&gt;”pergi”&lt;/em&gt; secara mendadak dan misterius, yang hingga kini keluarganya harus berjuang sendiri untuk mengungkapkan kematiannya, ironisnya hanya dari individu2 anak bangsa yang bersimpati, yang bersedia membantu mereka. Kemana pihak pemerintahnya yaa? sibuk kali yaa? Aaahh jadi teringat berapa banyak karya kita dicuri, tapi sudah sekian lama kok juragan yang punya anteng2 aja ya? Apa juragan ndak ada dirumah yaa? Jadi gak ngeh kalo ada yang ilang, hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaahhh saya kok jadi ngelantur ngalor ngidul begini....??! lebih baik saya kembali terharu dengan sikap simpatik Ahmadinejad, sambil berharap suatu hari dijamu di rumahnya trus bisa motret beliau, uhuyyy... hahahaha...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-1780164289314613052?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/1780164289314613052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=1780164289314613052&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1780164289314613052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1780164289314613052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/09/antara-ahmadinejad-dan-debu.html' title='Antara Ahmadinejad dan Debu'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-1536658068865338249</id><published>2009-08-21T14:21:00.003+07:00</published><updated>2009-08-21T14:35:32.492+07:00</updated><title type='text'>Mimpi...</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;”Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Sepenggal lagu Nidji untuk sountrack film Laskar Pelangi, yang isinya (menurut interpretasi bebas saya) memberi semangat pada kita untuk terus bermimpi dan berusaha meraih mimpi itu. Dan jujur saja, saya suka sekali mendengar kisah orang2 yang berusaha mengejar mimpinya, apalagi kalo itu sampe berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri tentu saja punya mimpi, tapi sejujurnya lagi, saya kurang suka membicarakan mimpi2 saya, bukan apa2, dulu saya pernah mengumbar sebuah mimpi, tapi kok ya ndilalah belom kesampean juga sampe sekarang, sampe teman2 saya tanya &lt;em&gt;”Rey, lo katanya mo anu? Kok belom2 juga sih lo?”&lt;/em&gt; hihihihi... akhirnya saya malu, dan sejak saat itu mimpi2 (terutama yg serius) tersebut tidak saya umumkan ke &lt;em&gt;”radio desa”&lt;/em&gt;, tapi saya simpan sendiri untuk saya kejar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sepertinya, kita tidak pernah tau mimpi mana yang akhirnya bisa terwujud, dan mimpi mana yang masih belum bisa terwujud. Kadangkala ada mimpi yg tidak perlu usaha mati2an, eehhh ternyata bisa terwujud, dan ada pula mimpi2 yang memang butuh kerja keras dan kesabaran yang besar hingga suatu saat bisa terwujud, mungkin istilahnya udah berusaha sampe &lt;em&gt;mejret&lt;/em&gt; tapi belom2 juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yahhh apa pun itu, saya suka mengejar mimpi, dan saya suka sikap2 positif yang ditimbulkan orang lain dalam mengejar mimpi2 mereka. Saya masih ingat cerita seorang mantan rekan kerja yg sudah senior, sebut saja namanya bu... bu Kansayah deh (nama samaran nih). Suatu hari bu Kansayah diajak anak2nya pergi ke pasar Senen untuk berburu baju2 kiloan yang kondisinya masih bagus (namun sayang sekali, hingga berita ini diturunkan, saya sendiri gak tau dimana persisnya yang jualan baju2 kayak gini di Senen, hiks). Di sana bu Kansayah menemukan mantel berbulu yang masih bagus, cocok buat winter lah, harganya pun, ya ampuunn... miring banget, cuma Rp. 100.000 untuk mantel sebagus itu. Tadinya bu Kansayah enggan beli, ”buat apa? Gak akan terpakai”, tapi setelah mendengar hembusan2 dari kanan kiri, akhirnya bu Kansayah memutuskan utk membeli mantel tersebut, dan saya masih ingat alasannya ”yaa gak papa deh, sapa tau dia akan memanggil2 aku ke Eropa”. Dan benar saja, saya lupa berapa periode kemudian, yang jelas setelah itu bu Kansayah berkesempatan untuk menjejakkan kaki di Jerman, dalam rangka mendampingi anaknya yang menari mewakili Indonesia disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar cerita bu Kansayah, air liur saya rasanya ingin menetes... tes... tes... bagaimana tidak??!! Jerman adalah salah satu negara yang ingin saya kunjungi (upss... jadi ketauan deh mimpinya apaan), eehhh lha kok malah bu Kansayah yang pergi ke sana? Sementara saya yang berusaha mati2an berdekat2an dengan &lt;em&gt;”aroma”&lt;/em&gt; Jerman, tetap saja masih di Jakarta2 juga. Akhirnya sejak saat itu saya pun (sebisa mungkin) meniru apa yang dilakukan bu Kansayah, intinya bersikap positif, berbicara yang positif, karena perkataan adalah doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar taun 2004 (kalo tidak salah) saya melancong ke Bandung, singgah dari satu FO ke FO yang lain, berlagak punya duit banyak, padahal mah pas2an. Akhirnya sampailah pada suatu FO yang menjual mantel tebal merah maroon yg keren banget (menurut saya) tapi harganya juga keren (menurut kantong saya), tp karena &lt;em&gt;”rayuan pulau kelapa”&lt;/em&gt; kawan saya yang bak kompor &lt;em&gt;mbledug&lt;/em&gt; diwaktu petang, akhirnya saya pun membeli mantel tebal tersebut karena mendadak teringat cerita bu Kansayah lagi. Maka dengan optimis dan penuh harap walau kantong jebol, saya berkata &lt;em&gt;”sapa tau dia akan memanggil2 gue ke Eropa”&lt;/em&gt;. Saya bangga banget bisa punya mantel itu, kalo pake itu berasa kayak di Eropa deh, tapi berhubung realita saya masih di Indonesia, gak mungkin dong pake mantel setebal itu, maka kebanggaan itu harus berakhir dilemari yang penuh sesak dengan baju2 lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantel tebal itu tidak pernah saya pakai, hingga akhirnya di penghujung Agustus 2007, saya mengeluarkan mantel itu dari lemari, saya masukkan ke backpack, dan secara perdana, akhirnya mantel tebal itu saya pakai diii........ Bromo, wakakaakakkkk. Sepertinya panggilan berbelok, dari Eropa ke Bromo, hehehehehee... Jujur, saya sempat menahan geli sendiri saat memakai mantel itu di Bromo pada saat upacara Kasodo. Tak ke Eropa, ke Bromo pun jadilah... hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita lain soal mimpi saya yang perwujudannya berkesan &lt;em&gt;mingsleg&lt;/em&gt;. Dari dulu saya punya mimpi keliling dunia, sepertinya itu mimpi banyak orang yaa? Tapi mimpi keliling dunia sepertinya hanya sebatas angan2, karena saya tidak melakukan usaha maksimal untuk mewujudkannya, paling2 hanya bertulis surat dengan orang2 yang bermukim di luar negri sejak saya SMP, bagi saya mereka adalah jendela saya untuk melihat dunia (halahhh kayak temennya banyak aja, padahal yang bertahan sampe sekarang cuma 1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar medio 2005 saya diberi kesempatan oleh Allah untuk berumroh. Di Baitullah banyak tempat2 yang mustajab untuk berdoa, salah satunya adalah Multazam, dinding diantara Hajar Aswat dan pintu Ka’bah. Namun karena kondisi di Multazam selalu penuh sesak dengan org2 yang memanjatkan doa sambil menempelkan tubuhnya, saya tidak terlalu memaksakan diri, tapi karena sayang jika momen berharga didepan Multazam dibiarkan begitu saja, maka saya tetap memanjatkan doa didepan Multazam walau tanpa menempelkan tubuh. Dan lagi2 karena alasan penuh sesak dan berdesak2an, saya harus berdoa dengan cepat, doa2 yang penting. Sekarang saya sendiri lupa waktu itu minta apa aja, satu2nya yang saya ingat, setelah mengucapkan beberapa doa dan berpikir keras minta apa lagi, saya mendadak berdoa &lt;em&gt;”ingin keliling dunia...!!”&lt;/em&gt;, dan setelah itu saya sendiri bengong, kok yang keluar kata2 itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai pertengahan 2006 sampai 2008, ternyata Allah memberi kesempatan pada saya untuk mengunjungi beberapa tempat cantik di Indonesia, dan sedikit negara Asia Tenggara lainnya. Sedikit meleset memang, tapi jujur, saya sendiri tidak menyangka dan bahkan bertanya2 &lt;em&gt;”kok bisa sih tiba2 jadi backpacker begini?”&lt;/em&gt; Yaa... menjadi backpacker memang tidak pernah saya rencanakan dan impikan, kiranya inilah perwujudan dari mimpi keliling dunia yang mingsleg itu, hehehe... tp saya sama sekali tidak kecewa, malah seneng banget, karena tidak semua orang dikasih kesempatan jadi backpacker, walaupun ini juga hanya backpacker ecre2 :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan 2008 bisa dibilang terakhir kali saya ngetrip, itu pun sudah malas2an dan merasa bersalah, karena saya mendadak memiliki kebutuhan lain yang menguras uang, dan kalo jalan2 terus tanpa menghasilkan (uang), kok kesannya sok kaya banget yaa...? Singkat kata saya memutuskan untuk gantung ransel sementara, kecuali kalo suatu saat saya ada uang lebih lagi, ato kalo travelling-nya untuk cari duit. Maka otomatis semua tawaran menarik dari teman2 untuk ngetrip harus saya tampik, hiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira2 bulan Mei 2008, saya mulai aktif imel2an dengan sepupu saya yang bertahun2 tinggal di Swiss. Dia sempat bilang ”kamu kapan kesini? Nengokin keponakan2mu disini?”, waktu itu dengan berat hati saya bilang gak ada uang, mesti nabung2 dulu, tapi ujung2nya saya juga bilang ”Insya Allah” dan tanpa pengharapan apa2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Jerman, Swiss adalah negara yang ingin saya kunjungi juga (tapi lebih pengen ke Jerman sih... hehehe), malah kayaknya dulu pernah mimpi menginjakkan kaki di sebuah gunung di Swiss deh (halahhh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun kemudian, tepatnya akhir Mei 2009, dikala saya bergelut dengan pekerjaan yang menggunung, hati dan jiwa carut marut karena masalah pribadi, kok ya tiba2 Allah mengirim saya ke Eropa dalam situasi yang menurut saya gak pas, tapi kalo Allah yang berkehendak, apa mau dikata tho? Gak nyangka... akhirnya saya menjejakkan kaki juga di Eropa, sesuatu yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Sebenernya kalo dipikir2 lucu juga ya, saya diajak ke Cianjur aja nolak dengan alasan budget, lha kok ini malah mendadak ke Eropa, kekekeekkk... Alhamdulillah ada yang mensponsori alias ada yang mbayari, jadilah saya bisa sampai Eropa J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahh... setelah kejadian itu, saya jadi bingung. Kok kesannya mimpi2 yang tidak pernah saya perjuangkan mati2an malah justru terwujud, sementara mimpi2 yang saya idam2kan banget, dan sepertinya sudah diuber mati2an, malah sampe sekarang ada yang belom terwujud. Saya jadi bertanya2, bagaimanakah seharusnya saya bersikap? Apa mungkin saya ndak perlu terlalu ngoyo mengejar mimpi2 saya? Sementara kata pepatah mengatakan &lt;em&gt;”bagaimana mungkin kau bisa meraih mimpi, jika tidak kau kejar” &lt;/em&gt;atau&lt;em&gt; "Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum itu sendiri tidak mau berubah"&lt;/em&gt;. Rumit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yahh... selamat bermimpi kawan, sebelum bermimpi itu dilarang. Semoga hidup kalian lancar barokah... :)&lt;br /&gt;O iya, ada yang kelupaan, akhirnya saya memang ke Eropa, tapi tanpa mantel tebal berwarna merah maroon, hehehe...&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-1536658068865338249?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/1536658068865338249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=1536658068865338249&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1536658068865338249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1536658068865338249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/08/mimpi.html' title='Mimpi...'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-8150516082637953666</id><published>2009-07-23T12:10:00.003+07:00</published><updated>2009-07-23T12:33:39.966+07:00</updated><title type='text'>Pada Suatu Hari...</title><content type='html'>Pada suatu hari disebuah &lt;em&gt;“anu”&lt;/em&gt;. Maap &lt;em&gt;“anu”&lt;/em&gt;-nya gak dispesifikasi, toh nanti juga tau lahh “anu” yg dimaksud apaan. Pokoknya pada sebuah &lt;em&gt;“anu”&lt;/em&gt;, awalnya aku “terpilih” untuk duduk disebelah bapak2 India yang bisa dibilang masih tradisional banget. Kok tau? Dari bajunya aja ketauan… tu bapak masih pake sarung gitu, sama ada selendang kecil (stola ya namanya?) yg disampirin dipundaknya, aroma si bapak pun khas India (rempah2 gitu maksudnya) dan yg ajaib, dia gak bisa bahasa Inggris, gak mudeng perjalanan jauh, yg ada gue jadi guide dadakan disitu, ngasih tau beberapa hal yg dia perlu, dengan bahasa Inggris dan bahasa isyarat (padahal ngapain jg gue pake bhs inggris ya? toh dia gak mudeng juga kan?!), yang ada dia jawabnya pake bahasa India, gue nanggepinnya cuman “yas yes yas yes” sambil nggoyang2in kepala. Lagian ya tu bapak, udah tau bahasa kami berbeda, dia masih aja suka ngajakin gue ngobrol. Ok, masalah pak India no big deal lah, toh setelah +/- 6 jam aku bisa melepaskan diri dari dirinya, hihihihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ternyata masih ada babak kedua. Kali ini seharusnya disebelahku duduk seorang laki2 arab yg rambutnya dicat merah, asli deh norakkk bener… gue sempet berharap mudah2an jangan dia deh yg duduk disebelah gue. Jadi ya, dari jauh tu gue ama dia udah lirik2an gitu, tapi ngeliriknya sama2 empet. Eehhh benerr… ternyata dia yg seharusnya duduk disebelah gue, tapi tu org protes ke mas2 yang bertugas, minta ditukar supaya dia bisa duduk disebelah kawannya, dia gak mau duduk disebelah gue, mungkin dia males juga kali ngeliat wajah gue, hehehe bagus deh… Keinginannya terkabul, tp gantinya tidak lebih baik dari pria arab. TKW bo’… yaelahhh… gayanya udah sok kenal sok deket gitu, kagak ada sopan2nya pula. Trus dia kan ngajak ngobrol tuh, inilah yang menjadi pengalaman &lt;em&gt;sing mbencekno, ning yen kelingan kudu gawe ngguyu dhewe…&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TKW : Darimana mbak?&lt;br /&gt;Gue : apanya nih? Tinggalnya ato baru dari mana?&lt;br /&gt;TKW : asalnya darimana?&lt;br /&gt;Gue : Dari Jakarta&lt;br /&gt;TKW : Ooohh... lagi libur ya mbak? trus pulang ke Jakarta?&lt;br /&gt;Gue : &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;(&lt;em&gt;Curiga dengan pertanyaan si TKW, jangan2 dia mengira gue sama ma dia nih)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Iya, ini balik lagi ke Jakarta.&lt;br /&gt;TKW : Emang darimana mbak?&lt;br /&gt;Gue : Dari ”Eh anu”... &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;(&lt;em&gt;gue ucapkan pake penekanan dikit, bukan bermaksud utk sombong, tapi dengan harapan biar dia ’dong’ gitu, kalo gue tu bukan TKW)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;TKW : Kok bisa? Kerja disana?&lt;br /&gt;Gue : Nggak mbak, saya liburan kesana &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;(nahh mudah2an mudeng deh lu)&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;TKW : Enak amat... liburannya sama majikan? emang mbak kerja dimana?&lt;br /&gt;Gue : &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;(&lt;em&gt;Ya salamm... bener kan, dia ngira gue TKW)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; Saya kerja di Jakarta mbak.&lt;br /&gt;TKW : Di Jakarta-nya dimana? kerja sama majikan?&lt;br /&gt;Gue : &lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;(Yaelahhh majikan lagi... majikan lagi...)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Saya kerja di Sudirman mbak...&lt;br /&gt;TKW : &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;(bengong...)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Gue : Di jalan Sudirman... &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;(Mudah2an kali ini dia mudeng, di Sudirman kan isinya perkantoran tho?)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;TKW : sama majikan? Majikannya org mana?&lt;br /&gt;Gue : &lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;(Aduuhh kok majikannya masih dibawa2 sih??? @#$%^&amp;amp;@#$%^&amp;amp;&lt;/span&gt;)&lt;/em&gt; nggak mbak, saya kerja kantoran, di perush. Tokijo&lt;br /&gt;TKW : &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;(bengong.... dan air mukanya mulai beda, gue udah mulai seneng aja, berarti dia mulai mudeng kalo gue bukan TKW)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; trus liburannya sama sapa?&lt;br /&gt;Gue : ini sama bude saya...&lt;br /&gt;TKW : yg mana?&lt;br /&gt;Gue : ini yg disebelah saya…&lt;br /&gt;TKW : oo sama budenya...!? Bukan sama majikan yaa? Kirain sama majikan... &lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;(dia ucapkan dengan tampang lempeng tak berdosa)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Gue : &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;(gubrak...!! tetuppp... majikan lagi...! majikan lagi...! Rasanya gue pengen mbuka cendela trus njeburin TKW ini ke laut...)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Sebenernya sih... gue gak masalah disangka TKW, itu mah biasa (hhahaha...) cuman gayanya itu lho... sue’ banget, sok akrab, sama bude gue aja gak ada sopan2nya. Setelah insiden majikan itu, gue males lah diajak ngobrol ama si TKW, tapi tetep aja dia berusaha curhat dengan gayanya masih sok kenal sok deket, duduknya nempel2 gue gitu, iihhh... males deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi emang yee... nasib gue banget, selalu aja sebelahan ama orang2 yang gak lazim, tapi kalo gak gitu kan gak ada cerita tho? :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-8150516082637953666?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/8150516082637953666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=8150516082637953666&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8150516082637953666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8150516082637953666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/07/pada-suatu-hari-disebuah-anu.html' title='Pada Suatu Hari...'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-5781254716598123906</id><published>2009-04-14T11:32:00.005+07:00</published><updated>2009-04-15T17:13:39.977+07:00</updated><title type='text'>Andai Aku Gatotkaca</title><content type='html'>Kayaknya ini salah gue deh. Ya iya lah... mo salah sapa lagi? Masa’ salah si Tulkiyem ato Parjoni? Lha wong bukan mereka yang berbuat kok, tapi gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue juga sih... kenapa juga jadi orang tu mauan banget, apa aja mau (kecuali soal kerjaan kantor, hehe), kalo bisa semuaaa dikerjain, ibarat kata dari soal macul sawah, kebanjiran, cuci piring, sampe ada yg melahirkan, gue hayuk aja, gak ngukur kemampuan diri. Akhirnya gini deh, gak ada yang fokus, berasa kayaknya penuh banget... urusan diri sendiri aja banyak yg keteteran, gimana mo ngurusin yg laen? Gini ya, gue bukannya gak mau, tapi kalo hasilnya gak maksimal gimana? Kan justru mengecewakan pelanggan tho? Tapi kalian juga gak membantu sih, mbok ya sama yg laen aja... yang diinget2 kok mesti gue terus gitu lho... trust me deh, the show can still go on without me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tapi kadang lucu juga sih, pelimpahan kekuasaan gak tanggung2, plus masalah barang ilang, pecah belah, tong sampah dan pelimpahan kesalahan juga, kekeekkkkk... I'm all yours dong judulnya, hehehe... Tp jujur gue menikmatinya (nah lho?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ooohh andai aku Gatotkaca, mungkin aku bisa menyelesaikan beberapa pekerjaan dengan cepat, berpindah dari satu tempat ketempat lainnya dalam hitungan sepersekian detik (shutter speed kalee...). Wis lah, kalo aku Gatotkaca, Insya Allah ta’ bantu semua, tapi kan nyatanya aku bukan... hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana ya caranya biar gak celamitan gini, apa2 mau? :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Catatan si Rey&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maap curhat babu neh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ehh... tapi ini ndak ada hubungannya sama juragan lho... jd jgn tuduh dia :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-5781254716598123906?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/5781254716598123906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=5781254716598123906&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5781254716598123906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5781254716598123906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/04/andai-aku-gatotkaca.html' title='Andai Aku Gatotkaca'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-4472725698605368010</id><published>2009-03-25T16:55:00.015+07:00</published><updated>2009-03-27T14:58:07.012+07:00</updated><title type='text'>Hari Down Syndrome Sedunia</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scu0nQEY7mI/AAAAAAAAAvI/-tBe4jCO3d0/s1600-h/_MG_7185.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317542371462278754" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 309px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scu0nQEY7mI/AAAAAAAAAvI/-tBe4jCO3d0/s400/_MG_7185.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali, kali ini urusannya masih soal anak2. Tanggal 21 Maret lalu gue kembali dimintai tolong oleh seorang kawan yang lain untuk bantu2 motret acara anaknya, kali ini untuk peringatan Hari Down Syndrome Sedunia. Sebuah kesempatan yg sulit didapat, dan pastinya tidak akan dilewatkan oleh manusia mau-an macem gue gini. Acara diadakan di Kandank Jurank Doank, Ciputat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengantar, aku kutip sedikit ya mengenai Down Syndrome ini, dari komunitas Down Syndrome-nya, karena mungkin banyak juga yang belum tau soal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Down Syndrome (DS) atau Sindroma Down adalah suatu gangguan akibat adanya kelainan kromosom. Kelainan kromosom ini terjadi pada kromosom 21 yang mendapat penambahan, sehingga DS juga dikenal dengan nama trisomy 21. Kata Dwon berasal dari nama orang yang pertama kali mendeskripsikan karakteristik gangguan ini, yaitu Dr. John Langdon Down. Menurut penelitian, DS terjadi 1 diantara 700 kelahiran hidup. Di Indonesia sendiri terdapat kurang lebih 300 ribu kasus DS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Anak dengan DS mempunyai karakteristik wajah yang khas. Bentuk mata mereka miring dan tidak ada lipatan dikelopaknya. Hidung mereka berukuran kecil dan datar. Ukuran mulut mereka pun seringkali kecil dengan lidah yang tebal dan pangkal mulut yg dangkal. Otot mulut mereka juga lemah, sehingga mereka sering mengalami gangguan bicara. Rambut mereka lemas, tipis dan jarang. Tangan mereka kecil dengan jari2 pendek. Telunjuk dan ibu jari kaki berjauhan, disebut sandal foot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak dengan DS biasanya akan memiliki beberapa masalah, misalnya pada masalah otot, bicara, motorik dan gangguan kecerdasan. Untuk mengatasi masalah2 ini, mereka membutuhkan terapi. Gangguan juga kadang menyertai jantung, pencernaan, THT dan matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Hari Down Syndrome Sedunia bertujuan agar para orang tua yang memiliki anak DS saling mendukung dan memupuk semangat, sehingga anak2 berkebutuhan khusus ini dapat berkembang secara optimal sesuai dengan kemampuan yg dimilikinya, sesuai dengan tema perayaan kali ini; AKU ADA, AKU BISA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sebuah catatan kecil seorang Rey&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh bener2 deh, ini pengalaman berharga banget buat gue. Baru kali ini motret dengan menguras emosi banget. Entah kenapa dada tiba2 sesak, mata tiba2 berkaca-kaca kala menyaksikan perkembangan yang hebat dari makhluk2 spesial ini, walaupun itu hanya hal2 sederhana seperti menyebutkan warna dengan benar, menyebutkan nama binatang dengan benar, menyebutkan nama, umur dan menuliskannya di atas kertas, bisa menanggapi percakapan, belum lagi hingga tahap bisa bermain gamelan, bermain piano ato drum. Saat mengabadikan momen2 yang terjadi, mendadak mata berkaca2, kalo ndak ditahan kuat2, air mata bisa tumpah ruah tuh, untung gue bawa kamera, jadi bisa berlindung dibaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan mereka membuat gue terharu, dengan keterbatasan yang mereka miliki, mereka membuktikan 1 hal, PRESTASI. Mereka ada, mereka bisa. Sementara manusia yang normal, seperti gue misalnya, apa sih yg sudah gue lakukan? kadang take it for granted pada apa yg gue punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, Dik Doank yg jadi host bilang gini &lt;em&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;"kita kadang suka emosi sama anak kita sendiri, kok bandel2 amat. Sekarang coba lihat anak2 ini? Gimana kalo bapak dan ibu punya anak2 seperti ini?"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Maksudnya, syukurilah apa yg kita punya. Hal yg mudah diucapkan tp selalu lupa untuk diterapkan yaa (buat gue sendiri nih...). Dan tambahan dari gue sendiri, kalo bapak/ibu punya anak yang sulit diatur misalnya, mgkn ada baiknya sekali waktu anak2nya dibawa mengunjungi kawan2nya yang berkebutuhan khusus seperti ini, biar mereka liat, dengan keterbatasan yang dimiliki anak2 ini, mereka berjuang untuk mandiri dan berprestasi. Maap yaa... mgkn ini sebuah nasehat yg sotoy banget dari seseorang yg nikah jg blm, apalagi punya anak. Tapi gue sendiri memang memandang anak2 ini sebagai sebuah inspirasi, bahwa gue juga harus berjuang dan berprestasi. Kalo mereka bisa, seharusnya gue bisa jauh lebih baik kan...??!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi siapa saja yang membaca postingan ini dan berminat untuk join dengan komunitas DS, silahkan saja kesini &lt;a href="http://www.potads.com/"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;www.potads.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="mailto:downsyndrome_indonesia@yahoogroups.com"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;downsyndrome_indonesia@yahoogroups.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; . Jika ada yang ingin tau forum untuk kebutuhan khusus lainnya, mgkn bisa ditanyakan via komunitas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahh berikut ini adalah sekelumit kegiatan mereka pada perayaan tersebut. Maaf... aku cuma bisa melakukan ini untuk kalian, manusia2 luar biasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317539309812897186" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scux1CiS1aI/AAAAAAAAAtw/7lIaxy9z1sA/s320/_MG_7177.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Irfan (7), dari pengamatanku sekilas, Irfan ini moody dan rada keukeuh juga. Sebelum acara mewarnai dimulai Irfan sdh pukul2 drum, disuruh brenti ndak mau dan sempat ngambek. Saat mewarnai, kadang2 ogah2an, padahal Irfan itu mewarnainya sudah bagus, sudah bisa rata dan tidak terlalu acak2an, komunikasi Irfan pun bagus, cuman kata ibunya &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"dia mah semaunya dia aja mbak, kadang niat, kadang ogah2an"&lt;/span&gt;. O iya, sbnrnya foto ini gak sengaja lho, tadinya mo njepret si Husin yg di belakangnya Irfan, tp tiba2 Irfan nengok, jadilah begini. Terima kasih Irfan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317538794251885154" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 294px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScuxXB6-GmI/AAAAAAAAAtY/MUbDM9klslg/s320/_MG_7155.jpg" border="0" /&gt; Axl (5), anak dari seorang kawan. Melihat perkembangan Axl membuat aku terharu. Mgkn karena kami sudah lama tidak bertemu ya. Dulu itu butuh waktu buat Axl saat bertemu dgn org baru, pemalu gitu, tp yang kuingat dengan baik, Axl suka musik, tiap mendengarkan musik, Axl selalu menggoyang2kan kepala dan menirukan org main drum. Nahh kemarin ini, saat pertama kali ketemu, Axl sudah mau salaman, diajak ngobrol mau, sudah mengenal warna dengan baik, nama2 binatang, menyebutkan huruf, bahkan kata mamanya sudah tau tulisan namanya, mama, papa, cio (adiknya), kamar mandi dan sikat gigi. Pinter ya Axl...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317539305827594530" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scux0zsH8SI/AAAAAAAAAto/LmbpoAOOorw/s320/_MG_7166.jpg" border="0" /&gt;Kevin (15). Sepertinya bukan DS, tapi aku ndak yakin apa. Karena selain tidak memiliki ciri2 fisik anak DS, Kevin juga cenderung memperlihatkan emosinya, sementara anak DS biasanya pemalu. Emosi Kevin antara marah dengan excited tu sama, jadi kesan yg ditangkap pada umumnya adalah ngambekan. Aku sendiri jg bingung gitu, awalnya dia sempat ndak suka aku deket2 dia, ya udah deh pura2 tdk memperhatikan Kevin. Tp saat aku buat foto ini, dia tiba2 senyum dan gak marah, malah stl itu ngasih tos ke aku. Sepertinya dia baru ngeh aku bawa kamera, dan selanjutnya dimanapun dia liat aku, dia excited dan minta difoto, hehe. Yang membuat aku terharu, ternyata Kevin bisa menulis namanya sendiri, hebat...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScxzKZOBY5I/AAAAAAAAAv4/j27vhMD5E3w/s1600-h/_MG_7224.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317751882423296914" style="WIDTH: 203px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScxzKZOBY5I/AAAAAAAAAv4/j27vhMD5E3w/s320/_MG_7224.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScxzKSt8CvI/AAAAAAAAAvw/my3j7-5gV_E/s1600-h/_MG_7190.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317751880678116082" style="WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScxzKSt8CvI/AAAAAAAAAvw/my3j7-5gV_E/s320/_MG_7190.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ternyata ciri2 fisik anak DS bisa saja tersamar karena ras. Contohnya seperti Nabila (kiri) dan Syamila (kanan), mereka ini terlahir dari keluarga keturunan Arab, mgkn karena gen yang kuat, penampilan fisik mereka berdua ini sedikit berbeda dengan kawan2 DS lainnya, apalagi Nabila, kalo anak DS pada umumnya berambut lurus, lemas dan tipis, Nabila berambut keriting, lucu deh... &lt;/div&gt;&lt;div&gt;*Duuhh maap ya dek, aku motonya gelap begini... padahal kan kalian cakep2...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scxu0n9fhWI/AAAAAAAAAvo/7ZkSF2LyraA/s1600-h/_MG_7162.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317747110376867170" style="WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scxu0n9fhWI/AAAAAAAAAvo/7ZkSF2LyraA/s320/_MG_7162.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scxu0FoYomI/AAAAAAAAAvg/31UZOwGRN8o/s1600-h/_MG_7138.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317747101161529954" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scxu0FoYomI/AAAAAAAAAvg/31UZOwGRN8o/s320/_MG_7138.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aulia (14) (kiri) dan Yusran (kanan) adalah kakak beradik. Aulia adalah peyandang DS, tetapi kalo Yusran (menurut ibunya) hiperaktif. Aulia sudah dalam tahap mudah diatur, anteng, dan bisa diajak bercakap2. Sementara adiknya, mgkn karena hiperaktif yaa, tidak betah melakukan sesuatu dalam waktu lama, alesannya &lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"capek ma..."&lt;/span&gt; hehe. Sbnrnya dari gayanya aja udah ketauan kan tuh. Tapi aku salut banget dengan ibunya, begitu tegar walopun dititipi Allah 2 makhluk spesial, dia bilang &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"Dua anak saya hebat2 ni tante, semua hebat...!"&lt;/span&gt; Ibu yang hebat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scxrd97TxGI/AAAAAAAAAvQ/-ybSgST1Fpw/s1600-h/_MG_7139.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317743422601413730" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 256px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scxrd97TxGI/AAAAAAAAAvQ/-ybSgST1Fpw/s320/_MG_7139.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScxreACiNSI/AAAAAAAAAvY/eHyCGTV3smA/s1600-h/_MG_7150.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317743423168591138" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScxreACiNSI/AAAAAAAAAvY/eHyCGTV3smA/s320/_MG_7150.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rayhan (kiri) dan Aziz (7) (kanan) contoh anak2 yang pemalu. Rayhan aku tanya cuman nunduukkk aja, sementara Aziz, ketauan kalo diliatin saat mewarnai, langsung kegiatannya dihentikan. Tapi hebat ya mewarnainya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317539804657071090" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 235px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScuyR1-Vs_I/AAAAAAAAAuY/q0JTeAjYFhA/s320/_MG_7216.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alif (8) is one of my favorite. Tau kenapa? selain karena kami memiliki kesamaan, sama2 suka motret, dia juga tipe anak yang ceria, semangat dan support temennya. Saat Aziz muntah misalnya, dia kasih semangat, saat kakak2nya main drum, dia sendir yang joget a la metal, saat si Kevin marah, dia bilang &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"gak boleh, yang sabar..." (diucapkan sambil ngelus dada)&lt;/span&gt; hehehe lucu... Ini sbnrnya adegan dia lagi motret pake kamera HP nih. Mudah2an kita kelak jadi fotografer beneran ya dek...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317539795857944034" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 191px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScuyRVMdreI/AAAAAAAAAuQ/4VmUdgM-UJ8/s320/_MG_7213.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nonik (23), penyandang tuna grahita and an inspiration. Prestasi Nonik dibidang menari dan bahasa Inggris. Percaya nggak? Nonik ini mengajar bahasa Inggris untuk anak2 lho (duuhh terharu). Dan saat acara ini, selain menari Nonik juga membaca puisi dalam 2 bahasa (Inggris n Indo). Hebat Nonik...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317539792459376514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 242px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScuyRIiLp4I/AAAAAAAAAuI/1b-IaePU_1U/s320/_MG_7201.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Stephanie (17) memainkan 2 buah lagu untuk acara perayaan hari Down Syndrome sedunia. Selain mahir bermain piano, Stephanie juga juara Olimpiade anak kebutuhan khusus untuk cabang olahraga renang. Hebat yaa...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317540219249542690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scuyp-c4xiI/AAAAAAAAAuo/eCCWXTyAXIc/s320/_MG_7235.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Edo memainkan drum dengan diiringi alunan musik Laskar Pelangi dan lagunya D'Massiv (maap lupa judulnya, huhu). Dan 2 cewek2 dibelakang itu dengan antusias menjadi vokalis buat Edo. Ternyata biar kata DS, ndak menutup kemungkinan untuk menjadi banci tampil, hehe. Keren deh pokoknya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317540216488524162" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scuyp0Km-YI/AAAAAAAAAuw/a7z6_e5CiWM/s320/_MG_7255.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dodo memainkan drum instrument, maksudnya dengan membaca partitur saja (bener gak ya istilahnya?). Dodo nggak kalah deh sama drummer2 yang lain... apalagi pake adegan memutar2 stik drum ditangan segala... keren deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317768309817605922" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScyCGmCB_yI/AAAAAAAAAwA/vsm2Me5DlBg/s320/_MG_7265.JPG" border="0" /&gt; &lt;div&gt;Cewek juga gak mo kalah nih. Zeina (kiri) unjuk kebolehan main drum. Soal gaya mah Zeina udah metal deh, cocok jadi drummer. Sementara Haifa (kanan) menonton dari dalam becak dengan muka ditekuk. Maksud hati... Haifa masih ingin tampil, tp apa daya waktunya ndak cukup, jadilah dia ngambek begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317540368845921410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/ScuyyrvcXII/AAAAAAAAAvA/tTKpqKLyoqk/s320/_MG_7276.jpg" border="0" /&gt;Nahh ini... adik2nya ndak mau kalah dengan kakak2nya yg udah main drum. Mereka memainkan 4 macam alat musik yg berbeda, dan membawakan 4 lagu yang berbeda pula. 2 anak yang ditengah2 itu bukan DS, tapi CP (Celebral Palsy). Bermain musik dapat membantu mereka melatih syaraf2 motorik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata mohon maap kalo ada salah2 kata :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-4472725698605368010?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/4472725698605368010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=4472725698605368010&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/4472725698605368010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/4472725698605368010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/03/hari-down-syndrome-sedunia.html' title='Hari Down Syndrome Sedunia'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/Scu0nQEY7mI/AAAAAAAAAvI/-tBe4jCO3d0/s72-c/_MG_7185.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-8201535426099414437</id><published>2009-03-08T22:54:00.014+07:00</published><updated>2009-03-09T22:28:25.913+07:00</updated><title type='text'>Manasik Haji Sekolah Alam</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbU0sRAwZII/AAAAAAAAAs4/I86zUygykEU/s1600-h/manasik1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311209270638830722" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 289px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbU0sRAwZII/AAAAAAAAAs4/I86zUygykEU/s400/manasik1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;"gak siap..."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUm0rQnnNI/AAAAAAAAAsQ/wUF18XQ_8kU/s1600-h/manasik1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira2 seminggu yang lalu, gue dimintai tolong seorang kawan untuk motret manasik haji untuk murid2 TK Sekolah Alam. Dan berhubung gue orangnya apa2 mau (hahaha), mestilah tawaran itu sulit ditampik. Ya iyalah masa' mo nolak, ini akan jadi pengalaman gue motret anak2 :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener kan... ternyata memotret anak2 adalah hal yang menyenangkan. Ekspresi mereka begitu jujur dan apa adanya. Pada umumnya mereka gak peduli ada orang dengan kamera yg selalu mengintai tingkah laku mereka dan siap mengabadikan momen2 yang mereka buat. Bagi mereka gue gak eksis, kalo pun 'ngeh', mereka justru pengen tau dengan kameranya, yang lensa kamera gue dicolok2 lah, ato cuman ngeliatin gue dengan bengooong doang, mgkn dipikirnya &lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;"mo ngapain sih ni org?"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. Kalo pun disuruh gaya, pastilah mereka bikin gaya yg semaunya mereka sendiri, khas anak2...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Duhh Alhamdulillah gue dapet kesempatan seperti ini, dan sepertinya belom puas tuh untuk motret anak2. Malah pulang dari sana gue jadi pengen ngajar, pengen berdekatan dengan dunia anak2 yang masih murni dan belum terkontaminasi. Bagi gue pribadi, dunia anak2 memberikan kesegaran tersendiri, dengan tingkah laku yang menggemaskan dan aneh2, yaa namanya juga anak2... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Ceritanya pas ngambil miqot nih. Tuh kan... ada yg iseng, ada yg anteng, ada yg bengong, ada yg begaya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311202577538057842" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 336px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUumrRLhnI/AAAAAAAAAsw/_mFqKy4x0aQ/s400/manasik2.jpg" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311202198336098626" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUuQmoY0UI/AAAAAAAAAso/4vWffoaL8VM/s400/manasik3.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nahhh kalo yang ini pas di padang Arafah, semua disuruh berdiam diri, gak boleh ada yg ngobrol, mesti dzikir. Yaa hasilnya gini nih... ada yg bengong, ada yg nyimak, ada yg ngantuk, ada yg ngeliatin gue, ada yg asik sendiri....&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311193330243610850" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUmMaaYKOI/AAAAAAAAAr4/vSRfRXo-uJk/s400/manasik5.jpg" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311192492144705730" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 286px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUlboQBwMI/AAAAAAAAArw/267gLWNbQ88/s400/manasik6.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nahh ini ceritanya pas dimana tuh? yg mo ngambil batu (kerikil)? Muzdalifah yaa? tapi kok batunya gede amat ya bu guru?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311192487722504722" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUlbXxsUhI/AAAAAAAAAro/XIMSivw4teg/s400/manasik7.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Setelah dari Muzdalifah lalu lempar jumroh. Biar kata batunya lumayan gede, untungnya gak ada timpukan nyasar ke temen2 yg laen ato ke kamera :)&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311192478175662370" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUla0NjESI/AAAAAAAAArg/uomWrID3smE/s400/manasik14.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Trus tawaf deh... tapi kok pada lari2an ya bu guru? tawaf kan mestinya jalan kaki biasa aja tho? biar cepet selese kali ya bu guru? :)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311189929117222194" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 257px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUjGcOqBTI/AAAAAAAAArQ/lr4DVBX55NY/s400/manasik9.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Nahh ini ceritanya pas sa'i dari bukit shofa ke bukit marwah.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311197342848059186" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 273px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUp1-h1BzI/AAAAAAAAAsg/yK1foziJ_eA/s400/manasik15.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nahh terakhir tahalul. Lucu deh, banyak yg takut untuk tahalul, mungkin udah ngeri duluan liat pak guru bawa gunting. Dikirain rambutnya mo dibabat abis kali yaa...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311188914582580050" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUiLYyv61I/AAAAAAAAArA/3_9L-lVpu-s/s400/manasik11.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Abis "naek haji" acaranya foto kelas. Tadinya posenya pada diem aja, tp berhubung gue pengen yg natural, jadilah gue bilang &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"eehh teman2, boleh pake gaya lho..." &lt;/span&gt;Jadilah seperti ini. Ada juga sih yg lebih gak kompak lagi :)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311188907162166178" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUiK9JlY6I/AAAAAAAAAq4/8wzcCUojWVg/s400/manasik12.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Asiknya di Sekolah Alam, abis "naek haji" bisa langsung nyemplung ditaman yg berubah jadi empang karena ujan semaleman.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311188897585386802" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbUiKZeTVTI/AAAAAAAAAqw/F0L5XAgPR5k/s400/manasik13.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Catatan si Rey:&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Episode kali ini gue jadi kayak bu guru nih. Menarik sekali sih memperhatikan tingkah laku anak2. Gue baru tau betapa jauh perbedaan kelakuan antara anak laki2 dan perempuan. Kalo dari pengalaman ini ndak ada sih anak yg masih suka berontak, lari2an yang bandel banget gitu, tapi tetep aja yaa... mereka suka semaunya sendiri dengan cara yang halus. Menarik... Mudah2an next time dapet kesempatan motret kegiatan anak2 yg laen :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-8201535426099414437?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/8201535426099414437/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=8201535426099414437&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8201535426099414437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8201535426099414437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/03/manasik-haji-sekolah-alam.html' title='Manasik Haji Sekolah Alam'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SbU0sRAwZII/AAAAAAAAAs4/I86zUygykEU/s72-c/manasik1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-477095814169018413</id><published>2009-02-26T14:23:00.009+07:00</published><updated>2009-02-26T15:11:48.726+07:00</updated><title type='text'>Republik Petruk</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZI0d5SgII/AAAAAAAAAqo/y9dSLGEGwPg/s1600-h/teater1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307009277118021762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZI0d5SgII/AAAAAAAAAqo/y9dSLGEGwPg/s400/teater1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Ini ngambilnya gak sengaja, tiba2 njepret... ehh miring.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Makin lama blog gue tampaknya mengalami pergeseran nilai nih. Kalo dimusik kan ada tuh tembang2 lawas. Nahh sama tuh ama blog gue sekarang, lawas... Lawas apdetannya maksud gue (bukannya dari dulu udah gitu yaa?). Abis gimana yee... sekarang ngeblog sesempetnya aja sihh... (bukannya dari dulu juga demikian?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode kali ini sebenernya untuk memuaskan salah seorang penggemar yg pengen liat foto2 gue, waktu nonton teater koma akhir Januari lalu. Padahal udah gue bilang foto2nya biasa aja, eehh dia keukeuh jumekeuh pengen liat &lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;”gue gak nanya pendapat elo, gue pengen liat foto2 lo”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; deuu... galak amat.... Ya sud lah... daripada gue aplod di fesbuk, mending disini aja deh, biar sekalian cerita dikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pentas teater koma yang bertajuk “Republik Petruk” mengetengahkan tentang pemanfaatan kekuasaan oleh Petruk karena dititipi jimat Kalimasada. Cerita berawal dari Mustakaweni yang ingin balas dendam kepada Arjuna atas kematian ayahnya, Niwatakawaca (bener gak ya? Mudah2an bener deh). Satu2nya jalan membunuh Arjuna adalah dengan mencuri jimat Kalimasada yg sakti mandraguna. Untuk meluluskan rencananya tersebut, Mustakaweni menyamar menjadi Gatotkaca. Dan berhasil...!! Mustakaweni berhasil mengelabui Sembadra, eh Drupadi (sing bojone Pandawa ki sopo? Drupadi tho?) untuk menyerahkan jimat tersebut pada si Gatot alias Mustakaweni. Jimat Kalimasada langsung dibawa kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jimat tersebut tidak ada yang bisa menandingi Mustakaweni yang mendadak sakti. Mustakaweni merajalela. Srikandi yang berniat merebut jimat tersebut langsung runtuh dihajar Mustakaweni. Bahkan Pandawa (kecuali Arjuna yang saat itu sedang tdk ditempat) pun keok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat suasana kritis seperti itu, tiba2 datang Bambang Priyambodo yang ingin bertemu dengan ayahnya, Arjuna. Srikandi yang cerdik memanfaatkan situasi tersebut, dia bersedia mempertemukan Bambang Priyambodo dengan Arjuna, tapi dengan catatan si Bambang harus menaklukkan Mustakaweni dan merebut jimat Kalimasada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita Mustakaweni akhirnya takluk ditangan Bambang Priyambodo. Bukan karena Priyambodo lebih sakti, melainkan karena hati Mustakaweni terlanjur klepek2 saat bertemu dengan Bambang Priyambodo yang ceritanya guantengg. Jimat kalimasada berhasil direbut. Dalam suasana genting dan hiruk pikuk, si jimat dititipkan ke Petruk, dan Petruk pun lari menyelamatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahhh saat Petruk lari membawa jimat kalimasada, Batara Guru dan Batara Narada ngompor2i Petruk untuk memanfaatkan jimat tersebut semaksimal mungkin ”kesempatan tidak datang dua kali”. Akhirnya... dengan jimat tersebut Petruk menaklukkan kerajaan Lojitengara dan menjadi Raja bergelar Prabu Petruk Belgeduelbeh Tongtongsot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemerintahan nyantai ala Petruk, Lotijengara menjadi negeri yang makmur. Pejabat takut korupsi, polisi bersikap baik, dedikatif, KKN dan berbagai penyelewengan atas nama demokrasi memang marak, tapi terkendali. Dalam memerintah, Prabu Belgeduelbeh malah banyak makan, pesta, nyanyi dan nari. Namun Lojitengara tidak lama berjaya, karena toh itu negeri jadi2an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kali kedua saya menonton pertunjukan teater (kesian yaa...), sebelumnya waktu kelas 1 SMA (hahaha lama amat), itu pun karena tugas sekolah. Jadi... bagi saya sendiri, pertunjukan ini seperti nostalgia. Durasi 4 jam sungguh hampir tidak terasa, karena disetiap adegan tidak pernah membosankan, dialog2nya segar, menghibur dan sering tidak terduga dengan penggunaan bahasa2 gaul. Mungkin satu2nya adegan yang membosankan adalah pada awal babak kedua dimulai, saat adegan goro2 (Semar, Gareng, Bagong, minus Petruk). Menurutku dialog2nya berat, terlalu filosofis, bikin mata juga ikut berat (wis wayahe turu kok dikon mencerna sing serius2...?). Tapi secara keseluruhan... sungguh 4 jam yang menghibur, terlebih lagi bila mengingat pertunjukan ini digelar selama hampir sebulan, tentunya dibutuhkan komitmen dan konsistensi yang luar biasa agar performa tetap terjaga kualitasnya dari awal hingga akhir periode pementasan. Kebetulan saya menonton di hari kedua yang terakhir, dan saya terhibur :). Selamat buat Teater Koma. Keep up the good work...! (taelahhh kayak gue sapa aja...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, ini ni foto2nya, diambil dari balkon (karena tiketnya murah), dan beginilah hasilnya. Semoga berkenan... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307009272143786706" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 324px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZI0LXVstI/AAAAAAAAAqg/Po6ce3a4PfQ/s400/teater2.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Mustakaweni yang sesumbar ingin membunuh Arjuna&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307008080569952674" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZHu0Z_6aI/AAAAAAAAAqY/bp-QVJDWoWE/s400/teater3.jpg" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Pandawa&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307008076077626722" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZHujq8dWI/AAAAAAAAAqQ/1JpAGYF38yA/s400/teater8.jpg" border="0" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Gatot kaca yang dirasuki Mustakaweni mendadak menyembah mbok Cangik&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307008073218187426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZHuZBM4KI/AAAAAAAAAqI/ChkfQYrikqw/s400/teater5.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Drupadi saat mengeluarkan jimat Kalimasada&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307007393432451522" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand; HEIGHT: 400px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZHG0npucI/AAAAAAAAAqA/LsYCHDhKzws/s400/teater6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Betara guru dan Narada. Kalo di wayang orang : "pak pung pak mustape, kali code sopo sing nggawe?"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307007395200568530" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 308px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZHG7NNDNI/AAAAAAAAAp4/u1a7iVV7SMc/s400/teater7.jpg" border="0" /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Prabu Petruk Belgeduelbeh dan istrinya Ambarwati&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307007389129588066" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 277px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZHGklxPWI/AAAAAAAAApw/XbzuDHIq0CE/s400/teater9.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Petruk saat menerima laporan dari salah satu mentrinya. Sambil makan...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Tau gak seehh... beberapa foto gue ilang. Abis motret gue sempet liat2 hasilnya sekilas, trus udah tuh gue diemin. Eehh pas semalem liat lagi "lho kok jadi pendek?? kok kayaknya ada yg ilang??" Gak tau deh tu mengapa demikian, padahal gak ngerasa ngapus juga. Tp alhamdulillah ya yg ilang cuman beberapa, gak sampe 100 foto :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;Lakon ini kan sebenernya diangkat dari kisah pewayangan yaa...?! Ditengah2 nonton pertunjukannya, mendadak teringat waktu masih muda dulu (wkt masih kecil gitu), gue sering nonton wayang orang di Sriwedari (Jawa banget ya gue...). Sampai skrg pun Sriwedari masih eksis (ato dipaksakan tetap hidup?), dengan harga karcis dan jumlah penonton minimalis, yg kondisinya bertolak belakang dengan penonton Teater Koma ini yang kapasitasnya hampir terisi penuh. Sungguh miris... Adakah yang bisa kulakukan?&lt;/p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-477095814169018413?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/477095814169018413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=477095814169018413&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/477095814169018413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/477095814169018413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/02/ini-ngambilnya-gak-sengaja-tiba2.html' title='Republik Petruk'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SaZI0d5SgII/AAAAAAAAAqo/y9dSLGEGwPg/s72-c/teater1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-8741716835336843290</id><published>2009-01-28T10:56:00.016+07:00</published><updated>2009-02-01T22:15:02.000+07:00</updated><title type='text'>1 Suro</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYK0F7P5saI/AAAAAAAAAo4/fvpCoMSpaNo/s1600-h/_MG_6206.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296994125637857698" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand; HEIGHT: 400px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYK0F7P5saI/AAAAAAAAAo4/fvpCoMSpaNo/s400/_MG_6206.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa saya selalu terlambat, terlambat posting maksudnya. Kali ini mo cerita soal 1 Suro, tapi bulan Suro-nya udah kemanaaa... sekarang baru cerita. Yaa maklum deh, beginilah kalo masih jadi kuli, niatan posting selalu tertunda2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian masyarakat kita (orang Jawa pada khususnya), 1 Suro selalu diidentikkan dengan hal2 mistis. Kan ada tu pelemnya "Malam 1 Suro", yang maen Suzana. Dari nama pemainnya saja sudah bisa ditebak bahwa isinya ndak ada sama sekali yang menyangkut sejarah, yang ada berbau mistis dan alam gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenernya tertarik dari sisi sejarah, "ada apa sih dengan 1 Suro?". Dan dari sekian banyak keraton yang masih eksis (dalam arti kata aktip), Kasunan Surakarta Hadiningrat (bener gak ya nyebutinnya?) masih menjalankan ritual kirab pusaka pada malam menjelang 1 Suro. Kalo keraton2 lainnya saya ndak tau ya, apakah mereka juga menjalankan ritual khusus menyambut hadirnya 1 Suro ato tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kebetulan pada perayaan 1 Suro kemarin, saya berkesempatan untuk ikut perayaan tersebut. Konon kirab 1 Suro sudah dilakukan sejak keraton Surakarta berdiri, dengan tujuan untuk memohon keselamatan keraton. Nahh... saat kirab ini, semua pusaka keraton dikeluarkan, yang sebelumnya sudah &lt;em&gt;dijamasi &lt;/em&gt;(bukan dikramasi ya, awas salah mbaca...!) alias dicuci, jadi namanya kirab pusaka. Kirab ini diawali oleh barisan kebo bule yang katanya ke-empat2nya (saat itu hanya ada 4) bernama Kyai Slamet. Kirab dilakukan dengan berjalan kaki mengelilingi (kawasan) keraton dari menjelang tengah malam hingga keesokan subuhnya. Bahkan para abdi dalem melakukannya dengan bertelanjang kaki. Untuk acara kirab ini, seluruh abdi dalem mengenakan baju hitam, kecuali saya yang pede sendiri pake baju putih, hehehe (maap ndoro... abis ndak ada lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebo bule Kyai Slamets (karena kebonya banyak) sudah ada sejak awalnya keraton Surakarta ada (kalo ndak salah...) dan dipercaya membawa berkah. Dan karena anggapan inilah Kyai Slamets dibiarkan bebas begitu saja, toh nyatanya sudah turun temurun mereka berkeliaran disekitar keraton dan tidak pernah kabur. Pernah ada cerita, kebo bule suatu hari jalan2 ke pasar (krn letak keraton dan pasar memang dekat) dan disana memakan sayur mayur yang dijual pedagang, tapi karena dipercaya membawa berkah, mereka dibiarkan saja, mungkin pedagang berpikir, dengan dagangannya dimakan kebo bule, nantinya dagangan akan laris manis tanjung kimpul, dagangan laris, senyum simpul (halahhh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan soal itu saja, bahkan kotoran kebo bule Kyai Slamet juga dipercaya membawa berkah. Lalu apa yang terjadi? ketika salah satu dari mereka membuang kotoran, masyarakat langsung berebut mengambil kotorannya. Bagi kita orang awam, mgkn kelihatannya jorok, tapi yang jelas efeknya jalanan menjadi bersih seketika, hehe. Ternyata bukan itu saja yang menjadi rebutan, air bekas menjamasi pusaka juga dijadikan rebutan, dengan kepercayaan yg sama...; bisa membawa berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirab pusaka setiap 1 Suro ternyata masih menarik bagi sebagian besar masyarakat Solo yang hingga kini masih bersedia penuh sesak memadati jalan2 yang dilalui rombongan kirab, dengan tujuan untuk menonton. Namun seiring dengan berjalannya waktu, tentu banyak nilai yang berubah di masyarakat. Jika dulu penonton kirab pusaka menyaksikannya dengan penuh khidmad, patuh dan kooperatif, kini tidak lagi. Berjubelnya manusia yang sulit diatur, bahkan untuk membuka jalan bagi rombongan kirab saja sulit. Bisa ditebak, ujung2nya malah terjadi keributan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya 1 Suro masih menyimpen misteri, bukan karena hal yang mistis, tapi karena setelah bertanya2 kesana kemari tetap tidak menemukan jawaban logis ato latar belakang yang kuat tentang ritual 1 Suro, bahkan banyak hal lainnya di kebudayaan Jawa (lho? jadi melebar yaa?). Seperti untuk apa semua pusaka dikeluarkan pada malam menjelang 1 Suro? apakah tadinya dengan alasan ingin memperlihatkan pusaka2 yang dimiliki Keraton pada masyarakat? Lalu apa sih yang melatarbelakangi kotoran kebo bule bisa membawa berkah? Siapa sih yang awalnya bikin gara2? (hehehe). Lalu apa sih sebenernya peranan kebo bule Kyai Slamet? sehingga mereka diperlakukan istimewa? Apa dulunya punya andil terhadap keraton? bekerja keras untuk keluarga keraton misalnya, ato ada andil saat perang kemerdekaan? (imajinasi logika saya sungguh memprihatinkan yaa...) Yahh pokoknya masih banyak lah pertanyaan dibenak saya, dan blm menemukan jawaban yang memuaskan (bagi saya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan soal itu saja. Bahkan ketika saya ijin untuk memotret acara ini, saya disarankan untuk memakai samir sebagai penolak bala. Knp? apa kalo ndak pake samir nanti tertimpa musibah gitu? Saya sendiri mengikutinya semata2 hanya karena menghormati pihak keraton, itung2 punya suvenir juga, hihihi. Tapi yang membuat saya lebih sedih, ketika beberapa waktu sebelumnya saya berkunjung ke Keraton (bagian museumnya...). Saat tiba disebuah ruang yang berisi gong besar dan diorama pentas wayang kulit, sang gaet (guide maksudnya) mulai menjelaskan hal2 mistis "disini pernah ada uji nyali bla bla bla", dan begitu seterusnya, isinya hanya penjelasan mistis "uka-uka" dan "uji nyali". Sepertinya lebih menarik jika sisi sejarahnya dikedepankan (bagi saya lho yaa...), seperti misalnya... sejarah apa sih yg terkandung dalam sebuah peninggalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mungkin memang tidak semua hal bisa diceritakan secara logis dalam budaya kita? Apa memang sejarah dan budaya kita tidak bisa lepas dari hal2 mistis dan magis? Ya sutra lah... daripada bingung, mending liat foto2 saya yang kurang oke, hehehe... maklum sudah lama ndak "turun gunung", sekalinya "turun" tengah malem plus jalan kaki pula, byuh byuh byuh... O iya foto2nya so pasti goyang duyuuu... karena low light mbakyu... kan ndak boleh pake flash... takut kebonya kocar-kacir. Yukk marii... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296991659042620802" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYKx2WdxRYI/AAAAAAAAAow/gDJ0rnHpO8I/s400/_MG_6216.jpg" border="0" /&gt; Pengiring kebo bule, sebelum kirab dimulai melakukan ritual doa dengan sesajen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296991152940747026" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYKxY5FriRI/AAAAAAAAAoo/1mZ3drJPU6E/s400/_MG_6234.jpg" border="0" /&gt; Abdi dalem yg duduk didalam areal keraton, sebelum kirab dimulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296989930329191634" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYKwRugXtNI/AAAAAAAAAog/XU8InEOz6Ws/s400/_MG_6324.jpg" border="0" /&gt; Susah banget ni motret kebo bule. Tau sendiri lah kebo, pastilah ndak bisa diem, &lt;em&gt;menga mengo&lt;/em&gt; terus, jadinya kalo dipotret ambyar (kyk nggoreng peyek yaa?). Ini foto yg paling mending.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296989535688756578" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYKv6wWwjWI/AAAAAAAAAoY/Hw_hdynI3YY/s400/_MG_6344.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;Dan kirab pun dimulai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296989192819679314" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYKvmzEZoFI/AAAAAAAAAoQ/wTf8FtUmd7c/s400/_MG_6367.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;Rombongan kirab melewati alun2 Utara&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296988737642349650" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYKvMTZqxFI/AAAAAAAAAoI/r0itu7i_apE/s400/_MG_6376.jpg" border="0" /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Suasana jalan di kota Solo, penuh sesak dipadati masyarakat yang antusias melihat kirab pusaka 1 Suro.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey :&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;special thanks buat Repondes Sunundriyo (gue suka namanya nih, hehehe) dan eyangnya atas bantuan yg diberikan. Tau gak Repondes artinya apa? REbo PON DESember, kekekeekekkk... makanya gue suka namanya, unik... =)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-8741716835336843290?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/8741716835336843290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=8741716835336843290&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8741716835336843290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8741716835336843290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2009/01/1-suro.html' title='1 Suro'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SYK0F7P5saI/AAAAAAAAAo4/fvpCoMSpaNo/s72-c/_MG_6206.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-600622878933021454</id><published>2008-12-02T12:36:00.005+07:00</published><updated>2008-12-02T16:05:25.746+07:00</updated><title type='text'>Kalender</title><content type='html'>Pagi menjelang siang, mendadak ada yang berbaik hati membagikan kalender perusahaan, padahal biasanya mah... boro-boro... ada juga tu kalender dibiarin begitu aja hingga kadaluarsa menghinggapi dirinya. Yang mengejutkan adalah kata2 si pembagi &lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;em&gt;"Rey-san, here's a calendar for you. It reflects your proposal"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; dhueengg..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit flashback, beberapa bulan yg lalu juragan melemparkan sayembara kepada rakyat jelata &lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;em&gt;"ayo... ayo... barang siapa yang memiliki ide bagus untuk kemajuan juragan korporesyen bersama rakyatnya, akan diberi imbalan sepantasnya"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Selaku rakyat jelata yang tidak bisa diam, dan berusaha menjadi rakyat yang baik bagi juragannya, gue melemparkan ide2, salah satunya adalah berkenaan dengan perkalenderan juragan korporesyen itu tadi, biar kesannya juragan itu bonafid gitu lho...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bulan2 berlalu, dan diumumkanlah siapa saja yang kira2 idenya bagus utk juragan. Alhamdulillah salah satu ide gue diterima, tapi justru ide yang tidak gue perhitungkan dan malah gue lupa pernah melemparkan ide itu ke juragan, tentang penjaga pintu gerbang juragan korporesyen yg manis2. Lho kok yg itu yaa? tapi ndak papa lah... alhamdulillah ada yg nyangkut.&lt;br /&gt;Sampai hari ini, ketika sang mandor mbagi2 kalender trus ngomong gitu... &lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;em&gt;"It reflects your proposal"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, maksute opo yo? apakah ternyata gue dan juragan punya ide yang sama untuk bikin efek bonafid pada kalender? Pas gue liat2 kalendernya,&lt;span style="font-size:130%;"&gt; it was exactly my proposal&lt;/span&gt;. Kira2 sapa duluan yaa? hiks... lalu sifat egois mulai meraja, inginnya sih bilang &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"hey... it was my idea! you should give me a credit for this one too!"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Tp toh gue gak tau apa emang juragan sudah kepikiran soal ini sebelum ide tersebut gue hembuskan, apa emang terinspirasi hembusan gue?? yaa... gak tau sapa yg berhembus duluan dan sapa yang dihembus deh... gak ada barbuk. Aahh sutra lah butet... mungkin memang begini jalannya (&lt;em&gt;deu... pasrah amat...&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, salah satu alasan gue niat banget kirim sayembara adalah untuk membuat jebakan batman buat juragan, eehhh lha kok skrg malah sepertinya batman-nya sendiri yang kejebak, hehehe... tau gitu gue jadi Tintin aja (lho??) :D&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Catatan si Rey:&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;wah beneran jadi blog curhat deh ni, apalagi episode kali ini gak ada unsur catatan perjalanannya =) Dan hikmah tulisan kali ini adalah... penggunaan bahasa Inggris lebih banyak dari biasanya, hehehe :D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-600622878933021454?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/600622878933021454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=600622878933021454&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/600622878933021454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/600622878933021454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/12/gara2-kalender.html' title='Kalender'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-5719038165321275679</id><published>2008-11-26T14:55:00.003+07:00</published><updated>2008-11-26T17:30:52.654+07:00</updated><title type='text'>Perjuangan...</title><content type='html'>Udah 2 hari ini gue dateng telat. Hari Senen gue nyampe jam 9, gara2 macet yang amat sangat, biar kata Jakarta emang macet, tapi senen kemaren itu gak tau lah kenapa, macetnya &lt;em&gt;ajegile&lt;/em&gt; banget, busway aja gak bisa lewat jalurnya dengan nyantai, saking jalurnya sendiri udah penuh ama mobil2 pribadi yang lupa identitas dirinya kalo mereka bukan busway. Yaa pokoknya telat dengan sukses lah gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah hari Selasanya, entah kenapa... keajaiban kembali terjadi. Itu busway pada kemannnnaaaa yaa?? kok tidak datang2...??!! Entahlah apa yang terjadi dengan dirinya. Banyak penumpang terlantar &lt;em&gt;keleleran&lt;/em&gt; dengan resah dan gelisah, harap2 cemas, dan hatinya mulai panas, karena busway tak kunjung datang bergegas (halahhh). Kurang lebih 30 menit kemudian baru si busway datang. Yahh otomatis lah... telat maning... telat maning... tapi kali ini dengan catatan waktu lebih baik, 08:48 :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Okey, berdasarkan pengamatan dan pengalaman gue selama naek busway, gue gak mau dong... terjerembab ke jurang yang sama, so... I decided to do something (ciee akhirnya gue pake bhs inggris nih), I have to do something, at least I do something to work it out. Kira2 gitu deh kata2 yang berputar2 dibenak gue saat itu. Maka dengan semangat 45... 6, gue memutuskan untuk &lt;em&gt;"selingkuh"&lt;/em&gt; dengan koridor 2. Kalo secara jarak tempuh, koridor 2 emang lebih panjang nan jauh dibanding koridor 4, tapi gue amatin bisnya lebih banyak dan titik kemacetannya lbh sedikit. Kalo gak nyoba sapa yg tau tho? maka marilah "&lt;em&gt;berjudi"&lt;/em&gt; saja (gambling maksudnya), yang penting usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata usaha gue gak buruk2 amat, dalam jangka waktu +/- 45 menit gue dah nyampe Harmoni, gue tinggal ngantri busway ke arah Blok M. Tapi ternyata sodara... sodara...!!! untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, alamakkk... antrian ke Blok M panjang dan lebar bener, seperti berusaha menyaingi antrian pembagian zakat fitrah di Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi dan lagi, gue memutuskan untuk melakukan sesuatu yang dilarang bang Rhoma... "&lt;em&gt;berjudi"&lt;/em&gt; saja. Akhirnya gue balik arah, naek yang arah kota, trus turun di halte berikutnya, lalu ngantri lagi yang ke arah Blok M. Agak rame juga sih, tapi gue pikir itu pilihan terbaik yg gue punya, dan yang penting gue udah usaha. Lalu apa yang gue dapat?? sebuah busway yang kosong brenti tepat didepan gue, hehehe... gue dapet hadiah tempat duduk. Sempet gue mikir &lt;em&gt;"gila deh perjuangan gue sampe sebegininya, mgkn yang laen kagak ada kali nih yang kayak gini, pergi mah lancar aja... Apa segitu jauhnya sih rumah gue?"&lt;/em&gt; hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hasil akhirnya... teteuppp wae lah gue telat, tapi kali ini catatan waktunya lebih pendek lagi, 08:36. Berarti 3 hari berturut2 gue telat. Yaa gak papa lah, yang penting tadi gue sempet tidur nyenyak dibusway (lho?). Pokoknya hari ini perjuangannya aneh nian deh. O iya, fesbuk gue udah rada mencurigakan nih, hhmmm mesti siap2 kalo ntar diblokir, hehe &lt;em&gt;(sbnrnya apa hubungannya fesbuk dgn busway yaa?)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Kesian banget ni gue, udah keabisan bahan buat ngapdet, jadi biar tetep eksis akhirnya gue curhat juga, hiks... Mana curhatnya busway mulu pula, yaa kalo gak busway, soal angkot, berasa kenek banget ya? =D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-5719038165321275679?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/5719038165321275679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=5719038165321275679&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5719038165321275679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5719038165321275679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/11/perjuangan.html' title='Perjuangan...'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-307301709757949587</id><published>2008-11-11T09:42:00.006+07:00</published><updated>2008-11-11T10:54:15.692+07:00</updated><title type='text'>Pantomim</title><content type='html'>Gara-gara mampir ke &lt;a href="http://www.kulitkerang.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;blog sebelah&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;yang ternyata fotografer. Dia pernah posting soal &lt;a href="http://kulitkerang.blogspot.com/2008/09/seni-bisu_21.html"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;pantomim dari Prancis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Lha kok ya ternyata duluuu... (bulan Juni) aku pernah motret objek yang sama. Bedanya, yang &lt;a href="http://kulitkerang.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;blog sebelah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; motretnya di Surabaya, aku di Jakarta, yang &lt;a href="http://kulitkerang.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;blog sebelah&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;panggungnya msh lbh ok dgn hadirnya lampu, sementara aku nonton yg gratisan, cuma pake backdrop kain hitam. Yang &lt;a href="http://kulitkerang.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;blog sebelah&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;hasilnya lebih ok daripada yang sini, hehehe, liat aja kalo gak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking lamanya, aku sampe lupa pemain pantomimnya namanya sapa (wah parah...). Tapi yg msh kuingat, dia ini emang pemain pantomim professional, artinya emang dari dulu sekolah pantomim, bener2 mendalami pantomim, dan hidupnya juga dari pantomim, keliling dunia dengan pantomim, hebat ya di sana. Kalo disini mah.... beuuhh... mgkn kalo pun ada yang hidup dari pantomim doang, gak akan sejaya bapak dari Prancis ini kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Salah satu bukti keprofesionalannya si bapak ini, selain dia memainkan beberapa adegan cerita yang memang sudah disiapkan sebelumnya untuk pentas ini, dia juga menerima request, jadi kalo ada yang melemparkan 1 ide, misalnya waktu itu "bunuh diri" gitu, langsung dia berperan jadi orang yg mau bunuh diri, tapi hebatnya, adegannya itu dia bikin ada alur ceritanya, gak langsung tiba2 bunuh diri, jadi menarik. Dan hampir di tiap adegan yang dia mainkan, dia selalu membawanya jadi banyolan, menarik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto2nya gak banyak, dan diambil sambil berdesak2an dengan manusia lainnya pula. Trus aku memang sengaja ngambil kepala penonton biar gak sepi, background kan udah gelap, biar lah ada foreground2annya dikit, taelahhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267236987603277442" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SRj8IhnkVoI/AAAAAAAAAcU/Z57xutCl7z4/s400/pantomim1.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267235822911262210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SRj7EuzWjgI/AAAAAAAAAcE/5Ef1qb9-Mvg/s400/pantomim2.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267235966037058514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 267px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SRj7ND_M49I/AAAAAAAAAcM/j2VHbmPCCx4/s400/pantomim3.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;u&gt;Catatan si Rey:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;sekian dan trima kasih.....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-307301709757949587?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/307301709757949587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=307301709757949587&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/307301709757949587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/307301709757949587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/11/pantomim.html' title='Pantomim'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SRj8IhnkVoI/AAAAAAAAAcU/Z57xutCl7z4/s72-c/pantomim1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-4346637881458258393</id><published>2008-11-05T09:24:00.008+07:00</published><updated>2008-11-06T16:42:45.217+07:00</updated><title type='text'>Semangat</title><content type='html'>Kadang kita, &lt;em&gt;ehhmmm 'gue' maksudnya&lt;/em&gt;, butuh suatu hal yang istimewa untuk membuat kita, ehhmm 'gue' maksudnya, kembali semangat dan berjaya. Dan kadang, hal istimewa itu justru bukan sesuatu yang besar, tapi hanya hal sederhana yang terjadi disekitar kita, &lt;em&gt;ehhmm 'gue' maksudnya&lt;/em&gt;. Dan mungkin juga bagi orang lain gak menarik, tapi bagi gue sendiri sih menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini ceritanya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalem, selese ngaji dideket kantor sini gue langsung ambil langkah seribu lima ratus dua lima, buru2 pulang, soalnya gue mesti ngejar busway terakhir jam 10. Selama ini sih, alhamdulillah baru sekali gue ketinggalan busway. Dan karena gak mo ketinggalan pula lah, gue rela alih profesi jadi atlit atletik lari jarak pendek dgn medan berkelok dan naik turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Waktu sudah menunjukkan pukul 21.54, kurang lebih 15 menit sudah gue nunggu, tapi masih belum ada tanda2 busway dari arah Blok M akan menunjukkan batang hidungnya yang kemerahan. Gue udah dag dig dug aja tuh, soalnya gue mesti transit lagi di Dukuh Atas, dan terakhir adalah jam 22.00 men...! jam 22.00...! Kalo emang gue harus naek taxi dari Dukuh Atas, duuhhh... gak ada uang, bisa2 gue ngorek2 recehan, maklum deh lagi cekak berat. Mbak2 disebelah gue mungkin bisa membaca bahasa tubuh gue yang keliatannya tenang tapi blingsatan, hhmm ato karena gue berwajah ramah ya? (tsahhh...) jadilah dia menyapa, dan ternyata kami searah. Lumayan bs diajak barengan kalo emang mesti naek taxi, bakalan ngirit ongkos tho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya banyak juga yg turun di Dukuh Atas, dan harapan busway terakhir masih ada semakin besar. Tapi sodara - sodara, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Busway terakhir ke arah Pulo Gadung sudah berlalu, &lt;span style="color:#009900;"&gt;"abis...! abis...! abis...! busway udah gak ada"&lt;/span&gt; deuuhh galak banget tu petugasnya. Tapi teteuppp aja beberapa mas2 msh ada aja yang mo naek busway yg ngetem disitu, dan gue pula keukeuh tak beranjak dari depan busway yg ngetem, sambil clingak clinguk cari mbak yg tadi negor gue dan berusaha mencari mangsa buat dijadiin barengan utk naek taxi, lumayan ngirit ongkos (lagi) tho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami menyerah dan menerima kenyataan kalo busway emang udah gak ada, kami bubar. Tapi tiba2 secercah harapan muncul. Mungkin karena petugasnya iba melihat wajah2 kami yang nestapa, &lt;span style="color:#009900;"&gt;"tunggu...! tunggu...! ini sebenernya busway ke Pulo Gadung udah gak ada, yg ini mo pulang ke pool, tapi karena masih banyak penumpang, kalian boleh naik, tapi terakhir sampe Matraman"&lt;/span&gt;. Lumayan lah sampe Matraman, ongkos bisa lebih hemat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata... supirnya baik banget, dia mau nurunin penumpang satu per satu di halte tujuannya, dan setelah halte matraman dia msh terus, dan rombongan terakhir harus turun di halte BPKP Pramuka. Selama perjalanan itu gue berhasil &lt;em&gt;kongkalingkong&lt;/em&gt; dengan penumpang yg laen supaya naek taxi barengan. Oke... jadilah 1 taxi berempat, 2 cewek, 2 cowok (eh yg 1 cakep lho... hehehehe), bersama2 menuju tujuannya masing2, dan tidak saling mengenal. Dan sampe satu per satu turun, gue gak tau nama mereka sapa aja, hehehe. Gak papa deh, yang penting mereka nyawer hehehe... (duhh maap ya keliatan miskinnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya hal seperti itu bukan hal asing buat gue. Dulu... waktu masih jadi pengikut setia mahzab patas AC 08 yg tukang demo dan tukang membawa petaka namun gue tetap (sempat) setia, tentulah gue sering banget jadi korbannya. Salah satunya ya itu, naek taxi rame2 sampe Sudirman, di taxi ngobrol ngalor ngidul, tapi sampe turun gak tau namanya sapa, hahaha =D Trus besok2annya kalo ketemuan lagi senyam senyum aja, kadang ngobrol juga, tapi teteppp... namanya gak tau sapa (maaphh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu gue nyampe rumah jam 1/2 11, tapi gue mendadak hepi, gak capek, padahal biasanya gue udah loyo banget tu. Gue jadi kepikiran, apa karena udah lama ya gak terjadi hal2 ajaib dengan diri gue? hhmm... ato karena abis se-taxi dgn mas2 cakep tadi? hahahaha. Eh iya, sbnrnya gue takjub juga lho, kok mereka percaya aja ama gue ya? mo diajakin se-taxi bareng. Hari gini..... dikala kejahatan merajalela dimana2... ya Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi inget dulu gue sering banget mengalami hal2 tidak menguntungkan dengan angkot, yg tiap naek bis mogok lah, ban-nya gembes lah, diserang anak2 tawuran lah, bensinnya abis lah, mesinnya kebakar lah (dulu pernah diposting &lt;a href="http://re-y.blogspot.com/2007/11/aneh-tapi-lucu.html"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;), sampe soal foto2 ilang, gak boleh motret, diusir pas lagi review foto, nyasar, hehehe... ada2 aja deh pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal2 tersebut mungkin hal2 yang biasa dan sederhana, dan dari tampangnya udah keliatan dia musibah ya, tapi kadang gue justru menikmati musibah2 kecil macem gitu, bikin mesam mesem geli sendiri. Mungkin karena hari2 gue dipenuhi hal2 yang rutin ya; brangkat pagi, ngantri busway, menyapa bos yang senantiasa bergeming (aiihhh...), duduk dibelakang komputer berjam2, ngejurnal, tiba2 udah dhuhur, ashar, magrib, pulang, ngantri busway, kena macet, begitu terus. Mungkin kita, &lt;em&gt;ehmmm 'gue' maksudnya&lt;/em&gt;, butuh sesuatu yang berbeda untuk keluar dari rutinitas, melakukan sesuatu ato mengalami sesuatu yang lain. Mungkin ini juga yang menjelaskan kenapa gue suka kelayapan, suka naek angkot, dan suka mencoba hal baru (yg gue suka lah pastinya), karena ingin mengalami sesuatu yang lain itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaahhh... gue jadi kangen momen2 ngobrol dengan pemulung, musisi jalanan, tukang jualan jajan pasar di Monas, tukang jualan VCD bajakan, penjaga tiket busway, dengan atlit, dengan pengrajin, dengan seniman. Kangen jalan kaki lewat gang-gang kecil diperkampungan belakang terminal Pulo Gadung, kangen denger suara2 mereka (yang betawi banget) saat saling berinteraksi, suara anak2 yang berlarian ato jejeritan, ngeliat mereka main bola, ngeliat abang2 jualan yang gak jelas itu makanan apa tapi laris banget dikerubungin anak2 (mending lah, daripada dikerubungin laler, hayoo), dan banyak lagi lah. Ini kenapa tulisannya jadi kemana2 gini ya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaah pada intinya, kadang justru dari hal2 sederhana, dari hal2 yang &lt;em&gt;"membumi"&lt;/em&gt; bisa membuat warna dalam hidup kita, &lt;em&gt;ehhmm 'gue' maksudnya&lt;/em&gt;, menjadi lebih indah, membuat kita kembali menemukan semangat hidup dan berjaya. Tssaahh... mulai musim ujan ni, jadi tulisannya rada becek2 gini. Yah pokoknya dikala sedang down, pastilah ada hal2 kecil yang bisa bikin anda kembali semangaaaaatttt...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Horee...!! seenggaknya postingan gue ganti...!! =D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-4346637881458258393?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/4346637881458258393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=4346637881458258393&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/4346637881458258393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/4346637881458258393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/11/semangat.html' title='Semangat'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-2350583471246979080</id><published>2008-10-09T15:43:00.005+07:00</published><updated>2008-10-10T16:23:02.597+07:00</updated><title type='text'>Hadir...!!!</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#009900;"&gt;"Taqaballahu minna wa minkum..."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walopun udah rada telat yee, tapi gue mo minta maaf lahir batin buat semuanye, kali2 aja gue ada sale2 kate en perbuatan ame ente-ente semue, duilehh betawi banget yee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf juga (hhmm kalo yang ini untuk diri sendiri) kalo sudah lama banget gak ngeblog. Sepertinya lagi terserang virus nih, virus ndak sempat hehehe. Akibatnya lama2 no insprirasyong dan malas (halahhh mo bilang malas aja kok mbulet ae). Udah gitu gue berprinsip kalo emang lagi kena virus, gak usah ngoyo, ntar malah capek sendiri, gak maksimal dan gak menikmati. Nahh tapi sekarang gue ketar ketir juga nih, takutnya kalo virusnya dibiarin malah bikin meninggal (blognya, maksud gue...). Tp emang beneran gak sempet sih, soalnya banyak yang mesti dikerjain, jadi dah gak sempet deh mikir2 mo mosting apaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tapi ya, dalam kondisi (blog ini) sekarat dan napas senen - kemis, masih ada saja teman2 tercinta, para penggemar setia (hehehehe...), yang sesekali menyambangi blog yang tengah meranggas ini dan menyapa di SB-nya yang kering. Bahkan ada juga tu yang niat banget ngomporin gue buat ngapdet blog ini. Yang gue disuruh aplod foto2 gue lah, yang disuruh posting hasil gue pengajian lah, trus disuruh apdet apa aja. Bahkan ya... sampe lebaran pun ya... bukannya &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Maap lahir batin"&lt;/span&gt; dulu, malah gue disuruh motret suasana di Solo trus disuruh ngapdet blog, yaelahhh... coba yaa... haus akan apdetan gue banget sih... =P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei terima kasih banget atas perhatian dan dukungannya, gak nyangka masih ada yang inget ma gue, dan masih mau mbaca tulisan gue. Tapi asli lho, kelamaan gak nulis jadi kaku, terutama kaku otaknya, hiks... =((&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu tu gue ngerasa ide bisa datang seketika saat kedua tangan ini bersentuhan dengan keyboard untuk merangkai kalimat setiap kali gue mau bikin postingan baru. Sekarang kayaknya gak seencer dulu. Kangen juga sih buat nulis, walopun yang komen gak banyak, tapiii... ada kesenangan tersendiri dikala menulis, apalagi kalo nulis catper, suka seru sendiri. Malah kadang suka ketawa geli kalo gue mbaca lagi catper2 yang lama2 dan gak banyak itu... hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya soal postingan, hmmm... gue pengennya sih posting yang aneh2 aja lahh... gue gak bisa tu kayak orang laen gitu, yang tiap ada hal baru diposting, ato kalo liat sesuatu yang menarik langsung dipotret trus diposting. Gue gak bisa begitu lah... gue ya begini ini, yang penting gue posting dikala gue mood, hehehe. Ya biarlah blog ini seperti ini adanya =D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika ada diantara teman2 ato para pemirsa yang budiman menuduh gue gak nongol2 di belantara perbloggeran gara2 travelling melulu. Ooohhh... andai tuduhan itu benar sodara2. Memang sebenernya gue udah berniat mo gantung ransel (taelah...), soalnya biasanya di rumah ransel2 dan carrier gak pernah digantung, tp ditaro gitu aja didalem plastik, hehehe... nggak deng... maksudnya kondisi keuangan mulai menipis, lagipula gue mulai mempertanyakan tujuan gue ngeblog, eh ngetrip. Kalo cuman gitu2 doang gue males lah... lama2 duit gue abis, kecuali kalo emang karena tujuan mulia (apapun yang gue anggep mulia maksudnya), ato kalo suatu saat gue ada duit lebihan lagi, baru deh gue ngetrip yang jauh2 lagi, skrg kembali jadi pejalan kaki saja =D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena kondisi keuangan tadi, gue sekarang beralih jadi pedagang, apa aja gue jual, sampe2 barang2 yang di atas meja kantor yg bisa gue jual, gue jualin deh tu. Nahh sekalian woro2 nih, kali2 aja ada yang tertarik untuk beli, gue sekarang jualan &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;lulur sekar jagat&lt;/span&gt; yang laris manis itu lohh, trus &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;abon sapi&lt;/span&gt; yg uenak tenan, trus &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;selimut/bed cover perca batik2 lawas&lt;/span&gt;, dijamin uapik deh, dan &lt;span style="color:#00cccc;"&gt;susu kambing&lt;/span&gt; yang banyak manfaatnya untuk kesehatan, cuman yang ini deliverynya rada repot, soalnya mesti dalam keadaan dingin, jadi kalo mau utk sementara mesti ngambil ke kantor tu kayaknya. Trus... nah ini yang penting ni... kalo butuh &lt;span style="font-size:130%;color:#339999;"&gt;fotografer&lt;/span&gt; buat wedding, corporate calendar / event, pokoknya masalah mengabadikan momen2 berharga dalam hidup anda, silahkan hubungi gue ya, kami siap menggarap. Sip yaa... dagangan dibuka..!! yang berminat langsung aja lah tanya2 japri, jangan malu2. Pokoknya prinsip gue sekarang &lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;palu-gada&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, apa lu mau gue ada (Insya Allah...) =D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa sih ni? sekalinya mosting kayak gini...?? &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-2350583471246979080?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/2350583471246979080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=2350583471246979080&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2350583471246979080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2350583471246979080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/10/hadir.html' title='Hadir...!!!'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6848714058415468240</id><published>2008-08-27T10:23:00.003+07:00</published><updated>2008-08-27T11:07:00.474+07:00</updated><title type='text'>Aarrggghhh...!</title><content type='html'>Selamat siang Jakarta...!&lt;br /&gt;Akhirnya aku kembali ke pangkuan ibu kota&lt;br /&gt;kembali masuk kerja.&lt;br /&gt;Padahal sebelumnya tidak mau menerima realita,&lt;br /&gt;bahwa disinilah aku harus berada.&lt;br /&gt;Sempat malas pulang ke tempat lahir beta,&lt;br /&gt;dibuai dan dibesarkan bunda (halahhh...),&lt;br /&gt;dimana segala hiruk pikuk dan kesemrawutan meraja.&lt;br /&gt;Tapi kan, inilah kenyataan yang kupunya&lt;br /&gt;ya sudah lah... mesem saja... =D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya, yang bagus adalah, sekarang warnaku bagus, lebih coklat, lebih gelap, hehehe. Matur nuwun ingkang Gusti Alloh sing maringi srengenge (bhsnya bener gak ya?) =D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6848714058415468240?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6848714058415468240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6848714058415468240&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6848714058415468240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6848714058415468240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/08/aarrggghhh.html' title='Aarrggghhh...!'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6732217992187709645</id><published>2008-08-05T09:51:00.020+07:00</published><updated>2008-08-06T18:07:12.812+07:00</updated><title type='text'>Labschool Ngebul</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJmAECG126I/AAAAAAAAAbs/feocOfK13no/s1600-h/labs4.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231353248940940194" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJmAECG126I/AAAAAAAAAbs/feocOfK13no/s320/labs4.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Pada sebuah sudut tangga sekolah...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;30 Juli lalu mantan sekolahku ngebul. Bukan ngebul sembarang ngebul, tapi yang ini kebulannya mengerikan, terbakar! Kok bisa ya sekolah kebakaran? kan gak ada yg masak, kawasan bebas rokok pula, apa korslet? Ternyata karena ada demo bahan bakar hemat energi yg membuat sebuah motor yg didemokan &lt;em&gt;mbledug&lt;/em&gt;, dann... habis lah sudah, terbakar... Ironisnya, Labschool sedang merayakan ultahnya yg ke 40th (gak persis hari itu siihh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku baru sempet menjenguknya dihari ketiga setelah terbakar. Saat pertama kali menginjakkan kaki setelah sekian tahun meninggalkannya, hhhhhhh... ternyata rasa rindu itu masih ada. Aku masih bisa merasakan hawa belajar, becanda, main, cela2an disana. Mendadak gejolak kawula muda diriku kembali menyeruak, serasa kembali mengenakan seragam putih abu2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang berubah dari Labschool, tapi sebagian besar masih tetap sama. Lapangan bola-nya masih ada, saksi bisu pencetakan gol pertamaku, dan di depan gawang ini pulalah aku mau difoto utk buku tahunan, hehehe. Saung yang memiliki musim ulet bulu juga masih berdiri kokoh, sekretariat OSIS juga msh disitu, taman kecil didepan kelas juga masih tetap sama. Hanya kelasku sudah berubah, sudah lebih bagus, sayang balkonnya sudah tidak ada, padahal dari balkon itulah dulu aku menggoda adik2 kelas (lho??), soalnya waktu itu udah gak punya kakak kelas. Tapi Alhamdulillah kelas itu selamat dari lalapan api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Labschool ini luas sekali, karena mencakup TK sampe SMA. Teater besar tempat timbulnya kebakaran sebenarnya menempel dgn sekolah dan agak di depan, deket TK. Saat jago merah datang, dia langsung merembet ke belakang, melahap bangunan2 di belakangnya. Menurut berita, kerugian paling besar diderita di SD, sebagian besar kelasnya terbakar, bbrp kelas SMP juga habis, SMA juga kena beberapa kelas, tidak banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saat aku kesana adalah hari ketiga pasca kebakaran, murid2, guru2 dan org tua murid SD dan SMP, plus karyawan lain, plus beberapa tukang bahu-membahu membersihkan puing2 hasil kekejaman si jago merah. Pertama kali lihat pemandangan di sana sempat terpikir &lt;em&gt;"Ah gak separah itu..."&lt;/em&gt; tidak separah bayanganku, biasalah... bayanganku suka &lt;em&gt;lebay&lt;/em&gt;, lagipula saat itu aku lihat hanya 1 kelas yg gosong parah, lainnya hanya jendela2 luar, sedikit atap dan genting saja yang terkena lalapan api, sepertinya tidak terlalu parah. Lalu mulailah aku naik ke atas, terusss sampe lantai 3. Di situ baru &lt;em&gt;'ngeh'&lt;/em&gt;, ternyata... semenjak kutinggalkan sekolah ini, lantai 3 hampir semuanya dibangun kelas, dan itu habis, tinggal kerangka, atau hanya lantai dasarnya saja yang tertinggal, waduhh parah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih juga sih ngeliatnya, biar bagaimanapun disinilah rumah keduaku (dulu), disinilah aku dibesarkan. 13 tahun... tentunya bukan waktu yang singkat. Banyak cerita dan tawa yang tertinggal disini, ada persahabatan yang dibangun dari sini. Sekolah ini lah salah satu saksi perjalanan hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa gambar yang bisa diabadikan oleh seorang alumni yang datang, berkeliling TKP dan diakhiri dengan motret2, tanpa bantu bersih2 pula... heheehe &lt;em&gt;"soalnya gak dikasih masker siihh..."&lt;/em&gt; (ngeles...). Maap ya Labs, soalnya ada acara lagi, but i still love you lho... =) Semoga cepet pulih dan adek2 kelasku gak ngungsi kelamaan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231352755322820738" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJl_nTPHGII/AAAAAAAAAbc/px6uYGi8fUc/s320/labs5.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Gelap ya? ini salah satu kelas yang terbakar di lt.2&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231353063721721058" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJl_5QHI3OI/AAAAAAAAAbk/ydqFZPkGjD0/s320/labs2.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Sisa-sisa kebakaran di lt. 3&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231352478905641778" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJl_XNgHqzI/AAAAAAAAAbU/UR-9RItytqY/s320/labs1.JPG" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Kepulan debu dari puing2 lt. 3 yang dibuang kebawah&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231351825081655570" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJl-xJ0VYRI/AAAAAAAAAbE/G3wLLKOQfgE/s320/labs8.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Kelas yang terbakar di lt. 2, hanya dindingnya saja siihh...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231351601646823410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJl-kJdUZ_I/AAAAAAAAAa8/AdetNqDOOSs/s320/labs9.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Operasi bersih2 sisa2 kebakaran&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231352199278906770" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJl_G7z6TZI/AAAAAAAAAbM/GdEvlMSbHps/s320/labs3.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Operasi bersih2 juga... &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231355317135954194" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJmB8au9URI/AAAAAAAAAb0/k_7eGDyPILE/s320/labs10.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Ruang2 SD lt. 3, tinggal kerangka...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6732217992187709645?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6732217992187709645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6732217992187709645&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6732217992187709645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6732217992187709645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/08/labschool-ngebul.html' title='Labschool Ngebul'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dUU5yigRMSo/SJmAECG126I/AAAAAAAAAbs/feocOfK13no/s72-c/labs4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-3202734589218478928</id><published>2008-06-30T11:12:00.012+07:00</published><updated>2008-07-01T17:18:13.991+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Dari Toraja bagian 2 : Rambu Solo'</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn91o3YLSI/AAAAAAAAAaM/z375cE0vnhU/s1600-h/_MG_0097.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217980741230013730" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn91o3YLSI/AAAAAAAAAaM/z375cE0vnhU/s320/_MG_0097.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;Rambu Solo'&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambu Solo’ adalah upacara pemakaman masyarakat Toraja. Upacara ini harus dilakukan oleh keluarga yang ditinggalkan, sebagai tanda penghormatan terakhir bagi yang meninggal dunia. Alhamdulillah saya beruntung dapat mengikuti sedikit upacara Rambu Solo’ di bulan yang jarang diadakan upacara Rambu Solo’. Jadilah begitu tiba di Tana Toraja kami langsung menuju Sa’dan Malimbong, sebelah Utara Toraja, tempat Rambu Solo’ diadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan beruntung pula saat itu kami ditemani oleh pak Ferry, pemilik travel yang mobilnya kami sewa. Tanpa pak Ferry pastilah kami akan terlihat aneh dan kebingungan diantara tamu2 yang datang. Dan atas saran pak Ferry pula kami datang dengan membawa satu pak rokok untuk tuan rumah. Tamu2 yang hadir ke upacara Rambu Solo’ adalah saudara, tetangga dan kerabat dari keluarga yang meninggal dunia, dan mereka biasanya membawa sesuatu utk tuan rumah, ada yang bawa kerbau, babi, minimal bawa rokok. Kalo saya boleh memilih, lebih baik bawa beras ato kopi saja, tapi ternyata yang lazim adalah bawa rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bicara soal pemberian, ternyata tuan rumah tidak bisa sembarangan menerima pemberian dari orang lain, karena kelak suatu saat si tuan rumah harus ”mengembalikan” barang (dalam hal ini hewan kurban) dengan nilai yang sama kepada si pemberi, saat si pemberi itu mengadakan upacara Rambu Solo’. Jadi kalo misalnya tuan rumah setuju untuk menerima kerbau senilai 40 juta, maka kelak mereka harus membayar kembali kepada si pemberi dengan nilai kerbau yang sama. Dan selama belum terlunasi, keluarganya masih berhutang kepada keluarga si pemberi, sampai kapan pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, sebelum upacara Rambu Solo’ diadakan, mereka mengadakan rapat keluarga untuk menentukan berapa banyaknya kurban yang akan dipersembahkan u&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn9jtZtWaI/AAAAAAAAAaE/HJdkGwrDVh4/s1600-h/_MG_0036.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217980433210104226" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn9jtZtWaI/AAAAAAAAAaE/HJdkGwrDVh4/s320/_MG_0036.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ntuk upacara, termasuk mempertimbangkan untuk menerima ato menolak pemberian dari pihak lain, jika dirasa mereka tidak sanggup untuk membayarnya kelak. Tapi ada beberapa kasus yang tetap menerima pemberian kerbau dengan harga mahal, tapi nantinya kerbau ini tidak ikut disembelih saat upacara, melainkan tetap disimpan atau kemudian dijual lagi untuk mengembalikan ”hutang” kepada si pemberi, saat mereka mengadakan Rambu Solo’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan kurban dalam upacara Rambu Solo’ adalah kerbau dan babi, kedua hewan ini mereka anggap kendaraan bagi orang yang meninggal menuju surganya, berarti semakin banyak hewan yang dikurbankan, maka semakin bagus, semakin cepat sang arwah menuju surganya. Maka... tidak heran jika keluarga yang ditinggalkan menyiapkan ratusan ekor kerbau dan babi untuk dikorbankan, dan otomatis upacara ini dapat menelan biaya yang besar sekali, bahkan bisa mencapai milyaran rupiah. Bagi sebagian keluarga Toraja ini adalah hal yang berat, tapi sulit bagi mereka untuk menolaknya, karena ini adalah tradisi yang sudah mengakar di kehidupan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn9CDdG-HI/AAAAAAAAAZ8/n1Vt6jP4WUA/s1600-h/toraja4.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217979855014393970" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn9CDdG-HI/AAAAAAAAAZ8/n1Vt6jP4WUA/s320/toraja4.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dan mungkin... karena mahalnya sebuah pesta penguburan bagi masyarakat Toraja, menjadikan mereka menunda mengadakan Rambu Solo’ setiap kali ada anggota keluarga yang meninggal. Untuk itulah mayat dibalsem dan disimpan didalam rumah ato Tongkonan dalam batas waktu yang tidak ditentukan, hingga Rambu Solo’ diadakan. Dan selama si mayit belum dikuburkan, keluarganya menganggap bahwa dia belum meninggal, masih ada diantara mereka, hanya sedang sakit dan tidur. Keluarganya sendiri masih menyiapkan makanan dan minuman sehari-hari bagi si mayit. Oleh karena itu, ketika Rambu Solo’ tiba, keluarga masih dirundung kesedihan, karena tandanya mereka baru benar2 berpisah dengan si mayit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang, karena menunggu utk diupacarakan, jumlah yang meninggal dalam 1 keluarga bertambah, seperti Rambu Solo’ yang kami datangi ini, upacara dilakukan utk 3 jenazah (ayah, ibu dan anaknya yg berusia +/- 40-an).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kami datang, beberapa babi dan kerbau sudah ada yang disembelih disudut2 arena pesta. Tongkonan2 kecil yang berbentuk letter U, yang tadinya berfungsi sebagai lumbung, dialihfungsikan menjadi tempat duduk para tamu yang tidak lain adalah keluarga &lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn8oKyvCQI/AAAAAAAAAZ0/dw0WacONn44/s1600-h/_MG_0083.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217979410307549442" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn8oKyvCQI/AAAAAAAAAZ0/dw0WacONn44/s320/_MG_0083.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;dan kerabat mendiang. Agar penempatan tamu teratur, maka tempat2 tersebut diberi nomer. Tiga jenazah diletakkan di atas panggung setinggi +/- 2 meter. Ditengah2 arena, sebuah panci besar (sbnrnya sih tdk mirip panci) yang berisi daging kerbau yang sedang direbus mengepulkan asap putih, menambah mistik suasana. Tamu2 datang silih berganti, rombongan keluarga yang datang melayat dipandu memasuki arena, berjalan memutari jenazah, menuju ”ruang tamu” yang telah disediakan. Dibelakang rombongan, hewan2 yang mereka sumbangkan utk upacara juga turut mengiringi. Tarian Ma’badong disajikan ditengah2 arena untuk menghibur tamu yang datang. Penari Ma’badong semuanya pria dan berpakaian hitam2. Dari keterangan yg kami peroleh sbnrnya wanita jg boleh menari Ma’badong, tp entah knp memang jarang ada wanita yang ikut Ma’badong. Sepanjang jalannya pesta, nyanyian bernada menyayat hati menemani kami, nyanyian dalam bahasa Toraja halus itu menceritakan tentang perjalanan hidup para mendiang hingga meninggal. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217978031432028162" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn7X6FMUAI/AAAAAAAAAZs/BbhcE59uEY0/s320/_MG_0040.jpg" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Salah satu rombongan keluarga pelayat kompak mengenakan caping. Caping sendiri bukan merupakan suatu aksesori keharusan untuk upacara Rambu Solo'.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cerita pribadi dibalik Rambu Solo’&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepastian adanya upacara Rambu Solo’ baru didapat kira2 2 jam sblm pesawat take off, namun sebelumnya gue dah sempet cari2 tau upacara Rambu Solo’ itu seperti apa, dan info paling mantap adalah dari foto2nya mas Edy yang taun lalu motret Rambu Solo’ juga. Biasalah... sesudah itu jadi ada bayangan, punya persepsi sendiri kira2 Rambu Solo’ tu kayak gimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eehhh gak taunya, kok beda banget yaa... foto2nya mas Edy tu beraroma kesedihan, sendu, dan rada serem juga, soalnya peti matinya msh didalem tongkonan. Pokoknya kentara bgt itu upacara kematian, keluarganya pada bertangis2an, semua berpakaian hitam2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGnM53VAILI/AAAAAAAAAZk/W9gju8pnCD4/s1600-h/toraja6.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217926937762078898" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGnM53VAILI/AAAAAAAAAZk/W9gju8pnCD4/s320/toraja6.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lhaa... kok ya giliran gue ketemunya babi mulu, beraneka rupa wajahnya pula. Tau gak, kami waktu masuk tu salah, bukannya dari pintu depan, tp &lt;em&gt;blusak blusuk&lt;/em&gt; malah nembusnya samping WC, trus gak jauh dari situ ada acara potong memotong babi, jadi belom apa2 udah disambut aroma babi, dan lewatlah kami diantara babi2 yang termutilasi itu tho, mana ada darah2 bercecerah di tanah, gak tau itu darah sapa. Yahh... ternyata salah, kami lewat jalan blakang, hiks =(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus ya, malam sebelumnya tu kan hujan, mana itu halaman bertanah rumput gitu, bisa ditebak kaann... tanahnya jadi bechekkk... Sbnrnya sih gak becek2 amat, kalo difoto jg keliatannya gak terlalu becek, tp itu kalo diinjek, njemblek bo' dan licin pula. Itu kan tempatnya gak nyampe seluas lapangan bola ya, dipake mondar mandir puluhan org, plus dilewatin kerbau sama babi, belom lagi hewan2 itu kencingnya sembarangan, dimana dia berdiri, disitulah dia pipis, blm lagi suka ada darah bececeran, yuukkkk... silahkan bayangin sendiri kondisi tanah basahnya kayak apa, aer ujan campur pipis hehehe. Duuhh yg gak nahanin babinya deh, banyak bener, ratusan ada kali tu, baru kali itu gue liat segitu banyaknya babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, kembali ke foto2nya mas Edy, gak perlu diragukan lagi lah, foto2nya bagus sekali, gambar2 yg diambil dari dalam rumah semua. Lha... kalo gue diluar rumah, pas nyampe aja bingung jenazahnya dimana, gak taunya ditaro di atas. Kalo mas Edy motret org2 yg sedang bersedih, gue banyakan motret babi dan kerbau. Beda banget deh... hasilnya juga beda banget, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu gue berasa najis bener, langsung mendadak gak napsu makan, dan bau daging babinya msh terngiang2 eh... tercium sampe bbrp lama, bahkan sampe gue tulis postingan ini, mendadak tercium aroma babi potong, mendadak eneg nih... =((&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-3202734589218478928?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/3202734589218478928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=3202734589218478928&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3202734589218478928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3202734589218478928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/06/dari-toraja-bagian-2-rambu-solo.html' title='Dari Toraja bagian 2 : Rambu Solo&apos;'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/SGn91o3YLSI/AAAAAAAAAaM/z375cE0vnhU/s72-c/_MG_0097.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-7900398654040761053</id><published>2008-04-03T11:51:00.014+07:00</published><updated>2008-04-08T12:43:52.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Menuju Toraja, 19 - 25 Mar '08 (1)</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R_sE5Rw7d3I/AAAAAAAAAZc/kCbmitkxTFo/s1600-h/tator5.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186744777914939250" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R_sE5Rw7d3I/AAAAAAAAAZc/kCbmitkxTFo/s320/tator5.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Toraja apa Padang?? hehe...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Sudah lama rasanya gue nggak mendongeng catatan perjalanan yang bisa membuat pembaca tertidur saking panjangnya. Sudah cukup lama juga gak backpacking-an bareng teman2, terakhir tu Agustus yaa… wihh lama banget. Sebenernya setelah itu banyak tawaran manggung, eh ngelayap, cuman apa daya harus gue tampik, demi perjalanan yang satu ini, yang pastinya bakalan menguras kantong, bahkan ada yang ngajakin nonton Java Jazz aja gue tolak, bukan apa2… bayar sendiri...! mahal bo’…! Gara2 trip ini gue mendadak jadi pelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini perginya rada jauh, nyebrang pulau, rencananya juga dari taun lalu bareng si Wiwied (kalo nyimak catper gue yang dulu2, pasti tau lah sosok Wiwied ini). Kami mo ke Sulawesi Selatan, dengan salah satu fokus: &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tator&lt;/span&gt;. Whooaaa… bisa dibilang Tator adalah salah satu tempat yang ingin gue kunjungi sejak gue SMP. Dari dulu gue selalu terkesima kalo liat acara di tipi yang menyajikan tayangan budaya Tator. Ngeliat mereka kayaknya aneh gitu, lain daripada yang sama, masa’ orang gak dikubur ditanah, tapi digantung di tebing, dan gue ngeliat budaya Tator seperti apa ya?? aneh lah… bukan aneh secara negatif, tapi aneh yang membuat gue terkesima, (sekali lagi) lain daripada yang sama. Bagi gue Tator menyimpan banyak misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mungkin krn kami akan mengunjungi negri yang aneh, persiapannya gue rasakan aneh juga, tp penuh keajaiban. Cuman tiket doang yg beres dibuking jauh2 hari, yg lainnya..... ancur minah, gue juga sempet lepas tangan gak mo mikirin, tp alhamdulillah ajaibnya seminggu sblm brangkat semua info yg sulit gue korek selama ini tumplek blek tiba2 kebuka semua, ada yang ngasih info ini itu, makasih banyak ya semuanya... gak sia2 deh aksi pedekate gue :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta kali ini cuma berempat (&lt;span style="color:#993399;"&gt;Dian&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#993399;"&gt;Wiwied&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#993399;"&gt;Rina&lt;/span&gt; (baru pertama kali backpacking) dan &lt;span style="color:#993399;"&gt;gue&lt;/span&gt;), dengan pertimbangan kalo naek angkot bisa keangkut sekaligus, kalo banyak2 kan refot. Kami brangkat hari Rabu, 19 Maret 2008 dari Jakarta dengan Batavia Air jam 13.45 dan ternyata delay ampir 2 jam. Otomatis nyampenya mulur juga dong… yang tadinya jam 5 sore jadi jam 7 malem. Pokoknya hari itu gue berasa tua banget deh… waktu jadi cepat berlalu, maklum… waktu Makassar juga lebih cepat 1 jam tho? Perasaan hari itu gak ngapa2in, cuman tidur doang di pesawat, tiba2 hari udah gelap :( . &lt;em&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;"Tiap gue liat, kalian bedua (gue ama Dian) kok tidur mulu ya? pas pesawat goyang2 juga kalian tetep tidur??!"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; kan critanya nyimpen tenaga buat di Tator Wied... (yailahh ngeles...).&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186731287422662498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R_r4oBw7d2I/AAAAAAAAAZU/OrrXtjXwEjE/s320/tator1.JPG" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Gak perlu nebak2 gue yg mana, gue yg motret :)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;Yihaaa...!! akhirnya sampe juga di Makassar (dan bukan Jogja...!). Hhmmm tapi gak berasa apa2 tuh... gue mulai menekankan dalam hati &lt;em&gt;’ini Sulawesi lho... dah nyebrang’&lt;/em&gt;. Tanpa buang2 waktu kami langsung naek taxi ke terminal, tadinya seh maunya ke pool bus Liman di Jl. Urip Sumoharjo, tp ditengah jalan pak supirnya bilang mending ke terminal, soalnya macet. Yahhh... padahal gue udah terlanjur bayar &lt;span style="color:#996633;"&gt;76 rebu&lt;/span&gt; di bandara, tau gitu kan cuman bayar 68 rebu. Jadi begini sodara2, kalo kita naek taxi dari bandara Hassanudin Makassar itu, taxi-nya gak pake argo, tapi ditarifin secara resmi, ada zona 1, 2 dan 3. Terminal bis itu msk zona 1 (mungkin...), krn gak terlalu jauh dari bandara, tapi Jl. Urip tu udah masuk zona 2 yang lbh jauh. Zona 1 tarifnya Rp. 68.000, zona 2 tarifnya Rp. 76.000 dan zona 3 Rp. 100.000 (kalo gak salah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok... sutralah masalah tarif, yang penting pas nyampe terminal kami langsung diserbu kuli2 panggul yang tentu saja penampilannya lebih ganas daripada calo di terminal pulo gadung, tho? Tapi keliatannya doang ganas, kalo kita menolak mereka langsung ngerti dan gak ngotot kayak di terminal pulo gadung. O iya... masuk terminalnya dikenakan biaya retribusi Rp 500, sama kayak di pulo gadung nih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung sebelumnya kami udah buking tiket bis untuk ke Tator, kalo nggak... wahhh bakalan nyewa mobil, soalnya waktu itu kan libur panjang, jadi bis tu pada penuh semua, itu pun bukingnya udah kritis banget, kami dapet 4 tempat duduk dibelakang, dan ternyata itu smoking room, hiksss... gue udah kebayang bakalan sesek napas dan kepesingan, krn pastilah juga dia disebelah toilet bis tho? Tapi ternyata oh ternyata... bis ke Tator ndak ada toiletnya, dan ada mbak2 yg tukeran tempat duduk, sehingga gue ma Wiwied bs duduk depanan dikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wiwied dapet partner nenek2 (hehehe emang cocok ma elo Wied, hehehe), gue dapet tetangga mas2 orang Makale yang ehemm manis juga (halahhhh...). O iya, bis kami namanya &lt;span style="color:#996633;"&gt;New Liman&lt;/span&gt;, tarifnya &lt;span style="color:#996633;"&gt;70.000&lt;/span&gt; lbh mahal 5 ribu dibanding agen bis lain, tadinya sempet kepikiran kami dimahalin, tp ternyata nggak, si mas sebelah gue yang manis itu ternyata bayarnya juga 70.000, gak tau deh kenapa si Liman bisa mahalan dikit, apa karena waktu itu peak season, apa emang tarifnya segitu? Agen bis lain setau gue sih harganya tetep 65 rb. O iya, kalo kalian ternyata gak dapet bis dan terpaksa nyewa mobil, tarifnya Rp. 900.000, di-drop sampe Rantepao, Tator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo gak dapet tempat duduk di smoking room, secara keseluruhan bis Liman gue rekomendasikan sebagai bis yang enak utk ditumpangi ke Tator. Dan naik bis ke Tator pun lebih menyenangkan dibanding naek bis antar Propinsi di pulau Jawa, gak kebut2an, dan jalan rayanya tidak selebar jalan raya di Jawa, pas untuk dilewati 2 bis. Yang sedikit laen, bis ini brenti mulu, mungkin karena gak ada toilet-nya tadi kali yaa... jadi sering brenti, dan kami gak dikasih makan. Jadi kalo brenti, mo jajan silahkan... mo numpang pipis juga silahkan, brentinya paling lama +/- 15 menit lah... Perjalanan &lt;span style="color:#996633;"&gt;Makassar - Rantepao, Tator&lt;/span&gt; sendiri memakan waktu +/- 8 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lucu nih, penumpang bisa request turun sampe tempat tujuannya masing2, asal jalannya gak terlalu jauh dari jalur utama. Seperti misalnya mas2 disebelah gue, dia minta diturunin di terminal Makale. Sebenernya sih bis-nya gak lewat situ, cuman demi tu lelaki seorang, bisnya bersedia lho mampir terminal cuman buat nurunin 1 penumpang trus atret puter balik lagi, hehehe. Dan yang lucunya lagi, kalo misalnya mo turun, penumpang cukup tepuk tangan aja, ntar bisnya brenti, misalnya nih... &lt;em&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;"Perwakilan...!!"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (sambil tepuk tangan), ato tepuk tangan sambil bilang &lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;em&gt;"kiri... kiri...!!"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Nahh... kami turun dimana? kami turun persis didepan wisma yang akan kami tumpangi eh sewa. Tadinya kami mo turun di perwakilan Liman, tapi menurut mas2 sebelah gue yang manis itu, turun aja langsung di depan &lt;span style="color:#996633;"&gt;Wisma Maria&lt;/span&gt;. Eh bener lho, pas gue bilang ke keneknya, bis langsung berbelok dan brentilah di depan Wisma Maria. Aduuhh gue bangga banget, seumur2 belom pernah naek bis ampe dianterin depan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sampai di Wisma Maria jam 7 pagi (telat 1 jam dari jadwal). Cuman cek-in, mandi, beberes sebentar, makan apa yang bisa dimakan, jam 9 langsung cabut lagi ke Sa'dan Malimbong, kami mo liat Rambu Solo', pesta kematian di masyarakat Toraja. Hmm... kok pesta?? liat aja nanti ya di postingan berikutnya, bakalan gue bahas khusus soal Rambu Solo' ini (itu kalo gue gak males posting yaa...) hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw balik lagi ke &lt;span style="color:#996633;"&gt;Wisma Maria&lt;/span&gt;. Gue rekomen wisma ini kalo kalian kebetulan cari penginepan di Rantepao. Tempatnya bersih, yang penting kamar mandinya bersih lah. Tarifnya (per Maret 2008) &lt;span style="color:#996633;"&gt;Rp. 70.000/kamar&lt;/span&gt;. Tadinya kami ambil 2 kamar, tapi begitu liat kamar sebelah pake dobel bed dan lebih luas, kami memutuskan tumplek blek satu kamar aja. Dengan begitu kami dikenakan charge &lt;span style="color:#996633;"&gt;extra bed Rp. 20.000&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#996633;"&gt;extra kelebihan orang Rp. 20.000/kepala&lt;/span&gt;, tapi tetap saja jatuhnya lebih murah daripada ambil 2 kamar, tho?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186730007522408274" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R_r3dhw7d1I/AAAAAAAAAZM/j2rfNUs9jiA/s320/tator4.JPG" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Kamarnya kayak gini nih... &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186729217248425794" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R_r2vhw7d0I/AAAAAAAAAZE/ff9PpHsFeTE/s320/tator2.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Kamar mandinya. Bersih tho? Eh itu embernya inisiatip sendiri, aslinya mah gak dikasih ember. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186728697557382962" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R_r2RRw7dzI/AAAAAAAAAY8/FmNvz7l9q60/s320/tator3.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Pemandangan dari luar kamar, tiap pagi liat bukit yg samar2 itu, dan kami menduga mesti isinya mayat semua.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Makasih buat mas2 Makale yang manis atas segala informasinya, biasalah... gak bisa liat org nganggur dikit, mesti gue tanya2.&lt;br /&gt;Makasih buat sepasang suami istri yang jualan nasi di terminal Daya, Makassar, yang udah banyak kasih info juga.&lt;br /&gt;Makasih buat penjaga mesjid dan bapak2 di mesjid terminal Daya.&lt;br /&gt;Makasih buat supir bis New Liman yang udah nurunin kami persis didepan Wisma Maria, suatu kebanggaan tersendiri lho, hehehe.&lt;br /&gt;Thanks to Remus for the bus company info, it really helped. Wish we could keep in touch :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ada yang mo tanya2 soal akomodasi ke Makassar dan Toraja, japri aku aja, silahkan tinggalkan alamat imel, Insya Allah gue bales dan mudah2an bisa bantu :)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-7900398654040761053?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/7900398654040761053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=7900398654040761053&amp;isPopup=true' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/7900398654040761053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/7900398654040761053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/04/menuju-toraja-19-25-mar-08-1.html' title='Menuju Toraja, 19 - 25 Mar &apos;08 (1)'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R_sE5Rw7d3I/AAAAAAAAAZc/kCbmitkxTFo/s72-c/tator5.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-523631682349524588</id><published>2008-03-18T12:27:00.002+07:00</published><updated>2008-03-18T15:53:58.887+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PR'/><title type='text'>Saya...??</title><content type='html'>Udah lama ni gak kena tag, wehh sekarang kena lagi. Berhubung yang ngasih tag teman sekampung, pake acara sms pagi2 pula, dan sudah ngangkat derajat gue jadi trah keraton Solo... &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;em&gt;ck ck ck ck ck...&lt;/em&gt; &lt;em&gt;tembungmu jan elok tenan &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://megonosangit.blogspot.com/"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;yur&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pancen suk mben awak'e dhewe kepethuk, awakmu iso nggeblak dhewe yen ngerti aku ki koyo opo... trah kraton kok koyo ngene :D&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Yahh... demi dirimu &lt;a href="http://megonosangit.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;yur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, kulakukan semua ini (halahh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sodara-sodara... inilah pertanyaan2nya...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;I'm passionate about :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Hal-hal yang berbau &lt;span style="color:#993399;"&gt;spiritual&lt;/span&gt;, maklum deh masih suka bandel, jadi harus diingatkan terus ke Yang Maha Kuasa, Sang Pemilik Diriku.&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Fotografi&lt;/span&gt;, biar kata gak mood tapi kalo udah pegang kamera suka lupa diri.&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Travelling, backpacking,&lt;/span&gt; sama aja yaa... hehe, yang jelas gue suka jalan ke tempat2 yang belum pernah gue kunjungi, terutama yang kampung2 gitu, naek turun angkot, tanya sana sini, jalan kaki, yaa gitu deh... yang pada akhirnya menghasilkan suatu pengalaman berharga.&lt;br /&gt;*&lt;span style="color:#993399;"&gt; Sejarah dan budaya&lt;/span&gt;. Padahal waktu jaman sekolah gue empet banget ama yang namanya sejarah, eehhh sekarang berbalik 180 derajat, mungkin karena sekarang demen jalan dan tukang penasaran juga. Sepertinya apa yang diajarkan waktu sekolah dulu, gue baru &lt;em&gt;'dong'&lt;/em&gt; sekarang (geblek...).&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Belajar&lt;/span&gt;. Taelahh... tapi kayaknya sih emang begitu adanya, gue banci kursus, apa aja diikutin. Ya maklum deh... secara gue di kantor begini2 doang, kesian otak gue dong kalo gak diisi, selain itu buat sosialisasi, halahh...&lt;br /&gt;* Terlibat dalam sebuah &lt;span style="color:#993399;"&gt;kejahatan kerah putih&lt;/span&gt;, halahh... white collar criminal maksudnya, dan maksudnya pula dalam rangka kebahagiaan orang lain, dan ngakalin penguasa yang....... ehemmm... (&lt;em&gt;halah... kriminal kok pake ngeles...&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Mostly I say :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Ya Allah..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Gusti..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Masya Allah..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Yaelahhh..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Halahh..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;I've just finished reading :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hhmmm tough question, what did I just read?&lt;br /&gt;* Form &lt;span style="color:#993399;"&gt;1770 S&lt;/span&gt; SPT Tahunan WP OP, yaelahhh...&lt;br /&gt;* Petunjuk pengisian form &lt;span style="color:#993399;"&gt;1770&lt;/span&gt;, yaelahh lagi...&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Imel &lt;/span&gt;teman2 (ketauan gak kerjanya neh...).&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Peta&lt;/span&gt; Makassar (ini termasuk mbaca gak yaa?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Insya Allah before I die I want to :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Bertaubat&lt;/span&gt; atas segala kesalahan yang gue lakukan, sampe bersih sihh...&lt;br /&gt;* Memperbanyak isi pundi-pundi &lt;span style="color:#993399;"&gt;amal dan ibadah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Minta maap&lt;/span&gt; pada semua orang, kali aja masih ada salah2, maklum masih anak2...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;I love listening to :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Believe it or not, gue suka &lt;span style="color:#993399;"&gt;suara kereta api&lt;/span&gt;. Pernah lho gue iseng banget, pergi ke gambir ato stasiun Cikini, trus duduk aja gitu disitu, melihat pemandangan sambil ndengerin kereta sliwar sliwer. O iya, malah gue sempet berniat mo ngerekam suara kereta saat rodanya bergesekan dengan rel, gue suka banget, hehehe aneh kan...&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Suara orang ngaji&lt;/span&gt;. Yang ini mah so pasti deh... hati jadi adem, trus syahdu banget, saking syahdunya kadang jadi pengen tidur, abis berasa sepoi2 sih...&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Suara dalang wayang kulit&lt;/span&gt;. Gara2nya dulu almarhum eyangku kalo tidur mesti ndengerin wayang kulit semalam suntuk di radio, udah gitu nyetelnya mesti kuenceng2, ra iso lirih blas, awalnya keganggu banget, tapi lama2 jadi terbiasa.&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Suara sirene&lt;/span&gt; di malam hari. Di rumah gue tu kalo malem suka terdengar sayup2 suara bis2 umum lewat sama bunyi sirene mobil polisi, anehnya gue kok suka, karena memberi kesan gue tinggal di sebuah apartment tingkat sekian di New York. Ngayalnya sih gitu, tapi berhubung gue di Jakarta, malah berkesan tinggal di daerah kriminal yaa...??&lt;br /&gt;* Walopun gue tidak mendengarkan musik secara khusus, tp jujur aja, masih suka kalo pas kebetulan denger&lt;span style="color:#993399;"&gt; lagu2 80-an, klenengan&lt;/span&gt; (tembang2 jawa, campur sari lah), &lt;span style="color:#993399;"&gt;keroncong perjuangan dan lagu2 perjuangan&lt;/span&gt;. Ini gue sebenernya lahir taun berapa sihh? seleranya tuir banget. Gak papa lah... wajah boleh muda, tapi selera tua kan ndak papa, asal jgn om-om (lho??). * &lt;span style="color:#993399;"&gt;Suara hati nurani&lt;/span&gt; saya, halahhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;What my friends like about me :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dunno... I guess this questioned should be addressed to my friends instead of me. Woiii teman2...!! apa yang kalian suka dari gue?? Ayo jawab yaa... yang njawab dengan benar dan jujur.............. ngg... nggak bakal dikasih apa2... :D Tapi makasih banyak lho...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Last year I've learned :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Fotografi&lt;/span&gt; (lagii??)&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Keukeuh dan yakin&lt;/span&gt;. keukeuh dalam mengejar sesuatu dan yakin dalam memohon sesuatu.&lt;br /&gt;* &lt;span style="color:#993399;"&gt;Sabar&lt;/span&gt;. Walopun sampe sekarang belom bisa sepenuhnya sabar :((&lt;br /&gt;* Lebih banyak &lt;span style="color:#993399;"&gt;memberi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;* actually a lot, especially from friends and the people I met, they're amazing and they're my teacher :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sudah. Biasanya dilempar lagi tho... hmmm kulempar saja ya kepada kawan2ku yang keliatannya semangat ngapdet dan waktunya rada lowong, hihihi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Mbak Manda&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;(&lt;em&gt;garapen mbak, nggo seru2an ae, timbang tengklak tengkluk ngenteni jam limo, hehe&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;em&gt;bikin ya jeung, kan lo rajin apdet, hehe&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://mimimama.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Fahmi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;em&gt;nahh lo juga rajin ngapdet kan... kalo takut, mending apdetnya yg di 'itu' tuh...&lt;/em&gt;) :)&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://myazhar.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Azhar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;em&gt;berhubung lo naksir 350D gue, maka elo gue tag (lho...?)&lt;/em&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sutra lah... yang mo bikin terserah... gak bikin juga gak papa, toh gue juga gak terpaksa ngerjainnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-523631682349524588?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/523631682349524588/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=523631682349524588&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/523631682349524588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/523631682349524588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/03/saya.html' title='Saya...??'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6765054499586895587</id><published>2008-03-04T10:48:00.017+07:00</published><updated>2008-03-04T14:57:09.369+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aksi Sosial'/><title type='text'>Kisah SD Rabak I, Rumpin, Bogor</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zzKT7vM6I/AAAAAAAAAY0/lSvoZwG_rrg/s1600-h/_MG_0418.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173777430416929698" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zzKT7vM6I/AAAAAAAAAY0/lSvoZwG_rrg/s320/_MG_0418.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu seorang kawan memberitahu saya ada sebuah SD yang kayaknya perlu dibantu, lokasinya di Rumpin, Bogor. Setelah ditelusuri ternyata ada &lt;a href="http://aksisosialhmpc.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;klub motor&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;yang doyan melakukan aksi sosial, dan dari sini lah saya dapat beberapa info. Waktu itu momennya pas bener, soalnya kantor saya udah lama tidak melakukan aksi sosial, maklum... yg dipasrahi tugas lupa kalo dirinya pemegang dana kas sosial (gue maksudnya... hehehe) ampe ampir 2 taun gak melakukan aksi sosial, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;em&gt;duuhh duuhh piye tho nduk? maap ya kawan2... hehe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berhubung didalam diri ini masih ada jiwa petualang (gatel pengen jalan2 maksudnya), maka saya bertekad kapan2 mo berkunjung langsung ngeliat SD-nya kayak apa, kalo bisa pas ada adegan belajar mengajar di sana. Alhamdulillah niat saya berkunjung ke SD Rabak I dapat terwujud Sabtu, 1 Maret 2008 lalu, setelah menerabas kejamnya jalan raya, jalan kecil berkelok-kelok dan berliku, yang bergejolak bak ombak nan berdebu (halahhh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saat pertama kali melihat SD Rabak I, saya jadi teringat SD Inpres jaman si Unyil dulu, yang bu gurunya pake seragam coklat trus naek speda montor. Bangunannya sudah lebih dari seperempat abad berdiri, dibangun pada tahun 1979, persis setua saya (hehehe). Ada 5 kelas di sana, yang 2 sudah pernah mengalami proses renovasi, yang 2 lagi kondisinya memprihatinkan dan masih dipakai sampai sekarang, dan 1 kelas lagi sudah tidak layak pakai. Langit2 kelas sudah tidak ada, atapnya terbuat dari seng, bahkan ada atap yang bolong. Ventilasi masih menggunakan kawat2, persis kayak kandang ayam, jadi ndak ada cendela. Meja dan kursi2nya tentu saja sudah tua renta semua dan sebagian besar &lt;em&gt;"bertato"&lt;/em&gt;, ditambah lagi beberapa ada yang cacat ato kondisinya doyong. Pembatas antar kelas pake palang kayu. WC juga airnya gak ngalir. Kantin? hhmm gak ada lahan untuk kantin, di luar kelas tu banyak yg jualan, kayaknya sapa aja boleh jualan disitu, lha wong ndak ada pagernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu saya gagal mendapatkan adegan belajar mengajar, malah dapetnya acara baksos dari &lt;a href="http://aksisosialhmpc.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;HMPC (Honda Mega Pro Club)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;span style="color:#339999;"&gt;Taruna Owners&lt;/span&gt;. Murid2 pada gak blajar, karena ngisi acara pentas seni untuk acara tersebut. Tapi saya tidak kecewa, karena memang tujuan awal saya mo liat kondisi SD-nya kayak apa, dan skrg kesampean. Ini beberapa foto yang berhasil saya buat, biasa aja sih sebenernya. Yaa... sapa tau dengan melihat foto2 ini ada yang terinspirasi buat mbantu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173776773286933394" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zykD7vM5I/AAAAAAAAAYs/-p81ObHF-No/s320/_MG_0315.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Hasil ngintip ke salah satu kelas. Yang kanan kaget, yg kiri ketawa.&lt;/em&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;em&gt;"Dek... dek... coba ya benderanya tebalik, duuhh... :(("&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173776386739876738" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zyNj7vM4I/AAAAAAAAAYk/t3dOsnyNWAk/s320/_MG_0394.jpg" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Ini juga ngintip sebuah kelas. Aku suka gesture-nya mereka.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173776176286479218" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zyBT7vM3I/AAAAAAAAAYc/C-sxX5jfJuk/s320/_MG_0389.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Seorang murid SD Rabak I membaca poster kumpulan binatang didinding sebuah kelas yang sudah tua.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173775772559553378" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zxpz7vM2I/AAAAAAAAAYU/xZ5p6G35UbQ/s320/_MG_0348.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kiri: "Aku &lt;span style="font-size:130%;"&gt;nekad.&lt;/span&gt; Kamu..??!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Kanan: "sori, aku pria pramuka baik2..."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173775042415113042" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zw_T7vM1I/AAAAAAAAAYM/t2puWSqo8AY/s320/_MG_0303.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Mo nunjukin pembatas kelas yg pake palang kayu dan coba liat atapnya. Ini dari dalem kelas lho... :) &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173774595738514242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zwlT7vM0I/AAAAAAAAAYE/lu_Cusp0bcA/s320/_MG_0371.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Yang ini juga, coba liat atapnya...&lt;/em&gt; &lt;em&gt;gak keliatan yaa?? hehe...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173774222076359474" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zwPj7vMzI/AAAAAAAAAX8/cIKy_c0uUDc/s320/_MG_0396.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Ini lho maksudku yang cendelanya pake kawat2 kayak kandang ayam itu lho... shrsnya ngambilnya jongkok ya, waktu itu depannya rame bgt sih.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173770133267493666" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zshj7vMyI/AAAAAAAAAX0/0jbMxK32P3k/s320/_MG_0373.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Makan di kantin yuukkk... :)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Ucapan terima kasih kepada Allah SWT yang membuat semuanya bisa terjadi. Makasih buat &lt;a href="http://aksisosial.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;HMPC&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atas infonya dan segala bantuannya. Makasih buat &lt;span style="color:#339999;"&gt;Taruna Owners&lt;/span&gt; atas tebengan pulangnya plus dikasih makan siang ditengah perjalanan, aiihh... &lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;eh masa' aku sampe rumah jam 7 malem siihh?? jauh amat yaa? 5 jam&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. Makasih buat Ita koperasi yang udah bersedia nampung aku semalem di rumahnya dan banyak bantu juga, &lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;maap ya ngerepotin&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. Makasih buat temen2 kantor yang udah nyumbang. And the last but not least... makasih buat &lt;span style="font-size:130%;"&gt;kameraku&lt;/span&gt; sendiri, tentunya tanpa kamera mungkin aku gak bela2in dateng ke Rumpin yang nun jauh disana dengan tangan hampa, hehehe, cukup nyumbang doang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;Bagi saya hikmah yang didapat selain pengalaman yang tak ternilai harganya dan kenalan baru, ehemm... klub motor sama mobil kan yang dateng banyak &lt;em&gt;lekong&lt;/em&gt;nya tho... hehehe, tp gak ngaruh juga deng, lha wong gue banyakan motret gak keruan :D.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6765054499586895587?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6765054499586895587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6765054499586895587&amp;isPopup=true' title='21 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6765054499586895587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6765054499586895587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/03/kisah-sd-rabak-i-rumpin-bogor.html' title='Kisah SD Rabak I, Rumpin, Bogor'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8zzKT7vM6I/AAAAAAAAAY0/lSvoZwG_rrg/s72-c/_MG_0418.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6129034161249801768</id><published>2008-02-22T17:03:00.014+07:00</published><updated>2008-02-27T17:06:29.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Wajah Baru Sari Kuring</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8BBV2jw0cI/AAAAAAAAAXs/Ed_TpmLpOPs/s1600-h/_MG_0811.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170204215899902402" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8BBV2jw0cI/AAAAAAAAAXs/Ed_TpmLpOPs/s320/_MG_0811.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;mbakyu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; saya yang jago makan mendapat undangan liputan dari Sari Kuring Jakarta, tapi berhubung &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;mbakyu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; saya ini berdomisili di Surabaya, maka dia melemparkan tawaran itu kepada saya. Jujur saja, tawarannya menggiurkan, apalagi salah satu acaranya adalah test food, hhmmm… ini yang penting. Kamis, 21 Februari lalu saya menyempatkan diri hadir ke acara Media Gathering yang diadakan di Sari Kuring, Jl. Batu Ceper no. 55 Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bisa dibilang Sari Kuring adalah pelopor restaurant masakan Sunda di Indonesia. Dan setelah berkiprah selama 28 tahun, Sari Kuring memutuskan untuk melakukan &lt;em&gt;repositioning&lt;/em&gt;, yang semula menawarkan menu2 khas Sunda dan Jawa, sekarang Sari Kuring menawarkan menu utama seafood. Yaa… Sari Kuring ingin dikenal sebagai &lt;em&gt;Indonesian Seafood Restaurant&lt;/em&gt;, dengan begitu Sari Kuring berharap dapat menembus pasar international dalam hal seafood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena judulnya seafood, supply hasil-hasil laut dan air tawar yang segar tentulah menjadi hal yang sangat penting, namun hal itu bukan merupakan masalah bagi Sari Kuring. Adanya kerja sama antara Sari group dengan nelayan-nelayan lokal, membuat kesegaran hasil-hasil laut dan air tawar untuk menu restoran bisa dijamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal Quality Control, Sari Kuring memang tidak main2, ini terbukti dengan adanya lab didalam restoran sendiri, yang digunakan untuk menjaga mutu makanan dan minuman serta standar rasa. Namun sejauh ini tes yang dilakukan baru kepada minuman sari buah, untuk menguji kelayakan buah dan standar kemanisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara soal makanan, Sari Kuring memiliki 5 menu andalan;&lt;span style="color:#006600;"&gt; ikan&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8BAx2jw0bI/AAAAAAAAAXk/JTe1V5rHw9k/s1600-h/_MG_0812.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170203597424611762" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8BAx2jw0bI/AAAAAAAAAXk/JTe1V5rHw9k/s200/_MG_0812.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; gurame goreng&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;ikan nila kukus&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;kerang hijau New Zealand&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;kepiting bakar&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#cc9933;"&gt;sup kelapa bakar&lt;/span&gt;. Dari kelima menu tersebut, saya berkesempatan mencicipi 4 menu andalan, dan tentu saja itu tidak termasuk si kerang hijau New Zealand. Dari namanya, jelas bisa ditebak bahwa kerang ini impor dari New Zealand. Hal ini sengaja dilakukan, mengingat kerang hijau lokal sudah banyak yang tercemar merkuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8A_Dmjw0ZI/AAAAAAAAAXU/IiznGcNGJNY/s1600-h/_MG_0798.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8BAP2jw0aI/AAAAAAAAAXc/SKO7d3XrPYg/s1600-h/_MG_0798.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170203013309059490" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8BAP2jw0aI/AAAAAAAAAXc/SKO7d3XrPYg/s200/_MG_0798.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kembali ke test food. Selain 4 menu andalan di atas, ada 3 menu tambahan yang dihidangkan; &lt;span style="color:#993399;"&gt;cumi telur bakar&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#996633;"&gt;kangkung tauco&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;tahu isi goreng&lt;/span&gt;. Namun dari semua menu terhidang yang saya cicipi, menu favorit saya adalah &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;ikan nila kukus&lt;/span&gt;. Dari penampilan dan judulnya, saya sempat khawatir tidak akan suka karena takut bau amis yang akan timbul, tapi ternyata dugaan saya salah, ikannya sendiri tidak amis, dan yang membuat lebih nikmat adalah kuahnya yang segar, sedikit asam dan terasa jahenya. Untuk &lt;span style="color:#006600;"&gt;ikan gurame goreng&lt;/span&gt;nya, garing dan gurih, rasanya khas Sari Kuring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda penasaran mencicipi menu seafood ala Sari Kuring, langsung saja datang ke Sari Kuring pusat, di Jl. Batu Ceper no.55. Tapi ingat, anda baru bisa mencicipi menu baru ini setelah 28 Februari '08, sementara untuk cabang yang lain, perubahan ke menu seafood akan menyusul dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks &amp;amp; foto: &lt;a href="http://re-y.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#339999;"&gt;saya sendiri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6129034161249801768?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6129034161249801768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6129034161249801768&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6129034161249801768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6129034161249801768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/02/wajah-baru-sari-kuring.html' title='Wajah Baru Sari Kuring'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R8BBV2jw0cI/AAAAAAAAAXs/Ed_TpmLpOPs/s72-c/_MG_0811.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-3508503825757938655</id><published>2008-02-15T10:31:00.007+07:00</published><updated>2008-02-17T21:48:02.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Memori Daun Pisang</title><content type='html'>Untuk kesekian kalinya, hari ini gue telat dateng ke kantor, hiks... Jakarta kayaknya tambah krodid, makin banyak aja kendaraan pribadi yg msk jalur busway. Duuuhh kalo ngeliat semrawutnya jalan raya, bener2 menguji kesabaran banget deh, dzikirnya mesti extra, kalo biasa2 aja gak ngaruh... tetep aja dongkol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa... daripada bete terus, mending mengalihkan perhatian pada hal lain. Mumpung ini musim ujan, macet dimana2, becek, banyak ojeg payung, kayaknya menarik kalo mengingat hal2 yang konyol, hehehe. Hmm kali ini gue teringat dengan seseorang dari masa lalu (hiaahhh...), sang &lt;span style="font-size:130%;"&gt;"memori daun pisang"&lt;/span&gt;, hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebut aja namanya Lukito, nama yang begitu singkat dan sederhana. Ceritanya dulu sama dia ini nih cinta pertama bersemi (taelahh... cinta pertama...! kayak Christine Hakim ama Slamet Raharjo). Waktu itu gue masih kelas I SMP, nahh si Lukito ini kelas II SMA, tepatnya IIC/A1-2 (kok gue msh inget yaa? haha). Kebetulan sekolah gue tu 1 gedung dari TK ampe SMA, hikmah yang bisa dipetik: gue bisa ngecengin kakak2 SMA, dan Lukito ini lah salah satu korbannya, kasian dia... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya gue udah lupa mukanya gimana, berarti kalo ada pepatah yg bilang &lt;em&gt;"First love never die",&lt;/em&gt; itu gak berlaku bagi gue. Yang jelas dia ni orgnya ganteng, tinggi (mgkn dulu sekitar 173 cm), berat badan proporsional, rambut agak2 kecoklatan gitu, matanya juga coklat, kulitnya putih (sbnrnya bukan tipe gue), yaahh pokoknya dia ganteng lah, dan pinter. Trus kalo olah raga dia suka pake celana pendek biru tua (hahaha... kok gue msh inget yaa?). Gue sempet curiga, jangan2 itu celana SMP-nya, yaa gak papa lah, daripada dia make celana emaknya. Sbnrnya gue gak terlalu suka kalo dia pake celana pendek ini, secara kakinya tu rada berbentuk "O" dan terlalu pendek lah celananya, aneh. O iya, kalo lari bersama hari Jumat, mesti dia larinya belakangan, soalnya sambil ngobrol ama cewek2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm waktu kelas III, dia mulai suka bawa mobil starlet abu2 ke sekolah, hehehe... gue inget, dan gue juga masih inget dia dulu tinggal dimana, nama ceweknya waktu dia SMA sapa, yaelahh... ngefans banget gak sih gue?? Tapi kenapa gue lupa wajah lo kayak apa ya kak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Lukito ini jago gambar lho... yang gue inget, dia pernah juara II lomba kaligrafi pake cat air (eh, juara II apa harapan I yaa??). Deuuhh makin demen aja deh gue, gak nyangka gitu Lukito rada ke-Rohis2-an. Akhirnya sejak saat itu gue makin sering nyambangin mading Rohis yang jelas2 amat sangat jarang diapdet, persis kayak blog gue ini, jadinya yang dipajang hasil karya pemenang lomba kaligrafi melulu selama berbulan2, bahkan sampe gue naek kelas (hhmm berarti kira2 setaun). Memandang hasil kaligrafi Lukito adalah hiburan tersendiri buat gue, tau nggak... mbaca signature-nya yg cuman L.U.K.I.T.O aja bisa bikin gue deg2an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang gue suka ama Lukito gue cuman bisa deg2an tanpa kemajuan yang berarti, yang ada hanyalah kenorak-an. Kalo ketemu dia gue lebih memilih menghindar, aneh kan?? emang aneh... gue kalo suka ma org emang suka aneh. Memandang wajahnya aja gue gak sanggup saking deg2annya (halahh...), jadi kalo terpaksa mesti papasan nih, gue pasti nunduk ato melengos, sok kecakepan banget, ada juga dia yg cakep kalee. Apalagi pas dia tau kalo gue suka ma dia, aduuuhh... tambah malu deh. Gue berusaha banget gak papasan, lebih baik gue muter jalan jauh daripada ketemu muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu tu ceritanya waktu jaman2 awal suka lekong kan pada curhat2an ye bo'... lha kok ternyata gue salah curhat, gue curhat ama &lt;em&gt;"radio desa"&lt;/em&gt;, jadilah setelah curhat langsung disiarkan ke seantero jagat, bahkan sampe ditunjuk didepan muka bo'... &lt;span style="color:#996633;"&gt;"kak Lukito...! kak Lukito...! ada yang suka nih, namanya si anu, kelas VIII B"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;gubrak...!!&lt;/span&gt; teganya kalian teman2, mo ditaro dimana muka gue ini, hiks. Maap, waktu itu bagi gue urusannya harkat dan martabat, halahh. Abis itu gue sempet mo operasi plastik tu biar mukanya berubahh...! dan tidak dikenali, hahaha. Reaksi Lukito mah biasa aja, maklum... dia emang ganteng dan playboy, udah biasa didemenin gadis2, apalagi kali ini yg ndemenin dia manusia culun, yang ada malah bikin dia ngakak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi entah emang jodoh apa kutukan, semakin gue hindari, semakin gue sering ketemu Lukito. Heran deh, padahal tu sekolah udah segede-gede gambreng gitu, penduduknya aja dari TK ampe SMA, belom lagi ada guru2, petugas administrasi, petugas TU (ini sama gak sih ama petugas administrasi?), penjual di kantin, petugas kebersihan, petugas keamanan sekolah, orang tua murid yang dateng, tapi kenapa ya gue selalu ketemu dia mulu...?? Setiap gue beredar di sekolah juga pasti ada aja denger namanya disebut. Dan setiap pertemuan selalu sama; nunduk, pura2 gak liat, muter lewat jalan lain, buang muka, yaahh pokoknya gue gak sanggup bertemu pandang dengannya (aihhh...), apalagi kalo dia lagi pake kacamata, alamakkk... gak &lt;em&gt;ku-ku&lt;/em&gt;... bisa &lt;em&gt;klepek2&lt;/em&gt; gue, hahahaha. Trus ya yang lucu, ternyata pas SMA gue seangkatan ama adeknya, dan dia suka dateng untuk anter jemput adeknya, hahaha... jodoh banget gak sehh...?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dong... gue mo siap2 pentas operet Ramadhan gitu, sambil nunggu pentas gue makan roti dulu didalem kelas. Dengan pose cuek dan nggak banget, gue mangap mo nyaplok si roti, eehh pas aja gitu tiba2 Lukito menyembulkan kepalanya di pintu trus nanya gue &lt;span style="color:#006600;"&gt;"si anu mana??"&lt;/span&gt; halahh... halahh... mbok ya pilih momennya yg tepat gitu lho, giliran lagi mangap diajak ngomong. Tapi gara2 diajak ngomong ini gue jadi tau kalo matanya berwarna coklat, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus trus... ada cerita lagi lagi nih, pada suatu hari (kayak cerita anak2...) gue lagi beli es jeruk di kantin, saat itu lagi sepi, cuman gue dan si abang yang lagi ngeracik es jeruk pesenan gue, tiba2 &lt;em&gt;kucluk kucluk&lt;/em&gt; ada yang datang... siapa lagi kalo bukan Lukito, ternyata dia mo nagih kembalian. Waktu itu kebetulan si abang ndak ada receh. Pas dia dateng, gue berusaha menguasai diri setenang mungkin dong... seolah2 tidak terjadi apa2. Tiba2 dia ngeliatin gue trus nanya... &lt;span style="color:#006600;"&gt;"ada gopek-an gak??"&lt;/span&gt; yaelahhh... gue pikir apa, udah pake deg2an segala, gak taunya cuma nanya gopek-an, tapi tetep bo'... biar gopek tetep bikin gugup. Langsung perlahan2 gue raba2 kantong rok gue, kali2 aja nemu gopek-an, dan tetap berusaha &lt;em&gt;se-cool&lt;/em&gt; mungkin &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"ngg... kayaknya gak ada deh kak..."&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#006600;"&gt;"ya udah deh... ntar aja"&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"eehh sori sori, ada deng... ada...!"&lt;/span&gt; yihhaa...! gue ngasih duit gopek-an ke dia, selesai sudah cerita, dan itulah percakapan kedua dan terakhir dengannya, wakakakakakkk aneh banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya, kalo ada yang ngeliat gue jalannya gagah perkasa, mgkn juga itu ada andil dari Lukito (payah...). Jadi ceritanya gini, dulu dia kan anggota Paskibra tho... wuiihh gagah banget bila berbaris. Nahhh dia lah salah satu alasan yang mendorong gue ikut Paskibra, selain kecintaan gue terhadap tanah air, nusa bangsa dan negara, halahh... . Setelah dia lulus SMA kami memang sempet bertemu lagi, dan itu gara2 Paskibra. Tapi tiap kali dateng, dia selalu mbawa cewek, gonta ganti pula, yang jelas cewek2 yang dia bawa, masuk dalam 3 kategori: cakep, ato seksi, ato keduanya. Sementara model culun kayak gue mah gak masuk itungan. Ibarat kata gue ikutan audisi Indonesian Idol, baru buka mulut mo ambil suara &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Aaa..."&lt;/span&gt; langsung di-cut &lt;span style="color:#996633;"&gt;"Cukup... cukup... terima kasih, pintu keluarnya disebelah situ mbak"&lt;/span&gt;. Yahh... gara2 ngikutin dia ni, gue jadi kebablasan, jalannya jadi gagah begini, hiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hikmah positipnya, dari awal gue suka ama dia, gue bertekad kalo nanti SMA mesti masuk A1 juga. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;em&gt;Kalo dia bisa, gue juga bisa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, ceilehhh... and I did it. Ahh tapi kayaknya gue masuk A1 bukan gara2 dia deh, karena usaha gue sendiri (ngeles...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaahh demikianlah pemirsa, kisah gue dengan si memori daun pisang, lumayan berhasil membuat gue mesam-mesem hari ini mengenang kenorak-an gue dimasa muda, saat gue mengenakan seragam putih biru. Kayaknya gak banyak yg punya kisah norak kayak gini (apa cuman gue doang??).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukito sendiri sudah menikah saat gue masih kuliah, yaa gak heran lah... dia emang cakep dan rada ganjen, makanya cepet laku, hehehe. Kalo pas kebetulan bu Lukito mbaca postingan ini, &lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;maap bu... saya sudah tidak mencintai suami anda lagi semenjak jadi anggota paskibra (lho??), kisah ini hanya utk guyonan semata kok bu, hehehe. Sementara sekarang ini saya lagi jatuh cinta sama yang &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.jpckemang.com/detail.php?row=1&amp;amp;cid=2987646203ee60b7f746f5&amp;amp;sid=6458256403ee69a02c28f6&amp;amp;mid=18264691463ef04a4ad15fc&amp;amp;pid=19074983113ef055fb30164"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; bu... :)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-3508503825757938655?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/3508503825757938655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=3508503825757938655&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3508503825757938655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3508503825757938655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/02/memori-daun-pisang.html' title='Memori Daun Pisang'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-9043700612923532538</id><published>2008-01-22T10:50:00.000+07:00</published><updated>2008-01-27T20:48:29.047+07:00</updated><title type='text'>Lelangen Beksan (SOLD OUT)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R5aszFOOQSI/AAAAAAAAAXM/vaXGKS7RJLA/s1600-h/lelangen.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158500416774619426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R5aszFOOQSI/AAAAAAAAAXM/vaXGKS7RJLA/s320/lelangen.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para pembaca yang budiman, khususnya buat pecinta seni dan budaya, yang berdomisili di daerah Jakarta dan sekitarnya, yukkk dateng ke acara apresiasi Tari Jawa Klasik &lt;span style="font-size:130%;color:#993399;"&gt;"Lelangen Beksan"&lt;/span&gt; (&lt;em&gt;kok kayak bikin undangan ulang taun yaa??&lt;/em&gt;). Pada acara pentas nanti 4 tarian akan disajikan : &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Sekar Puri&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#990000;"&gt;Srimpi Ludiromadu,&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Pamungkas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-size:130%;color:#006600;"&gt;Beksan Noworetno&lt;/span&gt;. Catet ya tanggal mainnya...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hari : Minggu, 3 Februari 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Waktu : 11.00 - selesai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tempat : Teater Luwes, Taman Ismail Marzuki, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;HTM : Rp. 50.000 (dapet snack lho...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarang2 lho ada kesempatan nonton pentas tari Jawa di Jakarta. Jadi... bagi yang berminat hubungi gue aja secepatnya, ato bisa juga dengan ninggalin imel di SB ato di komen, ntar gue japri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengkyu ya... kutunggu dirimu...!! (apa sih?)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-9043700612923532538?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/9043700612923532538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=9043700612923532538&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/9043700612923532538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/9043700612923532538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/01/lelangen-beksan.html' title='Lelangen Beksan (SOLD OUT)'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R5aszFOOQSI/AAAAAAAAAXM/vaXGKS7RJLA/s72-c/lelangen.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-23657824083305629</id><published>2008-01-11T08:33:00.000+07:00</published><updated>2008-01-11T09:42:31.201+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat'/><title type='text'>Gantung Diri</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R4bWBfHIGFI/AAAAAAAAAXE/5tZTbU6D_G8/s1600-h/gantung+diri.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5154042144591714386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R4bWBfHIGFI/AAAAAAAAAXE/5tZTbU6D_G8/s320/gantung+diri.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Assalamu'alaikum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri...&lt;br /&gt;opo awakmu sih kelingan tho Sri?&lt;br /&gt;waktu itu 11 Januari&lt;br /&gt;persis seperti lagu Gigi&lt;br /&gt;saat pertama kita jumpa lagi.&lt;br /&gt;Kau datang pagi-pagi,&lt;br /&gt;mengantarkan kue serabi,&lt;br /&gt;ke kiosnya yu Sartini.&lt;br /&gt;Saat itu kau cantik sekali,&lt;br /&gt;dengan hijabmu yang rapi,&lt;br /&gt;sambil menuntun sepeda mini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sri...&lt;br /&gt;dugaanku tak salah&lt;br /&gt;kaulah teman sekolah&lt;br /&gt;yang dulu culun tapi ramah,&lt;br /&gt;dan kini sudah berubah.&lt;br /&gt;Dengan hijab kau tampak "wah...",&lt;br /&gt;meskipun kau tak pernah mewah.&lt;br /&gt;Kulitmu cerah,&lt;br /&gt;pipimu merona merah,&lt;br /&gt;bibirmu merekah,&lt;br /&gt;seketika membuatku terperangah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri...&lt;br /&gt;kau selalu menundukkan kepala,&lt;br /&gt;dan itu membuatku terpana,&lt;br /&gt;terlebih lagi saat kau berkata-kata,&lt;br /&gt;membuatku ternganga,&lt;br /&gt;aku merasa tak ada apa-apanya,&lt;br /&gt;dan makin terpesona.&lt;br /&gt;Pribadimu sederhana,&lt;br /&gt;tapi jiwamu luar biasa.&lt;br /&gt;Kiranya kaulah sang pelipur lara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri...&lt;br /&gt;tanpa berpikir tujuh puluh tuju,&lt;br /&gt;tiba2 aku ingin meminangmu&lt;br /&gt;menjadikanmu istriku&lt;br /&gt;dan bilang "&lt;em&gt;ai lap yu"&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Tapi dengan penampilanmu...&lt;br /&gt;aku takut kau tak setuju,&lt;br /&gt;orang tuamu tak memberi restu,&lt;br /&gt;sebab aku bukan pria nomer satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri...&lt;br /&gt;aku memang mantan playboy,&lt;br /&gt;dulu tiap wiken asoy geboy,&lt;br /&gt;dengan gayaku yang bagaikan koboy,&lt;br /&gt;gadis2 gampang kuajak indehoy,&lt;br /&gt;dari yang wajah arab sampai yang amoy,&lt;br /&gt;nyatanya cuma kuajak makan roti boy,&lt;br /&gt;dibawah pohon rindang sepoi-sepoi.&lt;br /&gt;Ahh... dulu aku memang sotoy&lt;br /&gt;dan rada toyoy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri...&lt;br /&gt;aku belajar untuk berubah,&lt;br /&gt;sekarang aku mengajar di sekolah,&lt;br /&gt;sambil membantu ayah di sawah.&lt;br /&gt;Sholat kuusahakan tak tertinggal, Alhamdulillah...&lt;br /&gt;kucoba lengkapi ibadah sunah,&lt;br /&gt;memperbanyak sedekah,&lt;br /&gt;agar hidupku barokah.&lt;br /&gt;Tapi aku bukanlah manusia tanpa salah,&lt;br /&gt;tiga bulan lalu aku ditolak Endang Saerah,&lt;br /&gt;karena lupa salam saat masuk rumah,&lt;br /&gt;dan lupa baca basmalah,&lt;br /&gt;saat makan bakso kuah,&lt;br /&gt;di warungnya mak Paenah.&lt;br /&gt;Tapi berkat "Bismillah..."&lt;br /&gt;aku bisa berubah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri...&lt;br /&gt;saat ini aku tinggal menanti,&lt;br /&gt;apa jawabmu kini?&lt;br /&gt;Maukah kau kuperistri?&lt;br /&gt;dan jadi ibu anak2 kita nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri...&lt;br /&gt;kenapa kau lama sekali?&lt;br /&gt;Menunggumu bagaikan mimpi.&lt;br /&gt;Jangan biarkan aku begini,&lt;br /&gt;seperti ingin &lt;span style="font-size:130%;"&gt;gantung diri&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wis yo Sri...&lt;br /&gt;suratku cukup segini,&lt;br /&gt;kapan2 disambung lagi,&lt;br /&gt;sak iki aku arep ngumbahi (lho??)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Paidin, anak Modin desa Mringin, yang tukang tambal angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Rey-&lt;br /&gt;Jakarta, 10 Januari 2008&lt;br /&gt;Ide ngawur, saat melihat boneka2 dijemur.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-23657824083305629?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/23657824083305629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=23657824083305629&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/23657824083305629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/23657824083305629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/01/gantung-diri.html' title='Gantung Diri'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R4bWBfHIGFI/AAAAAAAAAXE/5tZTbU6D_G8/s72-c/gantung+diri.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-2507017538896616421</id><published>2008-01-07T10:31:00.000+07:00</published><updated>2008-01-08T15:19:04.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Nothing...</title><content type='html'>Yellow...!! I'm back...!! back to the place where I belong, back to the jungle, back to reality and start to do the routine again. Today is started with the traffic jam (of course...). After spending some time in countryside, I finally meet my old 'buddy' again. &lt;em&gt;"Well... traffic jam darling, you've accompanied me for years, you should know how much I miss you darling (hoekkk...)"&lt;/em&gt;. But you know... the presence of traffic jam is not complete without the presence of traffic violation, yeahh baby... yeahh... Personal vehicle used busway lane, nice cars... but unfortunately the drivers can't read the signs, or maybe they were absent when the lesson about traffic signs was taught at school, so now they don't know the meaning of the signs. In a rush? late for work? try to leave home earlier so you won't be trapped in traffic jam and pretend to drive a busway. But anyway, what I like from them is, they're sacred, they seem to be invisible in front of the police, so they didn't get any traffic ticket eventhough they broke the rule, cool... huh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And today, I turned to be an athlete again. I'm a fast walker (not Johnie Walker...), sprinter, pretending to be a "javelin throw" athlete by holding on tight to the bus handle, move back and front to keep in good balance. I also must have a strong leg and back, to hold the pushing from the people behind me, they're pretty agressive you know... and sometimes that makes me feel like a wrestler... I guess not so many people have double job just like I do, I'm an employee and an athlete too.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;And now... here I am... sitting on 14th floor of this anti-earthquake building, writing this nonsense, I don't even know why I'm writing this, but I enjoy it for sure, hehe... This is the place where I spend most of my time everyday, for years... hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ja ja... ich bin noch hier, sitze noch in dem gleichen Buero fuer 5 Jahre. Alles ist gleich, es gibt noch keinen Karrierefortschritt (Dummheit oder Pech? :( ),es ist noch ruhig und kalt hier wie immer, wie ein Friedhof. Mann... ich hab' nie geglaubt (und gewunscht), dass ich hier solange arbeiten konnte. 5 Jahre ist eine besondere &lt;em&gt;'Leistung'&lt;/em&gt; fuer mich, dass ich hier noch ueberleben kann. Gott sei Dank habe ich noch eine Stelle, was zu tun, noch monatliches Gehalt bekomme. Was wichtig ist, ich habe noch Zeit (und Chance, hehehe) um andere Sache zu tun, und kreativ zu sein. Na ja... ich hab' nichts zu bereuen :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neu Jahr hat keine besondere Bedeutung fuer mich, ich bin keine solche Person, die Entschlossenheit mache. Ich hab' noch keine Ahnung was wuerde ich mit meiner Zukunft tun. Ich weiss nicht was vor mir liegt, ich mache nur alle die Beste und folge nur wohin das Wasser fliesst. Hoeffentlich dieses Jahr geht alles gut fuer uns.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;eine Notiz von mir :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Montag, 7. Januar 2008, am Buerotisch. Ich fuehle mich seltsam, verrueckt und ein wenig traurig (so kompliziert), moechte hier viel zu erzaehlen aber will niemand wissen (wie so?) :D&lt;br /&gt;Buat mas Donnie kalo baca: korrigieren Sie mein Deutsch, bitte... maklum masih anak2... :D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-2507017538896616421?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/2507017538896616421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=2507017538896616421&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2507017538896616421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2507017538896616421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2008/01/nothing.html' title='Nothing...'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-3359117453911719826</id><published>2007-12-17T10:49:00.000+07:00</published><updated>2007-12-26T14:14:44.218+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Event'/><title type='text'>Dibuang Sayang</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R3H9tlYF59I/AAAAAAAAAW8/PagfbRUXBhs/s1600-h/_MG_0779.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148174808630290386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R3H9tlYF59I/AAAAAAAAAW8/PagfbRUXBhs/s320/_MG_0779.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Maap udah lama gak posting (maap sama diri sendiri maksudnya). Postingan kali ini Insya Allah akan lebih banyak fotonya daripada tulisannya (kalo gak kebablasan nulis panjang2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal bulan Desember lalu kantor saya (kembali) mengadakan turnamen bowling, tapi kali ini bowling plus plus. Iya dong... masa' pijet doang yg plus plus, bowling juga dong... tapi yg ini maksudnya abis maen bowling ada pesta Bonenkai kecil2an. Apa sih Bonenkai itu? Saya sendiri gak tau persis artinya apa, tapi kalo dikira2, mungkin maksudnya pesta sebelum taun baru, karena setau saya, Shinenkai itu artinya pesta setelah taun baru :D. Acara2 macam ini sebenernya diadakan dengan salah satu alasan untuk mempererat hubungan 2 negara yang hidup dalam 1 atap, tapi apa daya... sepertinya gak ngaruh juga. Emang yee... penjajah ama pribumi kagak bisa bersatu, hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan taun ini saya beruntung, karena udah punya kamera, jadi dengan senang hati saya menawarkan diri jadi seksi dokumentasi, trus jadi punya alesan deh untuk gak ikut maen bowling (asikk...! gak ketauan o'on-nya...). Tapi sebenernya kesian juga ya teman2 saya itu, punya seksi dokumentasi kok kayak saya, udah motret-nya sak karepe dhewe, hasilnya tak masukin blog, hikikikikikikk... lumayan lah buat nambah2in apdetan, toh para pemirsa yang budiman ndak kenal teman2 saya tho? Teman2 saya juga ndak kenal sampeyan2. Ok deh... inilah wajah teman2 saya dalam rangkaian foto2 dokumentasi biasa dari saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148156370335688642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R3Hs8VYF58I/AAAAAAAAAW0/EKkkBkAGlEc/s320/_MG_0658.JPG" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Yang narsis... yang narsis...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148155545701967794" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R3HsMVYF57I/AAAAAAAAAWs/tAo-qOSL9d4/s320/_MG_0719.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Wanita berkepala monitor :D&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146336090181199746" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2t1aFYF54I/AAAAAAAAAWU/mAAKLBlWfAc/s320/_MG_0763.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Preparation: put the glove on&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146335596259960690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2t09VYF53I/AAAAAAAAAWM/cZqsQnFZY78/s320/_MG_0668.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Showing her 'cyborg hand'&lt;/em&gt; &lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146335076568917858" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2t0fFYF52I/AAAAAAAAAWE/mnkGwmg6WdM/s320/_MG_0655.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;And... Action! wehh Michael Jackson aja kalah...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;strong&gt;Seri Pesta&lt;/strong&gt; : Beginilah suasana pesta Bonenkai tanggal 7 Desember lalu. Bisa dibilang ini pesta paling asik selama kurang lebih setengah dasawarsa saya ngantor disini, mungkin karena lebih banyak partisipasi teman2 (local staff tentunya) dengan bandnya, dengan tarian La Bomba-nya, dan yang ikut lomba joget tu gayanya rata2 malu2in, baguusss...!! hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146327809484253010" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2tt4FYF51I/AAAAAAAAAV8/3npUefpCSdU/s320/_MG_0794.JPG" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Cheers...!&lt;/em&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146327461591902018" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2ttj1YF50I/AAAAAAAAAV0/O8UPRy6bVmg/s320/_MG_0827.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Some of the dancers...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146327130879420210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2ttQlYF5zI/AAAAAAAAAVs/uD1Hwrmt1rI/s320/_MG_0847.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Motret penari...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146326675612886818" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2ts2FYF5yI/AAAAAAAAAVk/bqltBW9_9Es/s320/_MG_0854.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146326379260143378" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2tsk1YF5xI/AAAAAAAAAVc/V_aWLHZcUjQ/s320/_MG_0858.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Waduh... waduh... liat tu gayanya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;strong&gt;Seri Band Dadakan&lt;/strong&gt; : Aksi bapak2 kantor saya, biar kata gayanya 'gimannaa' gitu, tapi suara mereka ok lho, keren malah. Silahkan aja disimak nih, kelakuan orang tua jaman sekarang... hehehehe :D &lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145586919035758338" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jMClYF5wI/AAAAAAAAAVU/Fa8GdeLNrNI/s320/_MG_0935.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Unpluged Band&lt;/em&gt; &lt;em&gt;(bener gak ya tulisannya?)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145586528193734386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jLr1YF5vI/AAAAAAAAAVM/GNe7jyf-uhY/s320/_MG_0950.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Maksudnya sih Stevie Wonder, tp kok lebih mirip Ramona Purba yaa? upss sori pak... kekekekekekkk :D&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145586145941645026" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jLVlYF5uI/AAAAAAAAAVE/i-1v2NVU0EY/s320/_MG_0944.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Dapet kembang dari penggemar (cowok)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145585836703999698" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jLDlYF5tI/AAAAAAAAAU8/oO-8qyYxBhU/s320/_MG_0958.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Gak kalah kan gayanya ama Ungu, Peter Pan, Nidji...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145585432977073858" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jKsFYF5sI/AAAAAAAAAU0/JX9FgNqAkF4/s320/_MG_0966.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Aduhh pak... inget pinggang pak... &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145585149509232306" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jKblYF5rI/AAAAAAAAAUs/rCDyDXxTxHg/s320/_MG_0968.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Weittsss sampe merem2 segala&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;strong&gt;Seri Gelas&lt;/strong&gt; : Gue suka gelas, dengan isi yang berwarna warni, ada yang haram, ada yang halal, seperti halnya hidup, penuh dengan warna dan tentu saja, ada yang halal dan ada yang haram. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145581056405399202" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jGtVYF5qI/AAAAAAAAAUk/iXnEaOa8-6Y/s320/_MG_0887.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145580790117426834" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jGd1YF5pI/AAAAAAAAAUc/UCMtKAWK0zQ/s320/_MG_0990.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145580498059650690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R2jGM1YF5oI/AAAAAAAAAUU/8xXAPVaSCXk/s320/_MG_0992.JPG" border="0" /&gt; &lt;em&gt;Gelas-gelas kaca, saksi bisu sebuah pesta... &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sampai jumpa di tahun 2008, mohon doanya, mudah2an masih eksis di dunia perbloggeran, lebih rajin nulis dan lebih bermutu :D. Dan terima kasih banyak sudah bersedia berkunjung ke &lt;a href="http://re-y.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Rey Tries to Write&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;^_^&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-3359117453911719826?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/3359117453911719826/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=3359117453911719826&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3359117453911719826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3359117453911719826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/12/dibuang-sayang.html' title='Dibuang Sayang'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R3H9tlYF59I/AAAAAAAAAW8/PagfbRUXBhs/s72-c/_MG_0779.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6187801144991545513</id><published>2007-11-28T14:41:00.000+07:00</published><updated>2007-12-21T14:19:32.728+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Event'/><title type='text'>JakJazz 2007</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0_C2FsyJ0I/AAAAAAAAAUM/yUeWVlsbe5c/s1600-R/jakjazz12.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138539934351763266" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0_C2FsyJ0I/AAAAAAAAAUM/JNIFhrPUm9g/s320/jakjazz12.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt; Paint The Town Jazz&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Akhir minggu lalu (23 - 25 November '07) perhelatan tahunan bagi para pencinta jazz kembali digelar. Tahun ini JakJazz memasuki &lt;em&gt;'usia'&lt;/em&gt;nya yang ke-9, tapi ini pertama kalinya bagi saya untuk ikut icip-icip keriuhan JakJazz, itu pun karena saya berhasil dapat student ticket, tanya kenapa?? mungkin karena wajah saya cukup imut dan masih pantas diaku student, hahaha... nggak deng... pokoknya &lt;em&gt;I have ways to get a half-price ticket&lt;/em&gt;. Tapi tetep aja ya, tiket seharga Rp. 150.000 masih terbilang mahal untuk saya, untuk sebuah latian motret konser (maklum deh... eike kan manusia pas2an).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingar bingar musik jazz sudah terdengar dari kejauhan, seakan2 menyambut kedatangan saya menuju Istora Senayan. Dan sebagaimana setiap perhelatan besar digelar, tak luput hadir para calo tiket yang menjajakan &lt;em&gt;"barang dagangan"&lt;/em&gt; mereka dengan ramahnya. Saya hanya tersenyum lebar sambil berlalu, soalnya dapet student ticket sih... (kekekkk... gitu aja bangga banget).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pengamanan untuk masuk ke areal JakJazz cukup ketat, tiap tiket diperiksa satu per satu, tapi nggak sampe kayak Java Jazz yang harus buka tas dan gak boleh bawa minuman kedalem segala. Untungnya saya langsung lolos, sementara si Wiwied tertahan dan harus menyebutkan &lt;em&gt;"password" &lt;/em&gt;biar selamet, mgkn tampangnya gak diaku student kali yaa... hehehe :D (sori Wied...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masuk saya sempat bingung sesaat dan disorientasi lokasi, bingung dimana panggungnya. Maklum... bayangan saya seperti Java Jazz, begitu masuk langsung terlihat stage2 kecil dan langsung terasa sekali nuansa jazz-nya. Lha ini kok banyak stand2 merchandise JakJazz, stand makanan dan pameran para sponsor? Emang sih ada 1 panggung gak jauh dari pintu masuk, tapi mana yang laennya ya? Belakangan saya baru &lt;em&gt;'ngeh'&lt;/em&gt; ternyata panggungnya itu tersebar outdoor dan indoor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalo bisa dikategorikan, saya termasuk penikmat jazz, bukan pencinta jazz, karena saya tidak pernah apdet dan 'ngeh' musisi2nya sapa aja. Ada yg tau lagunya, tp gak tau musisinya sapa. Taunya Kool n the gang, Earth wind fire, Incognito, Level 42, Chaka khan, trus sapa lagi? Eniwei salah satu contoh &lt;em&gt;ke-nggak'dong'-an&lt;/em&gt; saya terhadap musisi jazz adalah pada saat Don Grussin and The Bad Boys tampil dan memperkenalkan personilnya satu per satu "and... si anu in trumpet...", "Whaaaaa...!!!" penonton langsung berteriak histeris dan gegap gempita, sementara saya cuman melongo, kenal nggak... pernah denger namanya juga nggak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei (lagi), berhubung niat tulus sebenarnya adalah belajar motret konser, sapapun yang maen ndak masalah tho, sing penting panggungnya bagus (lho??).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok deh... tanpa banyak berbasa basi lagi, ini beberapa hasil belajar kemaren. Masih asli, blm (sempet) dioprek2. Standard memang... mesti banyak latian lagi :) &lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138539315876472626" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0_CSFsyJzI/AAAAAAAAAUE/Bt6fMGEufDk/s320/jakjazz11.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138539053883467554" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0_CC1syJyI/AAAAAAAAAT8/hoHyaMP3nro/s320/jakjazz10.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138538525602490130" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0_BkFsyJxI/AAAAAAAAAT0/ehY0Dv_uoUo/s320/jakjazz9.JPG" border="0" /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Kul Kul : angle yg sama, hehehe... bisanya cuman dari situ, dari sayap kiri malah jelek. Ada masukan lain?? :) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138537202752562946" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0_AXFsyJwI/AAAAAAAAATs/wj8o_G4PL04/s320/jakjazz8.JPG" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Monday Michiru: Susah nii... panggungnya gede bgt, lighting kurang, cuman disorot ke penyanyinya doang. Sebaiknya diapain yaa? selain close up expresi penyanyinya.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138536674471585522" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0-_4VsyJvI/AAAAAAAAATk/NN9e8DjJalU/s320/jakjazz7.JPG" border="0" /&gt;Don Grusin and The Bad Boyz: Sbnrnya mo "main2" dgn bayangannya, tp kayaknya gak berhasil ya, terlalu gelap... :(&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138536227794986722" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0-_eVsyJuI/AAAAAAAAATc/bcVYRsjtCWE/s320/jakjazz6.JPG" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Don Grusin and The Bab Boyz: "The piano man"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138535759643551442" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0-_DFsyJtI/AAAAAAAAATU/vM19TEw6dRA/s320/jakjazz5.JPG" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Don Grusin and The Bad Boyz: "Full Team"&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138535244247475906" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0--lFsyJsI/AAAAAAAAATM/gwQyg9AZjvs/s320/jakjazz4.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Don Grusin and The Bad Boyz : "motret idola"&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138534453973493426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0-93FsyJrI/AAAAAAAAATE/3Gr2kpkwlWQ/s320/jakjazz3.JPG" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Luciano Antonio and Zarro: satu2nya foto mereka yang paling mendingan &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138533938577417890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0-9ZFsyJqI/AAAAAAAAAS8/HrYbK4aBF8Q/s320/jakjazz2.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Dainius Pulauska Group&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138532426748929682" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0-8BFsyJpI/AAAAAAAAAS0/Ss4TOkv790k/s320/jakjazz1.JPG" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;(masih) Dainius Pulauska Group: yg ini biasa banget yaa?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang bertanya2, kenapa gak ada potret penonton dan stand2 disana?? hehehe... lupaa... maklum deh masih anak2 (lho??). &lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Salam Jazz selalu...!! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;ada yg aneh dari postingan ini?? apa hayo...?? :)&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6187801144991545513?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6187801144991545513/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6187801144991545513&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6187801144991545513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6187801144991545513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/11/jakjazz-2007.html' title='JakJazz 2007'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/R0_C2FsyJ0I/AAAAAAAAAUM/JNIFhrPUm9g/s72-c/jakjazz12.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-3394786617896476470</id><published>2007-11-16T12:07:00.001+07:00</published><updated>2008-01-08T15:20:09.220+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Aneh Tapi Lucu</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Rz1fzFsyJoI/AAAAAAAAASs/KIe-8w56F7M/s1600-h/bajaj.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133364481580213890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Rz1fzFsyJoI/AAAAAAAAASs/KIe-8w56F7M/s320/bajaj.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;kok gambarnya Bajaj...??!!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira dua wiken lalu, gue ma Wiwied niat banget hunting &lt;em&gt;‘menghajar’&lt;/em&gt; Situ Gintung dan Setu Babakan dalam 1 hari. Berhubung dua tempat itu letaknya amit2 jauh banget dari rumah gue, maka dari jam 6.15 gue udah brangkat dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute gue, naek busway ampe Blok M, trus dari situ nunggu Bianglala 76 ke arah Ciputat ato Metromini 79 ke arah Lebak Bulus. Kebetulan yang lewat duluan si 79 ini, naik lah gue. Belom jauh berjalan, sekitar 500 meter setelah gue naik, si Metro menepi, ternyata bannya gembes, dan otomatis seluruh penumpang harus rela dievakuasi ke Metromini 79 di belakangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sampe Lebak Bulus nyambung angkot 02 dan seterusnya, sampai akhirnya gue mendarat dengan selamat di Situ Gintung dan ketemu Wiwied di sana. Pulang dari Situ Gintung kan ceritanya mo langsung ke Setu Babakan tuh, tapi berhubung gak tau jalan, kami pede aja naik angkot yang ke Lebak Bulus dulu, baru dari situ nanya2 naek yg ke Kp. Rambutan ato Ps. Minggu. Ok... akhirnya kami naik angkot 02. Baru sekitar kira2 1 kilo-an jalan, si angkot menepi, bannya gembes &lt;em&gt;(seberat itukah gue? sampe tiap angkot yg gue naiki selalu gembes? Eniwei… gue blm nyadar nih udah 2x bis yg gue naiki gembes)&lt;/em&gt; dan akhirnya dengan sangat menyesal seluruh penumpang diturunkan secara sepihak dan dioper ke angkot 02 lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi berkat diturunin itu kami jadi tau, ternyata ada bo’ yg langsung ke Kp. Rambutan en lewat Pasar Rebo. Akhirnya gue ma Wiwied naek 510 yg super duper penuh ampe Pasar Rebo, trus dari situ nyambung angkot 19 ke arah Depok, turun di stasiun LA, trus nyambung angkot 83 menuju Setu Babakan. Nahhh di tengah perjalanan, tiba2 mesin ni angkot mati, Wiwied langsung nyeletuk &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;”kayaknya dari tadi angkot kita bermasalah mulu deh, udah 2x nih begini”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;dueengg...!&lt;/span&gt; gue baru nyadar itu yang ketiga kalinya angkot gue bermasalah, elu baru 2x Wied, lha gue, 3x... hahahahaha :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, akhirnya tu angkot berhasil mengumpulkan nyawanya kembali dan kami sampe di Setu Babakan dengan selamat. Pulang dari Setu Babakan kami naek 616 jurusan Blok M. Setengah perjalanan, Wiwied turun di Kalibata trus nyambung metromini 640, sementara gue lanjut trs ampe Blok M, dari situ nyambung busway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita gue dapet busway, dan dapet tempat duduk pula, wiihh... merupakan suatu keajaiban bagi gue, jarang2 gue dapet duduk di busway. Kira2 4 halte sebelum gue turun, di sebuah lampu merah yang penuh dengan pengamen waria yang cakep2, si supir tiba2 turun dari bis, dan tidak lama kemudian kembali ke singgasananya di bis, mengeluarkan HP-nya, dan berbicara dengan seseorang di sana. Kata2 yang keluar dari mulut si supir ternyata adalah kata2 yg gue tunggu2 &lt;span style="color:#660000;"&gt;”BBG-nya tinggal 15 nih, gak cukup, mana penumpang banyak lagi... Kalo mogok ditengah jalan gimana?"&lt;/span&gt; Wakakakakkk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi dan lagi sodara-sodara... kembali para penumpang yang budiman terpaksa dilengserkan dengan hormat di 2 halte setelah itu, dan di-oper (bola kali...) ke busway berikutnya. Benar2 merupakan sebuah penutup yang sangat indah untuk perjalanan wiken kali itu. 4x naek kendaraan umum yg bermasalah, hehehehe... Sebuah kehormatan tersendiri yaa... karena gak semua org dapet kesempatan &lt;em&gt;'istimewa’&lt;/em&gt; kayak gitu. Hahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yg kyk gini bukan pertama kalinya gue alami. Duluu... waktu msh jadi pengikut setia mahzab patas AC 08, di suatu pagi yang cerah, tanpa firasat apapun gue menaiki patas AC 08 dgn mantap. Dapet duduk dan seperti biasa gue langsung tidur. Lagi enak2nya tidur itu, bis gue brenti dan gak lama terdengar ribut2, rupanya ban bis gue gembes dan dengan sangat terpaksa para penumpang harus lengser dan naek patas AC 08 berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok... akhirnya gue naek bis selanjutnya yg untungnya jaraknya gak terlalu jauh dari bis pertama yg gembes itu. Tapi ternyata... oh ternyata... untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak sodara... sodara, baru bertolak kira2 2 kilometer dari bis pertama yg gembes, bis yg gue naiki kembali harus brenti, karena mesinnya kebakaran, huahahahahha... keluar dari bis bukannya bete, gue malah ngakak, kocak banget... kok bisa ya 2x bermasalah gitu, langsung pula. Tapi hari itu gue berasa sakti, soalnya biar kata 2x naek bis yg bermasalah, gue gak telat nyampe kantor, cieee... :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus ada lagi, gue juga pernah tu selama ampir seminggu tiap hari naek bis yg bermasalah. Misalnya hari ini bisnya tabrakan, besok bisnya diserang anak2 yg tawuran, besoknya lagi mogok, besoknya lagi bannya gembes, dan seterusnya hahahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemirsa yang budiman, demikianlah kisah &lt;em&gt;'percintaan'&lt;/em&gt; gue dengan angkot2 di Jakarta, semua cerita di atas adalah kisah nyata, benar adanya dan tidak ada rekayasa. Kayaknya cuman gue deh ni yg tukang apes berturut2 hehehe... gak papa sih, yg penting gue menikmati...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalo lagi apes mulu lebih baik menertawakan diri sendiri daripada pusing mikirin kenapa apes mulu. Yaa... tertawakanlah diri sendiri, daripada ditertawakan orang lain (lho??).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-3394786617896476470?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/3394786617896476470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=3394786617896476470&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3394786617896476470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/3394786617896476470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/11/aneh-tapi-lucu.html' title='Aneh Tapi Lucu'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Rz1fzFsyJoI/AAAAAAAAASs/KIe-8w56F7M/s72-c/bajaj.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-1027924565034529898</id><published>2007-11-05T14:16:00.000+07:00</published><updated>2007-11-09T13:36:41.260+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Menuju Bromo (24 - 28 Aug '07), ke-3</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP-kthnb5I/AAAAAAAAASk/V71_e-Kcuyk/s1600-h/Rey-Lereng+Bromo.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130724307154464658" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP-kthnb5I/AAAAAAAAASk/V71_e-Kcuyk/s320/Rey-Lereng+Bromo.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Senin, 27 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal kami di Bromo begitu singkat, pagi itu juga kami langsung cabut ke Surabaya. Yang laen sih mo mampir dulu ke air terjun Madakaripura (bener gak sih gue nulisnya?), tapi gue mah ogah... pengennya langsung aja ke Surabaya. Nahhh tapi masalahnya, dari awal ke Bromo itu gue janjian ketemuan ama &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, malah ke Surabaya-nya pengen barengan. Tapi sampe gue mo pulang, kami blm ketemu sama sekali, mana komunikasi susah, HP dia pingsan, HP gue lobet, klop!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita disaat2 terakhir menjelang keberangkatan ke Surabaya, akhirnya gue ketemu juga ama yang namanya &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, yg ternyata ke Bromo beduaan ama Adam, sekamar berdua lho bo' (ihiii...). Gue tu membayangkan &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yg gimanaaa... gitu, gak taunya orangnya gak seberapa gede dan kalem bo'... (aiihh...), kayaknya gue lebih gahar gitu. Apalagi si Adam, terlihat pasrah banget (pasrah apa ngantuk, Dam?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kan tadinya berniat memasrahkan diri pada &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, secara gue pikir itu daerah jajahannya dia gitu lohh... tapi kok pas gue tanya ke Surabaya naek apaan wajahnya gak meyakinkan gitu, akhirnya biar pasti dia gue ajak bareng aja. Gue cuman punya waktu 30 menit buat beberes n mandi (yup... gue mandi di Bromo, hehe), trus langsung cabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berhubung tujuan gue langsung Surabaya, sementara yg laen mo ke air terjun Madakaripura dulu, maka dengan tidak terpaksa, gue harus memisahkan diri dari teman2, dioper ke carteran lain. Jadilah gue cuman ditemani 2 brondong yang belum mandi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus yg nyebelin ya, ternyata carteran itu pada bersaing cari penumpang. Ada ni kenek angkot laen yg curiga ma kami bertiga, dia tiba2 nyamperin Adam yg &lt;em&gt;lolak lolok&lt;/em&gt; itu, trus nanya2 dgn logat Maduranya yg kentel, kok bisa naek angkot itu, kan shrsnya antri bla bla bla, dan dua brondong itu kompak dong... langsung nunjuk gue &lt;span style="color:#660000;"&gt;"ngikut dia...!!"&lt;/span&gt; bageeesss. Tp akhirnya masalah itu beres. Angkot akhirnya berangkat dan makin lama makin penuh, penuhh, dan penuuhhh bangettt... sangat melebihi kapasitas. Tp penuhnya angkot ternyata gak berpengaruh buat 2 brondong di sebelah gue yang tetap tidur pules.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami turun di terminal Probolinggo trus selanjutnya nyambung bis ke Surabaya. O iya, tarif angkot tadi, dari Bromo ke Probolinggo tu 20.000 (bener gak, ton?). Di dalem bis gue mendadak laper bgt, roti gue pas2an, tp untuk basa-basi gue nawarin &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"mo roti gak?"&lt;/span&gt;, ehh tanpa diduga tanpa dinyata, dibalik kekaleman dirinya, tanpa tedeng aling2 dia langsung ngangguk, gak ada rasa sungkan diwajahnya, yang terpancar hanya aura kelaparan (hahahaha...). Untung msh ada sisa 2 roti lagi, tp gue dah terlanjur ngambil yg kecil, hahahaha (becanda lho Ton...) :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, sampailah kami di Surabaya. Gue ama &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; masih ngelanjutin naek bis lagi menuju kantornya. Dan gue baru tau kalo ternyata org Jakarta tu preman banget. Kan ceritanya kami dah mo turun nih, &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dah siap2 dong... gue pikir dia mo bediri di bibir pintu, ehh... ternyata malah duduk dibangku extra sebelah supir. Sampe bisnya melambat, dia masih aja duduk tanpa bergerak sedikit pun, sampe gue mbatin &lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;'&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;gimana sih ni? mo turun apa nggak sih?'&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, dan akhirnya sampe itu bis brenti ti, baru deh si &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berjalan menuju pintu, trus turun. Ya elahhh... tuan putri banget deh... sopan banget... jadi kebayang kalo gue turun dari bis, lompat dikala bis msh melaju. Soalnya kalo gak gitu gue bisa dimaki2 keneknya. Ya ampun... gue preman banget yaa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe kantornya, gue dibeliin es blewah dong ama &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sambil nunggu seleb blogger yang gue arep2 buat ketemuan selama ini (duilehh) dan ternyata beliau sibuukkk banget. Akhirnya gue ketemu juga sama &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, hihihihi. &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; kan suka ngaku2 besar yaa, padahal mah emang besar, hehehe... cuman dia lincah banget bo'... salut deh ama &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP9mthnb4I/AAAAAAAAASc/P0FJfFOhAZg/s1600-h/lontong+balap.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130723242002575234" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP9mthnb4I/AAAAAAAAASc/P0FJfFOhAZg/s200/lontong+balap.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dari kantor, gue dianter ke rumahnya &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pake motor. Si ibu ngakunya dari kantor ke rumahnya tu cuman 15 menit, tapi gue kok berasa lebih yaa? perasaan gak nyampe2 :((, mgkn krn gue manggul carier kali yaa, jujur aja bu, pundakku pegel... mending jalan kaki deh bu. Tapi sebelum nyampe rumahnya, si ibu ngajakin mampir makan dulu di warung pinggiran. Nama makanannya kayak nama stasiun di Solo : &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lontong Balapan&lt;/span&gt;. Isinya tu tahu goreng, toge, lentho, ketupat trus disiram ama kuah bening, kayak kuah soto gitu. Rasanya seger banget, apalagi kalo lagi laper, cuman sayang, kalo buat gue porsi ketupatnya terlalu banyak, jadi sayang gak abis (maap yaa...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selese makan langsung cabut ke rumahnya ibu, naro tas, trus langsung diajak pergi lagi ke &lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP9Vthnb3I/AAAAAAAAASU/6lYceX-9thg/s1600-h/HoS.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130722949944799090" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP9Vthnb3I/AAAAAAAAASU/6lYceX-9thg/s200/HoS.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;House of Sampoerna&lt;/span&gt; (HoS) yang terkenal itu. Museum paling ramah dan bagus kedua yang pernah gue kunjungi. Sesuai dengan namanya, museum ini berisi tentang sejarah perokokan di tanah air, dan tentang perush. Sampoerna itu sendiri. Museumnya kecil, dan kalo dari temanya sendiri bagi gue sih biasa aja, kurang menarik gitu, maklum... biasa keluar masuk museum yg berbau sejarah bangsa dan kelamaan maen di kota tua. Tapi Museum ini bagus, dikelola dengan baik, dan yang gue pikir paling menarik dari museum ini adalah atraksi melinting rokok oleh para pekerjanya. Sayang... pas gue mampir kesana para pekerjanya udah pada pulang, kesorean sih datengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari HoS kami kembali motoran ke rumah &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Malemnya keluar lagi nganterin &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bener2 jadi Peri (Peri-hatin?? hehe). Selese memberikan 'petuah', &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ngajak cabut lagi, tujuannya makan dong, tapi sebelumnya mampir ngelewatin &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dolly&lt;/span&gt; dulu... hehehe... akhirnya gue bisa liat Dolly tu kayak apa. Ternyata ya bo'... para wanita itu tu duduk &lt;em&gt;jentrek2&lt;/em&gt; di etalase kaca, dari luar pria2 tinggal liat2 trus pilih, aduh... patah hati banget gue ngeliatnya, gak nyangka aja ternyata separah itu, mengenaskan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP8othnb2I/AAAAAAAAASM/k2j4b_HhHFI/s1600-h/pecel+belut.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130722176850685794" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP8othnb2I/AAAAAAAAASM/k2j4b_HhHFI/s200/pecel+belut.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dari Dolly kami langsung mampir warung makan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;pecel belut&lt;/span&gt; langganannya &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, gue gak tau itu di daerah mana, tapi yang pasti tempatnya rame banget, ampir aja kami gak kebagian tempat duduk. Gue pesen belut goreng, &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pesen belut elek. Gue gak tau knp dinamain belut elek, kalo dari penampakannya sih dia &lt;em&gt;jemek2 piye&lt;/em&gt; gitu, &lt;em&gt;kethok'e&lt;/em&gt; meragukan, tapi rasanya enak lho... enakan yg elek daripada yang goreng. Trus sambelnya tu uenakk deh... slurp. Mau deh bu diajakin kesini lagi, hehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara hari itu berakhir jam 10 malem. Gue teler banget, sampe2 pas gue mo beberes gue udah gak sanggup lagi, yg ada gue megangin barang2 sambil bengooongg aja ngeliatin tas, udah gak bisa mikir mo diapain tu barang. Huahh... gue milih tidur aja. Selama 4 hari terakhir baru kali ini gue bener tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selasa, 28 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu sebelum brangkat si ibu tiba2 ngeliatin gue terus, gue udah gak enak aja, kirain berbuat kesalahan apa, gak taunya disuruh ikut liputan, buat jaga2 kalo partner-nya gak dateng, gue mah pasrah aja (hhmmm sapa ya partnernya yg gak ada kabar, ditelpon gak aktip mulu, giliran bisa dihubungi baru bangun tidur, ck ck ck...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selese liputan di daerah Surabaya Barat (kalo gak salah), kami langsung ngacir lagi ke JW Mariott, masih dalam rangka nemenin si ibu. Yang lucu, setelah ngobrol lama dan hari makin siang, si ibu pamit, ehh pas pamit manager hotelnya baru nawarin &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"yaahh padahal mo diajak makan"&lt;/span&gt; gubrak! Gue rasa sengaja tuh bu, nunggu kita pamit baru ditawarin makan. Sori bu, mgkn gara2 ada gue, kan alien, hehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya siang itu gue pulang juga ke Jakarta. Di bandara gue kembali berkumpul dengan &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, JJ, Syifa dan Indah. Kami sampe Jakarta sekitar jam 4 sore. Setelah menikmati nyamannya kota Malang, dinginnya Bromo, gak krodidnya Surabaya, dan menikmati udara yg jauh dari polusi, sekarang..... gue kembali pada dunia nyata, hehehe. Ceritanya dari bandara gue naek Damri betiga ma JJ n Indah, udah ngobrol ngalor ngidul ketawa ketiwi 1 jam, pas ditengok masih bandara lagi... bandara lagi, tu bis dari tadi bergerak dalam hitungan centi, &lt;em&gt;stag&lt;/em&gt;. Hehehehe... welkam tu de siti of treffik, hehehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sori nih gue mesti cerita ampe titik darah penghabisan, soalnya menarik. Ceritanya setelah naek Damri gue minta dijemput (usaha... buat ngirit ongkos, halahh). Tapi ternyata pas gue nyampe ke titik pertemuan n gue telpon emak gue, ternyata gue disuruh naek bajaj ke tempat dia berada, katanya warning signalnya tu mobil nyala mulu. Oke... gue naek mikrolet sampe tempat yg dituju dan berhasillah ketemu emak gue, dan jalanlah tu mobil pelan2, msh dgn warning signal berwarna merah. Ada kali sekitar 2 kilo setelah jalan itu tiba2 ada bunyi kyk benda jatuh dari bag mesin, trus warning signalnya mati &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;em&gt;'wah... kok jadi bener nih?'&lt;/em&gt;,&lt;/span&gt; langsung mobil ditepikan, kap mesin dibuka, dan... ada api...!! kebakaran dong... karet mobil gue kebakar. Untung sblmnya gue beli aqua buat minum, sisanya buat nyiram tu api, kalo nggak... wahh mungkin bisa abis kali tu 1 mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup acara backpacking kali adalah ndorong mobil dan pulangnya gue tetep mesti naek taxi. Ya nasib... ya nasib... hehehe lucu juga ya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih banyak buat &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atas akomodasinya dan pelayanannya selama gue di Surabaya, maap ya bu kalo ngerepotin, maklum masih anak2. Makasih buat &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, brondong yg menjadi teman dalam perjalanan Bromo - Surabaya. Sori ya Ton, disini elu gue jadiin bulan2an, yg penting kan brondong, Ton... :D&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-1027924565034529898?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/1027924565034529898/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=1027924565034529898&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1027924565034529898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1027924565034529898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/11/menuju-bromo-24-28-aug-07-ke-3.html' title='Menuju Bromo (24 - 28 Aug &apos;07), ke-3'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RzP-kthnb5I/AAAAAAAAASk/V71_e-Kcuyk/s72-c/Rey-Lereng+Bromo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-384811502441464453</id><published>2007-11-02T12:12:00.000+07:00</published><updated>2007-11-05T14:14:56.940+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Menuju Bromo (24 - 28 Aug '07), ke-2</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry7AvHrckyI/AAAAAAAAASE/DdNIChY6t30/s1600-h/mahameru.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129248941369234210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry7AvHrckyI/AAAAAAAAASE/DdNIChY6t30/s320/mahameru.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Malang di malam hari dingin banget, dan gue keukeuh tidur gak pake selimut (soalnya emang gak ada), gak pake kaos kaki. Ceritanya gue mo latian kedinginan sebelum menginjakkan kaki di Bromo yang jelas2 lebih dingin. Selain gak bisa tidur, gue berhalusinasi ndenger adzan subuh 2x, dan ngeliat Devy bulak balik trus keluar kamar, tapi dia gak ngaku. Akhirnya baru abis subuh gue bisa tidur sebentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 26 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya, sekitar jam 7 kami keluar cari sarapan. Malang pagi itu sudah ramai dengan aktivitas manusianya. Kebetulan ada acara gerak jalan menyambut hari kemerdekaan yang ke-62. Padahal 17 Agustus sudah berlalu, tapi warganya masih antusias dan kok ya nurut banget disuruh ikut gerak jalan mau aja gitu lho. Tidak hanya anak2 yang turun ke jalan, tapi para orang tua-nya pun ikut meramaikan lomba gerak jalan ini, ceritanya tiap RT semua warganya ikut gerak jalan, pake seragam pula, niat banget gak sih. Ini adalah sebuah pemandangan yang mengharukan buat gue. Jadi inget betapa susahnya emak gue sebagai ketua RT di Jakarta minta iuran utk sampah dan keamanan tiap bulannya, padahal sampah selalu diangkut, dan alhamdulillah kawasannya aman dari tangan2 penjahat. Udah gitu iurannya murah kok... malah paling murah dibanding RW lain. Disuruh bayar susah... disuruh kerja bakti... yg kerja malah pembantunya, gimana kalo disuruh ikutan gerak jalan??!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh jadi ngelantur...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ternyata gak susah nyari sarapan deket Bhaswara. Di gang sebelahnya banyak warung2 makan yang udah buka. Pilihan kami jatuh pada warung yg paling bersih aja. Gue lupa waktu itu makan apa, soto? rawon? pecel? apa gudeg yaa? hhmm kyknya rawon deh, habisnya cuman Rp. 4.000 udah sama minum es teh manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari situ JJ mo ke pasar, mo beli kupluk ama sarung tangan, soalnya tu anak mo ke Bromo tapi gak ada persiapan. Trus si Devy mo liat karnaval di alun2 jam 9. Akhirnya mereka berdua pergi ama mas Tori, gue di losmen sendirian, re-packing, soalnya carier gue isinya udah amburadul keluar semua, lagipula rencananya gue mo brangkat ke Bromo duluan, sementara mereka berdua bakalan bareng Syifa ma Indah yang dari Sempu dan gak jelas kabarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya gue sendiri juga gak tau gimana mo ke Bromo-nya, yang jelas gue mo lewat Probolinggo dengan modal tanya2 dan nekad. Untunglah mas Anto, temennya Devy dateng, trus ngajuin alternatif yg katanya lebih deket : lewat Tumpang. Bingunglah gue... sampe pas Devy, JJ n mas Tori balik, gue blm brangkat juga dan ternyata mereka berdua memilih jadi pengikut gue ketimbang nungguin Syifa n Indah yg gak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya suasana makin seru, krn Mas Tori nyaranin lewat Probolinggo, sementara mas Anto nyaranin lewat Tumpang, mereka berdua rame bgt tu berdebat, dan akhirnya gue milih lewat Tumpang aja. Mas Tori ampe ngomong ma gue in private &lt;span style="color:#660000;"&gt;"Rey, kamu jgn sembarangan lho Rey, Malang itu disini, Probolinggo disini, Bromo disini (sambil nggambar di kertas). Kalo kamu lewat Tumpang, berarti kamu nembus gunung ini, off road lho Rey"&lt;/span&gt; gue cuman ngangguk2 doang tp dalam hati keukeuh tetep mo lewat Tumpang. Terima kasih atas niat baikmu mas Tori, tapi aku kan preman, gak papa lah off road.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai solat dzuhur kami brangkat menuju Tumpang, dari Tumpang ternyata ada yg mo naek Mahameru. Untung2an bgt tu, ternyata jeep-nya cuman ada 1, terakhir pula. Akhirnya kami baru brangkat dari Tumpang jam 3 sore, wiiihhh kalo dari Tumpang pemandangannya indah sekali, dan dapet pemandangan sunset yg cakep banget. Mataharinya meraaah banget, dan hamparan rona merahnya membuat perpaduan antara langit dan wedus gembel menjadi seperti kue lapis yang berwarna kemerahan. Subhanallah... cantik sekali. Sayang gak difoto, soalnya bakalan percuma jg, goyang bo'... gue kan off road.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe Bromo kira2 jam 7 deh, lama yaa... soalnya mampir Ranu Pane dulu sih... nganterin yg mo ndaki gunung dulu, brentinya aja ada kali 30 menit. Sampe Bromo langsung cek in Bromo Permai (berkat bantuan mas Iwan nih...), bersih2 trus langsung tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya, di episode sebelumnya gue kan bilang Dian mo nyusul, tapi ternyata gak jadi bo'... dia batal pergi gara2 LCD monitor Samsung-nya tiba2 copot dari pegangannya, Dian ngambek, hehehe. Ternyata yan, semangat backpacking elo yg begitu menggebu2 bisa kandas gara2 LCD Samsung copot, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jauh2 dateng ke Bromo, gue bela2in ke Bromo kan cuman karena Kasodo ya, itu lho... upacara masyarakat Tengger, Bromo setiap bulan ke-10 kalender Tengger. Mereka melemparkan sesajen berupa hasil bumi dan ternak ke kawah Bromo, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Upacara Kasodo ini biasanya dimulai tengah malam sampe subuh (dan gue baru tau belakangan, ternyata ampe pagi bahkan siangnya msh ada juga lho yg nyemplungin persembahan ke kawahnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... karena (katanya) acaranya mulai tengah malem, Syifa n Indah yg brangkat liwat Probolinggo langsung njemput kami jam 11 malem. Ternyata rombongan nambah 1 orang, Joe, jagoan laut yang kali ini harus ke gunung. Kami langsung ke Pure dimana pusat acara terjadi, dan disitu ketemu mbak Tari ma kak Rusman. Bromo tengah malem dingin banget, cuman belom seberapa, bau belerangnya itu lho... aduhh tajem banget, menyengat. Dan lagi suasana kyk gitu, gue kok sempet2nya laper yaa? sampe akhirnya gue sempet2nya makan bakso bedua Joe, hehehe. Kami cuma bertahan disitu ampe kira2 jam 2-an dan acara blm juga mulai. Mulailah satu persatu pergi balik ke mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue pikir nih... nanti pas acara dimulai kami bakalan keluar lagi, ehhh gak taunya tiba2 si supir bertanya tanpa rasa berdosa &lt;span style="color:#003333;"&gt;"jadi gimana nih? kalo udah pada gak kuat kita langsung ke Pananjakan aja yaa...?"&lt;/span&gt; dan langsung diamini Syifa. Gue cuman bengong aja, lha... Kasodonya gimana? ya maklum lah... namanya juga nunut... suka gak suka mesti nurut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung matahari terbit masih lama, maka kami tidur dulu di mobil, secara emang pada capek juga kalii. Dan itu adalah momen tidur paling aneh yg pernah gue rasain. Berhubung gue termasuk golongan ber-kaki panjang, gue gak nyaman ama posisinya, miring sini salah... miring situ salah, senderan salah, dan entah gimana lah akhirnya ternyata gue tertidur, dan gue msh gak sadar kalo gue tu tidur. Kok bisa?? Tiba2 aja gue bangun dgn kagetnya, gara2 gue mimpi bos gue (yaelahh... kutukan bgt gak sih...? udah jauh2 ke bromo, mimpinya kok dia), dan gue baru 'ngeh' posisi gue kyk apa, trus gue langsung bengooongg... gitu &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"ooo... tadi mimpi ya gue? berarti gue tidur dong?"&lt;/span&gt; anehh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Senin, 27 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 1/2 5, sambil ngumpulin nyawa, kami berjalan ke atas, ke pos tempat hunting sunrise berada. Kira2 jam 1/2 6, saat matahari kayaknya udah mulai ngintip2, gue langsung pasang badan persis didepan pager pembatas yg menghadap 3 gunung, spot yang ok utk hunting sunrise. Krn gak rela keilangan tempat, gue tahan deh tu rasa dingin, padahal anginnya bbrrrr... super dingin deh... bayangin aja ya, itu kan di ketinggian..... ketinggian..... sori gue gak tau di ketinggian berapa, hehehehe... yang pasti Pananjakan itu puncak tertinggi, dari situ bisa keliatan gunung Bromo, Tengger, Semeru, jadi silahkan bayangkan sendiri tingginya kyk apa. Mana gue cuman pake sarung tangan cuman sebelah (kiri) doang, yg sebelah lagi (kanan) dipake si Joe, bukannya apa2, yg sblh kanan buat mejet shutter speed, akhirnya tangan kanan cuman gue lilit pake slayer (dan gak ngaruh, hehehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sang mentari pun mulai keluar perlahan, sedikit demi sedikit. Wahhh baru kali ini gue hunting sunrise, di Pananjakan pula. Mo tau rasanya gimana? dingin bo'... hehehe. Yang jelas saat itu gue masih kepikiran Kasodo. Lha wong gue jauh2 kesitu, gue bela2in dateng krn mo ngeliat Kasodo, kok skrg gue di Pananjakan...?? Yang Kasodo dimanaa... gue dimana... hiks... ya sekali lagi, beginilah kalo nunut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 orang sama2 ke Bromo untuk hunting acara Kasodo, tapi hasilnya bisa beda2, &lt;a href="http://fotopinggir.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;si aden yg 1 ini&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;dapet upacara kasodo, &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;yg namanya kyk org Rusia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dapet upacara wisuda dukun, lha gue yang paling jauh dari tujuan awal, dapet matahari terbit, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dari Pananjakan justru kami baru mampir kawah Bromo. Jalan ke kawah Bromo-nya sih gak jauh lah... tapi bagi yang capek, takut capek, udah sepuh, jangan khawatir... ada jasa angkutan kuda. Bagi yg pengen naek kuda juga silahkan nyoba. Tarifnya..... wah sori gue gak tau persis, soalnya gue gak naek kuda sih. Hhmm... mgkn 5.000 kali yaa... Jangan sampe ketepu kayak Indah n JJ, mrk byr 20.000 deh kalo gak salah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahh sekarang gue kasih poto2nya neh... &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129248292829172498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry7AJXrckxI/AAAAAAAAAR8/4H5D3ypnRjg/s320/sajen.JPG" border="0" /&gt;'&lt;em&gt;Sajen'&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129246506122777346" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry6-hXrckwI/AAAAAAAAAR0/Pdc0jWNNDJ8/s320/Rey-Pagi+di+Bromo.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;'Merah...'&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129245913417290482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry69-3rckvI/AAAAAAAAARs/b82f1bPQ-C0/s320/Rey-Bromo+dipagi+hari+II.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;'Bromo di pagi hari'&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129245355071541986" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry69eXrckuI/AAAAAAAAARk/Q44bnRqvZPg/s320/Rey-Cakrawala+Tengger.jpg" border="0" /&gt; &lt;em&gt;'Cakrawala Tengger'&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129244861150302930" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry69BnrcktI/AAAAAAAAARc/jMFoyopc5mY/s320/Rey-Misty+Morning.jpg" border="0" /&gt;&lt;em&gt;'Misty Morning' (mgkn akan muncul jg di nature trekker, cuman blm tau)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Kalo mo tau info lebih lengkap tentang Kasodo mending ke blognya &lt;a href="http://fotopinggir.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;den Boby&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; aja.&lt;br /&gt;2. Setelah ini gue bakalan ketemu seleb2 blogger, seperti &lt;a href="http://galeri-imaji.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Anton&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Manda La Mendol&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://fotopinggir.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;den Boby&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (kalo yg ini ketemunya gak sengaja). So stay tune...! :)&lt;br /&gt;3. Ada kabar gak penting tp menggembirakan lainnya. Temen kantor gue ada yg istrinya baru melahirkan, anaknya cowok, dan dikasih nama &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Rey&lt;/span&gt;, hehehehe... terharu banget. Dari tadi nama tu anak gue pelototin mulu, nama gue bo'... cieee... hehehe :D&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-384811502441464453?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/384811502441464453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=384811502441464453&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/384811502441464453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/384811502441464453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/11/menuju-bromo-24-28-aug-07-ke-2.html' title='Menuju Bromo (24 - 28 Aug &apos;07), ke-2'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ry7AvHrckyI/AAAAAAAAASE/DdNIChY6t30/s72-c/mahameru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-956300658052948426</id><published>2007-10-28T22:02:00.000+07:00</published><updated>2007-10-29T14:47:34.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita duka cita'/><title type='text'>Selamat Jalan Kawan...</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RyWKsnrcksI/AAAAAAAAARU/XTiph7GP4-0/s1600-h/haikal.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5126656250001265346" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RyWKsnrcksI/AAAAAAAAARU/XTiph7GP4-0/s320/haikal.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;In memoriam : Hasyim Haikal (Sori Kal, foto lo gelap...)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;Gak banyak yang tau eksistensi &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di dunia perbloggeran, mungkin kalo bisa dikategorikan, dia termasuk blogger yang pasif, dalam arti kata gak BW kemana2. Yang tau dan komen di blog-nya yaa temen2nya sendiri, termasuk gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kenal &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berkat dikenalin jeng &lt;a href="http://apriliana-journey.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;April&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (anak site office di Jepara). Menurut &lt;a href="http://apriliana-journey.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;April&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, gue bakalan cocok ma dia, soalnya kayaknya sama gilanya. Kebetulan pula Haikal ini kerja di sebuah proyek kantor gue di Jepara, tapi bernaung dibawah bendera sub-con kantor gue. Walopun dah cukup lama berkomunikasi via imel, kami baru ketemu pertama kali waktu gue business trip ke Jepara awal Desember lalu, itu pun bisa dibilang ketemunya gak sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertemuan itu, kami jadi lebih deket, komunikasi makin intens dan makin ancur. Gue akui kami memang klop, bahkan gue sempet bilang dibeberapa postingan terdahulu, kalo si &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini adalah Rey versi laki2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada 1 panggilan yang dia kasih ke gue, 'cadas', itu kalo gue lagi galak kalo ditanya. Tapi biar bagaimana pun Haikal tetep nanya banyak hal dan info ke gue, sampe2 dia bilang &lt;span style="color:#660000;"&gt;"jangan buka information center, tapi bikin server search engine ajah hehehe..."&lt;/span&gt; trus akhirnya diralat jadi ask engine. Sejak itu tiap dia nanya ke gue modelnya dia bikin seolah2 dia ngomong ma mesin ask engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi dengan &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; menurun setelah dia resign dari project di Jepara Juni lalu, cuman sesekali dia sms. Awal puasa dia sempet telpon gue, biasaaa... nanya angkot, dia dapet panggilan kerja di kawasan industri Pulo Gadung. Setelah itu masih telpon2an soal kerjaan. Dan komunikasi terakhir waktu lebaran kmrn, saling berkirim sms 'mohon maaf lahir batin'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe Jumat malam (26 Okt '07), gue mendadak dapet sms dari adiknya &lt;span style="color:#990000;"&gt;"Rey, saya adiknya Haikal, mhn doanya ya, Haikal msk rmh sakit"&lt;/span&gt;. Perasaan gue gak enak, kalo sakitnya gak serius, gak mungkin adeknya sampe sms kayak gitu. &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; masuk ICU RS Puri Cinere. Rencananya gue baru mo jenguk dia hari Minggu, secara gue flu dan gue gak pernah mengistirahatkan badan gue selama seminggu ini, jadi maksudnya Sabtu itu gue istirahat aja, lagipula hari minggu gue ada acara di Tanah Kusir, biar sekalian jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi emang sih, hari Jumat itu gue tiba2 kepikiran ama ni anak. Pas mo forward imel, gue liatin nama dia di address list, sayang itu alamat imel dia yg lama, kangen juga gue imel2an ama &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Trus bbrp kali buka blog jg gue kepikiran dia, buka blognya dia jg masih tetep sama, belom diapdet. Sampe pas gue mo solat Isya Jumat itu, gue kepikiran lagi &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"apa kabarnya ya Haikal? dah dapet kerjaan belom?"&lt;/span&gt;, eehh... gak lama muncul sms dari adeknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pagi, gue sms adeknya &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"gimana Haikal? udah baikan? msh di ICU?"&lt;/span&gt;, gak berbalas. Sekitar jam 8 kurang &lt;a href="http://apriliana-journey.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;April&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; nelpon gue &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Rey... Haikal, Rey..."&lt;/span&gt;, dheg! perasaan gue udah gak enak, tp gue msh berharap dan msh nanya &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"kenapa Pril?"&lt;/span&gt;, dengan suara terbata2 dia jawab &lt;span style="color:#993399;"&gt;"Haikal meninggal..."&lt;/span&gt;. Gak bisa ngomong apa2 lagi, kami berdua langsung bertangis2an. Seorang sahabat telah pergi di dini hari. Dan gue menyesal tidak menyegerakan menjenguk &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; hari Sabtunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut cerita dari saudara dan kerabat &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pas gue gue ngelayat, Jumat sore itu &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; masih mengumandangkan adzan magrib di mesjid deket rumahnya, sesudah itu dia solat sunnah 2 rakaat, tapi (kayaknya belom sempat solat magrib), dia udah gak kuat. &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; terserang sakit kepala yg sangat hebat (mgkn jg berasa pengen muntah, ya) sehingga memaksa dia pulang. Sampe rumah, dia muntah 2x kali, trus pingsan dan langsung dilarikan ke RS oleh keluarganya, dan langsung masuk ICU, ternyata pembuluh darahnya pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Hasyim Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; kembali ke pangkuan Sang Pemilik hari Minggu, 28 Oktober 2007, pukul 04.07, dalam usia 27 tahun. Begitu singkat perjalananmu di dunia, kawan... Padahal sebelumnya &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; baik2 saja, sehat, malah hari Kamis, 1 hari sebelum ambruk dia sempet chatting ama anak2 TJB Jepara, ironis yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kal, gue gak mo maapin elo, Kal... karena emang gak ada yang perlu untuk dimaafkan. Malah justru gue ni yang kayaknya masih punya salah ma elo, tapi skrg minta maapnya ke sapa yaa?? :((&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kayaknya gue masih punya 1 utang sama &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Dulu kami pernah berniat nulis bareng, secara gaya tulisan kami kurang lebih ampir sama (bagusan dia kalii... hehe). &lt;a href="http://haikalexpress.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Haikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; udah sempet bikin cerita awalnya, dan waktu itu sempet kami bahas bareng. Ternyata dia gak nyangka kalo gue nanggepinnya se-serius itu &lt;span style="color:#660000;"&gt;"lo serius amat sih? maksud gue nyantai aja lah... nanti2 aja jg gak papa"&lt;/span&gt;. Tapi ternyata 'nanti' tak pernah datang untukmu, Kal. Dan karena kesibukan masing2, cerita itu terbengkalai begitu aja. Maap ya Kal... gue terlalu larut dgn kesibukan gue, sampe lupa ama cerpen kita, tapi cerita awal dari lo masih gue simpen kok ampe skrg... Berarti gue msh ngutang ya Kal...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin udah terlambat, tapi... makasih ya Kal, makasih banyak untuk semuanya. Makasih banyak untuk persahabatan yang pernah ada, makasih udah jadi temen gue yang baik, makasih banyak udah jadi salah satu penyelamat hidup gue di kantor ini, makasih udah nemenin gue berjuang melawan "penjajah" yang itu tu Kal... Dan yang pasti Kal, gue bakalan kangen imel2an ma elo, ngobrol ma elo, dan baca tulisan elo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue masih gak nyangka elo udah gak ada lho Kal. Gak nyangka pada akhirnya gue harus posting seperti ini tentang elo.&lt;br /&gt;Selamat jalan kawan... Semoga amal ibadahmu diterima disisi Allah SWT. Kal... lo orang baik, sholeh, gak neko2. Semoga elo masuk surga ya Kal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Buat temen2 yang laen, jangan sampe kyk gue deh. Kalo denger teman, sodara ato kerabat ada yg msk ICU, jgn tunda utk jenguk deh, sapa tau besok dia udah gak ada, jadinya nyesel kyk gue. Dan sayangilah orang2 yang hadir dikehidupan kita, soalnya kita gak akan pernah tau besok gimana.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-956300658052948426?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/956300658052948426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=956300658052948426&amp;isPopup=true' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/956300658052948426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/956300658052948426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/10/selamat-jalan-kawan.html' title='Selamat Jalan Kawan...'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RyWKsnrcksI/AAAAAAAAARU/XTiph7GP4-0/s72-c/haikal.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-7528136978624797756</id><published>2007-10-23T12:31:00.000+07:00</published><updated>2007-10-26T09:58:21.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Menuju Bromo (24 - 28 Agustus '07), Ke-1</title><content type='html'>Sebenarnya ini adalah catatan petualangan yang tertunda, jadi maap kalo rada basi :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah trip ke Thailand dan Malaysia tempo hari, 3 hari kemudian (24 Agustus '07) gue berangkat lagi ke Malang, Bromo dan Surabaya. Bisa dibilang trip ini adalah trip "kecelakaan" alias tanpa direncanakan jauh2 hari sebelumnya. Tanggal 21 kan gue baru balik, masa' gue mo langsung ngabur lagi?! Kalo soal fisik sih mgkn masih bisa, tapi soal duit yang rada repot, hehehe. Tapi berhubung yang ngajak menyebutkan "password" dengan tepat: &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kasodo&lt;/span&gt;, sulit bagi gue untuk menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan niat mulia dan menggebu2 bakalan ndapetin banyak info dan foto2 upacara Kasodo, gue mengenyampingkan masalah uang yang pas2an (hehehe... padahal sih, emang guenya juga nyantei aja). Tapi sodara-sodara... yang namanya angan2, harapan tu jadinya suka beda banget dengan kenyataan, termasuk trip kali ini. Pengen liat upacara Kasodo? dapet foto2 bagus? info soal upacara itu? kenyataannya beda jauhhhh... Pokoknya seperti kata pepatah &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"jauh panggang dari api"&lt;/span&gt; ciee. Sebenernya sih ampir tiap trip gue berbeda dgn harapan, tp kyknya yg ini ancur banget, hehehe. Mo tau seancur apa trip gue kali ini?? Silahkan disimak... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;Jumat, 24 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya dari Jakarta kami ke Malang dulu, jadilah kami putuskan naik KA Gajayana, secara kalo naek pesawat mahal gitu lohh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwalnya kereta akan berangkat pukul 17.32. Karena tidak ingin terlambat dan belajar dari pengalaman yg sudah2, bahwa Jakarta tu muacetnya ruarr biasa pada hari Jumat, maka gue memutuskan naek ojeg aja dari kantor. Singkat cerita, gue berhasil nyampe Gambir jam 5 liwat 10. Masih ada waktu buat beli roti :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ke-5 petualang Bromo berkumpul di jalur 1, menanti datangnya sang kereta. Kami adalah : &lt;span style="font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;Syifa&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-size:130%;color:#993399;"&gt;&lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;Devy&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;JJ&lt;/span&gt; (sbnrnya namanya Julianah, tp krn ID imelnya namanya JJ, kami terbiasa manggil dia itu), &lt;span style="font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;Indah&lt;/span&gt; dan tentu saja &lt;span style="font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;gue&lt;/span&gt;. Sebenernya Dian udah positif mo ikut, tapi saat H-1 musibah datang, dia kena muntaber, keracunan makanan, gara2 makan burjo yg dibeli dipinggir jalan, udah gitu kalo gak salah tu burjo udah 'nginep' semaleman, tp tetep dimakan, heran deh... Trus ya, ni anak niat bgt deh, dia tetep keukeuh mo nyusul naek Air Asia via Surabaya hari minggunya. Duhh Dian, niatnya mulia sekali, tapi endingnya tak terduga dan kocak banget, hehehe... Mo tau kyk apa? simak aja terus :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei, hawa2 tak sedap bahwa trip ini akan rada2 aneh sudah tercium sejak dalam perjalanan menuju Malang. Seumur2 gue naek kereta eksekutip sekelas argo, baru kali itu dimasukin tukang jualan, mana rame2 pula masuknya, mana mereka masuknya dini hari pula, saat lagi berusaha tidur pules. Bayangin ya, yg jualan tu berendet kyk baris, yg depan jualan telor, belakangnya jualan dodol, belakangnya lagi jualan pecel, jual aqua, jual buah, jual kerupuk, jual tahu, halah... pokoknya banyak banget deh... dan semuanya pada tereak nawarin dagangannya. Gue sih tetep pura2 tidur, soalnya melek dikit bisa2 langsung ditawarin ama yg jualan. Dan berkat yg mundar mandir jualan jam 1 pagi, gue dah gak bs tidur lagi :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo diliat dijadwal keretanya, brangkat 17.32, nyampe Malang 08.08, tapi gak mungkin lah... pasti ngaret, mungkin barang sejam. Tapi ternyata sodara-sodara... gue baru nyampe Malang ampir jam 11 siang bo'... duh Gusti... pantat gue ampe berasa tepos kebanyakan duduk, 17 jam bo'... kyknya mendingan gue ke Karimun Jawa lagi deh, biar kata ampir 20 jam, cuman jelas gitu, gue naek bis trus nyambung ASDP, nyebrang laut, lha ini... kok bisa lama banget ya? pake acara lewat Blitar, kediri, Madiun segala, ya ampyunnn... sekalian aja lewat Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Akhirnya Sabtu, 25 Agustus 2007, di Malang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe Malang, rombongan IBP Surabaya yg dipimpin oleh Yuda Munarco dah dateng (padahal gue kenal yuda juga kagak), mereka mo ke Sempu bareng yg dari Jakarta. Tapi gue mah ogah dan keukeuh, dari awal gue dah menetapkan hati utk stay di Malang, soalnya males aja gitu cuman se-encret doang ngicipin Sempu, mending gue hemat2 tenaga (taelahh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jakarta yg ikut ke Sempu cuman Syifa ama Indah, lho si &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ma JJ kemana?? hehehe... mereka mendadak jadi pengikut gue, hihihihi... asikkk gue ada temennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah di Malang gue dah dapet tumpangan nginep, di rumah eyangnya &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;"Ibu Peri"&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini hihihihi. Tapi si &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ma JJ gue ajakin nginep disitu gak mau, mereka sungkan dan lebih memilih nginep di wisma Bhaswara, lha kok gue doang yg pede yaa? hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke... kami kembali berpisah, gue jalan sendiri, naek angkot menuju rumahnya si eyang. Dari tempat pemberhentian angkot yg diancer2in, gue mesti jalan kira2 500 meter kali ya, menuju rumahnya si eyang. Ketemu...!! &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;hhmmm tapi kok lampu luarnya nyala? wahhh... jangan2... jangan2...&lt;/span&gt; Gue bbrp kali kasih salam dan permisa permisi gak ada yg nyaut, pagernya gue ketok2 jg gak ada yg nyaut, gue telpon tu rumah jg gak diangkat2. Wah bener aja ni orgnya gak ada. Gue langsung sms &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, trus sms JJ bahwa gue bakalan ngikut mereka, mana HP gue lo-bet lagi... duuhh cakep deh. Akhirnya sambil menunggu kepastian dari teman2, gue berdiri aja gitu didepan rumahnya si eyang, sambil mesam mesem menertawakan diri gue sendiri. Gak nyangka gue berdiri di depan rumah orang di kota Malang, dan gue takut disangka maling, soalnya gue kumel banget dan bawa carier yg segede gambreng itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak lama &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; nelpon sambil minta maap, eyangnya emang pergi dan dese lupa gue mo dateng, huahahahahaha... gak papa mbak, udah biasa... Beneran gue mah gak heran bakal kejadian kyk gitu, kalo gue pergi2 tu emang suka kejadian yg aneh2. Tapi &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; mengutus temannya (namanya mas Tori) yang tinggi besar utk nganterin gue ke wisma Bhaswara, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dikala gue kyk anak ilang berdiri di depan rumah orang yang tak berpenghuni, ternyata ada yg meratiin perbuatan gue, tetangga sebelah kanannya si eyang keluar, nanya2in gue, trus gue disuruh duduk di teras rumahnya dia, mungkin kesian kali yaa, trus dikasih minum pula sambil nunggu dijemput mas Tori, hahahahahaa... persis deh kyk anak ilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, gue berhasil nyampe di wisma Bhaswara yang udah ditempatin &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ma JJ. Ternyata naek motor sambil nggendong carier tu capek banget ya bo'... punggung gue berasa mo patah, kyknya mendingan jalan kaki deh. Eniwei, wisma Bhaswara itu modelnya kayak mess tentara gitu, harganya murah banget, gue saranin kalo backpacker cari tempat nginep di Malang kesini aja, lumayan deket dari stasiun, kalo naik becak dari stasiun tarifnya Rp. 7.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya, mo tau harganya berapa? &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Rp. 35.000...!&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#990000;"&gt;"35 ribu itu per org?"&lt;/span&gt; tanya JJ kepada pengurus wisma, &lt;span style="color:#009900;"&gt;"nggak mbak, semuanya... satu pintu, dari depan ampe belakang"&lt;/span&gt;. Jadi sodara2... 35 ribu itu udah dapet tempat tidur 6, luas banget, kamar mandi luar, tapi kami kebagian yg rada spooky, hihihihi. Eternit-nya berlubang, dan lantainya tidak higienis untuk dipake solat (kata si &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;). Itu karena kami dapet kamar sisa di wisma yang bangunannya lama, fully occupied bo'. Mereka juga punya wisma yang bangunannya baru, kamarnya lebih bagus dan bersih tentunya, dan harganya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe wisma gue langsung buru2 mandi karena gak enak liat yg laen udah pada rapi, eh tapi belakangan gue malah pengen nyuci, hehehehe... maap yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masih Sabtu, 25 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua beres kami langsung cabut cari makanan...!! laper bo'... Dan korban pertama kami adalah &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Toko Oen...!&lt;/span&gt; Es krim-nya itu lohh... slurrpp... yummy banget (gue mah segala es kyknya slurp deh, hehe), bangunannya juga tua, jadi berasa makan es grim di belande deh (duilehh...). Dari Toko Oen kami melanjutkan perburuan ke &lt;span style="font-size:130%;"&gt;bakso bakar pak Man&lt;/span&gt;. Ternyata gue gak doyan, menurut gue sih pait yaa (tapi gue abis semangkok, hehe). Dari pak Man lanjut lagi ke &lt;span style="font-size:130%;"&gt;rumah makan Inggil&lt;/span&gt;. Nahhh... disini ni makanannya enak, harganya juga gak mahal2 amat, suasananya enak, soalnya banyak benda2 kuno di resto ini. Malahan gue sempet kenalan ma yg punya resto yg ternyata duda dan kata &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ganteng. Pokoknya gue SKSD sekali deh... tapi sayang gak ngaruh, gak dapet diskon, soalnya dah keburu bayar baru kenalan, hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Inggil kami berpisah dengan mas Tori "The Guide" yg ada acara ampe jam 7. Jadilah kami jalan sendiri luntang lantung sampe akhirnya terdampar di &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Und Corner&lt;/span&gt;, beli oleh2. Und Corner itu letaknya disamping &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hotel Tugu&lt;/span&gt; yg katanya bagus buat hunting, tapi berhubung gue terlalu sopan dan o'on, malah gagal hunting di Hotel itu. &lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"Rey, elo aja deh yg ngomong, yang suaranya mendayu2"&lt;/span&gt; Dev... J... laen kali jgn mengandalkan gue utk merayu deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus dari situ kami jalan lagi sampe alun2, karena mo dijemput mas Tori di daerah situ. Di sinilah gue baru tau kalo di Malang tu jembatan penyebrangan dialihfungsikan sebagai WC umum. Ceritanya gue, &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan JJ mo memberikan contoh yg baik dgn menyebrang di jembatan penyebrangan yg tersedia &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"kita jangan malu2in dong..."&lt;/span&gt;, ehhh malah jadinya..... tu jembatan pesinggg banget dan lengket, huekkk... Duhai para pria, tak puas kah kalian kencing di toilet, di balik pohon, di semak2, di pinggir jalan, di selokan? sehingga jembatan penyebrangan pun diembat pula?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari alun2 kami sempet makan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;wedang ronde dan lodre&lt;/span&gt; di daerah kompleks eyangnya &lt;a href="http://jagomakan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ibu Peri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Menurut gue sih biasa aja... kacangnya kurang bagus. Trus dari situ mas Tori nawarin ke daerah &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Batu&lt;/span&gt;, yang laen antusias banget, gue mah ngikut aja. Sampe Batu juga gue udah bener2 keilangan mood, karena seharian itu dah kebanyakan nyium asep rokok. Kalo buat gue, asep rokok tu durjana banget, soalnya bisa membuat gue tiba2 layu sebelum berkembang, gak mood. Puncaknya, pulang dari Batu gue tukeran tempat duduk ma JJ, gue tepar ma &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di jok belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe wisma jam 11 malem, gue masih niat mandi pake acara keramas pula, soalnya tiba2 teringat lagu dangdut "mandi kembang tengah malam", aiihh.... Abis mandi gue pake sesumbar ma yg laen &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Eh gak dingin lho... gak dingin..."&lt;/span&gt; hahahaha, tapi akibatnya abis itu gue gak bisa tidur, dingin bo'... masa' gue baru bisa bener2 tidur abis subuh... :((.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maap gak ada poto, soalnya pada ilang2an, hehehe... (sering banget ya gue ngilangin foto??) :(.&lt;br /&gt;O iya, buat yang mo ke Malang mending jangan naek Gajayana deh, lebih baik naek Air Asia ke Surabaya trus nyambung bis ke Malang, waktunya gak banyak terbuang.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-7528136978624797756?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/7528136978624797756/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=7528136978624797756&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/7528136978624797756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/7528136978624797756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/10/menuju-bromo-24-28-agustus-07-ke-1.html' title='Menuju Bromo (24 - 28 Agustus &apos;07), Ke-1'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-1103521389683085037</id><published>2007-10-10T14:35:00.000+07:00</published><updated>2007-10-11T09:28:06.835+07:00</updated><title type='text'>Selamat Idul Fitri yaa...!! :)</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: center" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1  _Prod_Version=ShockwaveFlash" src="http://img.kapanlagi.com/c/s/01221.swf" width="500" height="400" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" bgcolor="#FFFFFF" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penggemar dan pemirsa yang budiman,&lt;br /&gt;tak terasa 1 bulan hampir berlalu,&lt;br /&gt;Ramadhan sebentar lagi berakhir,&lt;br /&gt;Idul Fitri pun segera datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Selamat Idul Fitri 1428 H&lt;br /&gt;Taqaballahu minna wa minkum&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf kalo selama ini Rey Tries to Write ada&lt;br /&gt;salah2 ucap ato salah2 tulis.&lt;br /&gt;Ya maklum... Rey juga manusia (kadang rada bandel pula) :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#006600;"&gt;Trang sumirat teja gumanti,&lt;br /&gt;ampak2 sumilak bawana&lt;br /&gt;"Sugeng Ariyadi 1428 H"&lt;br /&gt;Mugi-mugi amal ibadah panjenengan sekalian&lt;br /&gt;dipun tampi dining Gusti Ingkang Murbeng Dumadi,&lt;br /&gt;lan tansah pinaringan&lt;br /&gt;ginanjar karaharjan, karahayon, lan kamulyan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center" align="left"&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#006600;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semoga teman2 yang budiman mendapat banyak berkah di bulan suci ini. Kalo buat gue sendiri berkah itu sudah terlihat. Bayangkan saja... udah berpuluh2 taun si 'Sum' (kantor gue) hidup, tapi baru sekarang dia dapet hidayah, hari Senen-Selasa tgl 15-16 Okt nanti si 'Sum' bakalan tutup, libur. Jarang2 ni si 'Sum' dapet hidayah begini, patut disyukuri banget. Dan bagi yang udah terlanjur ambil cuti pada tanggal tersebut, cutinya dianulir. Asiikkk... lumayan jatah cuti gue nambah 2, huahahahaha :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah berikanlah aku umur yang panjang, dan pertemukanlah aku kembali dengan Ramadhan di tahun depan. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh iya, maap yee itu gambarnya mbleber kemana2. Gue gak tau ngecilinnya gimana, hihihi. Gak papa lah... biar eye catching :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-1103521389683085037?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/1103521389683085037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=1103521389683085037&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1103521389683085037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1103521389683085037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/10/selamat-idul-fitri-yaa.html' title='Selamat Idul Fitri yaa...!! :)'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-9162649587287666876</id><published>2007-10-02T12:11:00.000+07:00</published><updated>2007-10-03T16:20:51.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PR'/><title type='text'>8 Habits</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RwIH5HKaKQI/AAAAAAAAAQ8/cf4Kzz3tUBs/s1600-h/fatahilah-malam.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5116660804402948354" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RwIH5HKaKQI/AAAAAAAAAQ8/cf4Kzz3tUBs/s320/fatahilah-malam.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Fotonya sih gak nyambung, cuman biar rame aja... :) &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maap posting kali ini OOT banget dari dunia per-backpacking-an, gak papa lah... sekali2, biar blog gue lebih berwarna (cieehh...). Ini PR dari &lt;a href="http://shazma.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Rini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; nih, yang ngefans berat ma Azzam, hehehe. Dan demi Azzam nih Rin gue mau ngerjain (lho??). Langsung aja yee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah 8 kebiasaan gue.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Jalan cepat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Gue suka jalan kaki, dan kalo jalan tu gak bisa pelan, bawaannya napsu aja gitu pengen ngebalap org yang jalan di depan gue. Jadi maap2 aja deh buat yang pernah jalan bareng ma gue trus keteteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tukang kelayapan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Biar kata gue bukan laki2, tapi gue tukang maen, hehehe. Tapi sori ye gue mah kalo maen gak ke Mall. Wiken tu gue pasti ngabur kemana gitu, jarang banget di rumah, sampe2 ibu gue geleng2 kepala tiap liat gue ngabur mulu "Ra tau sobo omah. Nek nyang omah ki sikile iso abuh". Dan entah knp pula ide kelayapan gue banyak dan menarik (bagi diri sendiri). Pokoknya gue harus melakukan sesuatu, gue gak betah kalo di rumah nonton tipi doang, ntar gue jadi males.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Bisa tidur dimana aja&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Alhamdulillah gue orgnya gak rewel dalam hal tidur, gue bisa tidur ampir dimana aja (dlm kondisi bepergian ato capek); di bis, di kapal, di pesawat, di angkot yg penuh, di kereta, di mesjid, di toilet kantor, dan gak mesti di atas kasur juga ok. Yaa lumayan ngebantu lah kalo gue backpacking. Prestasi terakhir yang gue ukir dalam hal tidur ini adalah....: tidur di busway sambil berdiri, hehehe... ternyata gue bisa, asli gue tidur beneran, lha wong sampe mo jatoh segala gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tukang nyela dan komen&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Suatu kebiasaan buruk yang masih gue usahain untuk gue kurangin ampe sekarang. Mudah2an sih udah banyak berkurang dibanding dulu, tapi cobaan berat gue adalah... jika gue mendengar seseorang berinisial 'TS berkata', biasanya gue ingin menimpali, mengumpat, ato malah justru pengen nimpukin sesuatu(?) duhhh... pokoknya cobaan berat deh. Semoga Allah memberikan kesabaran buat diriku dan mengembalikannya ke habitat asalnya, aamiin. Kekekekekkk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tukang "nyetor" dimana2&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Inilah akibat terlalu mencintai air putih plus tukang jalan, jadinya dimana bumi dipijak, disitu WC dikunjungi. Pokoknya yang sering jalan ma gue pasti dah apal deh gue pasti nyari WC dimana gue berada, gak di pasar, gak di terminal, gak di candi, gak di pantai, gak di ASDP. Trus kalo pulang kampung ni ya, gue sering numpang ke rumah2 penduduk cuman buat numpang pipis, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Suka olah tubuh&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Sebenernya sih gue suka olahraga, cuman kan bentuknya bisa macem2, yang penting badan gue bergerak lah... soalnya gue suka bosen kalo banyakan duduk diem. Gue pernah tu berusaha meningkatkan semangat ke kantor dengan cara mampir fitnes center pagi2 trus ngantor, trus pernah juga naek lift setengah jalan, setengahnya lagi gue lanjutin pake tangga. Kalo sekarang gue jalan cepat di halte transit busway dan dari halte busway menuju kantor. Trus pernah juga saking bosennya di kantor, gue cari2 alesan bulak balik ke lantai bawah, trus jadi sukarelawan kurir dadakan buat nganterin dokumen ke bawah, trus pernah juga bulak balik fotokopi dan baliknya jalannya muter. Kadang gue mikir lho, ini gue mo jadi atlit apa mo jadi pegawai sihh??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;AADC&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Ada Apa Dengan Computer? Kalo di kantor, dialah teman setia yang bisa bikin gue senyam senyum sendiri, ngoceh2 sendiri, malah pernah meneteskan air mata segala (aiihh...). Dan tentu saja semua itu mengundang reaksi dari tetangga depan dan kanan. Pokoknya kalo dah didepan komputer gue kyk org gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. The last but not least &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tukang nulis panjang2&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Gak tau kenapa, gue gak bisa nulis dengan pendek, padahal tidak demikian halnya kalo gue berbicara. Jadi bisa dibilang, gue sedikit bicara tapi banyak makan (lho??), banyak nulis maksudnya, walopun gak bisa dipungkiri juga kalo gue makannya banyak. Trus udah gitu, gue kalo nulis bisa ngalor ngidul gak puguh bin gak juntrungan. Bisa diliat sendiri kan... dari jawaban gue no.8 ini.&lt;br /&gt;Entah kenapa setiap gue nulis, yg tadinya &lt;em&gt;blank&lt;/em&gt; tiba2 bisa muncul banyak kata yang mo disampaikan, nahhh saking banyaknya itu, semua kata gue rangkai dan hasilnya ya itu tadi... semua ditulis, melebar kemana2, dan gak penting. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai. Mission accomplished. Rin, utang gue dah lunas yaa... demi elo tu Rin, gue ngerjainnya ngaco, ngarang aja apa yg ada dikepala gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah trus... gue disuruh ngelempar PR ini lagi ke 8 orang lainnya yaa? hmmm tugas ini gue lempar ke orang2 ini aja deh...&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://calonkukau.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Sandy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, karena dia pernah ngerjain.&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://niekehebad.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Nieke&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, karena dah pernah ngerjain juga.&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://mimimama.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Fahmi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, karena gue pernah baca dia udah posting 8 habbits ini.&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://shazma.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Rini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, karena dia penggemar Azzam dan ngasih gue PR ini, dan dia sendiri dah ngerjain.&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://bamboo.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Bamboo&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, lhaa... kalo yg ini mesti ngerjain nih, biar kalo gue buka blognya judulnya gak lagi "Buat Yang Ingin Bahagia". Bamboo... sebagai salah satu fans gue, lo mesti apdet dong... :D&lt;br /&gt;6. kamu...&lt;br /&gt;7. kamuu...&lt;br /&gt;8. dan kammuuu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Aturan mainnya:&lt;br /&gt;1. Each blogger must post these rules&lt;br /&gt;2. Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves&lt;br /&gt;3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their eight things and post these rules, at the end of your blog, you need to choose eight people to get tagged and list their names&lt;br /&gt;4. Don't forget to leave them a comment telling them they've been tagged and to read your blog&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Selamat berbuka puasa. Ini memasuki 10 malam terakhir lho... yukk kita mem-&lt;em&gt;pol&lt;/em&gt;-kan amal ibadah di 10 malam terakhir ini, terutama di malam2 ganjil :). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Pulang yuukkk...!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-9162649587287666876?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/9162649587287666876/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=9162649587287666876&amp;isPopup=true' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/9162649587287666876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/9162649587287666876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/10/8-habbits.html' title='8 Habits'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RwIH5HKaKQI/AAAAAAAAAQ8/cf4Kzz3tUBs/s72-c/fatahilah-malam.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-7934929764701645959</id><published>2007-09-26T11:37:00.000+07:00</published><updated>2007-09-28T09:14:17.602+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Episode 4 : Malaysia, 17 - 21 Aug '07</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvxitnKaKPI/AAAAAAAAAQ0/7MzFKHzfeg0/s1600-h/aer+mancur+petronas.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115071812532316402" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvxitnKaKPI/AAAAAAAAAQ0/7MzFKHzfeg0/s320/aer+mancur+petronas.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 19 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genting, the city that never sleeps, eh... itu mah Las Vegas yaa? Dari dini hari gue dateng ampe gue turun sarapan pagi, tetep aja rame. Disana tiap hotel punya taman bermain sendiri, jadi yang nginep gak perlu jalan kemana2, maen aja disekitar situ. Dijamin gak akan bosen, karena arealnya luas banget. Bisa banget yaa mereka ngejualnya, gue jadi mbayangin kawasan Puncak, yang kondisinya kurang lebih sama ama Genting, tapi gak dimanfaatkan semaksimal mungkin, kurang 'menjual', sayang yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kami ke Genting dengan niat2 terpendam masing2. Cory dan Hanny punya niatan maen Aerospace, itu lho... yg dimasukin ke suatu ruangan, trus badannya jadi melayang2 krn dibawahnya ada angin (nah lho? gimana tuh? gak tau deh gue). Niat lain dari Cory adalah sarapan di hotelnya &lt;span style="color:#990000;"&gt;"di sana makanannya enak2 Rey, kalo gue sih lumayan buat perbaikan gizi"&lt;/span&gt;. Nahh kalo niat gue, pengen motret tulisan casino doang. Tapi sayang... casino disana gak vulgar gitu, gue gak nemu tulisan casino, adanya 'tandas' (baca: WC), hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sayang kalo udah jauh2 ke Genting gak nyobain permainan apapun, akhirnya gue ma Hanny nyoba flying coaster, yang menyebabkan lensa kaca mata gue lepas dari frame-nya (bagusss...!). Dari situ gue, Hanny n Anti kembali jalan, liat2 doang, sambil berusaha nyari tulisan casino yg gede (tetep keukeuh...). Eehhh yang ada si winda tiba2 sms, dia ama Cory lagi menuju terminal bis mo balik ke KL. Ya elaahhh... mereka bedua gak ada komunikasi-nya sama sekali deh. Hanny langsung bete, gue berusaha tenang sambil tanya sana sini, dan alhamdulillah dapet tiket bis ke KL, walopun jalurnya beda ma Winda n Cory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami turun di terminal Pekeliling, dari situ kami mesti naek LRT sampe deket rumahnya kak Joji, baru deh dari situ kak Joji akan jemput. Berkat ditinggal Winda ma Cory, kami jadi ngerasain naek LRT, hehehe... asik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malemnya sempet ngicipin petronas di waktu malam, trus pulang dari situ acaranya : makaaannn...! Sama kak Joji dibawa ke daerah yang isinya emang rame warung makan semua berderet2, model warung2 gitu, masakannya khas sana. Yang laen memutuskan makan nasi prasmanan, Anti ngidam tom yam krn gak kesampean ke Thailand, sementara gue ogah makan nasi dan nyari makanan seaneh mungkin. Pilihan jatuh pada sup mie utara, sukses...! pilihan gue tepat banget, karena rasanya emang aneh, hehehe. Puedess banget bo'... haduhh pedesnya tu aneh deh... gak ada yang ngalahin. Dia tu pake cabe tumbuk, plus lada, plus kuahnya puanas, huaaahhh... puedess... puanashh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Senen, 20 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara hari ini adalah naek ke menara kembar Petronas. Berhubung kami nebeng kak Joji yang brangkat ke kantor, jadilah jam 7 pagi udah cabut. Sampe Petronas kira2 jam 8, udah ada yang ngantri buat naek ke Skybridge, padahal pintunya baru dibuka jam 9. Eehhh lagi ngantri2 gitu ada yg ngajak ngobrol nehh... ciee... cowok2 arab dibelakang gue yg memulai percakapan, ciee. Lucu deh, mereka tu kembar, tapi udah setua itu (mgkn seumuran gue kali yaa) masih aja pake baju kembar &lt;span style="color:#009900;"&gt;"we're twins and now we want to take a picture in the twin tower"&lt;/span&gt;. Eh iya, ngomong2 soal twin, ternyata Winda juga kembar, muiripp banget ama kembarannya, identik kali ya. Dan gue baru nyadar sekuat apa ikatan batin sodara kembar itu. Si Winda ini contohnya, udah beberapa hari belakangan ini kangen berat ma Mira, kembarannya. Apa apa yang diinget Mira mulu, dan dia dah gak tahan pengen pulang, hehehe... sampe segitunya ya ternyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mo naek ke Skybridge Petronas tu dibagi2 per kelompok, gak bisa langsung masuk semua gitu. Trus gebleknya gue, gue pikir bakalan naek sampe atas, gak taunya cuman ampe tengah2, di jembatan penghubung dua tower itu doang, jadilah gue cuman biasa aja, gak terlalu berkesan, lagian sih harapannya terlalu muluk. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115070798920034482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvxhynKaKLI/AAAAAAAAAQU/YJpA15HfaI8/s200/petronas1.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115070975013693634" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Rvxh83KaKMI/AAAAAAAAAQc/0iUmF2LDgVc/s200/petronas2.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Ini mah wajah Petronas diwaktu malam...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selesai menaiki menara kembar, rombongan terpisah 2, Cory ma Hanny mo keliling kota naek Hop on Hop off, sementara gue, Anti ma Winda lebih memilih shopping, nnggg... nemenin Anti ceritanya (ngeles...). Korbannya adalah Bukit Bintang dan Petaling street, terakhir ngetem di KL Sentral, soalnya meeting point-nya disitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya waktu nyampe Bukit Bintang tu msh kepagian, toko2nya banyak yg blm buka (hhmm... apa emang kite salah tempat yee?), jadinya cuman dapet makan doang, laper bo'... blm sarapan. Eehhh yang jualan ternyata orang Blitar dan ceritanya pesenan kami didiskon, tp kyknya gak ngaruh deh... sama aja ma yg laen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvxieXKaKOI/AAAAAAAAAQs/xpzVyync1uY/s1600-h/petaling+str.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115071550539311330" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvxieXKaKOI/AAAAAAAAAQs/xpzVyync1uY/s200/petaling+str.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nahhh kalo Petaling street tu kayak chinatown, walopun sebenernya (katanya) chinatown-nya bukan itu, ada lagi. Disepanjang gang itu isinya tukang jualan semua, lumayan murah2 sih... tp ya itu, asal bisa nawar. Ternyata di sana aneh, antara 1 pedagang dgn pedagang lainnya tu bs matok harga yg beda banget utk jenis barang yg sama. Jadi ada yg ngasih harganya tinggi banget, ditawar susah, sementara di pedagang laen bisa ngasih harga jauh lbh murah tanpa tarik urat leher, padahal barangnya sama persis lho... aneh kan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai urusan di Petaling street, kami langsung aja ke KL Sentral, nunggu Hanny n Cory yang ternyata lama banget. Sampe kelaperan (lagi?), ngantuk, dan berasa bokek karena abis belanja. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Win, lo kyknya masih ngutang 20 Ringgit deh ma gue"&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"utang apaan? utang2 gue udah lunas, lo jgn coba2 deh Rey..."&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"yaa... namanya juga usaha Win, bangkrut ni gue"&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Eh Anti, elo masih ngutang ma gue ya 50 ringgit?"&lt;/span&gt; hahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari KL Sentral kami naek Rapid Transit(??), macam LRT cuman ini bagusan, ke kantornya kak Joji, dan dari situ makan lagi di daerah yang sama seperti malem sebelumnya. Yang laen tetep milih makan nasi prasmanan, dan gue tetep keukeuh cari makanan yang aneh. Dan atas saran kak Joji, gue nyobain Laksam. Laksam ini kwetiau yang disiram pake kuah santen cuman gak terlalu pekat, ada daunnya dikit kyk daun kemangi. Penampakan Laksam ini putih, pucet dan gak menggairahkan, tapi begitu dicobain, hhhmmm... lumayan juga, not bad lah... cuman lama2 kok gue eneg yaa? Trus gue nyobain jajan pasarnya juga, dan ternyata jenisnya mirip2 ama jajan pasar di indo. Mungkin yg itu contekan dari jajan pasar kita kali yee... hehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waahhh hari ini adalah hari terakhir di Malaysia. Biar kata gue gak punya kembaran, gue udah kangen ma kampung halaman gue, soalnya duit udah abis, hehehe :D. Kalo Cory sih kyknya msh pengen lebih lama di sana &lt;span style="color:#990000;"&gt;"aduhh kak Joji, masih belum puas nih, sebenernya msh pengen lbh lama lagi disini, sayang uang sudah tak ada"&lt;/span&gt;. Aaahhh kalo gue mah gak terlalu pengen balik lagi, soalnya pikiran gue kemana2, entah kenapa gue selalu terngiang2 perjalanan gue di bulan Juli 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selasa, 21 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 3 kurang si Winda udah bangun, trus langsung mandi, abis itu dia mbangunin yang laen. Jam 1/2 4 gue baru bangun, mandi, trus abis itu gue tidur lagi. Winda msh aja berusaha mbangunin Hanny en Cory &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"Oi... bangun dong Oi... hari ini kita pulang Oi..."&lt;/span&gt; duuhh ceria banget. Karena kesian, gue bangun lagi dan mendapati Winda dalam keadaan rapi jali dah lipstikan segala, siap brangkat deh pokoknya &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"taelah Winda, jam segini udah rapi bener, mo kemana neng?"&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"emang lo gak mo pulang? gmn sih ni udah jam segini blm pd bangun juga?!"&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"yaelahh Winda... elo sih semalem tidur duluan, kita gak jadi naek bis, lagi... tp naek taxi"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 6 kami berangkat menuju bandara, dan di taxi tu langsung pada tepar semua krn msh ngantuk. Jam 8 tepat pesawat meninggalkan KL menuju Padang. Selamat tinggal KL...! Lucunya justru di Padang ini lah gue baru menemukan langit biru, setelah sekian hari melancong di negri orang. Aduhhh Padang cantik deh... padahal baru di bandaranya doang tuh. Hhmmm suatu saat gue mesti kesini, beli kripik sanjay, hehehe. Gue kayaknya makin mencintai diri sendiri, eh negri sendiri nih (taelahhh...). Aduhh sayang ni gak bs mejengin foto langit di Padang, soalnya dia msk di CD yg rusak :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 1/2 2 pesawat dari Padang menuju Jakarta berangkat, dan tiba di Jakarta jam brp? kok gue lupa yaa? jam 3-an deh kayaknya. Dan gue kembali ke pangkuan ibuku sendiri dan besoknya kembali menjadi diri gue sebenar2nya, kembali menjadi JoNi (Jongos Nippon), aiihhh... Tapi gak papa, 3 hari kemudian gue bakalan ngabur lagi ke Malang, Bromo, dan Surabaya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gott sei Dank, endlich kommst es zum Ende. Gue sendiri ampe bosen postingnya, hehehe :D. O iya, terima kasih banyak buat kak Joji yg udah bersedia menampung kami selama 4 hari di KL, trus dianter2in pula. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-7934929764701645959?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/7934929764701645959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=7934929764701645959&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/7934929764701645959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/7934929764701645959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/09/episode-4-malaysia-17-21-aug-07.html' title='Episode 4 : Malaysia, 17 - 21 Aug &apos;07'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvxitnKaKPI/AAAAAAAAAQ0/7MzFKHzfeg0/s72-c/aer+mancur+petronas.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6109226637477029550</id><published>2007-09-21T10:47:00.000+07:00</published><updated>2007-09-26T11:28:38.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Episode 3 : Malaysia, 17 - 21 Aug '07</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvndinKaKKI/AAAAAAAAAQM/q2KyPovmk4E/s1600-h/sungai.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114362438553839778" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvndinKaKKI/AAAAAAAAAQM/q2KyPovmk4E/s320/sungai.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Fotonya sih biasa, tapi pesannya bagus (ciee... ngeles...)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;Jumat, 17 Agustus 2007&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pukul 15 waktu KL, pesawat gue mendarat dengan selamat. KL here I come...! Gue ngumpul lagi dengan teman2 yg dari Phuket; Hanny, Cory en Winda, gak sendirian lagi, dan yang paling penting, akhirnya gue bisa ngomong bahasa endonesa lagi, hehehe :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bertiga dah nyampe 15 menit lebih cepat, dan pas gue temui, mereka lagi kalap ngegares KFC. Gue juga laper, tapi roti terakhir dah gue abisin di bandara Svarnabhumi, Bangkok, hiks. Pas gue cerita kalo gue ampir makan sari roti doang selama di Bangkok, mereka yg takjub gitu &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"ah gila lo, kita mah gak bisa, justru makan mulu di sana, yaahh walopun KFC ama McD mulu"&lt;/span&gt;. Sementara gue takjub ama belanjaan mereka, ck ck ck ck ck... sukses amat yaa? sampe2 nenteng 2 kresek gede isinya sarung bantal, tas, trus apa lagi? (mo jualan bu??). Gue jadi ciut ngeliat belanjaan mereka, jadi rada nyesel juga gue belanjanya sedikit di sana, padahal gue bisa nawar lebih murah dari mereka. Aahhh gak papa, yg penting pulang dari Bangkok berat badan gue turun 3 kilo, barang bawaan naik 2 kilo, hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok... lanjut. Dari bandara kami naek Aerobus (kalo disini semacam Damri) sampe KL Sentral, tarifnya RM 8. Rencananya nih, kami mo numpang nginep di rumahnya kak Joji. Siapakah kak Joji ini? rumit njelasinnya, dia temen temennya temennya Hanny. Hanny sendiri sebenernya gak gitu kenal kak Joji, apalagi gue, tp yang penting dapet tempat nginep gratis, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kak Joji baru njemput kami sekitar jam 1/2 11 malem di KL Sentral, dengan mobilnya yang imut banget, sementara yg naek raksasa semua, gue ampe gak tega. Sampe apartmentnya kira2 jam 1/2 12. Sempet ngobrol2 bentar ma kak Joji masalah jadwal kami besok, tapi gue mutusin undur diri duluan buat nyuci (gak dimana gak dimana... nyuciii mulu), dan jadilah gue baru tidur jam 1/2 2 pagi (dlm keadaan laper pula, hiks..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 18 Agustus 2007&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hari ini jadwalnya ke Melaka, trus sorenya ke Putra Jaya, abis itu ke Genting, nginep di sana (gubrak!). Gue mah manut aja, yg penting ke Melaka. Tadinya disepakati jam 7 kami udah harus cabut menuju terminal Puduraya, soalnya perjalanan ke Melaka jauh, 2 jam bo'. Eehh yg ada jam 7.15 baru pada bangun, dan gue lah yg dimarah2in &lt;span style="color:#999900;"&gt;"Rey, laen kali kalo abis subuh tu elo jangan tidur lagi, tp bangunin yg laen dong..."&lt;/span&gt;, glek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira2 Jam 1/2 10 kami baru nyampe Puduraya (gubrakk!), dan disini kami ketemu 1 member lagi, si Anti...! Anti ini menurut gue yang paling hebat diantara kami semua. Gimana ngga? 2 minggu sblm brangkat dia mutusin ikut setelah sekian lama bimbang, belom pesen tiket, belom punya pasport pula, dan rutenya ngambil Jkt - Batam - S'pore (tadinya KL, tp karena telat, jadinya ke S'pore) - KL - Phuket (tp gak jadi krn ketinggalan pesawat) - KL - Batam - Jkt, dengan pertimbangan bakalan lbh murah, tp krn ketinggalan dlm segala hal tadi, justru jatohnya jadi lebih mahal dan capee deh... Kesian deh Anti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami naek bis jam 1/2 11 ke Melaka Sentral, kira2 jam 1 kami nyampe, dan Cory langsung beli tiket balik ke KL utk jam 15.00. O iya, harga tiket ke/dari Melaka dari/ke KL 10 RM kalo gak salah. Dari Melaka Sentral kami mesti nyambung bis umum ke Stedthuys (gak tau ni tulisannya bener pa salah), tempat dimana bangunan2 tua berada. Nyampe Stedthuys jam 1/2 2, dan mesti ngumpul jam 2. Ya elahh kejadian lagi deh, mo dapet apaan cuman 30 menit? dan bener aja kan? gue pake acara salah jalan, jadi gak nemu si benteng apa tu? payah deh pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114361403466721410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvncmXKaKII/AAAAAAAAAP8/0ieCduJ2KnU/s200/air+mancur+%26+jam.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114361674049661074" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Rvnc2HKaKJI/AAAAAAAAAQE/hNEQM6JFiII/s200/greja.JPG" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Cuman dapet beginian ni di Melaka... :)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;Kumpulnya sih ontime jam 2, tapi pas jalan kaki nyari pemberhentian bis dong... gue, Hanny n Anti tergoda beli souvenir yang dijual dipinggir2 jalan. Cory dah gak sabaran aja, dia n Winda mutusin jalan duluan. Akhirnya kami terpisah. Dan berkat mampir beli2 tadi, kami ampir ketinggalan bis. Seharusnya tu bis brangkat jam 15.00, tapi kami baru dateng jam 15.15, itu pun berkat Cory n Winda yg nahan2 supir bis spy gak brangkat dulu. Alhasil Winda kena semprot supirnya yg galak &lt;span style="color:#660000;"&gt;"yang ada orang tunggu bas, tak ada tu bas tunggu orang"&lt;/span&gt;. Hhhh... keterbirit2an kembali terjadi, yg penting gue selamet biar kata pas naek diliatin org se-bis, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe terminal Puduraya kira2 jam 5-an sore, dari situ kami dijemput kak Joji ama temennya bang Dien en kak Ruby buat nganter ke Putra Jaya. Gue baru tau kalo Putra Jaya tu tempat dimana pusat pemerintahan berada, semua perkantoran pemerintah ada disitu. Ya ampunn... kayak gitu aja bisa 'dijual' ya, negara kite ada lanscape ato bangunan cakep dikelelerin begitu aja, duhh sayang ya.&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114360922430384242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvncKXKaKHI/AAAAAAAAAP0/5aAXrV0EYuc/s200/mesjid.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Mesjid di Putra Jaya (sori namanya gue lupa)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Ini sebenernya idenya Cory ni yg keukeuh mo kesini, soalnya dia mo liat festival kembang api dari beberapa negara &lt;span style="color:#993399;"&gt;"pengen ngerasain gitu liat kembang api di negara orang kayak apa"&lt;/span&gt;, hhmmm... sama aja kali Cory...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara berakhir jam 11 malam, mo keluar muacet banget. Ternyata Malaysia bisa macet juga yaa. Mana malem itu kami mesti ke Genting, soalnya dah buking kamar. Wah gue udah teler banget deh, ngantuk berat... dan gak tau diturunin dimana ama kak Joji, pokoknya dapet taxi aja buat ke Genting, gue lupa tarifnya berapa, 30 RM kali yaa...(?)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvnbLXKaKFI/AAAAAAAAAPk/lnFvBhcRhDA/s1600-h/jam.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvnbzHKaKGI/AAAAAAAAAPs/3TYKINyazFE/s1600-h/jam.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114360522998425698" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvnbzHKaKGI/AAAAAAAAAPs/3TYKINyazFE/s200/jam.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Udah ngantuk berat, capek, laper (again??), pengennya merem aja di taxi, eehhh ternyata si pak supir ngebut banget, padahal jalanannya kayak di puncak gitu. Dan berkat pak supir yg ngepot jalannya, gue jadi gak napsu tidur lagi. Akhirnya jam 1/2 2 pagi kami mendarat dengan selamat di First World Hotel, Genting. Gak berasa itu dini hari, soalnya masih rame banget. Maklum deh... kota hiburan gitu lohh. Gue malah jadi gak ngantuk lagi, soalnya dah terlanjur kebangun, malah punya inspirasi buat nyuci, sampe Hanny komen &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;"yakin lo Rey mo nyuci disini?"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Rvna-nKaKEI/AAAAAAAAAPc/dq2x8LE1-2Y/s1600-h/genting.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114359621055293506" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Rvna-nKaKEI/AAAAAAAAAPc/dq2x8LE1-2Y/s200/genting.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tiba2 Winda dari kamar sebelah nelpon, ngajakin ke casino. Hanny sempet tergoda juga buat maen ke casino, cuman pengen liat doang kayak apa &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;"gue pengen juga sih ke casino, mau gak lo? tapi mesti lepas jilbab..."&lt;/span&gt; Aaahh maless deh... mending gue tidur. Kira2 jam 3-an kali ya, gue baru berhasil tidur (katanya gak ngantuk, tp cepet jg tidurnya...). Besoknya mesti bangun pagi lagi, Hanny ngewanti2 gue lagi &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;"Rey, kalo lo solat subuh jgn tidur lagi, tapi bangunin yg laen dong..."&lt;/span&gt; duilehhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ya, gue capek, nyambung ke episode terakhir deh :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;foto2 gue banyak yg ancur ni di Malaysia, malah sebagian ada yg ilang pula :).&lt;br /&gt;Hmmm gue kok ngerasa ini postingan yg aneh yaa...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6109226637477029550?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6109226637477029550/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6109226637477029550&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6109226637477029550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6109226637477029550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/09/episode-3-malaysia-17-21-aug-07.html' title='Episode 3 : Malaysia, 17 - 21 Aug &apos;07'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvndinKaKKI/AAAAAAAAAQM/q2KyPovmk4E/s72-c/sungai.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-1803642993982454930</id><published>2007-08-31T12:51:00.000+07:00</published><updated>2007-09-20T12:13:38.244+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Episode 2 : Thailand, 15 - 17 Aug '07</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvIA4-LaYkI/AAAAAAAAAPM/HXLMbAsjwls/s1600-h/cendela.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112149505782473282" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvIA4-LaYkI/AAAAAAAAAPM/HXLMbAsjwls/s320/cendela.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Kamis, 16 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung jam 6 pagi gue mesti udah standby di Emporium Suite untuk dijemput pihak travel agent, maka jam 1/2 5 gue dah bangun, mandi, subuhan (walopun gue gak tau waktu subuh jam brp, hehehe) trus tiduran lagi bentar (halah...). Jam 1/2 6 liwat 5 gue brangkat, takut telat. Kalo sampe gue ditinggal, wahhh... bisa nangis meraung2 deh. Kali ini gue terpaksa naek taxi, soalnya BTS paling pagi baru beroperasi jam 6. Alhamdulillah nyari taxi-nya gampang, pake argo pula. Dari hostel gue ampe Emporium Suite gue cuman bayar 40 Baht (padahal di argo terteranya 41 Baht. Kalo dirupiahin kira2 12.000 deh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 6 lewat 3 menit gue dijemput pihak travel agent di Emporium Suite (kesannya gue nginep disitu, hehe), dan ternyata abis itu mesti njemput turis2 yang laen di hotelnya masing2 (cuman gue doang yg dijemput di hotel orang, hiks). Hasilnya... baru bener2 keluar Bangkok menuju Ayutthaya tu jam 9-an deh, sementara gue udah siap dari jam 6 pagi, belom sarapan pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta yang ikut tur ke Ayutthaya hadi itu ada 9 orang, dengan 1 guide dan 1 supir. Total 11 orang dalem mini bus, dari 6 negara, menarik kan... Yang dijemput paling lelet tu 3 orang cewek Italy, nunggunya ampe 30 menit kali, duhhh lama deh... dan kayaknya malemnya abis mabok pa gimana, soalnya yang 1 maunya duduk depan, takut muntah (baru tau gue, ternyata bule bisa mabok darat juga yee). Peserta paling sepuh adalah pasangan suami-istri India, yang menurut gue bahasa Inggris-nya paling jelas diantara yang lain. Peserta selanjutnya adalah 2 cewek Korea. Dan peserta terakhir...... tentu saja, sapa lagi.... sudah bisa ditebak lah pasti, tidak lain dan tidak bukan.... 1 orang cewek Jepang. Kayaknya hidup gak meriah yaa tanpa kehadiran Jepun, wakakakakakk. Coba ya... gue udah jauh2 ke Thailand, masih ada aja yang manggil gue Rey-san, huahahahaha... pas ngeliat tu cewek msk mobil, gue udah curiga aja tu dia Jepun, ehhh gak taunya bener, lgs deh gue ngakak dalam hati, huahahahaha.... ya nasib... ya nasib...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ayutthaya tu letaknya gak jauh dari Bangkok, kira2 1 jam udah nyampe Ayutthaya, dan ternyata di daerah ini emang banyak bangunan2 tua dan muda berupa stupa2, pagoda2, istana, dll. Rencananya kami akan mengunjungi 5 tempat : Bang Pa In palace, Wat Yai Chaiya Mongkol, Wat Mongkol Bephit, Wat Phra Si San Phet, dan terakhir Wat Mahathat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvIApeLaYjI/AAAAAAAAAPE/5Bto4ajyHvw/s1600-h/bang+pa+in+1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112149239494500914" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvIApeLaYjI/AAAAAAAAAPE/5Bto4ajyHvw/s200/bang+pa+in+1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tempat pertama yg dikunjungi adalah Bang Pa In palace. Ini ceritanya kompleks istana musim panas raja Thailand, yg isinya berbagai bangunan bersejarah dengan berbagai tema; gaya kolonial, gaya belanda, gaya eropa, gaya melayu, gaya thailand, gaya oriental (ehemm...), dan lain2. Gue juga gak tau semua ada berapa istana dan berapa luas areal kompleks istana itu. Karena waktu yang sempit, penjelasan oleh guide sambil lalu (baca: cepet aja), mana bhs inggris logat thailand tu susah dicerna. Dia ngomongnya skrg, 5 menit kemudian gue baru mudeng apa yg dia omongin, itu pun gak semua. Udah gitu ngasih waktunya gak kira2, cuman 30 menit untuk ngiterin kompleks Bang Pa In yg panjangnya kira2 dari BEJ ampe ratu plaza. Dan waktu 30 menit ini adalah waktu terbanyak yg dikasih buat muter2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di objek wisata lainnya makin parah, cuman dikasih waktu 10 - 20 menit, gubrakk! mo motret apaan dlm jangka waktu segitu? Akhirnya gue hajar bleh. Kalo biasanya gue suka motret gak pake mata (tanpa dibidik maksudnya, ciee...), kali ini gue gak pake mikir. Sedih deh gue, tapi dari situ gue jadi belajar 'harus bisa motret dlm kondisi apapun' (taelahh...). Pepatah siapakah itu? gak tau... gue ngarang sendiri, hehe. Pokoknya kondisi seperti itu yg gue dapet, terserah gimana caranya harus gue bikin enak :). Tapi masih rada sebel juga sih... gak dapet banyak info dari objek2 wisata yg gue kunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH-LeLaYeI/AAAAAAAAAOc/a4TJdZYOeGw/s1600-h/kuil+2.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112146525075169762" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH-LeLaYeI/AAAAAAAAAOc/a4TJdZYOeGw/s200/kuil+2.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH-XOLaYfI/AAAAAAAAAOk/eX9hkbN9lVM/s1600-h/kuil+4.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112146726938632690" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH-XOLaYfI/AAAAAAAAAOk/eX9hkbN9lVM/s200/kuil+4.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH9tOLaYdI/AAAAAAAAAOU/g-84OMzGfDU/s1600-h/kuil+6.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112146005384126930" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH9tOLaYdI/AAAAAAAAAOU/g-84OMzGfDU/s200/kuil+6.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH-5-LaYgI/AAAAAAAAAOs/9q8vrry0jJY/s1600-h/kuil+7.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112147323939086850" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH-5-LaYgI/AAAAAAAAAOs/9q8vrry0jJY/s200/kuil+7.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH_JeLaYhI/AAAAAAAAAO0/d0hoILewQvw/s1600-h/kuil+1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112147590227059218" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH_JeLaYhI/AAAAAAAAAO0/d0hoILewQvw/s200/kuil+1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH_V-LaYiI/AAAAAAAAAO8/rj2T50ps-BQ/s1600-h/kuil+5.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112147804975424034" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH_V-LaYiI/AAAAAAAAAO8/rj2T50ps-BQ/s200/kuil+5.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Ini nih beberapa hasil foto yang terbirit2 itu...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Yahhh begitulah trip terbirit2 gue, dan acara berakhir jam 3 sore, langsung balik lagi ke Bangkok, dan ternyata kami diturunin di sebuah tempat yg memproduksi dan menjual perhiasan dari batu2an gitu, berlian segala. Ya elahh... model kyk gue ditawarin, mana ada duit? Ternyata semua turis yg abis tur emang pulangnya didrop kesitu, dan langsung ntar dideketin ama marketingnya, begitu jg dengan gue. Gak nyangka ya gue yg kumel gini msh "di-pedekate-in" buat beli perhiasan. Nahh disini ada kejadian menarik, pas lagi ngobrol2 ma marketingnya, tu ibu nanya &lt;span style="color:#990000;"&gt;"are you a student? you look so young"&lt;/span&gt; (hihihihii...) &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"no, i'm working"&lt;/span&gt;, trus dia nanya lagi &lt;span style="color:#990000;"&gt;"how long have you been working?" &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;(mgkn dikiranya gue baru lulus)&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"almost 6 years"&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#990000;"&gt;"oohh it's a long time, but you look so young"&lt;/span&gt; hehehehe... gue tampak muda, ciee... Hmmm gue rasa bukannya imut, tapi keliatan culun kali yee... hehehe :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue keluar toko itu dengan tangan hampa, krn emang gak niat belanja juga, mahal bo'. Sesudah itu gue naek mini bus laen yg mengantarkan gue kembali ke Emporium. Gue cuman bedua ama cowok bule (aiihhh...), tapi gak ngaruh sih... lha wong pada diem aja, ditambah lagi jalanannya muacet banget, Bangkok gitu lohh... dan mo lewat jalan tikus, jalan alternatip juga gak ngaruh, macet dimana2. Kayaknya masih mending Jakarta deh macetnya (halah...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Emporium gue langsung naek BTS trus nyambung subway menuju Suan Lum Night Bazaar. Suan Lum ini adalah pasar malam yg tentu saja bukanya tiap malem, dari jam 1/2 6 sampe jam 12 malem. Jatohnya bisa lebih murah, asal bisa nawar. Tapi kalo dibandingin ama pasar wikennya Bangkok, apa namanya? Chatuchak? masih kalah murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH5AOLaYZI/AAAAAAAAAN0/bREJY6tdc3M/s1600-h/suan+lum.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112140834243502482" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvH5AOLaYZI/AAAAAAAAAN0/bREJY6tdc3M/s200/suan+lum.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Inilah satu2nya kesempatan gue berbelanja, tapi yg ada gue bingung... soalnya gak ada yg bisa gue mintain pendapat mending beli yg mana, hiks... nasibku yg pergi sendiri, labil deh gue pokoknya, kayak keilangan sebelah sayap (halah...). Udah gitu, perasaan baru belanja dikit tp kok tentengan gue dah banyak, mana Suan Lum Night Bazaar tu tempatnya luas banget, sampe gue nyasar2 segala. Sebenernya banyak lah yg gue taksir disana, cuman gue dah pusing saking sejauh kaki melangkah, pasti lah gue liat kios mulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 9 malem gue mutusin udahan. Tapi saat menuju jalan pulang gue tergoda untuk nyobain Thai massage, sempat bimbang dan ragu, dan aahhh... apa daya pertahanan gue goyah, akhirnya gue pijetan duluu... asiikkk... :D. Waahhh setelah pijetan ini semangat hidup gue kembali bangkit, walopun pulangnya gue mesti jalan kaki 2 kilometer ditengah keremangan malam. Dan pas jalan kaki pulang itu gue baru inget, di pengkolan sebelum guest house tempat gue nginep ada tempat pijet, lebih murah pula, huaaahhhh... geblek... nasib... nasib...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue nyampe guest house sekitar jam 1/2 11-an deh, dan pas jalan menuju kamar, diliatin bule2 yang lagi online, ngeliatnya yg takjub gitu, mgkn belom pernah liat cewek asia pake jilbab dan kumel banget kali yee... :). Biar kata badan capek tp gue masih niat keramas ama nyuci dikit (ya elahh gak penting bgt deh kayaknya). Haduhh gue tepar banget, untung sempet dipijit, jadi lumayan, gak capek2 amat. Besok siang gue brangkat ke KL en ngumpul lagi ma Hanny, Cory en Winda. Yeahh... gue akan punya temen, dan gue akan berbahasa endonesa lagi, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jumat, 17 Agustus 2007&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merdekaa...!! Gue ketinggalan momen pengibaran dan penurunan bendera pusaka nih (halahh...). Akhirnya gue meninggalkan Thailand juga. Hmmm... sebenernya gue suka Bangkok, kotanya bersih, biar macet tp teratur, dan banyak bis yg double decker yg bagus2 (maklum... jiwa angkot, yg diperatiin bis mulu). Sayang waktu gue sedikit banget, jadi gak sempet menikmati Bangkok banget. Dan bagi gue perjalanan ini berhasil lah... secara gue jalannya sendirian gitu lohh... tanpa buku panduan pula. Alhamdulillah banget gue selamet, gue dapet banyak kemudahan, bahkan untuk sholat sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen kantor gue yg tau gue pergi sendiri ke Bangkok udah ngewanti2, kalo di Bangkok gak usah naek sky train (BTS) ato MRT-nya (subway), soalnya susah dan bikin nyasar, gak kayak di S'pore, mending naek taxi ato tuktuk, mahal dikit tapi selamet. Tapi Alhamdulillah lho gue justru kemana2 naek BTS ama subway, dan gak nyasar, nyari taxi-pun gampang, supirnya selalu pake argo dan gak nepu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya semuanya udah diatur yaa... Gue kenalan ama jeng Kathleen yg akhirnya membawa gue ke hostel antah berantah di ujung berung, tp justru disitu gak macet2 amat dan gampang, walopun rate kamarnya rada mahal, cuman gak boros diongkos. Sempet rada nyasar waktu cari travel agent, sehingga gue 'dipertemukan' dgn mbak2 pegawai bank, kalo gak gitu, gue gak akan tau letak BTS dimana, yg mana ternyata justru membantu gue di hari selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut gue perjalanan ini menarik dan penuh keajaiban. Satu hal yang menurut gue lucu adalah soal bahasa. Pas gue ke Ayutthaya tu kan ada 11 org dari 6 negara, yang ternyata bahasa Inggrisnya sama kacaunya (kecuali yg bapak2 org India kali yee...). Org Italy berusaha ngobrol ama org Korea, ujung2nya ada kata2 yang gak mudeng, trus pada bengang bengong, liat2an, senyum, trus diem... hehehe... dan ini seringkali terjadi. O iya, ada lagi. Pas makan siang, si bapak India pengen makan nasi pake mentega (apa enaknya?), jadilah dia pesen 'butter' ke pelayan, tapi hasilnya yang dibawain aer lah ('water'), dibawain saos lah, nasi lah... halahh... hahahaha. Gue bantuin njelasin 'butter' sampe monyong2 jg gak ngaruh, malah dibawain aer lagi. Akhirnya tu bapak India ke dapurnya langsung, dan hasilnyaa... emang gak ada, hahahaha :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada 1 hal yang gue sesali, ini salah satu kedodolan gue nih. Ceritanya selama disana tu gue cuman makan roti sobek Sari Roti yang gue bawa dari Jakarta, karena gue gak yakin ama makanan yg dijual di sana, Thailand gitu lohh. Nah... pas gue trip ke Ayutthaya itu, ada sesi makan siang bersama. Meja gue sih udah dipisah dari yang lain, gue se-meja ama pasangan India, ceritanya menunya vegetarian. Gue berusaha meyakinkan banget kalo makanan itu 'aman' buat gue makan, tapi gue kok bisa lupa ya, kalo masaknya kan bisa aja di 1 tempat, hiks hiks hiks... kok gue bisa lupa yaa?? masa' baru ngeh pas di bandara KL, aduhhh geblek banget. Ya Allah maafkan lah aku, karena makan makanan yang 'meragukan', maafkan lah aku karena pergi sendirian (sampe skrg gue masih takut soal dua hal ini, hiks...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan si Rey:&lt;br /&gt;Maap publishnya lama, soalnya gak sempet2 ngelanjutinnya, mana foto2 gue di Thailand terancam hilang (lagii??) :D.&lt;br /&gt;Sori lho bo' kalo kepanjangan.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-1803642993982454930?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/1803642993982454930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=1803642993982454930&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1803642993982454930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/1803642993982454930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/08/episode-2-thailand-15-17-aug-07.html' title='Episode 2 : Thailand, 15 - 17 Aug &apos;07'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvIA4-LaYkI/AAAAAAAAAPM/HXLMbAsjwls/s72-c/cendela.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-5149557677760550131</id><published>2007-08-24T12:41:00.000+07:00</published><updated>2007-08-31T12:45:28.859+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Episode 1 : Thailand, 15 - 17 Aug '07</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RtepJieefqI/AAAAAAAAANs/YjJg-Nfyacg/s1600-h/thailand1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104734683986296482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RtepJieefqI/AAAAAAAAANs/YjJg-Nfyacg/s320/thailand1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Gue bingung mo mejengin foto yg mana. Pantes gak sih kalo foto ini jadi pembuka?&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kali ini rada jauh dikit, menyebrang ke negera tetangga, Thailand dan Malaysia. Pesertanya 5 orang (Hanny, Cory, Winda, Anti dan gue) dan gue sebelumnya belom pernah ketemu mrk sama sekali. Hanny, Cory dan Winda udah mulai jalan dari tgl 10 Aug lewat Pontianak, Kuching, Miri, Brunei, KL, Phuket, balik lagi ke KL. Sementara gue yg msh tau diri minta cuti ma ktr, gak berani ikut jadwal mereka. Gue memilih baru join mereka tgl 15, saat menuju Phuket. Hmmm tapi kok Phuket ya?? secara gue gak gitu suka pantai, dan secara gue pikir kalo soal alam mah masih kalah ama Endonesa. Akhirnya gue membuat sebuah keputusan gila; gue ke Bangkok aja, dan itu berarti gue pergi sendirian. Gebleknya gue baru 'ngeh' bakalan sendirian di Bangkok setelah gue buking semua tiket Air Asia (bkn bermaksud utk promosi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Rabu, 15 Agustus 2007&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat gue berangkat 06.25 pagi menuju KL, berarti paling nggak jam 1/2 6 kurang gue udah harus ada di bandara. Pas nyampe gue liat antrian cek-in-nya puanjang banget, jadi gue putusin solat subuh dulu, takut uzur. Selese solat ternyata ngantrinya msh panjang juga, abis itu mesti ngantri panjang lagi buat bayar fiskal, lepas itu, masih ngantri lagi buat imigrasi checking. Bayangin aja yaa... spt gue bilang tadi, pesawat gue brangkat jam 6.25, tapi jam 6.15 gue msh ngantri di imigrasi. Alhasil, lepas dari imigrasi gue langsung lariiiiiiiiii...!! mana gate gue D5 yang ternyata letaknya paling ujung, alamak... mana belum sarapan pula, lengkap sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jam 9 waktu KL, gue nyampe dengan selamat tapi kelaparan. Sambil nunggu Hanny, Cory dan Winda gue makan 2 lembar roti sobek yg gue bawa dari Jakarta. Di KL cuman transit sebentar nunggu jam 3 utk penerbangan selanjutnya ke Bangkok, sementara 3 orang itu lanjut ke Phuket. Pas ketemu gue mereka yang takjub gitu &lt;span style="color:#009900;"&gt;"bawaan lo cuman segitu?"&lt;/span&gt; Gue cuman bawa carrier 60 liter yg beratnya waktu itu 9 kilo-an, cuman bawa 3 baju krn gue niat mo nyuci dimana saja gue berada. Sementara mereka ternyata udah bawa backpack, masih pula bawa koper, baju aja bawa 14, halah halah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami cuman ketemu sebentar dan akhirnya berpisah di bandara. Dengan bekal isi perut nasi lemak di bandara, gue berangkat seorang diri ke Bangkok. Mungkin gue turis paling gila, udah cuman sendiri, penginepan belom dapet, dan gak tau apa2 pula. Sebenernya dari Jakarta gue dah buking hostel murmer gitu di daerah Khaosan, tapi mendadak 1 hari sblm gue brangkat pihak hostel ngabarin kalo ternyata mereka fully booked. Karena the show must go on dan gue nyari2 lagi blm dapet, jadilah gue go show aja. Gue cuman inget pesan mbak Erika : &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;"go show gak papa Rey, disana banyak kok, lo cari aja di sepanjang Khaosan road, pasti dapet, kan bkn peak season"&lt;/span&gt;. Gue pasrah banget deh pokoknya, kayaknya perjalanan ke Bangkok itu gue cuman bawa diri aja. Gue begitu nyantai dan cuek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat gue delay banget, ada kali 2 jam-an. Dan di pesawat ini keajaiban pun terjadi. Bule disebelah gue, cewek, tiba2 ngajakin ngobrol. Dia backpacker dari Jerman (hhmmm kyknya gue jodoh ni ma org Jerman), dan rada kaget aja begitu tau kalo gue baru pertama kali ke Bangkok, sendirian, dan gak punya pegangan pula. Si Kathlyn ini (gue gak tau ejaannya bener pa salah) rencananya di Bangkok mo ngumpul ma temennya, backpacker asal Inggris n Finland. Dan si Steve yg dari Inggris itu ceritanya yg mo njemput dia. Setelah ngobrol ngalor ngidul, dia ngajakin gue bareng aja, sapa tau arah hostel-nya dia ama Khaosan road sama, jadi kan bisa share taxi bareng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bangkok... aku datangg...!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kira2 jam 4.30 waktu Bangkok, gue tiba dengan selamat dan tenang, walau seperti anak ayam keilangan induknya. Setelah urusan per-bagasi-an selese, acara selanjutnya adalah nuker Baht dulu. Lucu deh... si Kathlyn ini kan ceritanya sblm ke Bangkok mampir dulu di KL, Jakarta trus sblmnya mana lagi gitu, jadilah dia menukar uang2 Ringgit dan Rupiah ke Baht. Trus tiba2 ada argumen kecil dgn si mbak money changer. Kathlyn nanya gue sambil ngeliatin uang 20 ribuan juelek banget, warnanya aja udah coklat &lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"this is money, right? why they can't accept this?"&lt;/span&gt; ya elahhh mbakyuu... uang jelek begitu lakunya di abang2 kalee... kalo uang lecek gitu mah biar kata Dollar juga bakalan dilepeh2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahhh... sekarang giliran gue yang nuker. Selese nuker si jeng Kath penasaran gitu gue dapet berapa &lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"how much do you get?"&lt;/span&gt; (dia pikir gue nuker Rupiah jg kan...) dengan nyantai gue jawab &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"sorry, I exchange SGD, I only bring SGD and USD"&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"I can't believe it"&lt;/span&gt;. Hahahaha... yg bule nuker Rupiah, gue yg tampang indo gini nuker Dollar. Gue emang sengaja bawa dollar, biar nilai tukarnya tinggi, dan jauh2 hari, sekian bulan sebelum pergi gue udah memantau dollar, saat dia turun gue beli. Jadi sodara2, kalo mo pergi ke LN mending sangunya dollar aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata si Steve, temennya jeng Kath msh setia nunggu di arena penjemputan penumpang, padahal dah delay 2 jam. Jelas aja si Steve msh setia nunggu, lha wong dia sbnrnya telat njemput gara2 salah liat jam, hehe. Si Steve ini tampangnya mirip2 Vin Diesel (cuman cakepan si Vin), tingginya se-gue, beda2 tipis lah... (ciee..) dan ngomongnya cuepet banget, tapi orgnya baik dan ramah. Pas gue blg gue mo ke Khaosan road, ternyata bertolak belakang dgn hostel yg dia inepin. Khaosan di Barat, mereka di daerah Shukumvit, di Timur, tapi kalo liat di peta Bangkok aja dia gak ada, kata si Steve sanaan dikit (nah loh...). Dan si Steve ini bilang, katanya daerah Khaosan tu ruame banget, emang hostelnya murah2, cuman gak nyaman buat ditidurin, krn brisik banget, udah gitu kalo kesana bakalan kena macet, bisa abis 400 - 600 Baht buat naek taxi (kira2 120 - 180 rebu). Gue mulai bimbang, tiba2 si Steve nawarin &lt;span style="color:#996633;"&gt;"ato kalo mau, lo ikut kami aja, emang sih tarif kamarnya lebih mahal, tapi nyaman, bersih, dan lo bisa hemat ongkos taxi, jatoh2nya mgkn sama aja"&lt;/span&gt; (kek-nya gak perlu dijelasin ya, kalo si Steve ngomong ini pake bhs inggris). Gue sempet bengong sejenak dan akhirnya kegilaan kedua terjadi, gue memutuskan ikut mereka setelah gue dapet info jg dari Steve kalo di deket situ ada travel agent. Hmmm tp gebleknya gue lupa nanya soal kamar mandi :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edun banget gak sih? gue sendirian di negri orang, ngikut2 aja, gak tau itu daerah mana. Akhirnya terdamparlah gue di Big John's Hostel. Utk taxinya sih gue cuman disuruh bayar 50 Baht ama si Steve (kesian kali ngeliat tampang gue yg kyknya gak berduit, hehehe). Ternyata si hostel itu emang tempatnya para turis2 bule berada, semua bule, gue doang yg asia, cewek pula, sendirian pula dan berjilbab pula, hehehehe. Setelah masalah administrasi cek in kamar selese, tiba2 si Reception yg bertubuh subuurr dan bule nanya gue "do you prefer the quiet room or not so quiet one is ok for you?" Gue jawab yg quiet dong. Ealahhh... ternyata gue ditaro dilantai 4, mana so pasti itu pake tangga tho? jadi harus naik tangga bawa carrier tho? selamet deh... hehehe. Big John's hostel ini kayak ruko gitu lho modelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104732987474214546" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RtenmyeefpI/AAAAAAAAANk/A8Zo_vcGcdE/s320/thailand2.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Di sinilah tempat beta menginap. Kelupaan motret kamarnya, deuuhh... :(&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;Kejutan berikutnya adalah pas gue liat kamarnya yaaa oke lah... gak jelek, cuman nglekep gak ada ventilasi, tp tersedia AC dan kipas angin. Eh iya, AC-nya share dgn kamar sebelah, jadi kalo dese matiin tu AC, yo wis, berarti AC dikamar gue jg bakalan meninggal dunia. Soal AC kecil lah... soalnya gue gak terlalu suka AC juga. Tp gue deg2an liat kamarnya, ada 1 bagian penting yg harus gue tanyain : &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"where's the bathroom?"&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;"outside..."&lt;/span&gt; gubrak...!! justru itu yg penting, ehh dia malah di luar. Gue sempet mengutuki diri gue sendiri, kenapa pula gue ngikut si bule2 itu, kamarnya mahal (530 Baht/malem), kamar mandi di luar (walopun dipisah cewek cowok), di lt. 4 pula, dan ini di daerah mana nih?? duh Gusti... berikanlah kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lost in Bangkok&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gue pandangi kamar yang gue dapet, masih berpikir kemahalan (hehehe... pelit ya?), dan berusaha menyesuaikan diri dengannya. Naro tas, mandi bentar, trus langsung cabut nyari travel agent deket2 situ buat agenda gue besok, ke Ayutthaya. Kenapa Ayutthaya? soalnya gue gak punya waktu banyak, jadi gue hrs memilih antara ke Wat Po, Wat Arun, Wat Angkor dan Wat-Wat yg laen, apa ke Ayutthaya. Pilihan gue adalah Ayutthaya, kyknya dan katanya bagus gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, kembali ke topik. Sore itu gue tanya mbak2 reception yg org thai, dia blg ada travel agent deket situ, gue tinggal belok kanan, trus di sana ada banyak. Jalan lah gue sesuai petunjuk si mbak. 100 meter lewat... 500 meter lewat... 1 kilo lewat... ampe ada kali gue jalan 2 1/2 kilo dan gak nemu tu travel agent, sampe hari gelap bo'... gue melewati jalan2 gelap, pertokoan, trus ujung2nya nyasar di tempat2 kayak pasar, banyak pedagang kaki lima dan tempat2 pijet (hhmmm menggiurkan...). Gue sempet pengen nangis tuh pas jalan gak nemu2 travel agent &lt;em&gt;'kegilaan apa yg membawa gue jalan2 sendiri di Bangkok?'&lt;/em&gt;. Dan sepertinya kali ini jiwa ngeyel gue berguna banget, pokoknya gue keukeuh nyari travel agent sampe titik darah penghabisan, dan sambil puter otak apa yang harus gue lakukan kalo ternyata gue gak menemukan travel agent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... gue harus cari org yg bs bhs inggris nih buat nolongin gue. Akhirnya gue balik lagi, jalan kira2 300 meter ada bank masih buka, gue masuk aja "excuse me do you speak english?". Alhamdulillah mbak yg di bank bs bhs inggris dan bs nolong gue. Emang bener ada travel agent deket situ, cuman dah tutup. Mungkin krn dia liat tampang gue kayaknya yg niat banget nyari travel agent, dia keluar nanya2 office girl yg lagi duduk2 diteras. Akhirnya dengan ragu2 (krn tempatnya jauh) si mbak nyaranin gue ke Emporium Mall dgn naek BTS (sky train), menurut dia mgkn ada travel agent disitu. Dia ngasih ancer2 supaya gue gak nyasar naek BTS. Duuhh si mbak itu baik banget deh... Trus kami sempet ngobrol2 dikitlah, pas dia tau kalo itu kali pertama gue ke Bangkok dan sendirian pula, dia kaget trus bilang "you are a strong girl..." gue cuman ketawa doang, soalnya air mata gue udah mo meleleh denger kata2 si mbak &lt;em&gt;'no... i've done something stupid, i shouldn't travel alone'.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dapet petunjuk si mbak, gue ngerasa dapet pencerahan dan kembali semangat buat nemuin sebuah travel agent. Akhirnya sampailah gue di Emporium Mall. Setelah tanya2, ternyata disitu adanya tourist service yg tdk menyediakan jasa tur, tp menurut keterangan si mbak yg njaga disitu, gue bisa menemukan travel agent di stasiun BTS yg emang letaknya nempel ama Emporium Mall, jadi gue mesti balik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah emang ada satu2nya travel agent di stasiun BTS itu, tapii... o... o.... ada tulisan apa tu dikacanya? "will be back in 20 minutes". Gak papa deh gue nunggu, gue lega berhasil nemuin travel agent, dan gue "pasien" terakhir tu travel agent sebelum dia tutup. O iya, gue harus bayar 1000 Baht utk trip ke Ayutthaya besok, tripnya seharian, dan modelnya mereka jemput ke penginepan kita. Tapi dodolnya, gue lupa ngambil kartu nama si Big John's Hostel itu, alamatnya gue gak tau, jadilah gue bsk gak bs dijemput di hostel, dan harus standby di Emporium suite jam 6 pagi, yuukkk...&lt;br /&gt;Eh kalo gue tersesat gmn ya? gak tau nama hostelnya apaan, mo nanya orang juga gak bisa krn gak jelas, bisa2 gue pulang jalan kaki. Duuhh gila banget deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kembali ke hostel dengan naek BTS trus lanjut jalan kaki, dan baru &lt;em&gt;'ngeh'&lt;/em&gt; kalo ternyata tadi gue jalan jauuhh banget, dan lewat jalan yg gelap segala, ya ampunn. Dan yang bikin patah hati, ternyata bbrp ratus meter sebelum hostel gue tu emang ada travel agent, udah tutup memang, kok gue bisa gak liat yaa?? nasib... nasib... nasib...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe hostel gue langsung solat trus dilanjutkan dengan acara nyuci baju... yeahh :D. Gue sempat memandangi toilet milik bersama itu &lt;em&gt;'ini yang gue dapet skrg, enak gak enak harus gue bikin nyaman. Gue akan menjadikan toilet itu milik gue (halah...)'&lt;/em&gt;, dan ternyata pepatah itu berhasil :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem itu gue sempet merenungi perbuatan gue seharian itu, nyesel dan takut karena pergi sendirian. Tp untungnya gue gak bener2 sendiri sih, karena malem itu dapet sms dari temen2 yang mo brangkat ke Ujung Genteng, dan sms dari kakak angkat (hehehe). Makasih ya semuanya, apapun isi sms-nya, benar2 menghibur dan bikin lupa kalo gue sendirian :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maap minim foto. Maklum deh... harus berjuang sendiri di negri orang, mana kepikiran motret. Sebenernya ada sihh... cuman pada gak bagus (itu aja yg dipejeng gak bagus) :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-5149557677760550131?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/5149557677760550131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=5149557677760550131&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5149557677760550131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/5149557677760550131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/08/episode-1-thailand-15-17-aug-07.html' title='Episode 1 : Thailand, 15 - 17 Aug &apos;07'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RtepJieefqI/AAAAAAAAANs/YjJg-Nfyacg/s72-c/thailand1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-2226656832843507410</id><published>2007-08-07T16:35:00.000+07:00</published><updated>2007-08-14T17:31:29.266+07:00</updated><title type='text'>Tentang Baduy</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:180%;color:#993300;"&gt;Lojor Teu Meunang Di Potong&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:180%;color:#993300;"&gt;Pondok Teu Meunang Di Sambung &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:180%;color:#993300;"&gt;Kurang Teu Meunang Di Tambah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:180%;color:#993300;"&gt;Leuwih Teu Meunang Di Kurangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Baduy, sebuah suku yang mendiami pegunungan Kendeng, lebih tepatnya di Desa Kanekes, kecamatan Leuwidamar, kabupaten Lebak, propinsi Banten. Mereka sendiri sebenarnya menamakan diri mereka urang Kanekes, justru orang luar yang menamakan mereka suku Baduy, karena di sana ada gunung yang namanya Baduy. Tapi ada juga penjelasan yang bilang, mereka dipanggil Baduy dari asal kata Beduin, suku asli Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baduy sendiri terbagi menjadi dua bagian, Baduy Luar dan Baduy Dalam. Secara garis besar, Baduy Luar cenderung lebih bebas terhadap aturan adat, sehingga mereka tidak jauh berbeda dengan orang di luar Baduy. Seperti ketika gue transit sebentar di desa Ciboleger, ternyata tidak semua orang Ciboleger itu orang Baduy. Awalnya memang sempat bingung, tapi ternyata yang Baduy dan yang bukan ditandai dari kostum yg mereka kenakan. Orang Baduy Luar selalu memakai kostum hitam2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gue sempat berkeliling sebentar dengan maksud untuk 'berkenalan', Baduy ini seperti apa sih? Memang tidak banyak waktu yang gue punya, dan tidak banyak pula hasilnya. Gue sempat memperhatikan beberapa anak kecil main2 di halaman rumah dan jalanan, sementara itu jam sekolah. "Tidak sekolahkah mereka?" Padahal gue sempat melihat ada bangunan sekolah di Ciboleger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan gue terjawab oleh Sati (15), ABG Baduy Luar. Ternyata sekolah tersebut diperuntukkan untuk warga biasa dan bukan warga Baduy. Bukan masalah diskriminasi, tetapi karena mereka masih terikat aturan adat yang tidak membolehkan mereka untuk pergi ke sekolah. Pergi sekolah lho ya, bukan belajar. Dan mereka patuh akan hal itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098499448366361826" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RsGCPDtm7OI/AAAAAAAAANU/TPuCn7LeOqE/s320/gendongadik2-b.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Inilah wajah Sati (sori Sati, fotonya kecil) yang saat gue temui sedang mengasuh adiknya yang berumur 4 taun. Sati biasa menghabiskan waktunya dengan membantu pekerjaan rumah tangga, menjemur tembakau, atau menenun, sebagaimana yang dilakukan warga Baduy lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal tembakau, ternyata tembakau adalah salah satu hasil utama mereka. Di sepanjang jalan, di halaman rumah, tembakau2 terhampar pasrah mengeringkan diri dibawah terik mentari. Setelah kering, tembakau2 dipadatkan, sebagian dijual keluar Baduy, dan sebagian lagi mereka konsumsi (dijual) sendiri. Uniknya, rokok yang dijual untuk kalangan sendiri, tembakaunya tidak dikemas dalam bentuk rokok lintingan, melainkan masih dijual dalam bentuk padat, baru ketika ada pembeli, tembakau diiris tipis dan dilinting kecil sekali. Sepertinya dosisnya kecil saja cukup, sudah dapat memberikan kepuasan. Lucunya, si penjual rokok sempat bercerita &lt;em&gt;"kalo rokok2 lain kan ada tulisannya tuh: merokok dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, kanker, berbahaya bagi kesehatan. Kalo rokok yang ini mah enggak... laen... malah berguna bagi kesehatan karena bisa menyembuhkan berbagai penyakit, salah satunya penyakit kuning"&lt;/em&gt;. Benarkah pengakuan si bapak? bukannya disetiap tembakau sudah mengandung nikotin yaa? Wallahu 'alam... &lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098498138401336514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RsGBCztm7MI/AAAAAAAAANE/JwlaAy_dXsc/s320/bapak2-b.JPG" border="0" /&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Si bapak yang jualan tembakau&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098498640912510162" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RsGBgDtm7NI/AAAAAAAAANM/m-XA5KxOVOw/s320/bapak1.jpg" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Itu yang dipegang di bapak rokok lho ya, bukan tusuk gigi, kecil banget kan...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Di atas, gue sempet nyebut sedikit soal tenun menenun kan? Yup, menenun adalah salah satu kegiatan perempuan Baduy, mereka mahir sekali menenun. Seperti yang dilakukan ibu Arwa (35). Pekerjaan ini sudah beliau lakukan sejak usia 13 taun. Yang sedang dikerjakan beliau saat itu kain sepanjang 3 meter, yang nantinya akan dibuat celana, waktu pengerjaannya 1 bulan. Sementara untuk mbuat taplak meja ato selendang, seperti yang dipajang di belakang beliau, cuma butuh waktu pengerjaan 1 minggu. Sebuah taplak meja ato selendang bisa beliau jual dengan harga +/- Rp. 35.000 - Rp. 50.000, sedangkan kain panjang tadi bisa dijual sampe +/- Rp. 100.000.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098497498451209378" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RsGAdjtm7KI/AAAAAAAAAM0/CWo9pI35olc/s320/tenun-2.JPG" border="0" /&gt; &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098497730379443378" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RsGArDtm7LI/AAAAAAAAAM8/DijYY6bjjCs/s320/tenun-1.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya warga Baduy Luar, kegiatan warga Baduy Dalam juga tidak jauh berbeda. Waktu gue nyampe Baduy Dalam tu siang hari, dan sekampung itu isinya cuman ibu2 sama anak2 kecil. Kemanakah gerangan para bapak2 dan ABG2nya? ternyata siang hari mereka berkebun semua. Beberapa ibu2 menumbuk padi disebuah tempat menumbuk padi dipinggir kali. Mereka sengaja membuat harmonisasi nada2, sehingga sebuah lagu tercipta dari alu2 yang bersentuhan dengan lesung. Bicara soal lagu, ternyata masyarakat Baduy Dalam tidak diperbolehkan untuk menyanyi dan menari. Pantes aja... pas kami suruh anak2 Baduy Dalam untuk nyanyi, mereka bengong dan langsung geleng2 kepala dengan ragu, gak mudeng maksudnya apa. Dan pas bbrp temen nyanyi lagu &lt;em&gt;'es lilin'&lt;/em&gt;, eehh... mereka malah ketawa. Uppss... padahal kan sbnrnya gak boleh nyanyi tuuhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih soal anak2 lagi, kalo ditanya mereka biasa mainnya apa, permainan anak2 yang khas apa, pasti pada bingung juga, dan ujung2nya akan dijawab &lt;em&gt;"maen ke kebon"&lt;/em&gt;. Anak2 Baduy Dalam memang tidak punya permainan khusus, mereka bebas main apa aja, tapi biasanya sambil nggendong adiknya yang masih kecil. O iya gue pernah ketemu sama anak kecil (cowok) yg sedang main di kali, dia pinter banget nangkep udang, padahal gue aja gak ngeliat ada udang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak2 Baduy memang tidak sekolah, tapi bukan berarti mereka tidak belajar. Berdasarkan pengakuan sang Jaro, para orang tua mengajarkan anak2nya berhitung dan membaca, tapi hanya secara verbal, karena mereka tidak diperbolehkan memakai media perantara modern seperti pulpen, buku, pinsil, dll. Unik kan? Tapi walopun orang Baduy dikenal sebagai masyarakat terbelakang (baca: gak gaul), tapi mereka pintar, cerdik, sopan dan tau betul menghargai sesama. Salah satu contohnya waktu Syifa tanya soal org Baduy yg suka jalan kaki ke Jakarta &lt;em&gt;"berarti kalo malem tidurnya bisa di tengah jalan gitu dong pak?"&lt;/em&gt;, dijawab &lt;em&gt;"yaa... kalo di tengah jalan mah enggak, ntar ketabrak"&lt;/em&gt; wakakakakkk. Trus ada lagi yg nanya Jaro &lt;em&gt;"pak, kalo orang Baduy suka sakit?"&lt;/em&gt;, dijawab &lt;em&gt;"nggak... orang Baduy nggak suka sama sakit"&lt;/em&gt; hahahahha... gue ngerti maksudnya, pinter juga tuh, untung bukan gue yg nanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Baduy menganut agama Islam Sundawiwitan. Mereka memiliki bulan besar (perayaan hari besar) yang namanya Kawalu. Kawalu ini dirayakan selama 3 bulan, biasanya dari bulan Feb - Apr, dan pada perayaan Kawalu ini, Baduy Dalam tertutup untuk orang luar. Kawalu itu kalo mereka bilang seperti Lebaran. Mereka puasa 1 hari 1 malam di bulan Kawalu. Selayaknya sebuah perayaan, ada makanan2 spesial yang mereka siapkan, seperti kijang dan kancil. O iya, ternyata dlm kehidupan sehari2 mereka juga mengharamkan beberapa hewan untuk dimakan, seperti kambing, anjing dan babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal perkawinan, masyarakat Baduy tidak bisa memilih dengan siapa dia ingin menghabiskan sisa hidupnya, karena adat mengatur mereka untuk dijodohkan. Biasanya orang tua yang menjodohkan anak2nya, dan mereka tidak mengenal pacaran, hukumnya melanggar peraturan adat. Sebelum pernikahan sendiri mereka harus melalui proses 3 kali lamaran dalam setaun. Pengantin dinikahkan oleh Pu'un (sang kepala desa), sebaliknya kalo ada yang meninggal, yang memimpin upacara namanya Penghulu. Ada benarnya juga ya dijodohkan, mungkin mereka ingin menghindari muda-mudinya terhindar dari zina. Dan orang2 Baduy sendiri terkenal setia dengan pasangannya, tidak mengenal selingkuh, dan tidak menganut poligami, malah jika beristri lebih dari 1 dianggap melanggar adat, kecuali untuk Pu'un yang memang boleh beristri lebih dari 1. Usia menikah di Baduy adalah 20 taun untuk yang laki2, dan dewasa utk perempuan. Apa ukuran dewasanya? kalo dia udah bisa tani, masak dan ngurus rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik lagi bagi gue dari Baduy Dalam adalah rumah2nya. Karena ketatnya peraturan adat yang tidak membolehkan mereka menggunakan peralatan2 modern, rumah2 mereka dirikan tidak dengan menggunakan paku, hanya diikat, dan peralatan yang diperbolehkan hanya golok, tatah dan beliung. Rumah2 penduduk biasa cuma boleh menghadap utara atau selatan, sementara bangunan sakral seperti balai desa dan rumah Pu'un didirikan menghadap timur atau barat. O iya, rumah Pu'un sendiri beda dari rumah biasanya, karena atapnya hijau (sayang gue gak tau persis atapnya tu dari daun apa), dan ternyata gak boleh sembarangan orang lewat depan rumahnya. Trus yang unik lagi, cuman ada 3 desa yang termasuk Baduy Dalam : Cibeo, Cikertawarna dan Cikeusik, yang terbesar adalah Cibeo dengan +/- 100 kepala keluarga. Mereka berprinsip bahwa rumah boleh bertambah tapi desa tidak boleh bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tadi gue kan ngomong soal Pu'un... Pu'un, sebenernya sapa sih Pu'un? Pu'un ini bisa dibilang kepala desanya masyarakat Baduy. Kepemimpinannya berdasarkan garis keturunan, awalnya yg memilih para tetua Baduy, dan akan berakhir sampai si Pu'un tua, tidak mampu menjalankan kepemimpinan lagi, atau meninggal dunia, baru diteruskan oleh keturunannya. Untuk bertemu dengan Pu'un sangat sulit sekali, Pu'un akan melihat perlu tidaknya dia menemui seseorang. Presiden aja mo ketemu Pu'un belom tentu diterima, apalagi orang biasa kayak gue, hehehe... hebat tu Pu'un. Dan menariknya, ternyata dia sama saja dengan warga biasa. Jangan bayangkan dia akan bertengger di singgasananya dan mengawasi rakyatnya sepanjang hari, dengan pakaian yang lain sendiri. Pu'un sehari2nya juga ke ladang, dari pagi ampe sore, makanya Pu'un sibuk banget... sibuk ngurusin kebunnya, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang gue kagum dari orang Baduy Dalam, mereka benar2 memegang teguh kepercayaannya, peraturan adatnya. Mungkin teman2 juga pernah lihat ada orang Baduy Dalam jalan kaki ke Jakarta, dan mereka sama sekali gak melanggar peraturan dengan naik angkot supaya cepet (kalo pake telpon masih diperbolehkan), mereka juga tidak mencoba merokok (org Baduy Dalam memang dilarang merokok), ato melakukan pelanggaran yang lain. Hal ini pernah gue tanyakan ke Jaro, dan jawabnya &lt;em&gt;"memang kita tidak akan tau kalau mereka melanggar aturan di luar sana, tapi biasanya mereka yang melanggar aturan akan terbebani perasaan bersalah dan akan mengaku sendiri"&lt;/em&gt;. Salah satu hukuman bagi pelanggar adalah bekerja di Baduy Luar selama 40 hari tanpa dibayar, dan itu biasanya sdh membuat mereka malu dan jera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue gak habis pikir ya? agama mereka tu apa? sekolah juga nggak, tapi kok bisa ya memegang teguh keyakinannya sampai sedemikian rupa? Justru gue yang agamanya jelas2, sekolah juga sampe S1, tapi masih aja sering berbuat dosa dan belum ada yang bisa dibanggakan. Malu deh... sebuah tamparan secara halus dari yang Di Atas. Mungkin ada benarnya mereka menolak mengikuti perkembangan zaman dan memilih hidup terasing dan tetap menjaga keaslian suku mereka, sehingga jiwa mereka pun tetap terjaga kemurniannya, begitu sederhana dan bersih. Sehingga mereka begitu patuh akan peraturan yg ada, mereka memegang teguh keyakinan mereka, tanpa berpikir 2x atau berasumsi macam2 atas semua perintah yang mereka dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue tu selalu kagum dengan org2 yang sederhana, krn biasanya didalamnya terdapat jiwa yang luar biasa, dan gue selalu ingin 'berguru' pada mereka. Hmmm ternyata doa gue terkabul, dari orang2 Baduy yang sederhana, gue dapet pelajaran berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya, ini ada bonus, foto orang Baduy Dalam. Kenapa gue bisa dapet? soalnya pas gue foto, mereka lagi di Baduy Luar, dan gue udah minta ijin sebelumnya utk motret mereka. Bahkan foto ini udah gue cetak dan kirim ke mereka. O iya, yg di tengah itu pak Sapri, yang rumahnya gue tumpangin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098496931515526290" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RsF_8jtm7JI/AAAAAAAAAMs/TfXnF4xc-VU/s320/sapri.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Huaahhhh... alhamdulillah akhirnya selese juga. Ini tulisan gue draft dari kapan taun, baru di posting tgl 14, hehehehehe :D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-2226656832843507410?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/2226656832843507410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=2226656832843507410&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2226656832843507410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2226656832843507410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/08/tentang-baduy.html' title='Tentang Baduy'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RsGCPDtm7OI/AAAAAAAAANU/TPuCn7LeOqE/s72-c/gendongadik2-b.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-2773600018568507785</id><published>2007-08-03T12:05:00.000+07:00</published><updated>2007-08-03T16:22:51.691+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Baduy, 13 - 15 Juli '07</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLiyTtm7II/AAAAAAAAAMk/rfL9eRuOQ_M/s1600-h/baduy1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094383482422357122" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLiyTtm7II/AAAAAAAAAMk/rfL9eRuOQ_M/s320/baduy1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Inilah janji yang tertunda. Akhirnya gue posting juga. Selamat membaca, dan semoga terhibur :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trip kali ini yang ngadain Oi (Orang Indonesia), sebuah organisasi punyanya Iwan Fals. Gue sendiri sebenernya bukan anggota Oi, malah gue baru tau soal organisasi ini. Maklumlah… gue bukan orang indonesa… hahahahahahha nggak deng, sekeras apapun gue ngaku bukan org Indonesa, gak akan ada yg percaya, secara kulit gue aja dah gelap, muka indonesa banget. Ok kembali ke pembicaraan sebelumnya. Walopun gue bukan anggota Oi, gue bisa ikut trip ini karena diajak ama temen2 Indobackpacker (IBP). Lucunya lagi, gue jg bukan anggota milis IBP. Pokoknya gue bisa ikut trip ini sakti banget deh, banyak nebengnya. Berhubung dari trip2 sebelumnya gue dah kenal ma bbrp anak IBP, jadi kalo ada trip kemana, gue selalu diajak. Dan sejauh ini, tawarannya selalu menggiurkan, selalu membuat gue tergoda, termasuk kali ini, Baduy bo’...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trip kali ini murah banget, cuman bayar Rp. 90.000, hihihihi seneng deh gue. Tapi bawaannya dong bo’... ngelebihin waktu gue ke Magelang – Jogja tempo hari. Yang bikin penuh tu makanan, gue bawa beras segala 2 liter (utk 3 org), trus bikin kering teri tempe sampe 2 plastik sekiloan, abon, pop mie 2, roti sobek 2, biskuit buat cemilan 2. Barang2 lainnya yg penting (bagi gue) utk dibawa : matras, sleeping bag (2 barang ini ni yang menuh2in tempat juga), senter, kompas utk menunjukkan arah kiblat, yang laennya perlengkapan pribadi kayak baju ganti, anduk, peralatan mandi, dll. Baju ganti cukup bawa 2, celana panjang 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berangkat 13 Juli, meeting point : parkiran TMP Kalibata jam 19.30. Berhubung dari pembicaraan sebelumnya sempat disinggung masalah MCK yang diragukan eksistensinya di Baduy, maka gue memutuskan utk numpang mandi dan solat magrib di Niaga sebelom ngumpul di Kalibata. Gue dah siap2 gak mandi untuk hari2 selanjutnya. Keluar dari Niaga kira2 jam 18.15, seperti biasa... niat gue nyegat taxi, tapi kok satu pun gak ada yg liwat. Gue dah takut telat aja, tau sendiri kan Jumat... macetnya gila2an. Eeehh setelah sekian lama menunggu tanpa hasil, tiba2 ada tukang ojeg yang brenti di depan gue ”ojeg neng... yuk ngojek aja”. Gue tergoda juga, biar sampe sana gak telat. Lagipula kalopun gue dapet taxi, gak keburu kalee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue naek ojeg itu, dan bener aja dia pinter nyari jalan, gak kejebak macet sedikit pun. Tapppiii... Masya Allah... dia napsu banget, jalannya kebut2an, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;’gak sadar apa, dia bawa penumpang?’&lt;/span&gt; Sampe hampir nabrak mobil sekali, mo nabrak motor sekali, nyaris nabrak metro mini sekali, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;’gilee... metro mini dilawan’&lt;/span&gt;. Dalam hati gue ngebatin &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;’duuhhh kalo begini caranya sampe TMP Kalibata bukannya ke Baduy tapi malah dikubur, hiks... gue blm siap’&lt;/span&gt;. Disaat kritis seperti itu dzikir makin gue kencengin, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat ngebut, gue nyampe parkiran TMP Kalibata terlalu dini, kira2 jam 7 kurang 20. Berarti perjalanan Sudirman – Kalibata cuman makan waktu kira2 10 menit, hehehe. Dan otomatis belom ada sapa2, untung disitu banyak warung2 makan, jadilah gue mampir makan dulu, dan warung bubur ayam jadi pilihan gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 1/2 8 semuanya pada ngumpul, semuanya ada 38 orang yang berangkat, dan gue cuman kenal 2 orang : Dian dan Syifa. Kalo Dian dah pada tau dong... Nah kalo Syifa itu gue ketemu pas trip ke Karimun Jawa. Bayangan gue dan teman2 akan naek bis eksekutip. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;’Hmm... mana bisnya? Kok gak ada?’&lt;/span&gt; Ternyata gue terlalu muluk. Apa sih yg bisa diharapkan dgn membayar Rp. 90.000? Jawabannya adalah... sebuah truk tronton! (itu lho... truk yang biasa ngangkut tentara gitu. Gue gak tau namanya bener Tronton apa bukan, yg jelas org2 memanggilnya itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 21.00 kami baru berangkat menuju Ciboleger, Banten. Perjalanan memakan waktu +/- 5 jam, jadi kira2 sampe Ciboleger tu jam 2 dini hari. Ini pertama kalinya gue naek tronton, ini baru backpacking, hahahaha. Ternyata didalem panas, padahal gue udah pake jaket, maklum... gampang masuk angin, lagipula saat berangkat itu gue dalam keadaan demam dan flu, sampe suara gue bindeng nan merdu. Udah gitu gak ada cahaya bo’... gelap gulita. Maksud hati dari kami masing2 pengen tidur, tapi apa daya kebanting2 mulu, apalagi pas udah masuk jalan2 sempit desa, wiihh serem... gak jelas itu dimana, suasananya sunyi, semua gelap... gue melek dengan kekuatan maksimal aja serasa merem, dan goncangannya tambah heboh, karena jalan desa kan udah bukan aspal lagi. Tidur di tronton cuman bisa dinikmati dalam hitungan detik, persis kayak shutter speed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata jadwalnya ontime banget. Brangkat pas jam 9 malem, nyampe juga pas jam 2 pagi di Ciboleger. Disini kami udah nyewa kamar buat istirahat sebentar. Saat nyampe gue cuman pengen tidur, mengingat besoknya mesti trekking berat. Tapi mungkin jam 3 baru tidur tu, soalnya ngobrol mulu. Jam 1/2 5 gue sudah terjaga, pas adzan Subuh dari toa mesjid setempat berkumandang. Abis subuhan langsung ngantri kamar mandi dan re-packing barang bawaan gue. Gue gak mau bawa barang seberat itu trekking ke Baduy dalem. Tapi gak ngaruh juga sih, soalnya gue akhirnya pake jasa porter, pp bayar 30 rebu, hehehhe... terserah deh mo dibilang bukan backpacker sejati ato apa, gue gak mo kayak orang susah, trekking sambil bawa barang berat banget, cukuplah gue bawa yayang ama tas kecil 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah urusan perpackingan selese dan sarapan nasi plus roti (mo trekking gitu loh... hehe), ternyata masih ada sisa waktu. Gue manfaatin jalan2 di sekitar situ, dan berinteraksi dengan penduduk setempat. Di Ciboleger ini ternyata gak semuanya orang Baduy luar. Orang Baduy itu punya ciri khas pake seragam. Kalo Baduy luar bajunya hitam-hitam, sementara Baduy dalam pake putih-putih. Di Baduy luar masih diperbolehkan menggunakan peralatan modern, termasuk boleh motret, sementara di Baduy dalem jangankan motret, sikat gigi pake odol aja gak boleh. Peralatan modern gak boleh dipake di Baduy dalem. Cerita lengkap soal Baduy akan gue tulis secara tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 9 tepat, kami berangkat menuju desa Cibeo, Baduy dalem, dengan trekking, dengan kedua kaki ini, and so the journey began… Sebagai bahan perenungan dan pertimbangan, jarak antara desa Ciboleger dengan Cibeo kurang lebih 15 kilometer, dan di itinerary kami, tertulis : berangkat jam 9 pagi, nyampe desa Cibeo jam 16.00 (sebenernya sih kira2 5 - 6 jam), itu dengan jalan kaki yaa… catet. Silahkan dibayangkan, 15 kilometer itu medannya naik turun bukit, yang tanjakannya aduhai, dan turunannya tajem juga, kalo pas musim ujan lewat situ pasti bakalan perosotan. Awalnya gue masih bisa menikmati suasana, masih bisa jeprat jepret, sampe tibalah di sebuah lumbung dan desa kecil perbatasan kawasan Baduy luar dan dalem. Lepas dari situ si yayang langsung gue masukin tas dan udah gak boleh dikeluarin lagi sampe balik lagi ke Baduy luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094383061515562098" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLiZztm7HI/AAAAAAAAAMc/T8S4L_BsHaI/s320/baduy2.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"wajah" si lumbung padi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk nyuri2 moto sih sebenernya bisa banget, cuman nggak lah… gue berusaha menghormati peraturan yang dibuat tuan rumah, gue adalah tamu. Mereka dah ngasih kepercayaan utk datang ke rumah mereka dgn tidak melanggar aturan yg ada, dan gue berusaha memegang kepercayaan yang mereka kasih. Padahal gak jauh setelah perbatasan tadi, kami ketemu anak2 Baduy dalam, aduuhhh cakep2 banget… kulitnya putih, bibirnya merah. Ada yg bilang kalo mo motret mereka boleh aja, selama gak ketauan org tuanya. Tapi ya itu, gue ogah… gue gak bangga dengan diri gue sendiri dengan moto nyuri2 begitu (taelahh gue… bilang aja males ngeluarin yayang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan berlanjut, kami harus melewati bukit2 gersang pas mataharinya nyengat banget, dan disitu jalanannya nanjak terus. Secara keseluruhan medannya berat banget deh… Trekking ke merapi kemaren gak ada apa2nya, gue masih mau kalo disuruh balik lagi, tapi kalo trekking lagi ke Baduy dalem?! Waduhh mesti mikir2 dulu deh, medannya berat bo’, serius. Napas tu bukan senen kemis lagi, tapi senen… senen… senen, dan o... o... betis sebelah kiri gue tiba kenceng.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094382451630206050" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLh2Ttm7GI/AAAAAAAAAMU/HO1nhDlTcBA/s320/tanjakan.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;gue tau foto ini jelek bgt, blakangnnya over banget, dpnnya gelap. Cuman mo nunjukin aja, tanjakannya kira2 kyk gini lho...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan 38 orang udah terpecah2. Gue jalan sendiri, melihat sekeliling dan seperti biasa banyaklah pikiran2 dibenak gue &lt;em&gt;”ya Allah... apa gue kurang kerjaan ya? mau aja ikut beginian?”, ”hidup itu sulit banget ya... sampe gue mesti trekking 5 jam begini”, ”wahh bener2 menarik nih kisah hidup gue, kelak gue akan cerita ke anak2 gue, bahwa ibunya pernah trekking 5 jam dengan perjalanan banyakan nanjak, melewati bukit2 di bawah terik matahari, semua itu demi mencapai Baduy dalam. Trus ntar anak gue jawab : ibu kurang kerjaan”&lt;/em&gt; (halahh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening gue terpecahkan dengan celotehnya Dian. Ampir sepanjang jalan kami ngobrol ngalor ngidul, anehnya pas tanjakan berat, malah ketawa tiwi mulu. Udah nanjak, ketawa mulu sampe gue sakit perut, napas ngos2an, gimana mo kuat coba?! Sebenernya gue ama Dian tu bisa dibilang perpaduan yang unik, dia berbadan kecil dengan langkah kecil tapi cepat, dan jagoan di turunan, sementara gue berbadan besar dengan langkah lebar2, dan penakluk tanjakan (halahh...). Kami sempet ampir tersesat, soalnya jalan cuma bedua, guide-nya entah ada dimana, penunjuk arah gak jelas, untung ketemu bapak Baduy, jadi bisa nanya. Kami sukses gak jadi tersesat, cuman kayak anak ilang aja bedua, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi di atas gue bilang trekking-nya berapa lama??! 5 jam kan yaa... Akhirnya gue dan Dian nyampe dengan selamat di desa Cibeo. Coba tebak jam berapa kami nyampe?! Jam 12.15 bo'...!! catet...! Berarti trekkingnya cuman makan waktu kira2 3 jam, yiihhaaa...! Tapi emang bener sih, rombongan terakhir tu nyampe kira2 jam 4 gitu deh, soalnya mereka brenti pake acara masak di jalan segala, hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama2 kami disambut jembatan gantung yang dibawahnya dialiri sungai kecil yang airnya bening banget, yang seolah2 melambai2 minta diceburin. Manusia pertama yg gue liat dideket jembatan waktu itu adalah Ifan, rombongan pertama yg nyampe duluan.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Gue : ”Ini jembatan apa nih? Desa apa nih?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Ifan : ”ya ini, Cibeo, udah sampe”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Gue : ”Ah serius lo? Udah nyampe? Kok cepet?! Emang dah jam 4?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Ifan : “beneran… dah sampe”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Gue : “Alhamdulillah Ya Allah… akhirnya sampe. Dian, kita dah nyampe ian...! hihihihihhi”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Dian : ”aduhh... airnya bening banget, gue jadi pengen berenang nih... snorkling yukkk”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Teteupp... gak dimana gak dimana snorkling mulu.&lt;br /&gt;Sayang memang disini gak bisa motret, keindahannya cuman bisa terekam dimemori kepala gue. Masih inget gue gimana sungainya, rumah2nya, alamnya, begitu asli dan gak tercemar, udaranya bersih banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampe Cibeo acaranya bebas sampe malem. Siang itu gue ma Dian makan ditepi kali sambil memandangi hijaunya pepohonan yang tumbuh alami disepanjang kali, sambil memandangi teman2 yg takut lewat jembatan gantung (hahaha), dengan diiringi gemericik air yang mengalir. Siang itu menjadi makan siang paling nikmat kedua setelah makan siang di Merapi. Kenapa gue bilang paling nikmat nomer dua? Soalnya lauknya msh lbh enak yg di merapi tempo hari, yg ini lauknya seret... hehehe. Tapi kalo soal suasana, yang ini nomer satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue pengen banget bisa berinteraksi dengan penduduk Baduy dalam, jadi pas gue pulang ke Jakarta, gue punya cerita menarik tentang mereka. Tapi ternyata hal itu gak mudah. Gue kesulitan bahasa. Orang Baduy dalem gak bisa bahasa Indonesa (duuhh... udah gak bisa motret, gak bisa ngobrol, gue mo dapet apa coba?). Kalo bapak2nya mungkin lebih lancar bhs Indonesia, tp ibu2 dan anak2nya gak gitu paham, padahal kalo siang hari tu adanya cuman ibu2 sama anak2 kecil, bapak2nya dan anak2 ABG pada berkebun semua, baru pulang malem. Gue bener2 mati kutu gak bisa ngapa2in, padahal gue tertarik banget ngobrol ama anak2 sana. Jadi lah yg ada gue cuman ngeliatin mereka, senyam senyum, dan setiap gue mencoba ngomong pake bahasa sunda, yang keluar malah bhs Jawa. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;”Namina sinten?”&lt;/span&gt; sebuah bahasa yang rusak telah tercipta. Dian yang gue tunjuk jadi penerjemah bhs sunda jg gak banyak membantu, krn mereka pakenya bahasa sunda kasar, dan emang bbrp kali gue saksikan Dian ngajak ngobrol anak kecil, tu anak malah cengengesan aja, ato malah nyuekin ”sebenernya lo bisa gak sih, ian?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan 14 cewek lainnya nginep di rumahnya pak Sapri. Pak Sapri ini anaknya 6; 3 cewek, 3 cowok, dari 1 istri, hehe. Rumah Baduy tu model rumah panggung, cuman gak tinggi2 amat, dan mereka mendirikan rumah itu cuman diiket2 aja, tanpa menggunakan paku. Begitu masuk rumahnya los begitu aja, cuman ada pemisah ruangan dengan dapur. Untuk nginep disini sebenernya gratis, tapi gak enak dong... masa’ gak ngasih apa2, makanya kami bawa beras dan ikan asin, sekalian minta dimasakin juga maksudnya. Mereka suka banget ikan asin, mgkn krn terbiasa cuman makan nasi ama garem kali yaa, jadi sama asinnya gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah per-air-an; untuk nyuci, ngambil air utk dimasak, untuk mandi, dilakukan disumber yang sama, kali yang sama. Kalo mandinya dipisah antara cewek dan cowok, yang cewek disisi kiri kali, yang cowok disisi kanan kali. Mereka gak menggunakan sabun utk nyuci baju dan peralatan lain. Sebagai gantinya sabun mereka bisa menggunakan lerak ato daun ranji. Otomatis kami, para tamu jg gak boleh menggunakan sabun saat mandi dan odol utk sikat gigi. Sebagai solusinya, sikatan sih tetep, pake sikat gigi boleh kok, abis itu bisa makan permen karet macem Happydent (sori, gak bermaksud promosi, taunya cuma itu). Dan soal mandi yang sebelumnya sempet gue khawatirkan, hehehe... ternyata di sana gue mandinya normal (2x sehari maksudnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Baduy dalem udaranya cenderung normal lah, gak dingin dan gak panas terik banget. Tapi air kalinya selalu sejuk. Malam hari awalnya panas, tapi semakin malem ternyata semakin dingin bo', untung gue bawa sleeping bag. Tapi selepas subuh udaranya dah gak dingin2 amat. Dan udara di sana tu bersih banget, berasa banget kulit gue kayaknya makin halus (taelahh...). Bukti lainnya, gue berangkat dlm keadaan demam dan flu, pulangnya Alhamdulillah malah seger buger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, pagi tgl 15 Juli, ada acara tanya jawab ato santainya ngobrol2 dengan Jaro Cibeo. Siapakah Jaro ini? Jaro itu bisa dibilang sebagai juru bicaranya kepala desa, pihak penghubung antara Baduy dalem dgn Baduy luar, dan org luar. Kepala urusan perijinan juga. Kepala desa-nya sendiri disebut Pu'un. Gak mudah ketemu dgn Pu'un ini, kalo si Pu'un ngerasa gak penting, gak akan ditemui. Lha kalo Jarot?! Jarot itu adek iparnya mbak Pur, suaminya jeng Sri di serial losmen (halah...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue bisa nanya macem2 ama si Jaro, walopun belom puas dan masih ada beberapa keingintahuan utk dijawab, tapi lumayan lah... dapet cerita sedikit tentang mereka. Saking gue antusiasnya gue dapetin info, sampe2 gue sempet dituduh jurnalis ama bbrp peserta, padahal mah... pengeenn... hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 9 pagi itu, kami harus kembali lagi ke Baduy luar. Peraturan di Baduy dalam sendiri, kunjungan dari orang asing tu paling lama 1 x 24 jam. Dan maap maap aja, mereka gak menerima ras yang berkulit putih seperti bule, chinese, jepang, dll (asik ya mrk gak pernah ketemu jepang, hehehe). Yang boleh masuk Baduy dalem cuman yg bangsa Indonesa asli. Bukannya mereka rasis, tapi emang begitu peraturan adat yang mereka pegang. Kalo gue pikir2 ada benernya juga, coba kalo seandainya bule boleh masuk, wahhh bisa2 mereka bakalan bikin penelitian soal Baduy dalem, trus diekspose kemana2, bikin patah hati gak sih? Mending anak bangsa aja yg bikin penelitian soal mereka, toh bangsa2 ne dhewe. Hmmm sapa ya? hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulangnya kami gak trekking lewat jalan yang sama saat berangkat kemaren, kali ini rencananya mo ngelewatin Gajeboh, sebuah desa Baduy luar. Kalo gue bilang sih medannya gak seberat waktu berangkat ya, tapi kenapa nyampenya lebih lama? gue juga bingung. Gak beratnya tu karena gak kena paparan matahari, soalnya lewat hutan2, banyak tanemannya, dan ngelewatin 2 sungai. O iya, kayaknya pulangnya banyak berentinya. Ketemu jembatan gantung yg besar, brenti... motret... ketemu sungai lagi, brenti... pokoknya banyak brentinya deh.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;  &lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094380909736946770" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLgcjtm7FI/AAAAAAAAAMM/b0FATuy0Q5k/s320/baduy3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ini lho yang namanya jembatan gantung itu&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nahhh saat pulang ini kami melewati yang namanya Tanjakan Penyesalan. Sebenernya yg namain tu anak2 Oi. Kenapa dinamakan demikian? soalnya tu tanjakan panjang bener, kata bang Eri sih kira2 tanjakannya 1 1/2 kilometer, tapi ama temen boleh tambahin dikit. Asli itu nanjak terus lho. Pengalaman mereka dulu ngelewatin tanjakan ini tu menderita banget, soalnya pake acara perosotan segala, jadi ceritanya nyesel gitu udah nanjak di situ, hehe. Mana si Ifan, partner gue saat trekking pulang (ceritanya gue ganti partner, secara Dian jauh di belakang gue), pake cerita berulang2 kalo dulu temennya, cowok, pingsan saat nanjak di Tanjakan Penyesalan ini. 'Sori fan, tapi cerita lo gak mempan buat gue' (ciee...). Jadilah sebelum nanjak gue cepet2 ngemut gula aren biar kuat. O iya, salah satu tips biar nanjaknya kuat, makan yg manis2, seperti gula aren/ gula jawa, coklat, permen juga boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094380145232768066" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLfwDtm7EI/AAAAAAAAAME/Kp2ShYXlFQk/s320/tanjakan+penyesalan.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"wajah" Tanjakan Penyesalan yg kyknya gak keliatan bikin nyesel, sori angle-nya salah, soalnya gue dah gak bisa mikir (halah ngeles...).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pas trekking pulang ada yang ribut pengen makan es, dimana coba?? Kalo gak salah si Dian deh yg ribut pengen makan es. Dan tau gak, di ujung Tanjakan Penyesalan kami ketemu abang jualan es cincau, haiyaahhh... pucuk dicinta es cincau pun tiba. Tp berhubung gue dah kenyang makan gula jawa, gue gak ikutan pesen, lagipula gue takut ada yg gak abis, biarlah gue yg jadi "tong sampah"nya aja, daripada mubazir. Bener aja kan... si Fita gak abis. O iya, es-nya gue namain Es Cincau Penyesalan, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094379165980224562" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLe3Dtm7DI/AAAAAAAAAL8/4qFr0ZL_je8/s320/baduy+cincau.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lia, Fita dan Ifan sedang menikmati es cincau. Murah lho, cuman seribu. Eh iya, sori fotonya rada gelap&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Nyampe penginepan di Baduy luar tu kira2 jam 1, walopun lebih lama 1 jam drpd brangkatnya, tp gue semangat banget ni pas balik, motivasi-nya adalah... : biar pas nyampe sana gak ngantri kamar mandi, gue pengen buru2 mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selese mandi, solat, beberes dan makan siang, gue ngider lagi, kali ini blanja bo'... cari oleh2. Kayaknya gue boros di belanja oleh2 deh, beli sarung tenun lah, kain khas yg dipake org Baduy lah, beli madu lah, centong ama sutil segala, belom lagi suvenir2 printilan kecil2. Soal madu, kata si Ifan sih yg bagus itu yg ketika tutupnya dibuka dia ber-gas, bener gak sih? Madunya tu harganya Rp. 16.000 sebotol sirup (brp liter tu ya?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena acara belanja belanji ini jadwal pulang jadi mulur, tadinya jam 2 jadi jam 1/2 4 deh baru pulang. Nyampe Jakarta jam 8 malem. Hhhhh.... selesai sudah trip ke Baduy. Hari yang melelahkan tapi menyenangkan. Saking senengnya gue gak berasa capek, serius. padahal tu kaki gue bawa jalan terus kan. Tapi pagi2nya dong pas gue bangun, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;'wakss...! mana kaki gue nih?'&lt;/span&gt; kaki gue sempet gak bisa digerakkan, kayak ketiban besi gede, hehehee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan si Rey :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah mo nulis soal Baduy-nya sendiri juga, tapi harap jangan ditungguin, soalnya gak tau mo ngapdet lagi kapan, hehe. O iya bulan Agustus Insya Allah akan ada 2 trip, hehehe... bangkrut deh ni gue. Untung bulan Septembernya dah puasa... :D&lt;br /&gt;Mohon doa restunya yaa... :D&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-2773600018568507785?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/2773600018568507785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=2773600018568507785&amp;isPopup=true' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2773600018568507785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/2773600018568507785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/08/baduy-13-15-juli-07.html' title='Baduy, 13 - 15 Juli &apos;07'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RrLiyTtm7II/AAAAAAAAAMk/rfL9eRuOQ_M/s72-c/baduy1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-8517940845219976646</id><published>2007-07-19T15:40:00.000+07:00</published><updated>2007-07-23T17:10:20.322+07:00</updated><title type='text'>Selamat Ulang Taun Sayang...</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RqIj9jtm7CI/AAAAAAAAAL0/1yB-Hr7kxzw/s1600-h/kue.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5089670069347609634" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RqIj9jtm7CI/AAAAAAAAAL0/1yB-Hr7kxzw/s320/kue.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Hehehe... kue "buatan" sendiri nih... (motretnya maksudnya... cieee) :D&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Tadinya gue agak ragu mo mosting ini, soalnya ultahnya sendiri udah lewat banget. Tapi berhubung gue bosen ma blog gue sendiri (hehehe), setiap gue buka yang muncul wajah penunggu candi Ratu Boko melulu. Jadi lah gue tulis ini aja, biar gambarnya laen, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulang taunnya sih sebenernya tanggal 10 Juli yang lalu. Sayangku Rey Tries to Write akhirnya menginjak usia pertamanya. Ibarat bayi, dia sedang lucu2nya, bicara belum terlalu jelas, jalan juga belum terlalu lempeng, malah masih suka jatoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sama sekali gak nyangka kalo blog ini masih tetap bertahan hidup dan menghirup udara perbloggeran di usianya yang pertama. Gue pikir dia akan terbunuh dan binasa sebelum menginjak usia setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seperti halnya Karno dalam cerita pewayangan, Rey Tries to Write juga lahir dari kuping. Cuman bedanya, Karno tumbuh jadi jahat, kalo ini nggak (apa sih?). Inilah hasil menguping yang positip, hehehe. Jadi ceritanya, gue denger tetangga &lt;a href="http://cinta-bunda.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;sebelah kanan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://shazma.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;depan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang ngeblog, langsung deh gue ikut2an. Maklumlah... jiwa kompor dan gak mo kalah, yang penting ikut dulu walopun masih buta mo diapain blog gue nanti, mo ditulis apa. Waktu itu yang paling penting gue punya pelampiasan sebagai pelipur lara, dan gue pikir gue suka nulis (halahh...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika "melahirkan" Rey Tries to Write, gue punya ide untuk "membesarkannya" dengan 3 bahasa (Indonesia, Inggris, Jerman). Cita2 yang mulia bukan??! dan belagu pula. Pada kenyataannya Rey Tries to Write tumbuh salah asuhan, hahahaha. Dia hanya "berbicara" bahasa Inggris dan Jerman masing2 sekali, mengenaskan bukan?! Selebihnya dia lebih senang menggunakan bahasa ibunya, bahasa Indonesia, dan belakangan malah makin njawani, hehehe. Gimana ya? ternyata menggunakan bahasa ibu itu emang lebih ringan, menyenangkan dan bisa lebih ekspresif. Kalo pake bhs asing, aduhhh... gue susah konyolnya, padahal gue kalo nulis ujung2nya selalu ngaco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama setaun ini Rey Tries to Write karakternya gak pernah serius. Gue sendiri gak tau kenapa, tapi yang jelas ya begitulah adanya, gue kalo nulis pasti deh selalu ngaco. Nulis ngaco... bikin puisi ngaco... Dan 1 lagi, Rey Tries to Write belom bisa mengganti kata tunjuk 'gue' dengan 'aku' ato 'saya'. Pernah gue ceritanya mo melakukan suatu perubahan, mengganti 'gue' dengan 'aku', tapi yang ada malah tulisan gue mandeg di tengah jalan, tiba2 gak ada ide mo nulis apa. Baru deh pas gue ganti dengan kata 'gue', tangan gue kembali lincah menari2 di atas tuts, eh keyboard, eh sama aja yaa? Yaahhh anggep aja lah ini ciri khas dari Rey Tries to Write, beginilah gaya Rey menulis (cieee...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah setaun ini gue jalan2 (BW maksudnya), memperhatikan blog lain, membaca apa yang mereka tulis, daaannn... makin lama makin berasa kalo tulisan gue gak ada apa2nya, masih jauh untuk dibilang bagus, cenderung jelek banget, sama sekali gak bisa dibanggakan. Sering kali gue malu dengan kondisi tulisan gue, dan sempat juga kepikiran untuk membunuhnya. Tapi ternyata jiwa gue gak sekejam itu. Kalo gue bunuh, dia akan mati sia2, lebih baik dia gue biarkan berkembang dan terus belajar, hingga suatu saat nanti, jika dia memang harus mati, dia akan mati secara terhormat, dan bukan mati sia2 ditangan gue (taelahh... padahal gue jg bingung ngapain nulis begini, hehehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama setaun ngeblog, banyak lah yang gue pelajari. Yang paling utama adalah &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;berhati2 dalam menulis&lt;/span&gt;. Emang sih ini blog2 gue sendiri, terserah mo gue tulis apa aja, cuman kan bisa dibaca seantero jagat bo'... Yaa yang jelas sejauh ini gue sadar dengan apa yg gue tulis, dan gue (mau gak mau) harus bertanggung jawab atas hal itu (ciee...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, hmmm... apa ya? dengan ngeblog gue &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;belajar utk menghargai orang lain&lt;/span&gt; (ciee...). Sempet pusing juga lho waktu demen2nya BW dulu, ke blognya si Anu warnanya jreng, trus ke blognya si Anu, warnanya kontras, waahhhh iso nggawe loro mripat lek ngono carane. Belom lagi dari segi isi; yang ini serius, yg itu cengengesan, yg sana isinya berita, yg situ isinya curhat. Kalo dipikirin malah pusing sendiri. Lagipula bukan salah yg punya blog, mungkin emang gayanya begitu, mo diapain lagi? Mungkin banyak juga yang empet kalo mampir ke blog gue, iya kan? Pada akhirnya, terserah lah... Seperti akhir surat Al-Kafirun, tapi kalo ini : untukmu blogmu, untukku blogku, hehehehehe (kalo 'hehehehe' mah di surat Al-Kafirun gak ada...). O iya, ini juga berlaku pada komen. Gue berusaha nrimo komen apa aja (lha mo gimana lagi coba?), jadi silahkan komen apa aja, terserah... toh gue membina blog ini tidak dengan serius, walopun dgn sepenuh hati, yaa mudah2an gue gak gampang sensi... (gue sendiri bingung knp nulis begini, hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak lagi lah pelajaran2 yang gue dapet dari ngeblog. Tapi bagian yang paling gue suka adalah......... : gue bisa kenalan dengan banyak orang, Alhamdulillah keinginan gue terkabul. Sampe sekarang gue masih suka terharu kalo nginget2, betapa gue sudah ditakdirkan untuk mengenal kalian, liwat dunia maya. Malah sempet kopdaran pula, malah ada yang jadi akrab, malah ada yang gue angkat menjadi guru secara sepihak. Duuhhh kebayang gak sih... 50.000 taun sebelum Allah menciptakan bumi ini, Allah sudah menuliskan hari apa, jam berapa gue akan berkenalan dengan si Anu, si Anu dan si Anu. Subhanallah... How amazing...! Wunderbar...!&lt;br /&gt;Ya, gue terharu... selalu terharu kalo mengingat2 dengan sapa gue berkenalan, dan dengan cara bagaimana. Adalah suatu kebahagiaan tersendiri buat gue, bisa mengenal teman2 semua. Terima kasih udah mau kenalan ma gue, makasih atas persahabatan yang diberikan, makasih udah meluangkan waktu mampir kesini, makasih udah meramaikan blog ini dengan sapaannya di SB, makasih atas segala share yang diberikan, makasih udah mo meluangkan waktu utk kopdaran. Dan maaf sekali, sampe blog ini berusia setaun masih belom bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat teman2 semua. Dan lagi2 makasih... makasih... makasih banyak buat teman2 semuanya. Kalo memang suatu saat blog ini harus binasa, mudah2an persahabatan yang telah kita bina tetap terjaga dan tak lekang dimakan waktu (cailaahhh...) :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya... maap juga, sapa tau gue pernah menyinggung perasaan teman2, baik di postingan maupun di SB. Sesungguhnya gue bukan pribadi yang serius2 amat di dunia maya (ciee...), tapi kalo di dunia nyata kesannya serius (ciee lagi...), hehehe. Dan pas bagian persahabatan dan minta maap gue juga gak serius tuh, tapi tigarius men...! ai lap you (halahh...). Eh iya balik lagi, gue minta maap atas kesalahan yang pernah gue buat pada kalian, baik itu disengaja maupun tidak. Dan permintaan maap paling dahsyat (ciee...) gue tujukan kepada "si bapak satu itu", maap kalo sampe saat ini lo masih sakit ati dengan kata2 gue. Hak lo juga sih mo maapin gue pa nggak, tapi yg jelas, sampe detik ini gue masih minta maap sama elo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya udah deh yaa... dah tappeee deh... kepanjangan dan gue dah ngantuk. Mohon doa restunya ya teman2, mudah2an Rey Tries to Write umurnya barokah. Soal isi blog, hehehe tergantung yg punya, berhubung skrg lagi doyan backpacking, ya isinya catetan perjalanan mulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung ini acaranya ultah, buat yg komen dan yang mampir jangan lupa ngasih kado yaa... Ditunggu lho kadonya... :D&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-8517940845219976646?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/8517940845219976646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=8517940845219976646&amp;isPopup=true' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8517940845219976646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/8517940845219976646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/07/selamat-ulang-taun-sayang.html' title='Selamat Ulang Taun Sayang...'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RqIj9jtm7CI/AAAAAAAAAL0/1yB-Hr7kxzw/s72-c/kue.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-4624155883403127183</id><published>2007-07-12T09:43:00.000+07:00</published><updated>2007-07-13T12:20:35.510+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Trip Waisak &amp; Sekitarnya, 30 Mei - 3 Jun '07 (Part 4)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpblqDw5lqI/AAAAAAAAALE/kHrlRNbnMTU/s1600-h/boko1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5086505339889227426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpblqDw5lqI/AAAAAAAAALE/kHrlRNbnMTU/s320/boko1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Minggu, 3 juni 2007, Hari terakhir di Jogja &lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, si kukuk masih setia membangunkan kami pagi2, dan dia selalu bernasib sama, ”terbunuh” ditangan Wiwied berkali2, tanpa ada hasil membangunkan sang empunya. Lagi lagi gue memutuskan bangun duluan, walopun badan gak tau deh rasanya gimana, dah gak ngerasain capeknya gimana. Si Wiwied, abis subuhan kembali ke posisi yang sama, gue sempet ngiri ”ni anak tidurnya enak amat...” Gue ngeliat ke kanan.... Hah??!! Dian posisinya aneh banget, meringkuk dan tampak kesakitan. Pas gue mo turun dari tempat tidur tiba2 gue denger rintihan Dian ”aduuhhh badan gue kok sakit semua gini yaa?” Kali ini gue bener2 takut nggencet dia pas tidur, eehhh gak taunya karena kecapekan trekking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai kesepakatan, jam 6 kami udah stand by. Hari ini acara masih padet, padahal jam 14.00 kami udah harus ngumpul di agen Safari Dharma Raya utk pulang ke Jakarta. Sempat terjadi perdebatan soal acara di hari terakhir. Dian dari awal sampe akhir keukeuh marekeuh jumekeuh mo ke candi Ratu Boko. Devy dan Dini malah pengen banget ke keraton dan candi Prambanan. Gue sempet bingung, secara pas tanya2 sana sini candi Ratu Boko tu medannya berat juga, mesti trekking nanjak juga ”wak waw...!”dan katanya tempatnya jauh, jadi takut gak keburu. Dengan menarik napas dalam2, gue ambil keputusan "Hhhhmmmm... kayaknya gue ke keraton aja deh, takut gak keburu men...!", "ya udah, gue ikut elo Rey", kali ini Wiwied jadi pengikut gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tapi entah bagaimana, mungkin secara sebenernya jauh di lubuk hati paling dalam, gue penasaran juga ama yang namanya candi Ratu Boko. Apalagi setelah dapet info dari mbak Ira, kalo candi Ratu Boko tu lain daripada candi2 yang lain. Akhirnya jadi juga ke candi Ratu Boko, tapi dengan catatan brangkatnya pagi2, dan paling telat jam 1 dah nyampe losmen lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dimulai dengan acara sarapan dipinggir jalan, sedapetnya, seadanya, dan harganya nggak banget, masa' cuman makan nasi + ati goreng + sayur digetok Rp. 7.500?! duuhh Jogja... Jogja... cari makan kok susah bener tho... Gue pikir di sana tu kayak di Solo gitu, bakalan banyak menjumpai tukang jualan makanan dipinggir jalan, eehhh gak taunya nggak. Cuman nemu satu, trus ya itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal transport ke candi Ratu Boko, kami kembali mengandalkan petunjuknya Heru, dan kali ini kami gak mau berbuat kesalahan yang sama, kali ini harus nyegat bis ditempat yang benar, Jl. Mataram :). Dari situ kami naik bis jalur 4, tarifnya Rp. 2.000 (seperti biasa...) sampe bunderan UGM. Dari bunderan itu kami harus nyambung naek Elf (ya Allah... berikanlah kesabaran pada kami...). Hhhh... tu Elf jalannya lelet seperti biasa, tapi kali ini kami kayaknya dah lebih tabah dibandingkan sebelumnya, dah mulai terbiasa. Dari Elf ini seharusnya kami turun di pasar Prambanan, dari situ nyambung angkot yg ke Ratu Boko. Tapi berhubung pas dipasar penumpangnya cuman kami berlima, pak supir nawarin nganterin sampe candi Ratu Boko. Tarif yg digetok dari bunderan UGM sampe candi Ratu Boko @Rp. 7.000, dengan perhitungan nyampe pasar Prambanan tarifnya Rp. 5.000, dan dari pasar sampe candi Boko tarifnya Rp. 2.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Minggu, 3 Juni 2007, Ratu Boko.....! kami datangg..!!&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5086510197497239234" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpbqEzw5lsI/AAAAAAAAALU/Gk8ilvJTES8/s320/boko3.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Kami sampai di teras(?) pelataran(?) candi Ratu Boko kira2 jam 8 pagi. Suasananya sepi, candinya gak keliatan, pintu masuk penjualan karcis juga gak nampak. Sempat bertanya2 "ini bener gak sih?" soalnya cuman ada kami berlima disitu. Begitu masuk aja tu jalanan udah nanjak, pas mo masuk areal menuju candi dong... hhhhhhh tangga semua, dan serasa letaknya tu tinggi... tinggi sekali. Nyampe loket masuknya aja udah ngos-ngosan, dan kami pikir gak jauh setelah itu nyampe candi, eehhh gak taunya dari loket masuk ampe candi tu masih setengah jalan lagi, masih trekking ke atas lagi, hehehhe. Bagi yang mo ke candi Ratu Boko dan bawa kendaraan pribadi jgn kuatir, ditengah2 perjalanan naik, setelah loket karcis itu, ada parkiran utk kendaraan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana sempat gue singgung di atas, candi ini berbeda dengan candi2 yang lain. Kalo candi2 lain umumnya didirikan sebagai tempat pemujaan, maka candi Ratu Boko ini sebenernya kerajaan. Malah sempat berhembus gosip kalo raja yang berkuasa adalah kanibal, tp gosip itu terbantahkan dengan ditemukannya relief2 daun(?), jadi justru kemungkinan mereka vegetarian(?). Yaahhh itu semua hasil mendengarkan cerita mbak Ira waktu ngumpul di angkringan tugu semalem. Sayang waktu ke sana tur guide gak available, jadi gak bs tanya2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candi Ratu Boko tu luas banget, lebih luas dari Borobudur, dengan struktur bangunan terpisah2. Sayangnya gue ke sana setelah gempa Jogja, jadi beberapa bangunannya dah pada runtuh2 gitu, padahal kata mbak Ira en mas Mamuk yg pernah ke sana sblmnya, candinya bagus banget, kayak cerita2 kolosal, kerajaan jaman dulu gitu. Mungkin jadi bisa ngebayangin Brama Kumbara dulu hidupnya gimana (aiihhh... sandiwara radio banget...), hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama2 kami disambut Gapura Utama, lha setelah gapura ini orang akan mengira dah gak ada apa2nya lagi, cuman reruntuhan doang dan gak ada yg menarik. Nahhh... silahkan jalan terus ke belakang, di sana ada papan petunjuknya kok, ada candi pembakaran, paseban, pendopo, keputren, komplek goa. Waktu gue ke sana tu candi pembakaran lagi direnov, tp yang lainnya nggak kok, cuman banyak yg runtuh, sehingga gue banyak menerka2 sebenernya bangunan aslinya kayak apa. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5086510455195277010" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpbqTzw5ltI/AAAAAAAAALc/pjyxv-CPtgQ/s320/boko2.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, menurut gue tu candi serem aja gitu, gue sempet &lt;em&gt;prindang prinding&lt;/em&gt; waktu motret sendirian di pendopo, padahal gak ada apa2. Gue rasa karena imajinasi gue aja tu yang liar kemana2, gue terlalu menghayati dan menerka2 tu pendopo dulu dipake buat apa aja. Tapi emang sih, menurut gue candi Ratu Boko ini menyimpan banyak misteri. Gue punya banyak pertanyaan disini, seperti ketika gue liat di beberapa bangunan di luarnya dibikin tangga menurun ke bawah, tapi ujungnya tu buntu. Buat apa yaa? kenapa begini? kenapa begitu? Begitu pula waktu gue liat 2 candi kecil yang didepannya ada lubang segi 4. Gue ma Wiwied berasumsi itu tempat pemujaan, hhmmm... apa tempat pembakaran mayat bayi ya Wied? hehehe. Ya gitu deh kalo gak ada guide, jadi pada sotoy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian paling ujung dari kompleks candi ini adalah Keputren. Berupa kolam2, yang sampe sekarang masih ada kolamnya dan ada larangan utk tidak mandi, mencuci tangan atau muka di kolam ini. Bukan apa2, airnya kotor... hehehe. Keputren ini mungkin dulu fungsinya untuk mandi para putri ya? apakah ada fungsi lain selain itu? gak tau deh... soalnya yg gue liat cuman kolam. Setelah gue mengunjungi hampir semua bangunan disitu, ada 1 pertanyaan yg mengganjal di kepala "ini mereka tidurnya dimana ya?" hhhmmm apa mungkin bangunan rumahnya gak permanen seperti keratonnya ya? jadi hancur begitu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5086510768727889634" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpbqmDw5luI/AAAAAAAAALk/HfPPl9k0Di0/s320/boko4.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Gue ama Wiwied kalo masuk suatu objek biasanya FILO (First In Last Out), jadilah ampir 2 jam di candi Ratu Boko. Dan seperti biasa... sesi terakhir adalah foto2 narsis didepan gapuranya, hehehe. Pas kami pergi, datang rombongan pengendara sepeda, yang sayangnya bapak2 semua. Ternyata mereka belom pernah ke candi Ratu Boko sebelumnya, dan langsung bertanya2 "emang ada apa tho? ini mana candinya? cuman begini aja?", gue dengan gaya sok teu menjelaskan ke bapak2 itu "ini kompleks pak, jadi candinya misah2, didalem ada banyak pak, disebelah situ ada candi pembakaran mayat, trus ntar ke dalem ada pendopo, keputren, masuk aja pak, ada petunjuknya kok", "wah jauh yaa..." (diucapkan dgn nada takut masuk ke dlm) hehehe. Ya gitu deh, gue dan yg laen berusaha kasih info ke bapak2 itu, dan mereka percaya aja, hihihihihi :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Minggu, 3 Juni 2007, kembali ke Los...men...!&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari areal candi Ratu Boko, kami harus nyebrang jalan dan nyegat angkot. Pucuk dicinta sang angkot pun tiba, angkot kuning mendekat, dan.... waks! penuh men...! cuman muat 2 orang, gak mungkin kan kami keangkut semua "mboten mas, mangke mawon", tapi tu angkot keukeuh nyuruh kami naek, sampe akhirnya dia nyuruh penumpang didalem geser2 dan pangku2an. Dia keukeuh, gue jg keukeuh gak mo naek "wis kebak mas, ampun dipekso, mangke mawon", eehhh tu supir malah turun, mbanting pintunya, waduhhh... udah pada takut aja... masa' kami yang gak mau, dia yg marah sih. Trus si supir nyuruh yg cowok2 nggandul, duuhhh kasiaan. Tu supir emang gigih banget, dan terpaksa pulalah akhirnya kami naek, total yg naek tu angkot 18 orang. Untungnya perjalanan dgn tu angkot kuning gak lama, cuman ampe pasar Prambanan, tarifnya Rp. 2.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pasar Prambanan kami memutuskan naek bis antar kota Solo - Jogja, karena dah trauma ama Elf, dan ternyata ongkosnya lebih murah, kami turun di Janti bayarnya Rp. 2.000. Dari Janti naek bis jalur 7 sampe Mirota Kampus, ongkosnya Rp. 2.000. Dan dari Mirota Kampus naek jalur 4 sampe malioboro, ongkosnya Rp. 2.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah jam 11 dah nyampe malioboro lagi. Langsung aja kami mutusin makan di Malioboro Mall, daripada ketepu, lagipula dah jelas makanannya apa. Dari situ kami berpisah. Gue, Wiwied en Dian langsung balik ke losmen utk siap2 pulang ke Jakarta, sementara Devy en Dini mo lanjut lagi ke pasar Beringharjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Minggu, 3 Juni 2007, Ke Jakarta aku... kan kembali...!&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe losmes sempet leyeh2, tidur2an ampe tidur beneran. Saat lagi santei dan siap2 mo brangkat, Dian tiba2 ngomong "hhmm... ntar ada cerita apa ya di perjalanan pulang?" Kali ini ucapan Dian betuah (ciee...), emang ada kejadian special di perjalanan pulang. Simak aja terus. Jam 1/2 2 kami cek out, masalah pembayaran losmen beres, langsung cabut ke agen Safari Dharma Raya di Jl. Mangkubumi 70. Untuk menghemat waktu dan menyayangi kaki yg udah diajak trekking melulu, kami mutusin naek becak (@Rp. 3.000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Safari Dharma Raya. Hmmm gue gak rekomen deh bis ini. Ternyata jam 2 kami dijemput mobil espass (kalo gak salah) utk ke Terminal. Dan dari terminal itu baru naek bis. Kira2 1/2 4 deh bis baru berangkat. Di terminal ini gue en Wiwied berpisah dengan Dian. Dia milih jurusan Lebak Bulus, gue ma Wiwied naek jurusan Pulo Gadung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis gue sempat brenti di tempat yg sepi selama sekian lama, dan gak jelas nungguin apa. Supir bisnya terus2an ngerokok, gak ngaruh deh walopun itu bis AC, dan itu membuat gue mendadak berubah jadi "ninja", gue terpaksa nutupin hidung ke bawah dengan slayer ampir sepanjang perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kejadian yang menarik itu pun terjadi. Bisnya Dian AC-nya mati, dan berenti di Temanggung untuk benerin tu AC sampe bener, bayangin aja, jam 7 malem masih di Temanggung. Kasian kau Ian... Bagaimana dengan bis gue? hhmmm Wiwied dah kebagian tempat duduk yg sandaran kakinya gak bisa ditekuk, kesian kau Wied. Dan pas lagi nyenyak2nya tidur dengan perut lapar, tiba2 Wiwied mbangunin gue, AC di tempat duduk gue bocor (hhmmm... kok gue gak berasa ya? hehe). Wiwied lapor ke keneknya, dan bisa ditebak lah tu kenek cuman &lt;em&gt;planga plongo&lt;/em&gt; tanpa reaksi sedikit pun. "Tenang aja Wied, ntar gue operasi". Akhirnya ditengah2 ngantuk, pala pusing, kaki pegel, gue mesti 'mengoperasi' tu AC biar gak mbasahin gue ma Wiwied. Duuhhh ada2 aja ya... tapi gue tau kenapa gue ma Wiwied pas kena yg bocor, karena Allah tau sapa yg suka mbawa gunting ama solatip kemana2, disitulah kami didudukkan, hehehe. Liat aja tu hasil operasi gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5086511554706904818" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpbrTzw5lvI/AAAAAAAAALs/dF_VMOE9HHY/s320/bis.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Safari Dharma Raya telat nyampe, seharusnya jam 5 pagi dah sampe, ini jam 6. Gue berhasil sampe rumah jam 6.15. Ibuuu...! anakmu datang...! dan akan langsung ngantor...! Ibu gue takjub dan cuman geleng2 kepala ngeliat gue yang datang trus pergi lagi. Dengan kaki bengkak dan rada kurang tidur gue nyampe kantor dengan telat (jelas...), jam 9.15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian kisah petualangan gue dalam rangka Waisak. Total pengeluaran selama 5 hari perjalanan sesuai dengan rencana awal : kira2 Rp 500.000-an, udah termasuk transport pp dan selama perjalanan, makan, losmen, dan oleh2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAMMAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Makasih banyak buat Wiwied, &lt;a href="http://dians999.multiply.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Dian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://my-devy.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Devy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Dini yang udah menjadi teman backpacking yang menyenangkan. Kapan2 kita backpacking bareng lagi yaa...!&lt;br /&gt;Dan sekali lagi terima kasih banyak utk pihak2 yang udah banyak membantu; mas &lt;a href="http://andiazimuth.multiply.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Andi Azimuth&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://freezethejazz.multiply.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Heru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, pak le Sumaryanto, mbak Ira, dll yang kelupaan gue sebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next Destination : BADUY...! (Insya Allah). Mohon doa restunya yaa... :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-4624155883403127183?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/4624155883403127183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=4624155883403127183&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/4624155883403127183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/4624155883403127183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/07/trip-waisak-sekitarnya-30-mei-3-jun-07_12.html' title='Trip Waisak &amp; Sekitarnya, 30 Mei - 3 Jun &apos;07 (Part 4)'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpblqDw5lqI/AAAAAAAAALE/kHrlRNbnMTU/s72-c/boko1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6239865849211611252</id><published>2007-07-09T09:20:00.000+07:00</published><updated>2007-07-10T14:18:32.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Trip Waisak &amp; Sekitarnya 30 Mei - 3 Jun '07 (Part drei)</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpII66xOTEI/AAAAAAAAAKk/4JrZ29byxMU/s1600-h/kaliurang1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085136737555860546" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpII66xOTEI/AAAAAAAAAKk/4JrZ29byxMU/s320/kaliurang1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sabtu, 2 Juni 2007, Pulang ke kotamu… (Jogjakarta)&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung gak dapet mobil sewaan sementara the show must go on, dibikinlah plan B : kami ke Jogja naek bis (kayaknya emang gak direstui banget deh jadi backpacker enak dikit). Untuk itu malem sebelomnya dah disepakati bahwa kami harus stand by jam 6 pagi “hhmmm… bisa gak ya?” gue masih ragu, takut kalo gue besok kebablasan tidurnya “kalo diniatin sih gue bisa” ciee... Wiwied stil yakin banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kukuk-nya Wiwied sdh berbunyi dari jam 1/2 5, gak ada yang bergerak kecuali tangan Wiwied yg matiin kukuk-nya. Kukuk kedua jam 5 kurang 1/4, gue langsung bangun. Gue liat sebelah kanan, Dian tidurnya udah tak beraturan, mepet banget ke kanan, gue sampe gak enak ati, takutnya gue nggencet dia pas tidur, tp sepertinya nggak, itu mah emang gayanya dia aja yg begitu (halah... ngeles...). Gue liat sebelah kiri, Wiwied masih anteng diposisi yang sama “hhmmm… perasaan ada yg niat bangun pagi deh…”. Sampe gue selese mandi ternyata si kukuk masih setia ber-kukak kukuk aja, ‘ya elah Wied… matiin aja, napa?’. Akhirnya si kukuk harus mati ditangan gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah semua berjalan lancar, jam 05.50 kami dah siap semua. Setelah menyelesaikan administrasi losmen, kami mampir ke warung soto sebelah (lali jenenge opo). Pokoknya soto ayam campur (nasi) plus teh tawar anget Rp. 3.000. Setelah membayar dan berakrab2 sebentar dengan mas2 yg jual soto buat nanya2 transport ke Jogja, tepat jam 06.10 kami berangkat. Jalan kaki menuju terminal bis Borobudur. “Eh tadi bisnya apa?”, tanpa rasa berdosa Dian langsung njawab “Cemoro Lawang.....”. "Kenapa bisnya mendadak ganti nama? perasaan tadi dikasih taunya bkn Cemoro Lawang deh…”. Bener aja… tu bis namanya Cemoro Tunggal, jurusan Borobudur – Jogja, tarifnya Rp. 10.000/org (mahal yaa…).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perjalanan dari Borobudur – Jogja makan waktu kira2 1 jam, 1 jam 1/2 lah... dan kami seharusnya turun di Terminal Jogja. Tapi berhubung (seperti biasa…) dah pedekate duluan ama supir dan kondektur bis, dan menurut mereka kalo kami mo ke stasiun tugu dan turun di terminal, bakalan kejauhan. Jadiii… kami diturunin di pertigaan antah berantah. Dari situ nyambung bis jalur 19 (kalo di jogja, nomer bis itu dibilang jalur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sabtu, 2 Juni 2007, Bis yang super lama itu...&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami turun di depan bengkel, dan disitu duduk beberapa bapak2. Iseng kami tanya : &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;“bis jalur 19 lewat sini pak?”&lt;/span&gt;, ”wah kurang tau...” (halahhh...), &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”kalo bis yang lewat stasiun tugu, maliboro, no berapa pak?”&lt;/span&gt;, “saya juga kurang tau…”. Semua orang yang ada disitu pada gak yakin tu bis 19 liwat situ dan liwat stasiun tugu apa nggak. Sempet gue heran “ini kotanya sapa sih? Kok apa2 gak tau…”, tp trus gue nyadar, org Jogja kan kemana2 jarang naek bis, seringnya naek motor, pantes ditanyain nomer bis pada gak tau. Pencerahan muncul ketika Dian nanya mbak2 yg nunggu bis gak jauh dari situ, tapi berita buruknya : bisnya jarang lewat, hahaha… Tapi alhamdulillah, setelah nunggu 10 – 15 menit, bis jalur 19 muncul. Langung lah disambut meriah oleh rombongan 5 sekawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya bis jalur 19 yang bertarif Rp. 2.000/ org itu berjalan normal, tp justru ketika dia memasuki jalan yang rada sepi pak supir memelankan laju kendaraannya, gue tengok kanan kiri ‘perasaan ni jalan sepi deh… masa’ nyari sewa disini? Lagian gak ada saingannya juga kale… kalo dicepetin dikit jg sewa tak akan kemana’. Seperti biasa aliran kebatinan gue muncul, dengan banyak asumsi, tanya sendiri jawab sendiri dibenak gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dian yg kebetulan duduk di belakang pak supir ternyata lama2 gerah juga, langsung lah dia ngoceh2 dengan logat ciamis-nya itu dengan maksud spy pak supirnya kesindir, tp ternyata gak ngaruh, selama 1 jam perjalanan tetep gigi 1 mulu. Devy dan Dini yang duduk di belakangnya ketawa ketiwi sambil sekali2 mbantuin Dian ngoceh, tp akhirnya pada capek juga. Dini mulai mengeluarkan perbekalannya, dan itu menginspirasi gue utk mengeluarkan perbekalan gue juga dan terjadilah acara makan memakan di bis yang lelet itu. Wiwied terlihat anteng sekali (anteng apa pasrah, Wied?), sebab dia duduk disebelah berondong berseragam SMA hehehehe (eh, yg sebelah lo anak SMA tu yg naek bis ini apa yg dari Ketep itu ya Wied?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan bis masih samaaaa… aaarrggghh…! Gue melemparkan pandangan ke luar bis, melihat jalanan, gue mulai membayangkan diri gue turun dari bis dan lari disebelahnya, kayaknya gue masih bisa lari lebih kenceng dari bis ini. Trus gue juga ngebayangin kalo ada anak kecil naek sepeda disebelahnya, mgkn dia bisa ngebalap bis ini. Duuhhh ampun deh... Salah satu tips gue dalam mengatasi ke-BeTe-an dimana saja gue berada : sering2 bikin kartun dikepala, dijamin yg lain berwajah mecucu, gue malah senyam senyum gak karuan (gila...!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sabtu, 2 Juni 2007, Berburu tiket pulang&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan 1 jam yang menyiksa berakhir juga. Jam 9 kami sampai di bagian reservasi kereta api stasiun tugu. Ceritanya belom dapet tiket pulang, nekad dan pede banget, dan bener aja, kereta inceran Fajar Utama dan Senja Utama penuhh...! yg ada tinggal argo, yg harganya bikin kami melongo ”hah??!! 240 rebu??!!”. Gue, Wiwied dan Dian mutusin naek bis aja, sementara Devy dan Dini yang mutusin pulangnya senen pagi, masih dapet Fajar Utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari stasiun Tugu kami jalan kaki bersama bu Betty, pemilik losmen yang berbaik hati mo nyamperin kami di stasiun, menuju losmennya, Losmen Betty...! dengan tarif Rp. 50.000/malam/kamar. Losmen Betty terletak di Jl. Sosrowijayan, masuk gang2 kecil, cuman 5 menit jalan kaki dari stasiun. Kamarnya lumayan, muat kok dipake betiga (itu kalo yg masuk size-nya kyk gue, Wiwied ma Dian), kamar mandi dalem dengan pilihan pancuran shower ato tetesan air keran yang ditadah ember. Kalo ibarat baju, kamar mandinya pas badan banget, hehehe. Lumayan kok... lumayan... o iya, yang penting bersih. Tapi tau gak seehhh?? Pas udah balik Jkt kami baru tau kalo ternyata di belakang losmen itu adalah areal lokalisasi, &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;’hmmm... tau gitu mangkal ye bo’...’&lt;/span&gt; hahahahahha... hhiiiiiiiii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe losmen kami cuman naro ransel, menyapa kamar mandi sebentar, trus langsung cabut lagi utk acara selanjutnya. Acara padat tapi belom tau pulang naek apa, "hebat” banget gak sih...? Jadi pertama2 cari tiket dulu. Dari bu Betty pula kami dapet bbrp no telp agen bis yang bisa dihubungi, dan dari situ kami mutusin naek Safari Dharma Raya, selain cocok dengan harganya (Rp 140.000, kelas executip), cucok pula dengan lokasi si agen yg paling deket dari Sosrowijayan dibanding agen bis yg laen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jalan kaki kami menuju Jl. Mangkubumi 70, tiba2 di tengah jalan &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”Wid, tripod lo mana? Lo gak bawa tripod?”&lt;/span&gt;, Wiwied langsung ngacir balik ngambil tripod yg ketinggalan di losmen, yang belakangan dia baru ’ngeh’ kenapa pas dia nyasar nyari losmen banyak cewek2 (tp berdasarkan pengakuan Wiwied, lbh tepatnya ibu2) duduk di luar dengan dandanan menor dan menatapnya dengan sinis. Tau sendiri kan... takut ada saingan baru Wied... hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”aduuhh... kayaknya jauh ni...” Dian mulai komen, krn cuaca panas dan no. 70 ternyata letaknya di ujung, sodara... sodara...! dan ujungnya itu, ya kira2 2 blok lah... &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”abis gimana dong? gak ada bis yg lewat situ, lo mau naek becak?”&lt;/span&gt;, ”gue mah anti naek becak” Dian langsung sesumbar. Gak lama jalan, Dian komen lagi ”jauh amat sihh?”. Untuk menghemat waktu, akhirnya diputusin gue naek becak aja bedua Dian, soalnya mesti ngejar ke Kaliurang dan ketemu rombongan Heru di sana jam 12, sementara jarum jam wkt itu sdh menunjukkan pukul 10, dan blm beli tiket pula. Alhasil di becak gue ngakak aja... ngetawain Dian yg anti naek becak, tp dia yg nyetop becak, cuman nanya harga, gak nawar2 langsung nyengklak duluan, jadilah PP kami harus bayar Rp 6.000 (not bad jg sih...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sabtu, 2 Juni 2007, Elf... oh Elf... (Menuju Kaliurang)&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selese urusan tiket, langsung menuju Kaliurang. O iya, tadi gue sempet nyebut2 nama Heru, siapakah gerangan manusia ini? Gue juga gak tau, hehehe... nggak deng. Jadi gini, emang awalnya gue gak tau si Heru itu sapa, tiba2 aja pagi2 gue terima sms dari dia yg intinya : ”kalo mo ke kaliurang jangan lewat dari jam 11 –Heru IBP Yk-”. Gue rasa Heru dapet nomer gue dari mas Andi Azimuth. Sms Heru keuntungan buat gue, tp (mungkin) bencana bagi Heru, karena setelah terima sms dia, gue ibarat singa lapar dapet mangsa domba yang gemuk, dia gue tanya2 mulu soal arah: kesini naek apa? kesitu naek apa? jauh gak? berapa lama perjlnan? tarifnya brp? soal tempat makan juga ya Ru...?! Hehehe... pokoknya kalo dapet mangsa begini gue gak bakalan malu2 nanya bertubi2 dan tanpa tedeng aling2. Heru adalah korban kedua setelah mas Andi, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke... sekarang kembali keeee.... ke mana tadi? O iya, ke perempatan mangkubumi/stasiun Tugu, dimana pak becak nurunin gue en Dian dari agen Safari Dharma Raya dan berkumpul dgn yg laen. Menurut Heru, kami mesti naek bis jalur 4 dan turun di MM UGM, tapi ternyata salah naek dong bo’... Seharusnya kami naek dari Jl. Mataram, tapi ini malah naek dari Jl. Mangkubumi, mana si kenek ditanyain liwat MM UGM nggak, dia ”iya... iya...” aja, gak taunya ni bis bkn yg ke MM UGM, tp ke terminal, jadilah kami diturunin di lampu merah antah berantah dan mesti nyambung lagi naek bis yg sama (jalur 4) dan turun di MM UGM, duuhh... tappee deh... O iya, seperti biasa tarif bis Rp. 4.000, karena 2x naek bis jalur 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari MM UGM mesti nyambung lagi naek elf yang jurusan Kaliurang, turunnya di Telogosari eh... Telogo putri, pokoknya ampe tu Elf mentok. Kan gue gak tau ya maksud si Heru tu elf yg mana, jadilah pas di MM UGM itu gue mendekati elf bagus utk dinaiki, eehhh ternyata gue sotoy, elf yg kudu kita naikin tu elf tua dan keliatan reot banget, gue sampe tanya berulang2 ”ke Kaliurang, pak? Telogo Putri?”. Elf ini berdaya tampung +/- 14 orang (termasuk supir dan kalo gak salah itung). Sebenernya bangku belakang tu bisa diisi 4 orang, tp maklum... yg duduk aja Devy ma Dini, betiga juga udah pas banget deh tu. Kecuali kami berlima, penumpangnya ibu2, mbok2 sing nggowo bakul guede2 soko pasar, dadi iso kebak banget kae... (translation : penumpangnya ibu2 yang jualan dari pasar, jadi mobilnya bisa penuh banget)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari awal gue agak meragukan kemampuan elf ini, mana Heru sempet bilang jalannya lama, tapi ternyata elo salah Ru, elf ini jalannya luammmaa bangettt dan sempet ngetem lama pula... Masya Allah...! Perasaan gak nyampe2, gue kebat kebit pula, gak enak ditungguin Heru ma rombongannya. Frustasi deh gue naek elf. Eh... ngomong2 soal elf, gue jadi inget Legolas(halahhh...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 1 jam perjalanan (normalnya sih 30 menit kalo naek mobil pribadi), mbayar tarif yang mahal banget (Rp. 8.000/org), pukul 12.32 kami nyampe Kaliurang. Soal tarif kyknya gue ketepu tuh... seharusnya Rp. 5.000 lah... Pelajaran nih, laen kali kalo mbayar angkot jgn abis bangun tidur kyk gue, hasilnya pasrah... gak bs membela diri, krn nyawa belom ngumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sabtu, 2 Juni 2007, Kaliurang... kami datang...&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Heru beserta rombongannya dah jalan duluan, hiks... ”kalian brp org? Kami dah kelamaan nunggu, kami jalan duluan ya”. Pas gue telpon, HP Heru dah blekedet, gak dapet sinyal. Sudahlah... kami harus berjuang sendiri, trekking sampe kaliadem, tempatnya mbah Marijan, tapi masalahnya, gak tau mesti lewat mana, parahhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan harap dicatat! : Trekking ke mbah Marijan itu makan waktu +/- 1 jam kalo dari Kaliurang, dengan trekking yg nanjak, tapi kalo dari Kaliadem bs lebih cepat, soalnya trekkingnya menurun, dan lebih enak pula, krn trekking yg menurun tadi. Dan yang penting diperhatikan pula, kalo dari merapi trus keluarnya ke Kaliadem, maksimal nyampe Kaliadem jam 3 sore, tapi kalo turunnya ke Kaliurang, maksimal jam 1/2 5, ato jam 5 deh udah nyampe bawah. Kenapa? Soalnya elf terakhir yg lewat Kaliurang dan Kaliadem trus ke Jogja tu jam segitu. Pintu masuk tempat wisata Kaliurang sendiri ditutup jam 4 sore, dan diharapkan jam 5 tu pengunjung dah turun semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu ternyata banyak juga yang berwisata ke Kaliurang ; anak2 ABG, ibu2, bapak2, anak2. Pas gue liat ada beberapa ibu2 di sana, ”wahh... ada secercah harapan, berarti medan trekking gak gitu berat. Kalo mereka bisa, berarti gue jg bisa”, ciee....&lt;br /&gt;Harga tiket masuk Kaliurang sendiri murah banget, Rp. 500. Mungkin itu juga yg menyebabkan Kaliurang masih rame dikunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk, yang lain memutuskan utk solat dulu, sementara gue ma Dian nunggu sambil berusaha ngelobi tukang jualan untuk nunjukin jalan ke tempatnya mbah Marijan. Ada tukang ngelukis yg bersedia nganterin kami, tapi tarifnya itu lho... 50 rebu, mahal amat...! Untung Heru sms lagi nanyain keberadaan gue, dan alhamdulillah pas gue telpon lgs diangat. Baiknya lagi... si Heru mo turun lagi ke bawah khusus utk njemput 5 sekawan, hihihihi... asikk. Pas udah ketemu, Heru kaget ternyata kami cewek semua, mgkn dia rada worried, takut kenapa2 sampe bbrp kali nanya ”sehat kan? semua sehat kan? soalnya aku gak bawa P3K ni...”, pengen banget gue jawab &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”kalo fisiknya sih sehat... tapi secara kejiwaan patut diragukan nih kayaknya, hehehe”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena njemput kami, berarti Heru meninggalkan 1 rombongan di atas, dan berarti pula dia mesti cepet2 balik ke haribaan rombongan yg ditinggalkan, gak enak bikin mereka kelamaan nunggu. Pas semua udah selese solat, Heru terlihat antusias pengen langsung cabut ”yukk... yuk.... jalan, dah gak ada yg ditunggu lagi kan?”, &lt;span style="color:#009900;"&gt;”eh... mending kita beli nasi dulu, ntar makannya di mbah Maridjan”&lt;/span&gt; ide Wiwied membuat Heru lemes. &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”Dian...! gue nitip Aqua 2...!”&lt;/span&gt; (kesannya gak penting ya gue tulis pesenan gue disini, tp ntar akan tau kenapa). Heru makin gelisah nunggu Wiwied en Dian yang pergi beli nasi bungkus, dan kegelisahannya itu bikin gue tambah gak enak, secara gue dah ngganggu dia mulu. Akhirnya muncullah Wiwied en Dian dari kejauhan. Tim siap berangkat. Eehh tiba2 ada yang berkata ”gue pipis dulu deh...” ya elaaahhh Dini... dari tadi ngapain aja neng? Giliran mo brangkat baru mo pipis. Aja2 ada deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trekking dimulai, Heru memimpin di depan, tapi lama2 dia bukan mimpin, malah ninggalin, hehe... mgkn takut dimaki2 ma rombongan di atas, karena mereka kelamaan nunggu. Wahhh ternyata berat juga ya medannya, nanjak terus bo’... Saat berjuang trekking nanjak tiba2 ada pengakuan dari seorang Wiwied kepada dunia &lt;span style="color:#009900;"&gt;”Aku tidak muda lagii...!”&lt;/span&gt;, diucapkan disela2 napasnya yang Senen Kemis. &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”Kok ’aku’ sih Wied? ’kita’ lagi Wied... ’kita’, hehehe”&lt;/span&gt; gue berusaha kasih semangat Wiwied dgn napas Selasa Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sampe juga di tempat rombongan Heru mangkal (ojeg kalee...). Mereka berenam, 3 cewek, 3 cowok. Baru kali ini gue ketemu backpacker cowok2 (selain Heru), tapi belakangan mesti gue ralat, mereka bukan backpacker, tapi traveller. Dengan napas ngos-ngosan, pandangan goyang dan keseimbangan badan belom stabil, gue mesti memperkenalkan diri &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”hhhh... hhh... hhh... Rey...!”&lt;/span&gt;. "Ooooo... ini tho yg namanya Rey, kirain cowok, pantesan... dibela2in turun…”. Hehehehehe... untung gue cewek, kalo nggak pasti gak bakalan dijemput Heru, hehehehe. Ternyata mereka itu rombongannya mbak Ira. Nah siapakah mbak Ira ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini ceritanya, jauh2 hari sblm berangkat Dian dah woro2 tanya soal akomodasi utk trip ini di IBP. Lha mbak Ira ini salah satu anggota milis yg kasih respon dan ngajak kami bareng. Mobil APV-nya bisa dipake, bensinnya saweran, dan butuh 2 org yg bisa nyupir. Tapi... berhubung kami berjiwa angkutan umum semua, tawaran mbak Ira terpaksa kami tolak, kurang menantang gitu loh (halah...). Eehh... ternyata dunia emang cuman selebar daun kelor, ternyata kami berjodoh, ketemu2 di Kaliurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih inget gue sempet nitip Aqua ma Dian? Lha... pas lagi sekarat gitu gue tagih tu Aqua. &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”Lha, kok kecil ian...??!!”&lt;/span&gt;, "soalnya gue biasanya minum yang kecil cukup, kalo gede bawanya berat”. Ya elaahhh... ngerasa gak dosa banget tu anak jawab begitu, apa dia gak liat badan gue gede begini? dengan kapasitas dan daya tampung 2x lipetnya? Lagian kalo berat, kan bisa gue yang mbawa. Duuhh.. teganya dirimu, teganya... teganya... teganya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan, dan lagi2 karena Heru khawatir dengan kecepatan 5 cewek yg dia jemput, dia langsung berinisiatip mbawain nasi bungkus yg gue bawa, ceritanya untuk mengurangi beban, biar jalannya cepet. Tapi yg namanya Heru, awalnya doang memimpin, suwi suwi blandang dhewe, sing mburi ditinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah trekking kira2 5 km (Kaliurang – Mbah Maridjan), ini jarak tempuh lho ya, dan bukan garis lurus (dan ini kata Heru juga), sampe lah kami di tempat mbah Maridjan, tapi gak mampir juga, selain takut ngganggu, perjalanan masih berlanjut ke Lava tour Kaliadem (gue gak mudeng lah... pokoknya semua kata Heru). Jadi ceritanya Lava tour ini dulunya kayak gardu pandang Ketep gitu, cuman pas gunung Semeru "menghembuskan napasnya" tempo hari itu, dia kena imbasnya. Liat aja tuh ada bekas bangunan tertimbun pasir dan batu2 kan... Malah ada batu yg guede banget. Lha kok Semeru? Merapi maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085387902948363362" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpLtWqxOTGI/AAAAAAAAAK0/KDT_2HOdkT4/s320/kaliurang2.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Kami sampe Lava tour Kaliadem tu jam 3 sore, belom makan, abis trekking nanjak 5 kilo, dan yang paling cakep, nasi bungkus dibawa Heru yang ngacir duluan entah kemana. 'Teganya kau Ru...' Dan karena rasa lapar tadi, makan siang di Lava tour sepertinya menjadi makan siang paling nikmat buat kami. Begitu ketemu nasi bungkus langsung suasana hening, dan masing2 khusuk dengan makanannya. Selesai makan siang, semua tampak cerah kembali, dan ini menginspirasi kami utk bikin foto narsis di Lava tour. Bawa tripod cuman buat foto narsis?? ha ha... bisa2 gue diketawain pak guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naahh masalah selanjutnya adalah, udah nyampe puncak mesti turun dong, mesti ngelewatin yg tadi dong... "Pokoknya gue ogah deh kalo mesti lewat jalan yang tadi" Devy berkata tiba2 "iya gue juga gak mau, capek... gue gak kuat deh" Dini menimpali kakaknya. Dan hasilnya semua sepakat gak mo trekking lagi. Gue mah diem aja, tapi dalam hati gue ketawa sendiri &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"kalo gak mo trekking emang mo naek apa? emang ada yg mo ngangkut kita? mo nebeng truk? emang ada? ato mo nginep disini? hehehe".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Akhirnya diputusin Heru ama pak Purbo(?) Probo(?) (sori namanya dilupakan), turun duluan buat ngambil mobilnya mbak Ira, trus nanti jemput kami semua di suatu tempat. Wahhh temen2 gue dah seneng aja tuh, eehhh gak taunya dijemputnya jauh bener, mesti jalan kaki juga kira2 3 kilometer deh... hehehehe... mang enak?! O iya, pelajaran juga buat gue, kalo pas pendapat gue bertentangan dengan teman2 yg lain, apalagi kl pendapatnya tu mayoritas, gue berusaha gak langsung menentang, karena sama aja dengan bunuh diri. Gue senang waktu itu memutuskan diam dan mesam mesem ndenger mereka komen, dan ujung2nya hanya aliran kebatinan yg muncul. Dan ternyata sikon selanjutnya emang mesti jalan jauh juga, hahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sabtu, 2 Juni 2007, kembali ke Jogja...!&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah... selamet, kami berlima diangkut mobilnya mbak Ira. APV hitam itu melaju dengan komposisi penumpang 3-5-3. Wahhh udara sore itu segar, dan lagi capek2nya gitu ada yg menghibur dgn pernyataan&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"kadang gue lebih seneng ama binatang daripada ama manusia, soalnya manusia suka jahat"&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Untung bukan salah satu dr 5 sekawan yg ngomong gitu, dan untung pula gak ada yg komen. Cuman asli gue geli banget dengernya, langsung aliran kebatinan gue muncul : coba kalo gue mbak Ira yg duduk disebelahnya, mgkn gue akan jawab "lha, trus selama ini lo anggep gue apaan? kera? kera sakti? Sun Go Kong dong..." wakakakakkk... asli pernyataan yg aneh, tapi berhasil membuat gue ceria dan lupa kalo punya kaki, yang pegel maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APV cuman menghantarkan kami sampe pertigaan antah berantah di daerah Kaliurang. Selanjutnya dari situ kami mesti nyegat elf yang ke Jogja. Jarum jam menunjukkan angka 5.05 sore ketika itu. Gue dah khawatir aja gak dapet elf terakhir. Heru tetap setia menunggu 5 sekawan, sementara rombongan mbak Ira dah pergi duluan menuju Jogja, hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu punya tunggu yang ditunggu gak datang2. Tiap liat truk bawaannya 'mupeng' pengen nebeng. Sampe 15 menit, tanda2 kemunculan elf kayaknya kian menipis. Akhirnya lewatlah sebuah angkot kuning, tp kayaknya dia lagi gak narik, ada istri dan anak2nya dibangku penumpang. Angkot langsung distop "Ru tanyain Ru, kita nebeng aja". Heru bernego dengan si bapak angkot, dan tercapailah kesepakatan, dia bersedia mbawa kami sampe nemu angkot ke Jogja, harganya deal Rp. 10.000 (all in). Pas masuk angkot Dini langsung komen dengan kencengnya "iiihhh bau banget ni, bau...! bau banget...!" ya elahh Dini... disitu ada istrinya si supir kalee... tapi emang bener sih bau, &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;'ya nasib... ya nasib... dapet tumpangan kok ya yang dimuntahin anaknya'&lt;/span&gt;, ehhh gak taunya bukan bau muntah, tapi bau sampah, tu angkot ternyata ngangkut sampah, huahahahhaaa... kocak bener. Dan untungnya selain Dini gak ada yg komen kenceng2 soal bau itu, cuman mesam mesem, mo ketawa jg gak enak, soalnya ada istrinya pak supir, hehehe. Bener2 bertualang nih, duduk bersandingan dengan plastik isi sampah, hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ketemu juga elf yg ke Jogja, elf terakhir, dan cuman ngangkut kami berlima. Berkat pedekate Devy dan Dini yang duduk disebelah pak supir yang sedang bekerja, mengendarai elf supaya baik jalannya, heiii...! kami ditawarin brenti beli gorengan di pinggir jalan. Baik bener yaa... baru kali ini berasa angkot milik sendiri. Dan berkat pedekate tadi, pak supir mo ngasih tau macem2, terutama nurunin kami ditempat yg lbh deket ke Malioboro, dan yang paling penting, ongkos dari Kaliurang - Jogja seorang cuman bayar Rp. 4.000/org, hehehehe :D&lt;br /&gt;Dari elf kami mesti nyambung bis jalur 4 lagi sampe stasiun Tugu, dari situ kami tinggal jalan kaki menuju losmen. Seperti biasa, ongkos utk bis-nya Rp. 2.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sabtu, 2 Juni 2007, Akhir hari ini, berasa gak punya kaki&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085388474179013746" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpLt36xOTHI/AAAAAAAAAK8/xvktGyB5pwE/s320/kaliurang4.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;(Ya ampyuun... kok kaki gue jelek gitu ya?) Hayo tebak, yg mana kaki gue...?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Sampe losmen tu jam berapa yaa? jam 1/2 7 kah? dilupakan ni gue. Sampe losmen mandi2 bentar, yang solat ya solat, trus kira2 jam 7 jalan lagi, ke Malioboro. Dah gak napsu hunting belanjaan, malah ujung2nya masuk toko Eiger, liat2 perlengkapan outdoor activity, dan berhasil ngomporin Dini untuk menceraikan sandal jepitnya dan menikahi sandal gunung, dan Dian menceraikan sandal gunung murahannya yg kondisinya mulai mengkhawatirkan utk selingkuh dengan sandal gunung yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu acaranya adalah makan malam, tapi ternyata susah cari makan di daerah Malioboro, takut ketepu. Kalo pun ada rasanya pas2an. Tiba2 gue rindu kampung halaman, Solo. Penjual makanan pating tlecek nyang pinggir ndalan, hampir semua rasanya oke, dan harganya gak nipu. Di Jogja susah cari makanan yg aneh2 (baca: makanan khas) yang nggenah, gak kayak di Solo. Hmmm mgkn krn gue gak tau tempatnya aja yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak dapet makan malem, kami langsung meluncur ke Angkringan Tugu, di sana dah ditunggu Heru, mbak Ira dan anak2 Indobackpacker lainnya. Sebenernya gue sih bukan anggota Indobackpacker, cuman ikut2an doang, pada ngumpul ya hayoo. Janjiannya jam 8.30 malem. Pas ke sana, ya ampuuunnn... penuh banget, kayaknya ini tempat nongkrong muda mudi jaman sekarang, padahal menurut gue tempatnya gak terlalu asik, gelap dan terkesan rada kumuh, mending nongkrong di Shi Jack di Solo. Untung yg punya warung jual nasi goreng, jadilah kami nyantap itu plus kopi joss, itu lho... kopi yg dicelup pake areng. Penasaran rasanya kayak apa, ternyataa... ya rasa kopi, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan sambil ngobrol2 ama yang laen, kira2 1/2 10 kami cabut, belom beli oleh2 soalnya. Utk menghemat waktu dan tenaga, krn udah berasa gak punya kaki, kami mutusin naek becak dari Malioboro ke bakpia pathuk 25, pulang pergi Rp 4.000/becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tempatnya bakpia yang laen langsung balik ke losmen, sementara Wiwied nemenin gue ke ATM dulu, abis itu gue nemenin Wiwied ke warnet buat mindahin foto2 dia dari memory card ke flash disk. Sampe losmen jam 1/2 11. Capeeee dehhh... Udah gitu masih aja nulis catatan perjalanan dan bikin perencanaan buat besok. Alhasil baru tidur jam 12, itupun setelah inget kalo besok jam 6 pagi udah harus cabut. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5085143965985819730" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpIPfqxOTFI/AAAAAAAAAKs/kFAXBK1iVyw/s320/colokan.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;Haha... ini gue cuman iseng doang. Ini lho colokan kabel yg byk jasanya itu, liat aja... semua dicharge.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Terima kasih buat &lt;a href="http://freezethejazz.multiply.com/"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Heru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang udah banyak membantu 5 sekawan hari Sabtu itu di Jogja. Tanpamu Ru... apalah arti perjuangan kami (halah...). Sekali lagi makasih banyak atas semuanya ya Ru...&lt;br /&gt;Maap episode ini foto2nya gak ada yg menarik, dah gak napsu soalnya, hehehe.&lt;br /&gt;Sampe ketemu dibagian terakhir dari catatan perjalanan ini. Bagaimana nasib 5 sekawan yang mengunjungi candi Ratu Boko? selamatkah mereka kembali ke Jakarta? Saksikan saja di episode terakhir. Doain aja ya gue msh mampu posting nih :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6239865849211611252?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6239865849211611252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6239865849211611252&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6239865849211611252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6239865849211611252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/07/trip-waisak-sekitarnya-30-mei-3-jun-07_09.html' title='Trip Waisak &amp; Sekitarnya 30 Mei - 3 Jun &apos;07 (Part drei)'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RpII66xOTEI/AAAAAAAAAKk/4JrZ29byxMU/s72-c/kaliurang1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-6608658714701251839</id><published>2007-07-05T09:24:00.000+07:00</published><updated>2007-07-09T16:55:36.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Trip Waisak &amp; Sekitarnya, 30 Mei - 3 Jun '07 (Part Two)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro3T8KxOTDI/AAAAAAAAAKc/L2avqQ1Sxio/s1600-h/budha4.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5083952585007582258" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro3T8KxOTDI/AAAAAAAAAKc/L2avqQ1Sxio/s320/budha4.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro23K6xOS9I/AAAAAAAAAJs/EKAaft64gkw/s1600-h/budha4.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Jumat, 1 Juni 2007, Waisak di Borobudur&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”kukuk... kukuk... kukuk...” alarm HP-nya Wiwied bunyi jam 5. Tangan Wiwied berusaha menggapai2 dan matilah si kukuk. Gue cuman melek bentar trus tidur lagi (mumpung lagi gak solat...), masih capek bo’. 15 menit kemudian ”kukuk... kukuk... kukuk...” trus mati lagi, begitu terus, sampe akhirnya baru pada bangun sekitar jam 1/2 7. Mandi, sarapan, sempet berembug masalah itinerary revisi ke-3, dan masalah nyarter angkot buat ke jogja besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara hari ini adalah ”menghajar” Borobudur seharian, dari pagi ampe malem, sampe gempor, puas2in liat acara Waisak. Selesai sarapan di warung sebelah, kami mengunjungi mas Medi di studionya yg letaknya persis di depan losmen. Mas Medi ini katanya bisa nyediain mobil buat dicarter ke Jogja besok. Dan hebatnya, besok mo dicarter, nasib mobilnya masih gak jelas, tapi berani nawarin mo nyediain supir segala. Gue mah dah mikir kemungkinan terburuk, bakalan naek bis lagi deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah ngobrol2 masalah mobil, jam 9 ’tet’... gue, Dian en Wiwied berangkat ke Borobudur, sementara Devy dan Dini lebih memilih utk pergi ke Dieng. Kami berpisah di teras studio mas Medi. Dan kali ini kami jalan kaki ke Borobudur, hehehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Borobudur jam 9-an udah panas dan rame. Tiket masuknya Rp. 9.000 plus Rp. 1.000 karena gue bawa kamera. Waahhh panas euy... kalo kalian kesana dan lupa bawa payung ato topi, gak usah kuatir, soalnya disana banyak yg nyewain payung guede, bayarnya Rp. 2.000 sak pol’e, sepuasnya, payung baru diambil di pintu keluar. Mengingat udara yang begitu panas, sementara gue harus bertahan di Borobudur ampe malem, maka dengan sangat terpaksa gue harus mengakui bahwa gue nyewa 1 payung berwarna biru merah yang gak terlalu norak. Pada kenyataannya tu payung sendiri lebih sering terlipat rapi dan gue bawa2 ketimbang gue pake. Tapi kayaknya yg terhibur banget tu Dian. Seneng banget tu dia menemukan kenyataan ada backpacker pake payung di Borobudur, sampe moto gue pas adegan pake payung, trus dia sebar2 ke backpacker yang laen, ck ck ck ck ck... kelakuan... puas?! puas?! puas?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The three musketeers berjalan beriringan, tapi begitu ketemu candi langsung bubar jalan, mlaku dhewe2, asik dengan kameranya masing2. Entah kenapa, tiap gue motret dikit, begitu nengok mereka dah ilang entah kemana. Tapi selama gue berdua ama kamera, biar kata jalan sendirian gak masalah, gak berasa kayak org dodol. Dan entah karena suka sejarah, suka jalan ato karena bawa kamera, kami niat banget ngelilingi Borobudur. Kalo orang2 kebanyakan langsung naek terus menuju puncak, kami nggak... tiap lantai diputerin satu2, persis kayak tawaf. Niat banget kan...?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa Dian KO duluan. Kesian dia, gue menemukan dia lagi duduk dipinggiran candi lagi ngaso plus ngadem sambil ngemil roti yang gue bawa dari kemaren. Setelah kondisi tubuh dan emosinya gak bisa kompromi lagi utk tetap bertahan di candi, Dian memilih turun duluan, sementara gue ama Wiwied masih tetap keukeuh bertahan di bawah terik matahari dan sempat mengadakan foto sesi ama payung sewaan berwarna merah biru itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5083949118968974338" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro3QyaxOTAI/AAAAAAAAAKE/7drRF2bhZ84/s320/budha6.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Foto ini biasa banget, gak menarik, langitnya pas gak biru. Tapi bagi gue foto ini adalah keajaiban dunia ke-8, krn diantara 100 "teman2nya" yang lain, cuman dia yg selamet, krn sebelum "meninggal" sempat gue sebar luaskan, hehehe... :D&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe jam 1 gue ma Wiwied baru turun candi, perut gak bisa kompromi lagi. Langsung lah kami memutuskan makan di areal luar candi. Gue pesen sego pecel, sementara Dian ama Wiwied pesen gado-gado pake nasi. Entah nasinya dikit, ato emang kapasitas perut gue yang luas, makan siangnya kurang berkesan, gak nendang. Pengen mbungkus sesuatu utk dicemil-cemil, cuman sayang gak ada yg menarik utk dibungkus. Pokoknya kalo backpacking napsu makan gue kayaknya berlipat ganda deh... payahhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung makannya di luar areal candi dan jam 14.00 pintu candi akan ditutup utk acara waisak, jadi makannya rada cepet2 juga biar bisa masuk lagi sblm jam 14.00 (halah... emang lagi laper berat aja kalee, jadi kalap...). Selesai makan, kami memutuskan leyeh2 dibawah pohon dengan angin yg sepoi2, matras dadakan pun digelar, tau gak matrasnya apa? Itu lho... kantong kresek carrefour yg digunting sehingga jadi lebar. Wahh lagi ngadem gitu, tiba2 muncullah cita2 dipijet, duuhh enaknya. Sempat terbersit keinginan berbaring, tapi yang gue lakukan malah nulis catatan perjalanan bareng Dian. Dia mah canggih, kemana2 bawa gadget, tipi kecil segala lah dibawa. Gak heran waktu itu nyuruh gue bawa colokan kabel yang banyak. Nyatet 'catper' pake gadget, lha liat dong gue... masih primitip, dengan pulpen dan secarik kertas (norak...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi enak2nya ngadem gitu, sekitar jam 2, tiba2 terdengar ”jreng... jreng... jreng” suara arak2an marching band dari kejauhan. Naluri Wiwied sebagai mantan field commander marching band langsung timbul, dia mulai ribut nyuruh siap2 secara acara udah mo mulai (eh gak nyambung yaa?). ”Masih lama kali Wied, kan jadwalnya jam 4 baru nyampe sini, lagian itu masih jauh kali... itu acara buat yang di luar kali Wied” gue berusaha menenangkan Wiwied dengan sotoynya, soalnya gue dah ”PeWe” banget duduk dibawah pu’un, hehe. Gue tau tuh kenapa Wiwied udah gelisah gitu, soalnya tempat berteduhnya sempit, nggg... ato karena lo nahan pipis, Wied? Gara2 toiletnya ditutup itu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara gegap gempita marching band makin dekat, dan Wiwied makin ribut. Dian seperti biasa tetep anteng ”disini aja... ntar juga mereka lewat sini”. Wiwied yang dari tadi gelisah akhirnya menghampiri sumber suara. Gue yg terkompori dengan suara keramaian yang semakin mendekat akhirnya bangkit jg dari peraduan (eh... peraduan mah tempat tidur ya?) dan lari mengikuti Wiwied. Bener aja bo’… itu iring2an para biksu dan umat budha yang jalan kaki dari candi Mendut. Kembali gue dan Wiwied beraksi dengan kamera masing2. Motret sambil lari, yg ada hajar bleh, foto gue gak ada yg bagus. Trus abis gitu gue baru kepikiran, ngapain ya gue motret ampe lari2 segala? Haduh geblek… penyesalan baru datang belakangan. Kayaknya gue lebih napsu larinya daripada motonya, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu para biksu dan biksuni laris manis bak selebritis, mereka jadi korban keganasan kamera. Sampai Borobudur mereka langsung menuju altar untuk kembali sembahyang. Bayangin ya, itu kira2 jam 2 siang, tau dong... pasti matahari sedang bersinar dengan cerahnya, mereka abis jalan kaki 4 kilo dari candi Mendut, dan altarnya tu di alam terbuka, gak dikasih tenda. Ya maklumlah... kan mau jadi Budha, jadi harus tahan penderitaan duniawi. Tapi ternyata ada biksuni yang sampe pingsan karena kepanasan, kesian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah adegan "kejar-mengejar" biksu, gue ama Wiwied ngiyup dibawah pohon dibelakang altar, Dian entah ada dimana, tu anak emang selalu kepisah. Gue berasa dah gak napsu lagi motret “Aduhh Wied, gue sekarat nih, batre gue tinggal setengah, mesti gue tahan2 nih buat ntar malem”. Gue bermasalah dengan batre, Wiwied bermasalah dengan memory card yang ampir penuh, Dian bermasalah dengan batre yang cepat habis pula dan dirinya yg gampang laper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acaranya meriah banget, ada reog ponorogo, trus kuda lumping ya? sing pake kostum singa ki opo jenenge? ra ngerti aku... wis pokoke meriah lah. Akhirnya gue kembali tergiur utk motret2 lagi. Jam 1/2 5 kami keluar, si Wiwied belom solat Ashar. Lagi duduk2 didepan toilet yg laris banget, gue ketemu lagi ma Nurul dan Camel dari rombongan fotografer yang siap2 mo kemana gitu ngejar sunset. Gue dengan sotoy-nya yakin kalo di Borobudur bakalan dapet sunset, jadi gak perlu kemana2. Selesai Wiwied solat, kami kembali ngelurusin kaki sambil ngemil snack dan tahu, kecuali Dian yang ngemil pop mie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5083948792551459826" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro3QfaxOS_I/AAAAAAAAAJ8/VkLEXNLzHFE/s320/waisak.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Jumat, 1 Juni 2007, Masih Setia di Borobudur...&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem harinya ada acara pertunjukan tari2an, dan dihadiri presiden segala. Gue tertarik banget liat acara tari2annya, ceritanya tentang kehidupan sang Budha dari lahir sampai menjadi Budha, udah gitu tarian dibawakan oleh penari2 dari 5 negara. Gue rasa akan menarik banget, jadi gue harus liat, secara emang gue suka seni tari juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari udah sore banget menjelang malam, 1/2 6. Kami jalan2 gak jelas juntrungannya sambil nunggu acara tari2an dimulai. Saat melewati depan candi dan mendapatinya kosong, gue kembali gatel buat ngambil sepatah dua patah gambar, eehh... jadinya malah patah2. Seperti biasa... gue kembali lupa diri. Wiwied dan Dian duduk2 nyantai di pinggiran, dan belakangan pedekate ama polisi yang jaga di depan pager Borobudur. Pas gue samperin mereka lagi Bluetooth2-an, gue dah curiga aja “ngapain pula mereka minta fotonya tu polisi? Perasaan cakep jg nggak deh”, weehhh gak taunya yg dikirim foto sunset dibalik Borobudur, dan dari si polisi itu ketauan bahwa si sunset gak mampir Borobudur ya Rey… tp dibaliknya, catet…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5083949475451259922" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro3RHKxOTBI/AAAAAAAAAKM/SA4aSCbn0eA/s320/budha2.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aahhh tapi tanpa sunset pun Borobudur terlihat indah, apalagi menjelang gelap gitu si Boro didandanin pake lampu sorot dengan lampu utama dipucuk stupa yg gede, shg kalo dari jauh tu stupa jadi mirip es krim. “Duuhh sebel deh gue, goyang mulu nih dari tadi, mo pake apalagi coba? kalo speednya digedein, gue f-nya gak dapet2… bla bla bla” gue ribut sendiri, biasa lah… amatiran, gak gape (aduh... malu ni kalo mas Mamuk baca, hehehe). “Pake tripod Rey…” langsung Wiwied ngeluarin tripodnya dan dia pasang di kameranya sendiri, hahahaha… Gak bisa protes, karena itu bkn tripod gue. Tp Wiwied mah baik, tripodnya dipake gantian, malah sempet foto narsis bertiga pake tripod, jadi acara dimanaaa... kami betiga malah heboh foto2 sendiri. Sejak saat itu gue bertekad, next time kalo jalan2 lagi gue udah mesti punya tripod (cieee…).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5083949685904657442" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro3RTaxOTCI/AAAAAAAAAKU/cwfNGCTo2pA/s320/budha3.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya acara pertunjukan tari dimulai, gue yang udah excited banget gitu. Tapi kenyataannya… entah karena gue dah capek dan mulai ngantuk, ato karena bayangan gue berlebihan banget, ato bete krn zoom kamera gue gak nyampe buat motret penarinya, pokoknya tu tari2an kurang menarik aja buat gue. Cuman yg terakhir aja tuh, yg dari Vietnam yg menarik koreografi-nya, nah... kalo yang dari Indonesia, yang jadi Siddharta-nya ganteng, hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara berakhir pukul 21.30, kami pulang jalan kaki ke losmen, tapi sebelumnya mampir lagi ke studionya mas Medi buat mastiin mobil carteran besok. Eeeehhh... ternyata studionya terkunci, gak ada orang, padahal pas gue telpon dia bilang nungguin di Studio. Udah bisa ditebak lah... kabar buruk, mobilnya mas Medi gak bs dicarter utk besok krn dia ada acara. "Ealah mas… mas… kok ya ndak bilang dari tadi tho… spy gue bs menghub. Mas Andi Azimuth buat cari carteran mobil yg laen…’’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sori gue potong intermezo sedikit, mo nyeritain seorang tokoh bernama &lt;a href="http://andiazimuth.multiply.com/"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Andi Azimuth&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; disini. Jadi ceritanya, mas Andi ini adalah IBP Jogja (Indo Backpacker). Sebelum berangkat kami sempet cari info sana sini soal Waisak, Magelang, Jogja, objek wisata apa aja yg bisa dikunjungi. Hasilnya ketemulah blog mas Andi ini, langsung aja gue tanya2 dengan gaya sok kenal sok deket, dan gue tanya terus... dan terus... dan teruss... dari mulai imel sampe sms. Sebenernya gue sendiri gak tega ngerecokin mas Andi mulu kayak gitu. Yaah... demi kelangsungan backpacking bersama... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berakhir sudah acara hari ini. Kami baru tidur jam 12 malem, secara nulis catatan perjalanan dulu ama bikin itinerary revisi ke-4. Besok pagi kami akan melanjutkan perjalanan menuju Jogja. Selamat tinggal Borobudur… selamat tinggal waisak, selamat tinggal biksu, dan pupuslah sudah cita-cita gue foto bareng biksuni, hiks. Kan ceritanya gue mo menunjukkan kerukunan umat beragama gitu lhooo… (halah…).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eehhh... tapi kayaknya acara Waisak taun depan gue mesti dateng lagi deh... hahahaha. Hmm... tanya kenapa?? (hehehe... pasti ada yg meringis pas baca ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan si Rey :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Nantikan petualangan selanjutnya ke Jogja, dan sowan ke mbah Maridjan. Doain aja gue tetep semangat mostingnya, hehehe... :D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31236080-6608658714701251839?l=re-y.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://re-y.blogspot.com/feeds/6608658714701251839/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31236080&amp;postID=6608658714701251839&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6608658714701251839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31236080/posts/default/6608658714701251839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://re-y.blogspot.com/2007/07/trip-waisak-sekitarnya-30-mei-3-jun-07.html' title='Trip Waisak &amp; Sekitarnya, 30 Mei - 3 Jun &apos;07 (Part Two)'/><author><name>Rey</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09083433708862429296</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RvNzVnKaKDI/AAAAAAAAAPU/kTL5O6iahhk/s320/closettherapy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dUU5yigRMSo/Ro3T8KxOTDI/AAAAAAAAAKc/L2avqQ1Sxio/s72-c/budha4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31236080.post-1573471169011374595</id><published>2007-06-29T16:02:00.000+07:00</published><updated>2007-07-03T12:38:16.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Trip Waisak dan Sekitarnya, 30 Mei - 3 Jun '07 (Part I)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RoTVMqxOS7I/AAAAAAAAAJc/OybaVWWQM0w/s1600-h/budha1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5081420693196655538" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dUU5yigRMSo/RoTVMqxOS7I/AAAAAAAAAJc/OybaVWWQM0w/s320/budha1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kelanjutan dari backpacking trip Karimun Jawa yang lalu. Kalo yang lalu episode-nya air, kali ini episodenya special event Waisak, wisata darat dan trekking. Dan kalo acara backpacking yg lalu udah ada yang arrange alias tinggal mbayar plus mbawa badan doang, kali ini semua kami rencanakan sendiri. Dari transport, penginepan, dan yang repot adalah itenerary, sampe revisi ke-7...! hehehehe. Pada akhirnya Itenerary disesuaikan dengan sikon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide awalnya liat acara waisak di Borobudur tu dari Dian, dan pas ngajak gue gayung langsung bersambut, dia emang ngajak org yg tepat (baca: mauan, hehe). Dian ini adalah backpacker yg gue kenal waktu trip ke Karimun Jawa. Jam terbang backpackingnya dah banyak, suka keluyuran kemana2 sendiri. Peserta ketiga adalah Wiwied. Setelah dibujuk2 bahwa budget gak lebih dari gopek, Wiwied bersedia ikutan. Wiwied ini temen kosnya temen kantor gue. Pertama kali ketemu waktu street hunting di kota tua, trus barengan ikut trip Karimun Jawa (emang dia yg ngajak), dan selanjutnya sering hunting dan ikutan workshop bareng. Biar kata kameranya masih prosumer, tapi kalo soal hasil gue masih kalah, masih kalah jam terbang juga. Dan biar tambah rame, Dian woro2 ke milis Indo Backpacker. Hasilnya... berhasil menjaring Xave, Devy dan adeknya Dini. Hasil akhir, pesertanya 6 orang, cewek semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Selasa, 29 Mei 2007, H -1 Sebelum Keberangkatan&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tiket udah dibeli, itinerary masih gak jelas, gue kurang setuju ma itinerary Dian. Gue heran deh ma tu anak, udah temanya acara waisak, ke Magelang, wisata darat, kok masih sempet2nya nyempilin acara snorkling di pantai siung, trus belakangan nyempilin pula acara rafting. Ya elahhh... Ini sebenernya kita kemana yaa? Akhirnya gue bikin final itinerary basa basi. Pergi tanpa itinerary tu ibarat ksatria tak berpedang. Yang penting dah tau garis besarnya, tempat apa aja yang mo dikunjungi, masalah detail itinerary bisa berubah sesuai sikon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang siang datang berita buruk, Xave gak jadi ikut, krn cutinya gak di-approve ama bosnya, sementara dia dah mbayar tiket pp ke gue. Langsung deh hawa2 jahat keluar buat ngomporin Xave supaya bolos aja, tp gak mempan tuh, ternyata dia bukan manusia nekad, hehehe. Xave terpaksa harus keilangan duit 130 rebu.&lt;br /&gt;Gue mah gak heran bakal kejadian kayak gini, udah biasa... kalo backpacking pasti ada aja deh kejadian2 menegangkan menjelang hari H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Rabu, 30 Mei 2007, hari K (Keberangkatan maksudnya)&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah malemnya gak bisa tidur nyenyak karena packing gak beres2, jam 12 malem aja Dian masih sms gue supaya bawa autan ama colokan kabel yang banyak (apa sih namanya?). Gak bawa gulungan kabel sekalian, bu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meeting point : stasiun senen, jam 5, eh jam 6, eh jam 1/2 7, yaa pokoknya sebelum kereta berangkat. Awalnya Devy sesumbar bakalan dateng paling cepet, dia ma adeknya naek kereta dari bekasi ”gue bakalan nyampe kira2 jam 5.45... wah gue bakalan kecepetan banget nih”. Tapi ternyata Wiwied nyampe duluan jam 1/2 6, Dian msh di bis dan terjebak macet, gue masih di busway dan bingung mo turun mana, secara tiba2 ujan rintik2. Devy dan Dini gak jelas kabarnya. Di saat bengong nunggu yang laen, jiwa calo Wiwied muncul, dia pun berinisiatip menjajakan tiket cancel si Xave. Dan mgkn karena emang berbakat jadi calo (hahaha...), seorang bapak berhasil dijerat Wiwied (bagus Wied...!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Wiwied mendapatkan mangsa, gue masih di sarinah nunggu taxi, padahal tiket gue yg pegang. Dan seperti biasa kalo mo backpacking, sepertinya hawa apes mengelilingi gue (hhmmm... mgkn supaya gue berpikir dan berjuang ya, halahh...). Kali ini taxi ndak ada yg lewat, sekalinya lewat diserobot org. Akhirnya gue memutuskan naek bajaj aja daripada pembeli tiket kabur gara2 kelamaan nunggu gue. Dan keajaiban pun terjadi, gue cuman kena lampu merah sekali, trus selebihnya lampu ijo semua buat gue (alhamdulillah....), persis seperti adegan James Bond nggonceng bajaj sampe ngepot2 itu lho... hehehe... pokoknya berasa bak artis jalan di karpet merah (halah...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas nyampe stasiun, Wiwied lagi makan soto bareng Dian, gue join. Devy dan Dini masih gak jelas keberadaannya. Jam 1/2 7 kami memutuskan utk boarding (boarding!? naek pesawat kallee...), soalnya jam 7 kereta brangkat. Masih sempet cari2 tiket pulang tp akhirnya diputuskan beli dari Jogja aja (nekaddd...), dan masih sempat ”menyapa” toilet stasiun utk ”mengucapkan sepatah dua patah kata”, sementara Devy dan Dini masih gak jelas keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 7 kurang 7 Dian terima sms dari Devy, minta dijemput di depan. Gue nunggu barang, Wiwied cari2 gerbong eksekutip. Harap dicatat sodara-sodara..! gue, Dian en Wiwied belom pernah sama sekali ketemu muka ma Devy en Dini, parah kan? Jam 7 kurang 5 terdengar toa stasiun berkata : ”kepada seluruh penumpang KA Sawunggalih Utama I jurusan Kutoarjo, diharap naik ke gerbong, karena sebentar lagi kereta akan diberangkatkan”. Gue ama Wiwied langsung naek gerbong terdekat, dan msh belom tau gerbong eksekutip ada dimana. Wiwied langsung nelpon Dian, ngasih tau spy cepet naek kereta, krn bentar lagi mo brangkat. Baru kali itu gue naek kereta mepet2 waktu banget, gue masih jalan diantara gerbong saat kereta jalan. Alhamdulillah semua keangkut, walopun kocar-kacir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Rabu, 30 Mei 2007, Perkenalkan... Si Sawunggalih...!&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta Sawunggalih Utama I jurusan Pasar Senen – Kutoarjo hari itu penuh utk kelas eksekutip, soalnya cuman 1 gerbong sih... sisanya kelas bisnis. Tarif kelas eksekutip Rp. 130.000, sementara kelas bisnis Rp. 70.000, anak2 Rp. 56.000 (gue kayak jualan tiket gini...). Gue sengaja dan rada maksa kalo perjalanan ke luar kota tu sebisa mungkin pake kelas eksekutip, pokoknya yg ber-AC lah, secara gue gak tahan banget menghadapi asap rokok. Gue gak mau dong tumbang sebelum berperang, layu sebelum berkembang (halahh...). Lebih baik gue jalan kaki 2 kilometer deh, ato trekking (hayahh...), daripada gue berdekatan dengan perokok selama 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta melaju dengan normal (ke depan maksudnya, hehehehe), AC-nya cukup, gak terlalu dingin dan gak mati. Kami sempat berembug soal itinerary, buat mastiin sepasti2nya apa aja yg mo dikunjungi, terutama mo mastiin gak akan ada acara ke pantai siung, hehehe... (sori Dian...). Cita2nya sih ini rembugan tahap akhir, tapi ternyata nantinya tiap hari masih mbahas soal itinerary, sampe revisi ke-7. Disaat gue, Dian, Wiwied mbahas itinerary, Devy ma Dini makan nasi bungkus, pake dessert coklat segala lagi. Mereka bedua ni pasrah bener... percaya aja ma kami betiga, padahal baru kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sempet ditawarin coklat, tapi gue tolak, gue gak mau ngisi perut penuh2, takut besok paginya gak bisa ke WC, lagipula di stasiun gue dah makan soto pake nasi. Pas gue baca keterangan fasilitas utk kereta ini, katanya cuman dapet tissue basah doang, tp menurut bapak2 yg beli tiket cancel si Xave, penumpang bakalan dpt makan malem, cuman keluarnya rada malem. Bener aja, jam 9 dibagiin jatah nasi, pas lagi dah pada merem2 gitu. Tapi kok ya gue abis yaa?? hehehe... gue dah nolak coklat, eehhh malah ngabisin nasi :(. Yang ajaib pas gue ngelirik Devy ma Dini, mereka makan lagi, ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dini hari, kira2 jam 1-an gitu, kereta brenti lammmaaa... banget di sebuah tempat antah berantah, gak jelas dimana, soalnya ngelongok keluar jendela tu guelap banget. Suhu AC semakin menurun, dingiiiiiiiiiinnn banget, sampe2 dengan sangat terpaksa harus gue pake juga tu jatah selimut yang bau itu, huekkk...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngantuk banget, capek, AC dinginnya minta ampun, kereta brentinya lama banget pula. Disaat gue lagi berjuang menenangkan batin gue, memjamkan mata utk istirahat, tiba2 dari deretan bangku depan terdengar suara cempreng bocah balita laki2 yang memanggil2 balita perempuan yg duduk beberapa bangku di belakang gue. "Adeekkk...!" panggilan tu anak ditanggepin ma ibunya bocah perempuan itu (sebagai perwakilan anaknya yg belom bisa ngomong) "iya kakak...". "Adeekkk...!", "iya kakak..." ya elahh... asli berisik banget, gue dah gak napsu tidur kayaknya. Mereka bersahut2an kayak gitu selama beberapa menit. Gue heran deh, tu ibu kok ngeladenin yaa? Sampe akhirnya tu anak lelaki manggil "Ayahhh...!", "iya kakakk..." lha? kenapa tu ibu masih nyaut juga??! heran deh gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tragedi adek - kakak tadi, gue ma Wiwied makin sulit tidur, mana gak bisa selonjoran pula. Eeehhh tiba2 si Wiwied punya ide muterin tempat duduk depan supaya kami bisa selonjoran. "Emang gak ada orgnya Wied?", "Gak ada, tuhh...". Dengan sigap gue langsung muter balik tu kursi. Hhh... aman...! bisa selonjoran sekarang, asikkk... bisa tidur nyenyak nih. Ternyata kebahagiaan gue ma Wiwied gak bertahan lama, yang punya kursi depan ternyata cuman ngerokok di sambungan gerbong. Dan pas balik mendapati kursi berbalik arah, tu bapak cuman bengong aja, hahaha... gue langsung kembali sigap dan ngerasa gak enak "oohh maap pak... maap... kirain gak ada orangnya" sambil buru2 mbenerin letak bangku di bapak. Dan dari belakang Dian, Devy, Dini pada ngakak. Puas?! puas?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Kamis, 31 Mei 2007, Kutoarjo... kami dataaangg...!&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kereta dijadwalkan tiba di Kutoarjo jam 1/2 4 pagi. Gue tu yang udah mikir bakalan tidur dulu di stasiun, nunggu sunrise segala di stasiun (halah...). Tapi biasa lah... ngaret, kereta baru nyampe Kutoarjo jam 1/2 5 pagi (kali ini telat itu ada untungnya). Kutoarjo, kami dataaangg...! Di stasiun numpang solat subuh bentar, numpang pipis, cuci muka, sikat gigi, foto2 sebentar, trus langsung lanjut lagi naek bis ke Borobudur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami harus naek bis Sumber Alam. Untuk mencapai tempat ngetemnya gak jauh kok, cuman jalan kaki kira2 200 meter dari stasiun, nyampe deh di perempatan yang banyak bis Sumber Alam jurusan Semarang ngetem. Bis Sumber Alam non AC, tapi gak papa, pagi itu udaranya sejuk sekali, dan gak ada yg ngerokok (hehehe... gue aman). Tarifnya Rp. 7.000/org sampe bunderan Salaman. Perjalanan makan waktu kira2 1 1/2 jam (pokoknya gue sempet tidur di bis ini, dan... ehemm bis2 selanjutnya sih sbnrnya... hehehe). Nahh... karena ketiduran pula, kami turunnya sedikit kebablasan, masih di Salaman juga sih, cuman bunderannya kelewatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas turun kami langsung disambut meriah bak artis, tapi sayangnya yang nyambut tukang2 ojeg yang sok kenal sok deket, berusaha memperdaya kami supaya naek ojeg mereka. Karena gak tahan sama bujuk rayu dan rengekan para tukang ojeg, kami mutusin jalan kaki aja sampe dapet bis yg ke borobudur, ehhh... ketemunya malah mbok2 sing dodholan panganan nyang pinggir ndalan samping sekolah SDN 3 Salaman. Walah... enak ki... sarapan duluuu ahh. Makan sambil ngobrol2, sempet kenalan ama si ibu yg jualan juga. Eehh gak taunya dia orang Ciamis, dan lucunya... ternyata masih 1 kecamatan ama si Dian, hehehe... Perpisahan pun diakhiri dengan acara tuker2an no telpon antara Dian dan si ibu ”telpon aja bu, aya mamah...” (halahh Dian...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selese sarapan, tenaga kembali terisi dan otak kembali cerah, kami dapet ide buat nyarter angkot buat nganterin ke losmen yang udah kami buking di deket Borobudur. Setelah tawar menawar dgn bbrp angkot yang lewat, akhirnya ada jg yang setuju dengan harga yang kami tawarkan, Rp. 20.000. Begitu naek, pak supir langsung tancep gas, whuzz...! tu angkot ngepot se-ngepot2nya,&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;”gak usah ngebut2 mas, gak buru2 kok...”&lt;br /&gt;&lt;/spa
